Wednesday, 19 Jun 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Mendagri: Kalau Kubu 02 Punya Bukti Kecurangan Ajukan ke MK, Bukan Gelar Konferensi Pers

Lukman Salasi - 14/05/2019 12:59

BeritaCenter.COM – Manuver Kubu Prabowo-Sandi yang akan menggelar konferensi pers untuk mengungkap dugaan penyimpangan Pemilu 2019 dinilai tidak tepat. Jika ditemukan adanya bukti kecurangan, kubu 02 diminta menggunakan mekanisme yang sudah diatur undang-undang.

"Saya kira pemilu ini sudah ada sistemnya yang disepakati bersama. Mulai undang-undang sampai peraturan-peraturan KPU, Bawaslu sudah sistemnya ada. Kalau ada yang merasa tidak puas, diajukan gugatan sesuai mekanisme undang-undang. Sampaikan ke Bawaslu, sampaikan ke Mahkamah Konstitusi, semua ada prosesnya. Sampaikan ke DKPP," ujar Mendagri Tjahjo Kumolo di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (14/5/2019).

Indonesia menurut Tjahjo adalah negara hukum yang telah memiliki mekanisme untuk menyampaikan adanya dugaan kecurangan pemilu. Tjahjo meminta 02 tidak sekedar beropini di depan publik.

"Ini kan negara hukum, semua ada koridor hukumnya. Secara normatif harusnya mengikuti itu gitu aja. Kalau mereka mau konferensi pers, silakan, itu hak setiap orang untuk konpers. Tapi kalau memang ada ganjalan ada yang ingin disampaikan kalau memang punya bukti ajukan. Kalau bukti kan nggak cukup dengan konpers, setelah konpers juga perlu action-nya. Sampaikanlah kepada MK, kepada Bawaslu, atau kepada DKPP. Action itu apa? Buktinya itu apa?" tuturnya.

Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hari ini bakal mengungkap dugaan penyimpangan Pemilu 2019. Mereka mengundang sejumlah pihak, termasuk tim 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Pemaparan itu akan digelar sekitar pukul 15.30 WIB di Hotel Grand Sahid, Jakarta.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA