Senin, 16 September 2019 - 23:23 WIB

Mulutnya Kaya Sampah, Desmond : Arif Puyono Pengrusak Koalisi Jenderal Kardus

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Sabtu, 18 Mei 2019 | 16:18 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Bertutur tak beraturan, bersikap tanpa santun. Ini lah gambaran sosok Arif Poyuono yang kerap membuat sensasi baru dengan segala keonaran dari kedunguannya.

Ia berteriak menyerukan para pendukung Prabowo-Sandi agar tidak membayar pajak bila Jokowi-Ma’ruf Amin memerintah Indonesia. Sikap konyol Arif ini bukan kali pertama dilakukannya.

Sebelumnya, dia juga sudah membikin heboh jagat perpolitikan nasional dengan mengusir Partai Demokrat dari koalisi pendukung Prabowo-Sandi.

Politisi yang bicara asal bacot memang sering menimbulkan polemik yang tak produktif. Bahkan polemik yang ditimbulkannya justru menunjukkan kepicikan dan kedangkalan wawasan mereka tentang berbangsa.

Coba kita cermati ajakan Arief Poyuono kepada pendukung paslon Prabowo-Sandi agar menolak membayar pajak, karena pertimbangan kubunya dinyatakan gagal.

Napun, sikap Arief Poyuono tak sepaham dengan pemikiran Ketua DPP Partai Gerindra dan Sekretaris Fraksi Gerindra di DPR Desmond J Mahesa.

Desmond malah menilai Poyuono sebetulnya cocok untuk menjadi bagian dari pendukung kubu penguasa Joko Widodo (Jokowi) yang merupakan rival Prabowo. Soalnya, Poyuono selama ini dinilai merusak koalisi.

“Kalau saya melihat, Arief Poyuono ini cocoknya sebagai bagian dari kekuasaan. Arief Poyuono merusak. Kalau dia berbicara soal mengusir orang, itu semua kan merusak. Padahal perbedaan itu biasa, kalau Demokrat berbeda itu biasa, biarlah sejarah yang menilai,” kata Desmond.

Jika benar Desmond bermaksud menyerang capres petahana, maka tuduhan itu perlu dikaji lagi. Faktanya kubu petahana adalah pihak yang berkepentingan dengan pengelolaan pemerintahan saat ini. Sama halnya jika kembali dipercaya oleh rakyat, maka sangat keterlaluan kalau Desmond menuding petahana akan senang seandainya ajakan Poyuono direspon oleh pendukung Prabowo, dan dengan demikian akan semakin tumbuh para pengemplang pajak.

Namun jika maksud Desmond hanya bermaksud mempertahankan citra positif kubunya, serta menyerang secara pribadi kepada rekan separtainya itu, cara kurang pas pun tetap kita anggap telah dilakukan Desmond, karena seakan-akan kubu petahana diciprati getah atas apa yang dilakukan oleh kubu mereka.

Selebihnya, kita sepaham dengan Sekretaris Fraksi Gerindra itu, manakala disebutnya Poyuono merusak dan membakar Koalisi Prabowo-Sandi. Bahkan kita bisa menilai lebih jauh dari sekedar menyetujui penilaian Desmond.

Sikap Arif Poyuono yang sering menimbulkan polemik dan menunjukkan kepicikan serta kedangkalan wawasan berbangsa. Dirinya lebih terlihat sebagai orang yang sedang mencari panggung, gemar menyemburkan serangan kepada siapa pun yang berakibat kerenggangan di internal koalisi.

“Kami tidak mau menghukum orang yang aneh-aneh. Kami menuntut orang ini sadar. Sudah dikirimi SP-1, sudah ditegur, tapi masih saja…. Ini karena wataknya saja. Itu sudah diperingatkan,” kata Desmond.

Sebelumnya, Arif Poyuono menyeru masyarakat yang tak terima dengan pemerintahan hasil Pilpres 2019 menolak membayar pajak. Sebagaimana diketahui, Prabowo Subianto sebagai capres yang juga didukung Gerindra menyatakan menolak hasil Pemilu 2019.

“Langkah-langkah yang bisa dilakukan masyarakat yang tidak mengakui hasil pemerintahan dari Pilpres 2019 di antaranya tolak bayar pajak kepada pemerintahan hasil Pilpres 2019 yang dihasilkan oleh KPU yang tidak legitimate. Itu adalah hak masyarakat karena tidak mengakui pemerintahan hasil Pilpres 2019,” kata Poyuono dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Rabu (15/5) kemarin.

Poyuono juga pernah mengusir Partai Demokrat keluar dari koalisi Indonesia Adil Makmur. Soalnya, SBY tampak memperagakan sikap tak jelas di mata Poyuono.

“Demokrat sebaiknya keluar saja dari Koalisi Adil Makmur. Jangan elitenya dan Ketum kayak serangga undur-undur ya. Mau mundur dari koalisi aja pake mencla-mencle segala,” kata Poyuono dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (10/5).

Arief mungkin meniru cara sang panutan menyerang ke kiri dan ke kanan. Kalau diibaratkan hubungan orangtua dan anak, buah jatuh tak akan jauh dari pohon, maka kelakuan kader partai pun tak akan beda jauh dengan pemimpin di partai itu sendiri.

Kerawanan-kerawanan seperti ini di sinyalir akan menimbulkan gesekan semakin kuat, jika saja mereka berhasil mendapatkan mandat dari rakyat.

Poyuono merupakan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra. Namun posisinya dinilai justru membahayakan Koalisi Indonesia Adil Makmur Prabowo-Sandiaga. Poyuono bak api berbahaya di dalam koalisi.

“Arief Poyuono kan kesannya membakar gitu lo,” kata Ketua DPP Partai Gerindra dan Sekretaris Fraksi Gerindra di DPR Desmond J Mahesa, kepada wartawan, Kamis (16/5/2019).





Fokus : Koalisi Kardus


#Jokowi Presiden Ku #Jokowi Orang Baik #Jokowi Orang Hebat #Koalisi kardus #Prabowo Presiden-Presidenan #Prabowo Panik Kalah #Prabowo ditinggal pendukungnya


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






38 menit yang lalu

Revisi UU KPK Tidak Ada Upaya Pelemahan

Revisi UU KPK menghadirkan berbagai pro kontra, namun hal itu ternyata juga diperlukan karena revisi Undang Undang..
1 jam yang lalu

Berkunjung ke Riau, Jokowi Sebut Jangan Sampai Karhutla Ganggu Penerbangan

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung bertolak ke Riau pada, Senin (16/9) sore. Setibanya disana,..
1 jam yang lalu

Pegiat Media Sosial : Drama KPK Bergincu Yang Sedang Mengalihkan Isu

Beritacenter.COM - Pegiat media sosial Rudi S Kamri melalui akun facebooknya menyoroti tentang revisi UU..
3 jam yang lalu

Pemprov DKI Akan Gelar Rapat Bahas Trotoar di Tengah Jalan Kalimalang

BeritaCenter.COM - Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho menyampaikan bahwa akan mengadakan rapat dengan Kementerian..
4 jam yang lalu

Tempo yang Berubah Jadi Tempe

Mereka bilang itu kritik... Karena mereka ga bisa membedakan mana kritikan dan mana penghinaan/pelecehan... Apalagi..
4 jam yang lalu

Zohri Siap Rebut Juara di Qatar

Beritacenter.COM - Lalu Muhammad Zohri akan bertanding di Kejuaraan Dunia Atletik yang akan berlangsung di Doha,..
4 jam yang lalu

Presiden Jokowi ke Riau Tangani Karhutla

Beritacenter.COM - Menkopolhukam Wiranto menyebutkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat prihatin dan akan serius..
5 jam yang lalu

Manuver Asing Yang Terus Gerogoti Kedamaian Papua, Pemerintah Wajib Ungkap Pelakunya

Pemerintah wajib ungkap dan usut pihak asing yang terus gerogoti kedamaian Papua dengan memprovokasi isu separatis di..
5 jam yang lalu

BJ Habibie Dianugerahi Gelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia

Beritacenter.COM - Persatuan Wartawan Indonesia(PWI) memberikan gelar kepada Presiden Indonesia ke-3 BJ Habibie..
6 jam yang lalu

Sopir Ogah Ditilang, Polisi Sampai Nempel di Kap Mobil

Beritacenter.COM - Sebuah video viral yang memperlihatkan seorang anggota Polantas naik ke kap mobil yang melaju di..
6 jam yang lalu

Begini Sekarang Keadaan Ekonomi Tiongkok Usai Dihajar Perang Dagang

Beritacenter.COM - Perlambatan ekonomi negera Tiongkok terus terjadi akibat perang dagang yang belum kunjung mereda...
7 jam yang lalu

KACAU...! "TEMPO" Sudah Kerasukan Virus "OBOR RAKYAT"

Beritacenter.COM - Majalah Tempo edisi 16-22 September 2019 dengan judul Cover “Janji Tinggal Janji”..
7 jam yang lalu

Bareskrim Bongkar Pabrik Mie Berformalin dan Boraks, Beredar di Jabodetabek Hingga Cianjur

Beritacenter.COM - Bareskrim Polri meringkus produsen mie berformalin dan boraks yang diedarkan di wilayah..
7 jam yang lalu

Direvisi, Sekarang Anak Bisa Laporkan Orang Tua

Beritacenter.COM - Dalam Undang-undang perzinaan yang direvisi oleh DPR RI telah memperluas aturan pasal terkait..
7 jam yang lalu

Curi Ayam Di Rumah Pamannya, Bocah Ingusan Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - DS (15) berhasil diamankan pihak kepolisian setelah terlibat kasus pencurian ayam aduan di rumah..
7 jam yang lalu

Mengungkap Misi Novel "Mengamankan" Bisnis Keponakan Riza Khalid, Benarkah ?

Beritacenter.COM - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan selama ini berjuang keras melakukan..
8 jam yang lalu

Gara-gara Kabut Asap Ribuan Warga Kotawaringin Terserang ISPA

Beritacenter.COM - Kabut asap yang sangat pekat masih menyelimuti Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat..
8 jam yang lalu

Hanya Karena Utang Rp15 Ribu, Nenek 65 Tahun Dibunuh dan Dibakar Tetangga

Beritacenter.COM - Pemuda bernama Abdul Aziz alias adul (20) tega membunuh dan membakar seorang nenek yang tak lain..
8 jam yang lalu

Astaga....! Sales Motor Tewas Terikat Di Hutan Jati Pasuruan

Beritacenter.COM - Penemuan mayat di hutan Jati Pasuruan sempat membuat gempar warga sekitar, pada saat ditemukan..
8 jam yang lalu

Presiden AS Beri Respon Usai Dengar Ada Serangan Teroris di Kilang Minyak Arab

Beritacenter.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Mohammed bin..
8 jam yang lalu

Minta Publik Tak Underestimate ke Pimpinan KPK yang Baru, Mahfud MD: Irjen Firli Pribadi yang Baik

BeritaCenter.COM - Mantan Ketua MK, Mahfud Md meminta masyarakat tak underestimate terhadap pimpinan Komisi..
8 jam yang lalu

Polisi Cokok Dua Pelaku Judi Togel

Beritacenter.COM - MS (44) dan KS (50), berhasil diamankan pihak kepolisian setelah terbukti menjadi mengepul judi..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi