Kamis, 24 Oktober 2019 - 06:33 WIB

Berkomitmen Jaga NKRI, Kiai se-Madura Tolak 'People Power' dan Terima Keputusan KPU

Kami menolak dan sepakat menerima keputusan resmi KPU, karena kita bagian dari NKRI sebagai negara hukum

Oleh : Aisyah Isyana | Selasa, 21 Mei 2019 | 09:05 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Gelar pertemuan bertajuk 'Merajut Kebersamaan, Menjaga NKRI', sejumlah Lora, sapaan putra kiai di Madura, atau disapa Gus kalau di Jawa, berkumpul di Surabaya. Pertemuan itu digelar guna membahas persoalan politik tanah air pasca pemilu.

Jubir Lora se-Madura, KH Hosnan A Nafi mengatakan, kian memanasnya suhu politik tanah air dipicu oleh seruan people power 22 Mei di Jakarta. Seruan people power itu belakangan dengan dengan istilah Gerakan Kedaulatan Rakyat untuk menolak hasil Pemilu 2019.

Baca juga :

"Aksi people power tak hanya inkonstitusional, tetapi juga memperkeruh suasana kondusif pasca-pemilu," ujar kiai muda yang akrab disapa Ra Hosnan, Senin (20/5) malam.

Ra Hosnan mengatakan, atas alasan itu pihaknya menggelar pertemuan para Lora dari empat Kabupaten di Madura, sekaligus sebagai komitmen kebangsaan dan keberagaman dalam menjaga NKRI.

Pada pertemuan itu, hadir perwakilan dari Sumenep yakni, Ra Hosnan sendiri, lalu Ra Qusyairi Zaini, Ra In'am, Ra Ilyas, Ra Erfan Umar, Ra Robithul Umam, Ra Hamidi Amin, Ra Zainul Ubbad, Ust Quraisyi Muslim, Ra Insan Ghazali, dan Ra Rasidi Bahri.

Sementara dari Pamekasan yakni, Ra Mahrus Syafii, Ra Kholiq Ilyas, Ra Faruq, Ra Sufyan Tsauri, Ra Abd Hamid, dan Ra Zainul Hasan. Wilayah Sampang diwakili oleh Ra Syamsuddin Abd Muin, Ra Amin Syafi, Ra Fauzan Zaini, Ra Saifur Rohim Sahuri, Ra Suhaimi Al Baghdadi, dan Ra Ali Mahrus.

Terakhir, dari perwakilan Bangkalan yakni, Ra Hasyim Zubair, Ra Kholid, Ra Ahmad Nawawi, Ra Umar, Ra Dzikrullah, Ra Anton Bastoni, Ra Anas, Ra Ahmad, dan Ra Utsman.

Ro Hosnan menegaskan, mayoritas kiai se-Madura sejak awal memang menolak keras seruan people power. "Kami menolak dan sepakat menerima keputusan resmi KPU, karena kita bagian dari NKRI sebagai negara hukum," tegasnya lagi.

"Di luar (konstitusi) itu, bersifat makar atau dalam bahasa agama disebut bughat. Dan bila ada yang mengamini ajakan people power, itu hanya segelintir tokoh saja," sambungnya.

Oleh karenanya, Lora se-Madura mengimbau kepada semua pihak agar tetap menjaga ukhuwah, serta tidak terprovokasi oleh berbagai hasutan untuk melawan hukum atau tindakan inkonstitusional seperti people power.

"Ukhuwah adalah modal utama dalam membangun suatu tatanan masyarakat yang aman, damai, adil, dan makmur," tegasnya.





Fokus : Pilpres 2019


#People Power #Tolak People Power #Kiai se-Madura Tolak People Power #Lora se-Madura Tolak People Power


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






4 menit yang lalu

Kompolnas Tanggapi Pernyataan IPW Terkait Informasi Menyesatkan Soal Calon Kapolri

Beritacenter.COM - Kepolisian Nasional (Kompolnas) menanggapi pernyataan Indonesia Police Watch (IPW) yang mendesak..
1 jam yang lalu

4 Hal ini Bisa Anda Rasakan Bila Sering Minum Jus Jeruk di Pagi Hari

BeritaCenter.COM - Minum jus jeruk saat sarapan, sehat atau tidak? Beberapa orang memasukkan jus jeruk ke dalam menu..
2 jam yang lalu

Dua Pendaki Dikabarkan Hilang di Gunung Dempo Sumsel

BeritaCenter.COM - Kepala Basarnas Pagaralam Alfariz menjelaskan, sejak delapan hari lalu Dua pendaki asal Muaro..
3 jam yang lalu

Dalam Waktu Satu Bulan, Polresta Sidoarjo Berhasil Tangkap Puluhan Pencuri Sadis

BeritaCenter.COM - Dalam waktu satu bulan, polisi berhasil menangkap 27 pelaku pencurian di Kabupaten Sidoarjo,..
4 jam yang lalu

Untuk Lancarkan Aksi, 2 Mucikari di Bogor Beri Pekerjanya Obat Agar Seperti Perawan

BeritaCenter.COM - Kepolisian berhasil membongkar sindikat prostitusi online di Bogor dan berhasil mengamankan dua..
5 jam yang lalu

Pendana Terkait Kasus Penggagalan Pelantikan Presiden-Wapres "TERTANGKAP"

BeritaCenter.COM - Kepolisian berhasil mengamankan seorang wanita yang diduga sebagai pendana terkait kasus..
5 jam yang lalu

Kompolnas Menanggapi Pernyataan IPW Terkait Dugaan Informasi yang Menyesatkan Publik

BeritaCenter.COM - Saya pikir perlu ditanggapi soal siaran pers atau pernyataan IPW ini. Sebagai sebuah NGO atau LSM..
6 jam yang lalu

Pria Berpisau Ngamuk Dan Robek Bendera Ormas di Cengkareng

BeritaCenter.COM - Seorang pria bersenjata tajam jenis pisau mengamuk dan merobek beberapa bendera ormas di dekat pos..
6 jam yang lalu

Polisi Berhasil Ungkap Identitas Mayat Yang Ditemukan di Tol Pandaan-Malang

BeritaCenter.COM - Polres Pasuruan berhasil mengidentifikasi mayat yang ditemukan tergeletak di selokan jalan Tol..
7 jam yang lalu

Warga Probolinggo Temukan Granat Aktif, Diduga Bekas Perang Dunia II

BeritaCenter.COM - Seorang warga temukan granat saat mencari ikan di ranu Kedung Pawon, Kabupaten Probolinggo. Diduga..
7 jam yang lalu

Kabinet Indonesia Maju, Bukti Jokowi Ingin Merawat Kebhinnekaan dan Memperkokoh Persatuan

BeritaCenter.COM - Ketua MPR Bambang Soesatyo mengapresiasi Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam..
8 jam yang lalu

Ini 7 Pesan Penting Presiden Jokowi kepada Para Menterinya

BeritaCenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi melantik para menteri yang terdiri dari empat menteri..
8 jam yang lalu

Suhu Capai 50 Celsius di Indonesia, BMKG: HOAKS

BeritaCenter.COM - Beredar berita hoaks yang sempat viral di media sosial, tentang suhu panas di Indonesia yang..
8 jam yang lalu

PDIP Sampaikan Rasa Hormat kepada Projo yang Pamit Bubar

BeritaCenter.COM – Tak terima Prabowo Subianto jabat Menteri Pertahanan di Kabinet Indonesia Maju, ormas Pro..
8 jam yang lalu

Tak Setuju Prabowo Masuk Kabinet, Ormas Pro Jokowi Pamit Bubar

BeritaCenter.COM - Ormas Pro Jokowi (Projo) tak setuju Prabowo Subianto masuk kabinet Jokowi sebagai Menteri..
9 jam yang lalu

Polisi Selidiki Tewasnya Balita 2,5 Tahun di Kebon Jeruk, Diduga Dianaya Ibu Sendiri

Beritacenteer.COM - Nahas, nasibu balita berusia 2,5 tahun di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Balita peremuan itu..
10 jam yang lalu

Gerindra Sebut Pemulangan Habib Rizieq Bukanlah Tugas Menhan Prabowo

Beritacenteer.COM - Gerindra angkat bicara soal PA 212 yang memberi target 100 hari kepada Menteri Pertahanan..
10 jam yang lalu

Puan ke Para Menteri Indonesia Maju: Harus Bersinergi, Hilangkan Ego Sektoral

Beritacenteer.COM - Ketua DPR Puan Maharani memberi wejangan kepada para menteri di Kabinet Indonesia Maju. Puan..
11 jam yang lalu

Sidang Perdana, Sopir Angkot Pemerkosa-Pembunuh Alumni IPB Didakwa 20 Tahun Bui

Beritacenteer.COM - Sopir angkot jurusan Bogor-Cianjur, Rahmat alias RH (25), dituntut 20 tahun penjara lantaran..
11 jam yang lalu

Derby Jawa Timur, Persela Taklukan Persebaya 1 - 0

Beritacenter.COM - Persela Lamongan berhasil menaklukan Persebaya Surabaya dalam lanjutan pekan k2 23 Liga 1 2019 di..
11 jam yang lalu

IPW Sebut Penunjukan Idham Azis Jadi Kapolri Cacat Administrasi, Kompolnas: Itu Sesuai UU

Kalau melihat ketentuan UU tersebut ya tidak ada. Yang dipertimbangkan Kompolnas untuk dipilih Presiden itu sudah..
12 jam yang lalu

Kabinet Anti Radikalisme

Kalau benar :- Menteri Pertahanan dijabat oleh Pak Prabowo Subianto mantan Danjen Kopassus...- Menteri Agama adalah..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi