Minggu, 17 Nopember 2019 - 16:23 WIB

Jokowi dan Prabowo Sepakat Wujudkan Kembali Persatuan Bangsa

Oleh : Fani Fadillah | Rabu, 22 Mei 2019 | 19:27 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Menyikapi kerusuhan yang terjadi sejak Selasa malam kemarin, Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi) sepakat untuk mengajak seluruh elemen masyarakat merajut kembali persatuan bangsa.

Usai kerusuhan yang terjadi di beberapa titik, Jokowi mengatakan situasi saat ini negara masih terkendali. Dia meminta masyarakat agar tak khawatir dan kembali merajut persatuan kembali pascapilpres 2019.

Baca juga:

"Saudara-saudara sekalian yang saya hormati. Situasi masih terkendali, masyarakat tidak perlu khawatir dan saya mengajak, mari kita merajut kembali persatuan kita merajut kembali persaudaraan kita, merajut kembali kerukunan kita karena Indonesia adalah rumah kita bersama," kata Jokowi dalam konferensi pers di komplek Istana Kepresidenan, Rabu (22/5/2019).

Selain itu, Jokowi pun menegaskan pihaknya tak bakal memberikan ruang bagi para perusuh negara. Bahkan, dia mengimbau TNI dan Polri untuk menindak tegas para perusuh sesuai hukum yang berlaku.

"Kita tidak akan memberikan ruang untuk perusuh-perusuh yang akan merusak negara kita, akan merusak Negara Kesatuan republik Indonesia. Tidak ada pilihan, nggak ada pilihan, TNI dan Polri akan menindak tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi juga mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh paslon 02 Prabowo-Sandiaga Uno untuk menyelesaikan sengketa pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, saya mempunyai kewajiban untuk menjaga stabilitas politik dan stabilitas keamanan, dan sudah disediakan oleh konstitusi kita bahwa segala perselisihan, sengketa itu diselesaikan melalui MK. Dan saya menghargai Pak Prabowo-Sandi yang telah membawa sengketa pilpres kemarin ke MK, saya juga meyakini bahwa hakim-hakim di MK akan memutuskan sesuai dengan fakta-fakta yang ada, berdasarkan fakta-fakta yang ada," tuturnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Prabowo terkait kerusuhan tersebut. Dia memintas peristiwa ini tak boleh terulang kembali, agar tak merusak rajutan kebangsaan.

"Kami meminta peristiwa kekerasan tadi malam dan juga yang terjadi subuh tadi yang telah mencoreng martabat dan marwah bangsa Indonesia jangan boleh terjadi lagi," kata Prabowo dalam jumpa pers di Jl Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (22/5/2019).

"Bila hal ini sampai terjadi lagi, maka kami sangat khawatir rajutan dan anyaman kebangsaan kita bisa rusak dan sangat sulit untuk kita rangkai kembali," imbuh Prabowo.

Selain itu, Prabowo meminta aparat keamanan agar melindungi rakyat, bukan malah menyakiti hati rakyat dengan memukul dan menembak mereka.

"Adik-adikku para pejabat dan petugas di TNI-Polri yang masih aktif, saya mohon kita ingat bersama. Seragam, makanan dan senjata yang Anda sekarang gunakan dibiayai oleh rakyat. Saudara-saudara adalah milik rakyat semuanya, rakyat mendambakan saudara mengayomi rakyat, melindungi rakyat semua. Saudara adalah harapan kita," ungkapnya.

"Saudara saudara, kami mohon janganlah sekali kali menyakiti hati rakyat apalagi memukul dan menembak rakyat kita sendiri. Mari sama-sama kita jaga rakyat agar tetap damai dan bergembira," sambung Prabowo.

Prabowo mengingatkan semua pihak agar tak melakukan provokasi di bulan Ramadhan. Dia pun menegaskan supaya semua pendukungnya mendengar imbauannya supaya tak melakukan kekerasan fisik.

"Termasuk kepada seluruh pejabat publik, pejabat kepolisian politisi, tokoh masyarakat, tokoh agama, netizen dan seluruh anak bangsa untuk menghindari kekerasan verbal pun yang dapat memprovokasi apalagi di bulan Ramadhan yang baik dan suci ini," kata dia.

"Saya tegaskan kepada semua yang masih mau mendengar saya, para pendukung saya, sekali saya tegaskan hindari kekerasan fisik berlakulah sopan santun. Hormatilah pejabat pejabat penegak hukum dan jangan sekali-kali menggunakan kekerasan. Memang berat, saya memahami," sambungnya.





#Jokowi #Prabowo Subianto #Operasi Aksi 22 Mei #Pengamanan aksi 22 mei #Sweeping Massa Aksi 22 Mei #Korban aksi 22 mei #Razia Massa Aksi 22 Mei #Massa Aksi 22 Mei #Amankan Aksi 22 Mei #Teroris di aksi 22 mei


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Lewat IG, Jokowi Posting Komik #JokoMic.. 'Berani Mencoba, Berani Berubah'

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung soal keberanian dalam berubah untuk menjadi lebih baik...
2 jam yang lalu

Duh, Teror Cabul Pelemparan Sperma Resahkan Wanita di Tasikmalaya

Beritacenter.COM - Belakangan ini, warga Kota Tasikmalaya diresahkan dengan adanya teror pelemparan sperma yang..
4 jam yang lalu

OTK Bakar 9 Perahu Nelayan di Lampung

BeritaCenter.COM - Sembilan perahu nelayan di Lampung dibakar oleh orang tidak dikenal (OTK). Kejadian itu diketahui..
6 jam yang lalu

Wapres RI Ajak Masyarakat Bangun Narasi Kerukunan dan Sudahi Konflik

BeritaCenter.COM - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak lagi..
7 jam yang lalu

Dua Pekerja Tewas, Proyek Rel Double Track Bogor-Sukabumi Dihentikan Sementara

BeritaCenter.COM - Sebuah tebing di atas proyek rel ganda atau double track Bogor-Sukabumi longsor dan menewaskan dua..
7 jam yang lalu

Gempa 5,1 Magnitudo Guncang Aceh

BeritaCenter.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis gempa di Aceh. Gempa yang berkekuatan..
20 jam yang lalu

BTP Berselancar di Titian Buih

Trending topik yang terjadi dalam 3 hari terakhir ini adalah masuknya BTP dalam jajaran pimpinan BUMN. Sebetulnya..
22 jam yang lalu

Reuni 212 Bernuansa Politis Patut Ditolak

Reuni  212  akan segera di gelar pada 2 Desember. Aksi ini ditengarai hanya akal-akalan untuk memulangkan..
1 hari yang lalu

Benarkah Habib Rizieq Dicekal?

Berita dugaan pencekalan Habib Rizieq Shihab (HRS) menjadi isu yang mengemuka beberapa hari belakangan ini. Dalam..
1 hari yang lalu

Tidak Disangka Rokok Elektrik Bisa Bikin Serangan Jantung Mendadak

Beritacenter.COM - Bahaya rokok elektrik dilakukan oleh banyak penelitian untuk membandingkan lebih berbahaya mana..
1 hari yang lalu

Suami Stres Berat Coba Bunuh Diri Usai Istri Belanja Ratusan Juta

Beritacenter.COM - Seorang suami di Sichuan,China mengalami stres berat dan mencoba bunuh diri setelah mengetahui..
1 hari yang lalu

Polisi Ringkus Pelaku Penyiram Air Keras ke Siswi SMP

Beritacenter.COM - Penyidik Polda Metro Jaya meringkus pelaku yang melakukan penyiraman air keras terhadap pelajar..
1 hari yang lalu

Presiden Jokowi Perintahkan BPJS Kesehatan Kejar Penunggak Iuran

Beritacenter.COM - BPJS Kesehatan menyatakan akan menagih tunggakan iuran kepada peserta mandiri lantaran keuangannya..
1 hari yang lalu

UMK Bekasi Tahun 2020 Lebih Besar dari UMP Jakarta

Beritacenter.COM - Upah minimum kabupaten(UMK) Bekasi, Jawa Barat mendapat sorotan lantaran mengalahi upah minimum..
1 hari yang lalu

Polisi Ringkus Pelaku Pencurian Accu Lampu Tenaga Surya Jalan di Kota Kupang

Beritacenter.COM - Petugas kepolisian Polres Kupang Kota mengamankan dua roang pelaku pencurian accu lampu penerangan..
1 hari yang lalu

5 Kebiasaan Buruk di Pagi Hari Buatmu Bertambah Gemuk

Beritacenter.COM - Jika Anda mencoba menurunkan berat badan, Anda tahu betapa pentingnya untuk mengikuti aturan dasar..
1 hari yang lalu

Gempa 5,0 Magnitudo Guncang Jailolo

Beritacenter.COM - Gempa bumi berkekuatan 5,0 Magnitudo mengguncang wilayah Jailolo, Maluku Utara, pada Sabtu..
1 hari yang lalu

Juventus Tertarik Boyong Kiper AC Milan

Beritacenter.COM - Klub raksasa Serie A Juventus tertarik untuk memboyong kiper AC Milan, Gianluigi Donnarumma...
1 hari yang lalu

Rupanya Taruh HP di Kantong Celana Bisa Hadapi Risiko Yang Fatal

Beritacenter.COM - Jangan masukan smartphonee atau HP ke dalam kantong celana karena itu sangat berbahaya untuk..
1 hari yang lalu

Waspada, Penyebaran Paham Radikal Bergeser ke Medsos

Beritacenter.COM - Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Gatot Eddy Pramono menyebutkan, perkembangan..
1 hari yang lalu

Ada 9 Orang Terlibat Bom Bunuh Diri di Medan Akan Jadi Tersangka

Beritacenter.COM - Ada 14 orang menyusul insiden bom bunuh diri di Markas Kepolisian Resor Kota Besar Medan. Sembilan..
1 hari yang lalu

Permen Kadaluarsa Sebabkan Belasan Pelajar SD Keracunan

Beritacenter.COM - Ada 13 siswa SD Fathia di Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi mengalami keracunan akibat jajanan..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi