Wednesday, 19 Jun 2019
Temukan Kami di :
Nasional

TKN ke BPN: Buat Apa Bentuk TPF Kalau Tak Bisa Buktikan Kecurangan Pemilu

Lukman Salasi - 17/05/2019 10:47

BeritaCenter.COM – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding menjawab tantangan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi yang ingin membentuk tim pencari fakta (TPF) kecurangan di Pemilu 2019. TKN menjelaskan bahwa TPF tak bisa dibentuk tanpa adanya bukti-bukti bentuk kecurangan.

"Membentuk tim itu artinya kalau ada alasan kuat untuk hal tersebut. Kalau 02 tidak bisa membuktikan data kecurangan yang masif dan terstruktur, lalu untuk apa tim dibentuk?" kata Karding, Kamis (16/5/2019).

Karding mengatakan permintaan dibentuknya TPF Kecurangan Pemilu hanyalah alasan BPN yang tidak siap dengan kekalahan. Apalagi, kata Karding, KPU sudah bekerja dengan baik.

"KPU sudah bekerja independen dan sangat transparan. Alasannya gugur untuk TPF. (Paslon) 02 tidak perlu cari-cari alasan. Kesimpulannya, mereka tidak siap kalah," tutur Karding.

TKN menurut Karding siap buka-bukaan data di rekapitulasi KPU. Siap disandingkan dan dibandingkan dengan data BPN.

"Kami tidak masalah, buka-bukaan data nggak masalah. Kami pribadi di TKN siap sanding data antara BPN dan TKN. Dan KPU tentu tak masalah juga sepanjang itu koridor-koridor yang sudah jadi aturan diikuti saja," ucapnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA