Selasa, 25 Juni 2019 - 23:57 WIB

"Koalisi Kardus" Mendelegitimasi MK, Ini Bukti 02 Frustrasi...

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Senin, 20 Mei 2019 | 15:40 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Upaya kubu 02 Prabowo-Sandi mendelegitimasi lembaga negara penyelenggara Pemilu dipastikan tak ada gunanya karena KPU adalah lembaga indpendden dan profesional dalam melaksanakan Pemilu di Tanah Air.

Setelah berkali-kali mendelegitimasi KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu, kini kubu 02 mengincar Mahkamah Konstitusi untuk “dikerdilkan” di mata rakyat.

Lagi-lagi upaya BPN men-downgrade MK tak akan mulus. Wakil Ketua TKN Joko Widodo-Maruf Amin, Arsul Sani menilai sikap BPN Prabowo-Sandi yang tak ingin menggugat perhitungan suara ke MK adalah konyol. Sementara, mereka di publik terus berkoar ada kecurangan terstruktur, sistematis, dan massif.

“Jangan mengatakan bahwa ke MK itu sia-sia, itu namanya mendelegitimasi (atau) men-downgrade sebuah lembaga negara,” kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/5).

Selama ini teriakan kubu 02 takkan gugat ke MK bersumber dari Wakteum Gerindra Fadli Zon, dan juga Kordinator juru bicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak. Setali tiga uang, mereka tak ingin menempuh jalur hukum.

Namun begitu, bagi Arsul, sikap kubu 02, terutama Fadli Zon, tidak konsisten. Menurutnya, semua hal yang ada di UU Pemilu sudah dibahas di DPR. Fadli Zon sebagai wakil ketua DPR pun sepakat sengketa pemilu harus dibawa ke MK.

“Kenapa dulu waktu pembahasan RUU Pemilu, nanti kalau ada sengketa kita serahkan ke MK. (Sekarang) kedaulatan rakyat, kita selesaikan dengan demo atau apa? Kenapa kok setuju dengan MK? Kalau para elite berpikirnya begini ya susah,” tegasnya.

Kendati demikian, MK menilai tak mempersoalkan kubu 02 maupun Prabowo tak menggugat hasil Pemilu 2019.

Juru bicara MK Fajar Laksono mengatakan, sengketa pemilu hanya satu jalan, yakni melalui MK. Hal tersebut juga sudah diatur dalam konstitusi dasar Indonesia, yakni UUD 1945.

“Membawa atau tidak membawa perkara sengketa hasil pemilu itu hak peserta pemilu. Digunakan atau tidak hak itu, ya monggo, diserahkan kepada masing-masing saja,” tegas Fajar.

MK sendiri dalam memutuskan sengketa pemilu maupun pilkada berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan, alat bukti, dan keyakinan hakim. Ia menegaskan, MK tak memutus kasus hanya karena ingin memenangkan salah satu pasangan calon.

“Jadi yang diperlukan adalah argumentasi, saksi, alat bukti yang mampu meyakinkan hakim. MK jelas tak mungkin bisa ‘memenangkan’ pihak yang memang seharusnya kalah atau sebaliknya, ‘mengalahkan’ pihak yang seharusnya menang,” ucap Fajar.

Karena itu, upaya elite kubu Paslon 02, seperti Fadli Zon dan Dahnil Anzar yang menyebut mengadukan permasalahan ke MK adalah perbuatan yang sia-sia menunjukkan ketidakkonsistensian pihaknya yang turut menyepakati bahwa sengketa Pemilu harus dibawa ke MK.

Hal ini menunjukkan bahwa keduanya sedang berupaya membangun opini publik bahwa MK tidak mampu bekerja sesuai fungsi, adalah bagian dari upaya mendelegitimasi MK.





Fokus : Koalisi Kardus


#Jokowi Presiden Ku #Prabowo Presiden-Presidenan #Abaikan Prabowo #Jokowi Terus Ungguli Prabowo #Prabowo Panik Kalah


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






37 menit yang lalu

Polisi Minta Warga Tak Demo saat Putusan MK

Beritacenter.COM - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat mengimbau masyarakat Jawa Barat untuk tidak datang ke Jakarta..
1 jam yang lalu

Jelang HUT Bhayangkara ke-73, Perwira Polri Kunjungi Para Mantan Kapolri

Beritacenter.COM - Sejumlah perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) Mabes Polri mengunjungi rumah para..
1 jam yang lalu

Anies Baswedan Kerap Dikritik Bertubi-tubi, Peneliti LSI: Wajar!

Beritacenter.COM - Peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar menilai wajar jika Gubernur Jakarta Anies Baswedan terus..
2 jam yang lalu

Rumor Gerindra Masuk Kabinet, Cak Imin: Pendukung Jokowi Sudah Kegemukan

Beritacenter.COM - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyebut koalisi pendukung Joko Widodo..
2 jam yang lalu

Minta Tak Ada Aksi Saat Putusan MK, Cak Imin: Kita Doa Saja di Rumah Masing-masing

Beritacenter.COM - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyebut tak perlu ada aksi saat pembacaan putusan..
3 jam yang lalu

Ditahan Terkait Ijazah Palsu, Berikut Kondisi Pelawak Qomar Dibalik Jeruji Besi

Beritacenter.COM - Pelawak senior Nurul Qomar ditahan di Mapolres Brebes, Jawa Tengah, terkait kasus dugaan..
3 jam yang lalu

Ribut Lantaran Tak Diberi Uang oleh Sang Ayah, Pemuda di Langkat Nekat Bakar Rumah

Beritacenter.COM - Hanya karena tak diberi uang oleh sang ayah, pemuda bernama Akhyar (20) nekat membakar rumah...
4 jam yang lalu

Sakit dan Dirawat di RSUD, Risma Akan Dipindahkan dari Ruang VVIP ke ICU

Beritacenter.COM - Wali Kota Tri Rismaharini dilaporkan tengah sakit dan mendapat perawatan di RSUD dr Soewandhi...
5 jam yang lalu

Tak Ada Indikasi Diracun, UGM: Petugas KPPS di Yogya Meninggal Karena Jantung

Beritacenter.COM - Hasil penelitian Lintas Kajian Disiplin Universitas Gadjah Mada (UGM) mengungkap penyebab kematian..
5 jam yang lalu

Tak Ada Indikasi Diracun, UGM: Petugas KPPS di Yogya Meninggal Karena Jantung

Beritacenter.COM - Hasil penelitian Lintas Kajian Disiplin Universitas Gadjah Mada (UGM) mengungkap penyebab kematian..
5 jam yang lalu

Perkuat Lini Belakang, Inter Tertarik Datangkan Dani Alves

Beritacenter.COM - Inter Milan terus bebenah untuk mengarungi Liga Italia pada musim 2019 - 2020. Usai mendatangkan..
6 jam yang lalu

Pantau Masjid-masjid di Tanah Abang, Polisi Pastikan Tak Ada Massa Radikal Menginap

Beritacenter.COM - Media sosial dihebohkan dengan informasi yang menyebutkan akan ada kelompok radikal yang bakal..
7 jam yang lalu

Polisi: Pelawak Qomar Diduga Palsukan Ijazah untuk Pencalonan Rektor

Beritacenter.COM - Pelawak senior Nurul Qomar ditangkap dan ditahan polisi terkait kasus dugaan pemalsuan ijazah S-2..
7 jam yang lalu

Jelang Sidang Putusan MK, JK Yakin Situasi Kondusif dan Aman

Beritacenter.COM - Menjelang sidang putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK)..
7 jam yang lalu

Ditangkap Terkait Narkoba, Polisi: Jerry Aurum Pemakai Sejak 2016, Tes Urine Positif

Beritacenter.COM - Fotografer Jerry Aurum ditangkap polisi terkait kasus narkoba. Dari tangan mantan suami penyanyi..
8 jam yang lalu

Diduga Palsukan Ijazah, Qomar "4 Sekawan" Ditahan Polisi

Beritacenter.COM - Personel grup lawan 4 Sekawan, Qomar ditahan polisi karena diduga telah memalsukan ijazah..
8 jam yang lalu

Minta Tak Ada Aksi di MK, Wiranto: Jika Nekat Hingga Rusuh, Kami Tangkap!

Kalau ada yang nekat, ada demonstrasi bahkan menimbulkan kerusuhan, saya tinggal cari saja. Tinggal kami cari..
8 jam yang lalu

Menkum HAM Yasonna Laoly Diperiksa KPK

Beritacenter.COM - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna..
9 jam yang lalu

Mantan Suami Denada Ditangkap Terkait Narkoba, Polisi Sita Ekstasi Hingga Ganja

Beritacenter.COM - Jajaran Polres Jakarta Barat meringkus seorang fotografer profesional, Jerry Aurum, terkait..
9 jam yang lalu

Antisipasi Rusuh, Polisi Himbau Warga Solo Tak Ikut Aksi ke Jakarta Soal Sidang Putusan MK

Beritacenter.COM - Polresta Surakarta menghimbau kepada warga agar tidak datang ke Jakarta untu mengingkuti aksi..
9 jam yang lalu

"Mahalnya Harga Keserakahan dan Ketidaklegowoan"

Beritacenter.COM - Persidangan sengketa Pilpres 2019 di MK kemaren berjalan lebih dari 20 jam. Selesai jam 4.30 WIB..
10 jam yang lalu

Warga Serang Temukan Mayat Ngambang di Kali

Beritacenter.COM - Warga Kabupaten Serang, Banten digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan mengambang di..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi