Wednesday, 26 Jun 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Rektor se-Indonesia Ajak Warga Jaga Persatuan dan Keutuhan Bangsa Jelang Pengumuman Hasil Pemilu 2019

Lukman Salasi - 18/05/2019 16:16

BeritaCenter.COM – Para Rektor perguruan tinggi negeri (PTN) se Indonesia berkumpul menyatakan sikap terkait kondisi bangsa jelang pengumuman hasil Pemilu 2019.

Ada 87 rektor PTN yang berkumpul dan tergabung dalam Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI).

Ketua MRPTNI Kadarsah Suryadi menyebut bahwa negera memilik tanggungjawab untuk melindungi dan memajukan kesejahteraan kehidupan bangsa. Itu bisa tercapai apabila kondisi bangsa menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

"Tujuan negara adalah melindungi tumpah darah tanah air dan warga negara kita, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan turut mewujudkan ketertiban dunia secara damai dan berkeadilan Kita ingin mengembalikan kepada tujuan negara itu sendiri. Artinya kalau kita semua sudah diingatkan kembali ke tujuan negara, maka tujuan negara bisa tercapai apabila menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa," ucap Kadarsah di Gedung Rektorat Institut Teknologi Bandung (ITB), Jalan Tamansari, Kota Bandung, Sabtu (18/5/2019).

Seruan menjaga persatuan ini, menurut Kadarsah, ditujukan kepada seluruh elemen bangsa jelang pengumuman hasil Pemilu 2019.

"Tentu ada kaitannya, tapi yang lebih penting kita mengajak seluruh elemen bukan hanya dua belah pihak yang sedang berjalan, tapi semua elemen kita ajak menjunjung tinggi kesatuan dan persatuan. jadi itu konsen kita," ucapnya.

Kadarsah menjelaskan pentingnya seruan ini karena para rektor memiliki peranan penting. Apalagi kampus merupakan orang-orang berintelektual yang diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat.

"Perguruan tinggi ini ada dosen, tenaga kependidikan ada mahasiswa. Nah kita juga ingin menyejukan bangsa dan negara semua akan sejuk kalau kita mulai dari kampus. Kenapa karena kampus diisi kaum intelektual. Kampus harus menjadi contoh panutan bersama untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan. Kita dari kemarin sampai tadi malam dilanjut pagi koordinasi terus dengan teman-teman rektor perguruan tinggi negeri seluruh Indonesia dan semua melihat modal bangsa ini adalah persatuan dan kesatuan," katanya.

"Kampus ingin juga menjadi bagian elemen pionir panutan untuk menjadi pelopor dalam hal menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan," kata Kadarsah menambahkan.




Berita Lainnya

Menkum HAM Yasonna Laoly Diperiksa KPK

25/06/2019 15:04 - Dewi Sari

Maksa Aksi ke MK, Polri: Akan Kami Bubarkan

25/06/2019 11:22 - Lukman Salasi
Kemukakan Pendapat


BOLA