Minggu, 22 September 2019 - 16:08 WIB

"Koalisi Kardus" Mendelegitimasi MK, Ini Bukti 02 Frustrasi...

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Senin, 20 Mei 2019 | 15:40 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Upaya kubu 02 Prabowo-Sandi mendelegitimasi lembaga negara penyelenggara Pemilu dipastikan tak ada gunanya karena KPU adalah lembaga indpendden dan profesional dalam melaksanakan Pemilu di Tanah Air.

Setelah berkali-kali mendelegitimasi KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu, kini kubu 02 mengincar Mahkamah Konstitusi untuk “dikerdilkan” di mata rakyat.

Lagi-lagi upaya BPN men-downgrade MK tak akan mulus. Wakil Ketua TKN Joko Widodo-Maruf Amin, Arsul Sani menilai sikap BPN Prabowo-Sandi yang tak ingin menggugat perhitungan suara ke MK adalah konyol. Sementara, mereka di publik terus berkoar ada kecurangan terstruktur, sistematis, dan massif.

“Jangan mengatakan bahwa ke MK itu sia-sia, itu namanya mendelegitimasi (atau) men-downgrade sebuah lembaga negara,” kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/5).

Selama ini teriakan kubu 02 takkan gugat ke MK bersumber dari Wakteum Gerindra Fadli Zon, dan juga Kordinator juru bicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak. Setali tiga uang, mereka tak ingin menempuh jalur hukum.

Namun begitu, bagi Arsul, sikap kubu 02, terutama Fadli Zon, tidak konsisten. Menurutnya, semua hal yang ada di UU Pemilu sudah dibahas di DPR. Fadli Zon sebagai wakil ketua DPR pun sepakat sengketa pemilu harus dibawa ke MK.

“Kenapa dulu waktu pembahasan RUU Pemilu, nanti kalau ada sengketa kita serahkan ke MK. (Sekarang) kedaulatan rakyat, kita selesaikan dengan demo atau apa? Kenapa kok setuju dengan MK? Kalau para elite berpikirnya begini ya susah,” tegasnya.

Kendati demikian, MK menilai tak mempersoalkan kubu 02 maupun Prabowo tak menggugat hasil Pemilu 2019.

Juru bicara MK Fajar Laksono mengatakan, sengketa pemilu hanya satu jalan, yakni melalui MK. Hal tersebut juga sudah diatur dalam konstitusi dasar Indonesia, yakni UUD 1945.

“Membawa atau tidak membawa perkara sengketa hasil pemilu itu hak peserta pemilu. Digunakan atau tidak hak itu, ya monggo, diserahkan kepada masing-masing saja,” tegas Fajar.

MK sendiri dalam memutuskan sengketa pemilu maupun pilkada berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan, alat bukti, dan keyakinan hakim. Ia menegaskan, MK tak memutus kasus hanya karena ingin memenangkan salah satu pasangan calon.

“Jadi yang diperlukan adalah argumentasi, saksi, alat bukti yang mampu meyakinkan hakim. MK jelas tak mungkin bisa ‘memenangkan’ pihak yang memang seharusnya kalah atau sebaliknya, ‘mengalahkan’ pihak yang seharusnya menang,” ucap Fajar.

Karena itu, upaya elite kubu Paslon 02, seperti Fadli Zon dan Dahnil Anzar yang menyebut mengadukan permasalahan ke MK adalah perbuatan yang sia-sia menunjukkan ketidakkonsistensian pihaknya yang turut menyepakati bahwa sengketa Pemilu harus dibawa ke MK.

Hal ini menunjukkan bahwa keduanya sedang berupaya membangun opini publik bahwa MK tidak mampu bekerja sesuai fungsi, adalah bagian dari upaya mendelegitimasi MK.





Fokus : Koalisi Kardus


#Jokowi Presiden Ku #Prabowo Presiden-Presidenan #Abaikan Prabowo #Jokowi Terus Ungguli Prabowo #Prabowo Panik Kalah


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






2 jam yang lalu

Heboh Surat Trisakti Bakal Beri Gelar Jokowi 'Putera Reformasi', Ini Kata Istana

Beritacenter.COM - Beredar di media sosial sebuah surat dari Universitas Trisakti yang ditujukan kepada Presiden Joko..
4 jam yang lalu

Peringati HUT Satlantas ke-64, Polres Tasikmalaya Gelar Baksos Bedah Rumah dan SIM Gratis

Beritacenter.COM - Jajaran Polres Tasikmalaya menggelar berbagai kegiatan bakti sosial seperti bagi-bagi sembako..
5 jam yang lalu

Ini Penjelasan BMKG Soal Fenomena Langit Merah Imbas Karhutla di Jambi

Beritacenter.COM - Viral di media sosial video yang menampakkan warna langit di Kabupaten Muaro Jambi berubah menjadi..
6 jam yang lalu

Cari Pesawat Twin Otter, Tim SAR Timika Libatkan Warga Distrik Hoeya

Beritacenter.COM - Pesawat Twin Otter DHC6-400 dilaporkan hilang kontak sejak Rabu (18/9), di wilayah pegunungan..
7 jam yang lalu

Doa Ampuh Agar Terhindar Dari Penyait Bahaya

Manusia tidak akan terhindar dari yang namanya sakit. Karena sakit merupakan sunnatullah, Rasulullah shllallahu..
7 jam yang lalu

Pagi Ini, Korlantas Polri Resmi Luncurkan Smart SIM dan Registrasi SIM Online

Beritacenter.COM - Aplikasi registrasi SIM online diluncurkan Korlantas Polri pagi ini, di Hall Basketball Gelora..
8 jam yang lalu

DPR ke Dahnil, KPK Tak Bisa Dijadikan Alat Kekuasaan

Beritacenter.COM - Juru Bicara Ketum Partai Gerindra Dahnil Anzar Simanjuntak menilai revisi UU KPK adalah upaya..
19 jam yang lalu

Upaya Keras Jokowi Menghalau Binatang Piaraan

Kalau kita cermati beberapa kejadian yang terjadi akhir-akhir ini, mulai gejolak sosial di Papua, gesekan..
20 jam yang lalu

Asing Minta Pasal Terkait LGBT Dihapus dari RKUHP, Ketua DPR: Tegas Kami Tolak

BeritaCenter.COM – Pasal mengenai LGBT dalam RKUHP mendapat tekanan dari pihak asing agar dihapus. Namun, Ketua..
20 jam yang lalu

Mahathir Akan Serahkan Jabatan PM Malaysia ke Anwar Ibrahim

BeritaCenter.COM – Perdana Menteri Malaysia akan segera berganti. Mahathir Mohamad menegaskan akan menepati..
20 jam yang lalu

RUU Pesantren Ditentang Muhammadiyah, Ma'ruf Amin: Yang Dukung Banyak

BeritaCenter.COM – PP Muhammadiyah meminta pengesahan RUU Pesantren ditunda karena dinilai belum mengakomodasi..
21 jam yang lalu

Mengapa Sikap Publik Berbeda Atas Revisi UU KPK Tahun 2015 dengan 2019?

Upaya revisi UU KPK bukan barang baru, tahun 2015 (dan 2016) juga sudah ada upaya revisi UU KPK, namun gagal karena..
23 jam yang lalu

Rumah Baru Presiden di Tanah Papua

Beberapa pekan yang lalu, Presiden RI Joko Widodo menerima kunjungan 61 Tokoh Papua dan Papua Barat di Istana..
1 hari yang lalu

Jelang Lawan Liverpool, Kante Mulai Pulih Dari Cidera

Beritacenter.COM - Gelandang milik Chelsea, Ngolo Kante dipastikan akan bermain melawan Liverpool. Sebelumnya, pemain..
1 hari yang lalu

Satu Pembakar Karhutla Dibekuk Polisi

Beritacenter.COM - Mulyadi (27) warga Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan,..
1 hari yang lalu

Geger !! Ikan Hiu Mati Terjaring Nelayan di Cirebon

Beritacenter.COM - Seekor hiu Paus ditemukan mati dan terdampar di Kawasan Wisata Pantai Ambulu Kecamatan Losari,..
1 hari yang lalu

Harga Emas Antam Kembali Naik Rp 7.000

Beritacenter.COM - Harga indeks emas yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) alami kenaikan pada akhir pekan. Harga..
1 hari yang lalu

Catat Jadwal Berlakunya Tilang Elektronik di Tol Dalam Kota

Beritacenter.COM - Dirlantas Polda Metro Jaya akan memberlakukan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law..
1 hari yang lalu

Kencangnya Kecepatan Jaringan Internet 5G

Beritacenter.COM - Korea Selatan merupakan negara Asia yang telah menggunakan jaringan internet berteknologi 5G...
1 hari yang lalu

Mungil, Tapi Jangan Anggap Remeh Smartwatch yang Satu Ini...

Smartwatch tersebut diketahui memiliki beberapa keunggulan di bagian baterainya. Dalam penggunaan daya, baterai..
1 hari yang lalu

Antara Novel Baswedan, ICW dan Tempo Ternyata Ada Kepentingan Lahan Basah di KPK

Beritacenter.COM - Temuan terbaru, ternyata di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga ada lahan basah. Lahan yang..
1 hari yang lalu

Ratusan Rumah Ludes Terbakar di Bendungan

Beritacenter.COM - Ada 452 warga kampung Bendungan, Jatinegara, Jakarta Timur menjadi korban kebakaran dengan total..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi