Jumat, 29 Mei 2020 - 07:38 WIB

Jokowi dan Prabowo Sepakat Wujudkan Kembali Persatuan Bangsa

Oleh : Fani Fadillah | Rabu, 22 Mei 2019 | 19:27 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Menyikapi kerusuhan yang terjadi sejak Selasa malam kemarin, Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi) sepakat untuk mengajak seluruh elemen masyarakat merajut kembali persatuan bangsa.

Usai kerusuhan yang terjadi di beberapa titik, Jokowi mengatakan situasi saat ini negara masih terkendali. Dia meminta masyarakat agar tak khawatir dan kembali merajut persatuan kembali pascapilpres 2019.

Baca juga:

"Saudara-saudara sekalian yang saya hormati. Situasi masih terkendali, masyarakat tidak perlu khawatir dan saya mengajak, mari kita merajut kembali persatuan kita merajut kembali persaudaraan kita, merajut kembali kerukunan kita karena Indonesia adalah rumah kita bersama," kata Jokowi dalam konferensi pers di komplek Istana Kepresidenan, Rabu (22/5/2019).

Selain itu, Jokowi pun menegaskan pihaknya tak bakal memberikan ruang bagi para perusuh negara. Bahkan, dia mengimbau TNI dan Polri untuk menindak tegas para perusuh sesuai hukum yang berlaku.

"Kita tidak akan memberikan ruang untuk perusuh-perusuh yang akan merusak negara kita, akan merusak Negara Kesatuan republik Indonesia. Tidak ada pilihan, nggak ada pilihan, TNI dan Polri akan menindak tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi juga mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh paslon 02 Prabowo-Sandiaga Uno untuk menyelesaikan sengketa pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, saya mempunyai kewajiban untuk menjaga stabilitas politik dan stabilitas keamanan, dan sudah disediakan oleh konstitusi kita bahwa segala perselisihan, sengketa itu diselesaikan melalui MK. Dan saya menghargai Pak Prabowo-Sandi yang telah membawa sengketa pilpres kemarin ke MK, saya juga meyakini bahwa hakim-hakim di MK akan memutuskan sesuai dengan fakta-fakta yang ada, berdasarkan fakta-fakta yang ada," tuturnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Prabowo terkait kerusuhan tersebut. Dia memintas peristiwa ini tak boleh terulang kembali, agar tak merusak rajutan kebangsaan.

"Kami meminta peristiwa kekerasan tadi malam dan juga yang terjadi subuh tadi yang telah mencoreng martabat dan marwah bangsa Indonesia jangan boleh terjadi lagi," kata Prabowo dalam jumpa pers di Jl Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (22/5/2019).

"Bila hal ini sampai terjadi lagi, maka kami sangat khawatir rajutan dan anyaman kebangsaan kita bisa rusak dan sangat sulit untuk kita rangkai kembali," imbuh Prabowo.

Selain itu, Prabowo meminta aparat keamanan agar melindungi rakyat, bukan malah menyakiti hati rakyat dengan memukul dan menembak mereka.

"Adik-adikku para pejabat dan petugas di TNI-Polri yang masih aktif, saya mohon kita ingat bersama. Seragam, makanan dan senjata yang Anda sekarang gunakan dibiayai oleh rakyat. Saudara-saudara adalah milik rakyat semuanya, rakyat mendambakan saudara mengayomi rakyat, melindungi rakyat semua. Saudara adalah harapan kita," ungkapnya.

"Saudara saudara, kami mohon janganlah sekali kali menyakiti hati rakyat apalagi memukul dan menembak rakyat kita sendiri. Mari sama-sama kita jaga rakyat agar tetap damai dan bergembira," sambung Prabowo.

Prabowo mengingatkan semua pihak agar tak melakukan provokasi di bulan Ramadhan. Dia pun menegaskan supaya semua pendukungnya mendengar imbauannya supaya tak melakukan kekerasan fisik.

"Termasuk kepada seluruh pejabat publik, pejabat kepolisian politisi, tokoh masyarakat, tokoh agama, netizen dan seluruh anak bangsa untuk menghindari kekerasan verbal pun yang dapat memprovokasi apalagi di bulan Ramadhan yang baik dan suci ini," kata dia.

"Saya tegaskan kepada semua yang masih mau mendengar saya, para pendukung saya, sekali saya tegaskan hindari kekerasan fisik berlakulah sopan santun. Hormatilah pejabat pejabat penegak hukum dan jangan sekali-kali menggunakan kekerasan. Memang berat, saya memahami," sambungnya.





#Jokowi #Prabowo Subianto #Operasi Aksi 22 Mei #Pengamanan aksi 22 mei #Sweeping Massa Aksi 22 Mei #Korban aksi 22 mei #Razia Massa Aksi 22 Mei #Massa Aksi 22 Mei #Amankan Aksi 22 Mei #Teroris di aksi 22 mei


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






10 jam yang lalu

Terlibat Duel, Dua Pemuda di Deliserdang Tewas Mengenaskan

Beritacenter.COM - Dua pemuda di Deliserdang, Sumatera Utara, terlibat duel di Jalan Sei Mengiring, Kecamatan Sunggal..
11 jam yang lalu

Alhamdulillah, 18 Pasien Positif Corona di Depok Dinyatakan Sembuh

Beritacenter.COM - Jumlah pasien sembuh virus corona (COVID-19) di Kota Depok, Jawa Barat, bertambah 18 orang pada..
12 jam yang lalu

Gasak Uang Rp 600 Juta di ATM, Tiga Pemuda Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap tiga pemuda yang diduga merupakan pelaku pembobolan ATM Bank..
13 jam yang lalu

BNN Bongkar Peredaran 100 Kg Sabu-Ekstasi di Cikarang, Seorang Kurir Dibekuk

Beritacenter.COM - Badan Narkotika Nasional (BNN) membongkar jaringan peredaran narkoba jenis sabu dan ekstasi di..
14 jam yang lalu

Polisi Ringkus 3 Pembobol ATM Gasak Duit Ratusan Juta di Gianyar Bali

Beritacenter.COM - Polisi meringkus tiga pelaku pembobol mesi anjungan tunai mandiri (ATM) di kawasan Jalan Bypass..
14 jam yang lalu

Jaga Zona Hijau Tetap Hijau, Pemprov Maluku Tetap Terapkan 'New Normal' di 6 Daerah Hijaunya

Beritacenter.COM - Pemprov Maluku memastikan akan menerapkan kebijakan new normal atau pelaksanaan protokol tatanan..
15 jam yang lalu

Bantu Pemerintah Terapkan New Normal, Polri Akan Masif Sosialisasi dan Edukasi Warga

BeritaCenter.COM – Pemerintah akan segera menerapkan kebijakan kehidupan new normal di tengah pandemi Corona...
15 jam yang lalu

3 Hari Pasca Lebaran, 171 Ribu Kendaraan Masuk Jakarta

Beritacenter.COM - Sebanyak 171.046 kendaraan sudah masuk wilayah DKI Jakarta. Berdasarkan catatan PT Jasa Marga,..
16 jam yang lalu

Alhamdulillah! Semua Santri Ponpes Temboro Asal Aceh yang Terinfeksi Corona Sembuh

BeritaCenter.COM - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani mengatakan,..
16 jam yang lalu

Tak Mau Dibanggakan Bisa Putarbalik Puluhan Ribu Kendaraan Pemudik, Polisi: Yang Paling Penting Kesadaran Mereka Mengatasi Corona

BeritaCenter.COM – Sekitar 82.604 kendaraan berhasil diputarbalikkan oleh aparat kepolisian selama..
17 jam yang lalu

Mekah Akan Dibuka Kembali oleh Pemerintah Arab Saudi

Beritacenter.COM - Pemerintah Arab Saudi akan menerapkan kehidupan normal secara bertahap untuk Kota Mekah...
17 jam yang lalu

Akan Persuasif dan Humanis Kawal Penerapan New Normal, Polisi Janji Tak Bawa Senjata

BeritaCenter.COM – Kehidupan new normal di tengah pandemi Corona akan mulai diterapkan. Provinsi Jawa Barat..
18 jam yang lalu

Pemudik Terancam Tak Bisa Masuk Jakarta Jika Tak Punya Surat Ini

Beritacenter.COM - Pemerintah DKI Jakarta akan memaksa masyarakat yang belum mengurus Surat Izin Keluar Masuk..
18 jam yang lalu

Soal Penerapan New Normal, Prioritas Presiden Tetap Keselamatan Masyarakat

BeritaCenter.COM – Kepala Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo menegaskan bahwa segala kebijakan yang..
18 jam yang lalu

Langkah Awal! New Normal Akan Diterapkan di 4 Provinsi dan 25 Kabupaten/Kota Ini

BeritaCenter.COM – Presiden Jokowi meminta seluruh jajarannya mempelajari kondisi di lapangan untuk..
19 jam yang lalu

Real Madrid dan New Castle Berebut Gelandang Muda Ajax Amasterdam

Beritacenter.COM - Dua klub raksasa Real Madrid dan Newcastel saling berebut gelandang muda Ajax Amsterdam, Donny van..
19 jam yang lalu

KABAR BAIK! Jokowi Siapkan Berbagai Insentif Buat Petani dan Nelayan

BeritaCenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan sederet insentif untuk petani dan nelayan di tengah..
19 jam yang lalu

Seorang Pemuda di Tana Toraja Ditemukan Tewas Gantung Diri

Beritacenter.COM - Seorang pemuda berinisal SP (27) di Tana Toraja, Sulawesi Selatan ditemukan tewas gantung diri...
20 jam yang lalu

Kapolri soal New Normal : TNI dan Polri Akan Terjun untuk Mengedukasi Masyarakat

Beritacenter.COM - Kapolri Jendral Polisi Idham Azis menerjunkan anggotanya dibantu TNI untuk mengedukasikan kepada..
21 jam yang lalu

Presiden Jokowi Tegaskan Jutaan Petani dan Nelayan Harus Dapatkan Bansos di Tengah Pandemi

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pembagian bantuan sosial (bansos) kepada jutaan petani dan..
21 jam yang lalu

Ancaman Radikalisme Mengincar Masyarakat

Radikalisme harus diakui bahwa hal tersebut sangatlah berbahaya bagi perdamaian umat manusia, ajaran tersebut berawal..
22 jam yang lalu

Mari Jadi Bangsa yang Cerdas Hadapi Isu Pandemi

Tradisi ilmiah mengarahkan kita untuk menyingkap kebenaran dan menyisihkan segenap prasangka atau asumsi. Nah,..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi