Jumat, 21 Juni 2019 - 03:38 WIB

Ingin Singkirkan Jokowi-Amin, Ulama Haus Kekuasaan Ini "Dapat Memecah Belah NKRI"

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Kamis, 02 Mei 2019 | 14:43 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Agama dan politik memang tak selamanya beriringan. Satu sama lainnya selalu bertolak belakang jika diam dalam satu kepentingan untuk mencari pemebenaran

Setidaknya potret kelam politik selalu berupaya mendekatkan agama sebagai tolok ukur yang baik dan dibenarkan oleh kelompoknya.

Hal ini sangat berbahaya ketika agama dan politik berada dalam satu arena seperti halnya yang kita saksikan lewat Ijtima Ulama berjilid-jilid.

Lalu apakah sebenarnya tujuannya?

Dua kali Ijtima Ulama sudah kita saksikan yang hasilnya kita ketahui bersama adalah mendukung capres Prabowo Subianto untuk maju di Pilpres 2019.

Meski tak semua ulama Indonesia mendukung pencapresannya, namun Ijtima Ulama ini ibarat obat manjur tanpa aturan dokter. Hal ini tak ubahnya menjual agama dalam percaturan politik. Yang penting halal apapun caranya.

Hasil Ijtimak Ulama dan Tokoh Nasional III yang di gelar 1 Mei 2019 di Hotel Lor Inn Sentul Bogor, Jawa Barat, memutuskan lima poin yang menegaskan ada kecurangan terstruktur, masif, dan sistematis dilakukan kubu paslon 01 dalam Pilpres 2019, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Satu dari lima poin itu berisikan, “Mendesak Bawaslu dan KPU memutuskan membatalkan atau mendiskualifikasi Pasangan Calon Presiden-Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01,” kata Penanggung Jawab Ijtimak Ulama dan Tokoh Nasional III Yusuf Martak.

Atas dasar itu, ijtimak ulama III memutuskan agar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melakukan langkah menyikapi keputusan yang tertuan dalam lima poin itu.

Prabowo pun tampak hadir dalam tuntuan Ijtima meski telat datang. Kehadiran sang mantan jendral pun seraya mengaminkan keputusan para ulama.

Ulama seharusnya menyebarkan ajaran agama, bukan bermain politik dan memprovokasi rakyat agar bertikai yang menjauhkan nilai Islam sebagai rahmatan lil alamin.

Pemilu sudah usai dan tinggal menunggu hasil penghitungan KPU, namun para Ulama di Ijtima Ulama III selalu membuat kekacauan, memecah belah umat dan NKRI dengan membuat hal-hal kontroversi dan inkonstitusional.

Tim Kampanye Nasional (TKN) 01 Jokowi-Ma’ruf Amin menganggap hasil Ijtima’ Ulama III yang dihelat Rabu (1/5/2019) sebagai langkah yang membingungkan. Bahkan, keputusan agar mendiskualifikasi Jokowi itu dianggap memperkeruh situasi politik usai pilpres 2019.

Juru Bicara TKN Irma Suryani Chaniago mengatakan keputusan tersebut sejatinya tidak pada tempatnya. Sebab, jika memang ulama menganggap terdapat kecurangan pemilu, mereka bisa menggunakan prosedur hukum yang berlaku. Yakni, menggugat secara langsung hasil pemilu kepada Mahkamah Konstitusi (MK), bukan dengan menggelar ijtima’ berjilid-jilid.

Kemudian, ia juga mempertanyakan tindakan para ulama yang membuat keputusan seolah-olah mewakili keinginan masyarakat Indonesia.

“Jadi apa dasarnya mereka meminta diskualifikasi presiden?

Ia juga heran mengapa para ulama doyan melakukan ijtima’ berjilid-jilid untuk menentukan sikap politik. Ini seolah-olah menegaskan bahwa ulama selalu mencari pembenaran atas kondisi yang bertolak belakang dengan keinginan mereka.

“Sudah lah, jangan bikin cerita berjilid seperti itu. Rakyat sudah semakin pintar dan capek dengan hal-hal seperti itu. Jangan memaksakan kehendak, tidak akan bisa karena Indonesia ini negara yang berlandaskan hukum,” jelas dia.

Pesta demokrasi sudah selesai dan Allah SWT sudah menentukan pemenangnya yakni Jokowi-Ma’ruf. Jangan lagi dicari pembenaran yang membenarkan diri sendiri.





Fokus : Koalisi Kardus


#Ijtima Ulama III #Ijtimak Ulama III #Hasil Ijtima Ulama III Menyesatkan #Ulama Haus Kekuasaan


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






5 menit yang lalu

Toko Burung di Bekasi Dibobol Maling, 4 Ekor Burung Seharga Rp16 Juta Raib

Beritacenter.COM - Sebanyak 4 ekor burung dicuri dari sebuah toko burung di Bekasi, Jawa Barat. Tak hanya mengambil..
1 jam yang lalu

Jaksa Sebut Vanessa Angel Tak Terlalu Kooperatif Selama Persidangan

Ya kami menyesuaikan (tuntutan) dengan perkara sebelumnya (perkara muncikari). Kami menuntut mereka dengan 7 bulan..
2 jam yang lalu

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Alor NTT, Tak Berpotensi Tsunami

Beritacenter.COM - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Gempa..
4 jam yang lalu

Minta Kubu 02 Buktikan Klaim Kecurangan, Mahfud: Siapa yang Bohong Akan Ketahuan!

Hukum itu perlu bukti, kalau dia katakan dapat 52 juta, karena ada perubahan di sini, di sini, di mana itu? Tunjukkan..
5 jam yang lalu

Saksi 02 Tak Meyakinkan, KPU: Keterangan Satu Ahli Cukup Menjawab Semua Hal

Cukup. Apa yang dijelaskan oleh Profesor Marsudi tadi menurut saya cukup mampu menjelaskan semua hal yang tadi malam di perdebatkan
6 jam yang lalu

Tolak Dakwaan Jaksa, Pengacara Vanessa Angel Minta Kliennya Dibebaskan

Beritacenter.COM - Dalam sidang nota pembelaan atau pleidoi di Pengadilan Negeri (PN) Kota Surabaya, Surabaya,..
6 jam yang lalu

Kualitas Saksi Prabowo Terkait Temuan Amplop Diragukan KPU

Beritacenter.COM - KPU masih mempermasalahkan kesaksian saksi Prabowo-Sandi, Beti Kristiana terkait temuan amplop...
7 jam yang lalu

Timnas Futsal Indonesia Harus Akui Keunggulan Afganistan di Semifinal Piala Asia Futsal U-20

Beritacenter.COM - Skuad Garuda harus berlapang dada usai gagal ke final Piala Asia Futsal U-20. Timnas Indonesia..
7 jam yang lalu

Materinya Dipelintir Saksi Prabowo, Moeldoko Akan Laporkan Hairul Anas

BeritaCenter.COM – Saksi Prabowo-Sandi, Hairul Anas Suaidi, yang dihadirkan saat sidang sengketa Pilpres 2019..
8 jam yang lalu

Selain Memeluk Agama Islam, Deddy Corbuzier Berencana Ganti Nama

Beritacenter.COM -Persenter Hitam Putih, Deddy Corbuzier akan segera menjadi mualaf. Mantan peseulap itu rencananya..
8 jam yang lalu

Saksi Yang Dihadirkan Tak Sebanyak Prabowo, Tim Jokowi: Tak Ada Lagi Yang Harus Dibuktikan

BeritaCenter.COM – Dalam sidang lanjutan sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konsitusi besok Jum’at..
8 jam yang lalu

Polisi Tangkap Dua Perampok Sekaligus Perkosa Korban di Sukabumi

Beritacenter.COM - Jajaran Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat menangkap dua orang pelaku pemerkosaan sekaligus..
9 jam yang lalu

Kader Malah Main Game Saat Paripurna DPRD, Gerindra: Mungking Jenuh

Beritacenter.COM - Saat mengikuti rapat paripurna, Rabu (19/6/2019) seorang anggota DPRD Kabupaten Garut dari Partai..
9 jam yang lalu

Kyle Walker Resmi Perpanjang Kontrak Bersama Manchester City

Beritacenter.COM - Winger kanana Manchester City, Kyle Walker resmi menambah masa baktinya bersama Manchester City..
10 jam yang lalu

Bagikan 3000 Sertifikat Tanah, Presiden Jokowi Ingetkan Masyarakat Gresik Jangan Asal Gadaikan

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja di wilayah Jawa Timur untuk membagikan..
10 jam yang lalu

Kacamata Inul Disebut Mirip Tukang Las, Ternyata Harganya Bikin "Melongo"

Beritacenter.COM - Baru-baru ini Inul Daratista mengunggah fotonya dengan kacamata oversized. Meski hal itu..
10 jam yang lalu

Sindir Saksi 02 Tahanan Kota, KPU: Ngomong Pelan, Pakai Kacamata Hitam, Meragukan!

Beritacenter.COM - Tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menghadirkan seorang saksi bernama Rahmadsyah pada sidang..
11 jam yang lalu

di Gresik, Presiden Jokowi Bagikan 3.000 Sertifikat Tanah ke Warga

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur, Kamis (20/6/2019). Jokowi..
11 jam yang lalu

Kubu Prabowo Heran Soal Amplop Misterius, KPU: Tanya Saksi Anda Bos!

Beritacenter.COM - Terkait lembaran kertas dan amplop yang dibawa saksi Prabowo-Sandi, Beti Kristiana di sidang..
11 jam yang lalu

Alhamdulillah, Harga Tiket Pesawat Domestik Diputuskan Turun

Beritacenter.COM - Kabar baik datang untuk para pengguna transportasi udara, Kementerian Koordinator Bidang..
11 jam yang lalu

Pilpres Selesai, Kapolres Sukabumi Ajak Masyarakat Bersatu

Beritacenter.COM - Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi mengajak kepada seluruh warga di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat..
12 jam yang lalu

Bukan SMS atau C1, Sumber Klaim Kemenangan Prabowo Ternyata dari Keterangan Satu Orang Ini

BeritaCenter.COM – Sumber klaim kemenangan Prabowo-Sandi dalam permohonan pada sidang gugatan Pilpres 2019 di..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi