Jumat, 10 Juli 2020 - 08:30 WIB

Pemerintah Sudah Kantongi Dalang Kerusuhan 22 Mei

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Jumat, 24 Mei 2019 | 18:30 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Pilpres 2019 merupakan pertarungan hidup dan mati bagi capres Prabowo Subianto. Apapun cara akan dilakukan untuk mengalahkan Jokowi sekalipun menempuh cara paling biadab seperti membuat kerusuhan 22 Mei 2019 layaknya Mei 1998 agar Jokowi mundur sehingga tidak heran jika tagar #tangkapprabowo menjadi trending topic.

Berdasarkan runtutan peristiwa dan bukti yang dirangkai kepolisian, dapat diduga sutradara dari Aksi 22 Mei dari Kertanegara yakni Prabowo. Ia menjalankan aksinya saat melawat ke Brunei bersama 12 rombongan termasuk Amien Rais pada 16 Mei 2019. Mereka meminta dana cash dari Tomy Soeharto (orang yang mendanai demo 414, 212 dan kehidupan HRS) untuk keberangkatan ke Brunei dimana kekayaan Cendana diacak-acak oleh Pemerintahan Jokowi.

Dalam perjalanan ke Brunei, Prabowo Cs membicarakan skenario kerusuhan 22 Mei dan menggunakan jasa purnawiraan Soenarko untuk menyelundupkan senjata api saat demo berlangsung untuk menargetkan aparat agar disalahkan oleh masyarakat dan berharap terjadi chaos serta masyarakat terprovokasi melawan aparat dan Pemerintah.

Skenario tersebut dilakukan karena keinginan Prabowo Cs menekan KPU lewat aksi massa gagal karena KPU menetapkan hasil Pilpres tanggal 21 Mei 2019, namun niat jahat melakukan kerusuhan jalan terus melalui seruan Neno Warisma untuk menduduki Bawaslu dimana Neno adalah salah satu aktor lapangan dari sutradara Kartanegara.

Satu lagi, adik Prabowo menyuplai mobil ambulance berisi batu yang disangkal oleh Fadli Zon, namun polisi sudah mengantongi banyak barang bukti. Kerusuhan 22 Mei jelas sengaja diciptakan sebab polisi banyak menyita amplop berisi dollar AS, dollar Singapura maupun rupiah. Para perusuh bayaran diperintahkan oleh Prabowo Cs agar tanggal 22 Mei 2019 menjarah mall terdekat dengan KPU dan Bawaslu yaitu Sarinah dan dubes asing.

Berikut hasil temuan penyebab kerusuhan yang dihimpun pihak kepolisian:

1. Ada skenario ciptakan kerusuhan

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menyebutkan, aksi yang berujung ricuh pada Selasa (21/5/2019) malam di depan gedung Bawaslu dan Rabu (22/5/2019) dini hari di kawasan Petamburan dan Tanah Abang, Jakarta Pusat, dilakukan oleh perusuh.

Menurut Wiranto, ada skenario untuk membuat kekacauan yang bertujuan menyerang aparat keamanan dan menimbulkan antipati terhadap pemerintahan yang sah. Baca juga: Wiranto Sebut Ada Skenario untuk Menciptakan Kekacauan

“Ada skenario untuk membuat kekacauan, menyerang aparat keamanan, dan menciptakan antipati kepada pemerintahan yang sah,” kata Wiranto, dalam jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu siang.

Aksi oleh kelompok perusuh ini dilakukan hampir bersamaan setelah berakhirnya aksi yang dilakukan oleh massa yang menolak hasil Pilpres 2019.

“Ada perusuh yang melakukan penyerangan asrama keluarga Brimob dan polisi tinggal. Tujuannya menciptakan kekacauan hingga menimbulkan korban. Korban ini kemudian dituduhkan kepada aparat keamanan bahwa aparat keamanan yang melakukan,” kata Wiranto.

2. Massa yang rusuh berbeda dengan massa yang aksi damai di Bawaslu

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal mengatakan, massa yang datang pada dini hari ke kawasan Tanah Abang dan Wahid Hasyim, Jakarta, bukanlah massa spontan. Ia menyebutkan, massa ini sudah dipersiapkan dan terencana.

“Saya menyampaikan bahwa dari rangkaian tadi, peristiwa dini hari tadi adalah bukan massa spontan, bukan persitiwa spontan, melainkan by design, sudah di-setting,” kata Iqbal dalam konferensi pers di kantor Kemenko Polhukam, Rabu (22/5/2019).

Pihaknya menjelaskan, massa tersebut berbeda dengan massa yang berunjuk rasa di depan Kantor Bawaslu pada Selasa (21/5/2019). Sebab, massa ini sudah dibubarkan. “Ini massa setting-an yang memang sengaja untuk rusuh,” kata dia.

3. Massa bayaran

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian mengatakan, pihaknya menemukan uang dengan jumlah total Rp 6 juta dari para provokator yang ditangkap karena melakukan aksi anarkistis di depan gedung Bawaslu dan Asrama Brimob Petamburan. Bahkan, saat diperiksa, provokator yang mayoritas anak-anak muda ini mengaku dibayar untuk melakukan aksinya.

“Dari yang diamankan ini, termasuk yang di depan Bawaslu, ditemukan di mereka amplop berisikan uang total hampir Rp 6 juta, yang terpisah amplop-amplopnya. Mereka mengaku ada yang dibayar,” kata Tito dalam konferensi pers di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal mengatakan, pihaknya menduga kericuhan yang terjadi setelah pembubaran aksi demonstrasi di depan gedung Bawaslu dipicu oleh massa bayaran. Sejumlah amplop berisi uang pun ditemukan dari massa yang diamankan.

“Ada juga massa yang masih simpan amplop, uangnya masih ada, dan kami sedang mendalami itu,” ujarnya dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu.

4. Preman bayaran

Aksi massa yang rusuh pada tengah malam hingga dini hari, Rabu (22/5/2019), dilakukan oleh orang yang berbeda dari aksi di depan kantor Badan Pengawas Pemilu. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan aksi yang ricuh dilakukan oleh sekelompok orang bertato.

“Yang menyerang itu preman-preman yang dibayar, bertato,” ujar Wiranto dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu.
Preman tersebut menyerang aparat keamanan, termasuk asrama-asrama kepolisian yang dihuni oleh keluarga anggota.

5. Massa perusuh mayoritas dari luar Jakarta

Dari Selasa (21/5/2019) malam hingga Rabu (22/5/2019) dini hari, polisi berhasil mengamankan 69 orang yang diduga provokator dalam kerumunan pengunjuk rasa di kawasan Tanah Abang, Jakarta. Menurut Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal, mayoritas mereka datang dari luar Jakarta.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, mayoritas massa dari Banten, Jabar, dan Jateng, serta ada bukti-bukti, ada satu ambulans penuh dengan batu,” katanya dalam konferensi pers di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu.

Dari 69 provokator itu, sebanyak 58 orang ditangkap setelah polisi berusaha memukul mundur massa pengunjuk rasa di depan kantor Bawaslu.

6. Ambulans berlogo partai penuh dengan batu di dekat lokasi aksi

Polisi menemukan ambulans berlogo partai yang di dalamnya penuh dengan batu dan alat-alat di dekat lokasi demonstrasi. Namun, polisi enggan menyebutkan nama partai yang logonya terpasang di ambulans tersebut.

“Ada satu ambulans. Saya tak akan sebutkan ambulansnya ada (logo) partainya, itu penuh dengan batu dan alat-alat. Sudah kami amankan,” ujar Iqbal.

Saat ditanya kembali di mana tepatnya lokasi penemuan ambulans tersebut, Iqbal tak menjawab.

7. Pemerintah sudah tahu dalang kerusuhan

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan, pemerintah sudah mengetahui dalang dari aksi kerusuhan yang terjadi setelah unjuk rasa di depan kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa (21/5/2019). Wiranto memastikan, aparat keamanan akan bertindak tegas. Hal itu disampaikan Wiranto dalam jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (22/5/2019).

“Kami sebenarnya, dari hasil investigasi saat ini, sudah tahu dalang aksi tersebut. Aparat keamanan dengan seluruh kekuatan akan bertindak tegas secara hukum,” kata Wiranto.

Wiranto mengatakan, berdasarkan rangkaian peristiwa hingga kerusuhan pecah, pihaknya melihat ada upaya membuat kekacauan nasional. Hal itu, kata dia, terlihat dari pernyataan tokoh-tokoh yang kemudian menyalahkan aparat keamanan atas jatuhnya korban jiwa.





Fokus : Demo Bawaslu


#Jokowi Presiden Ku #Bawaslu #Kerusuhan 22 mei #Jokowi Presiden Terpilih #Tangkap PRABOWO #Tangkap Amien Rais #Prabowo Presiden-Presidenan #Rusuh Demo Bawaslu


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






3 jam yang lalu

Sadis! Ibu di Aceh Siram Anak Pakai Air Panas hingga Sekujur Badannya Melepuh

Beritacenter.COM - Seorang siswi berusia 13 tahun di Aceh Timur, Aceh, hanya bisa merakasan sakit yang begitu parah..
5 jam yang lalu

Tak Disangka ! Ternyata Sering Pijat Payudara Memiliki Banyak Manfaat Bagi Kesehatan

Beritacenter.COM - Payudara merupakan bagian tubuh yang penting dan rentan terhadap penyakit terutama perempuan...
6 jam yang lalu

Pemuda di Tanggerang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Polisi : Motif Masih Diselidiki

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian terus melakukan penyelidikan terkait motif tewasnya seorang pemuda..
8 jam yang lalu

Pengamat Politik : Kinerja Menteri Edhy Lebih Dirasakan Manfaatnya oleh Nelayan Ketimbang Menteri Sebelumnya

Beritacenter.COM - Pengamat politik, Adi Prayitno menilai kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dalam..
9 jam yang lalu

Ketua Gugus Tugas Beberkan Maksud Presiden Terkait Peringatan "Lampu Merah"

Beritacenter.COM - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Letjen Doni Monardo menjelaskan maksud Presiden..
10 jam yang lalu

Terungkap! Mayat Guru yang Ditemukan Bugil Ternyata Diperkosa dan Dibunuh Muridnya

Beritacenter.COM - Polres Banyuasin memastikan tewasnya guru bernama Efriza Yuniar (49) di Sumatera Selatan, akibat..
10 jam yang lalu

Polda Metro Tangkap WN Prancis Diduga Cabuli 305 Anak Dibawah Umur di Jakarta

Beritacenter.COM - Warga negara Prancis bernisial FAC (65) diamankan personel Polda Metro Jaya, lantaran mencabuli..
10 jam yang lalu

Permintaan Ekspor Meningkat 5 Persen, KKP Dorong Budibaya Ikan Kerapu

Beritacenter.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo akan terus mendorong pembudidayaan ikan kerapu, salah..
11 jam yang lalu

Ini Penjelasan Pemkot Depok soal Viral Spanduk 'Masker Melenceng' di Terminal Jatijajar

Beritacenter.COM - Belum lama ini, viral di media sosial sebuah foto yang menampakkan spanduk ucapan 'Selamat Idul..
11 jam yang lalu

Kebakaran Hanguskan Rumah Tinggal di Rappocini, Wanita 70 Tahun Tewas

Beritacenter.COM - Sebuah rumah tinggal di Kecamatan Rappocini, Makassar, hangus terbakar. Akibatnya, pemilik rumah..
12 jam yang lalu

Pakar: Konsistensi Pemerintah Kejar Buron Maria Lumowa Patut Dapat Apresiasi

Satu hal yang perlu dicatat dan diapresiasi adalah NCB Interpol Indonesia (Polri) telah memasukkan nama MPL dalam red..
12 jam yang lalu

Inter Milan Ajukan Tawaran 2 Pemain Chelsea

Beritacenter.COM - Klub raksasa Italia Inter Milan mengajukan dua pemain Chelsea pada bursa transfer musim panas..
12 jam yang lalu

Kunjungi Lamongan, Menteri KKP dan Gubernur Jatim Dorong Produksi Ikan Kerapu

Beritacenter.COM - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa didampingi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan..
13 jam yang lalu

Terungkap! Susi Kritisi Kebijakan Menteri Edhy Karena Kepentingan Bisnis-Politiknya Terganggu

BeritaCenter.COM - Direktur Eksekutif Ekonomika Institut, Riyanda Barmawi, mempertanyakan sikap kritis mantan menteri..
13 jam yang lalu

Wajib Coba !!! 7 Manfaat Konsumsi Buah Manggis untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Buah manggis dikenal dengan kaya manfaatnya untuk kesehatan tubuh kita. Buah ini memiliki tekstur..
13 jam yang lalu

Musisi Reggae Jali Gimbal Positif Ganja, Polda Metro Buru Pemasok

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Metro Jaya menangkap musisi reggae Jali Gimbal alias AS, setelah terbukti..
14 jam yang lalu

Musisi Reggae Jali Gimbal Diamankan Polisi Terkait Narkoba, Hasil Tes Urine Positif Ganja

Beritacenter.COM - Musisi reggae bernama Jali Gimbal alias AS (43), diamankan personel Polda Metro Jaya setelah..
15 jam yang lalu

Edarkan Sabu, IRT di Sinjai Diringkus Polisi

Beritacenter.COM - Satresnarkoba Polres Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel) menangkap seorang ibu rumah tangga (IRT)..
15 jam yang lalu

Duh, Pegawai RS Terlindas Truk Tronton saat Nyalip di Jalur Maut Bangbayang Cianjur

Beritacenter.COM - Nahas, nasib seorang pegawai RS Sayang Cianjur terlibat kecelakaan di jalur maut Bangbayang..
16 jam yang lalu

Dapat Perhatian Khusus, KKP Berikan Bantuan Kredit Rp 42 Miliar untuk Pelaku Usaha Perikanan

Beritacenter.COM - Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan perhatian khusus kepada pengusaha sektor..
17 jam yang lalu

Kebijakan KKP Dijamin Pro Rakyat

BeritaCenter.COM - Anggota Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi Publik Kelautan dan Perikanan, Ali Mochtar..
17 jam yang lalu

Diduga Depresi, Supir Ojol Ditemukan Tewas Gantung Diri di Tanggerang

Beritacenter.COM - Seorang pengemudi ojek online (ojol) ditemukan tewas gantung diri di kontrakannya, Cikupa,..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi