Sabtu, 18 Januari 2020 - 09:58 WIB

Tak Ada Lagi 01 dan 02, Adanya Persatuan Indonesia

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Sabtu, 25 Mei 2019 | 12:50 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Beragam fitnah dan upaya delegitimasi untuk KPU tentu menjadi berita yang memperkeruh suasana Pemilu 2019 di Indonesia, para pendukung garis keras saling klaim hasil penghitungan yang mengunggulkan jagoannya, hal ini tentu harus diredam, karena bagaimanapun dalam setiap kontes demokrasi, semua pihak harus siap menang dan siap kalah.

Tentu akan lebih bijak apabila bagi pendukung yang kalah memberikan ucapan selamat baik secara langsung atau melalui sosial media, kita juga perlu bertanya pada diri sendiri, pantaskah saya menghina atau merendahkan teman yang jagoannya kalah dalam pilpres. Seperti pepatah jawa Menang tanpo ngasorake.

Tetapi pepatah jawa tersebut seakan hanya menjadi angin lalu, ketika beberapa pemuka agama justru secara provokatif menghina dan mengajak umatnya untuk menghina secara tidak pantas, hingga berujung pada upaya mobilisasi massa untuk menggeruduk gedung Bawaslu.

Siapapun presidennya, maka dia lah presiden pilihan rakyat yang notabene kita meyakini bahwa suara rakyat adalah suara Tuhan. Dimana sistem demokrasi Pancasila yang telah menjadi nafas di Indonesia haruslah dirawat dan dijaga dengan semangat persatuan, tanpa saling mencela dan membeda – bedakan antara satu dengan yang lainnya.

Para kontestan yang telah menyemarakkan pemilu 2019 juga sebaiknya menjaga diri untuk tidak melakukan hal yang berlebihan, kedewasaan dalam menyikapi perbedaan merupakan salah satu cara menerapkan Sila Ke– 3 Pancasila “Persatuan Indonesia” dapat terwujud.

Pemilu yang ada di Indonesia sudah semestinya menjadi pesta demokrasi dimana masyarakat tidak terpecah walau berbeda pilihan, selain itu sudah sepantasnya calon pemimpin atau wakil rakyat, menjadi teladan untuk menyuarakan kedamaian bukan mempertebal jurang permusuhan.

Pasca Pemilu usai, umat muslim tengah memasuki bulan Ramadhan, dimana sudah sepatutnya, umat muslim menjaga semangat ukhuwah dan tidak mempolarisasi perbedaan masyarakat lebih jauh.

Pemilu memang penting bagi sebuah negara yang menganut sistem demokrasi, namun persatuan sebagai satu bangsa juga tak kalah penting. Karena persatuan lah yang menjadikan negara semakin kuat dan berdaulat.

Tentu akan sangat disayangkan, apabila hanya karena Pemilu, hubungan silaturahmi anak bangsa menjadi terputus. Hal tersebut tentu sulit untuk dibayangkan jika sebuah keluarga bernama Negara Kesatuan Republik Indonesia terpecah – pecah karena beda pilihan dalam memilih pemimpin maupun wakil rakyat.

Tentu menjadi sebuah ironi tatkala sekelompok orang menuding KPU atau Pemilu 2019 curang karena tak bisa menerima kekalahannya pada Pemilu serentak ini. Jika pihak yang kalah menuding pemilu curang, tentu hal tersebut harus disertai bukti, tidak sekedar tudingan semata, apalagi jika semua tudingan itu hanya akan membakar emosi para simpatisan untuk melakukan hal yang inkonstitusional.

Pada bulan Ramadhan ini, sudah semestinya kita dapat menahan amarah untuk senantiasa menjaga kondusifitas politis dengan menghormati hasil pemilu.

Tentunya, segala bentuk penggiringan opini melalui narasi provokatif dan sesat yang bertujuan utnuk mengganggu legitimasi dan kinerja KPU, sudah sepantasnya dilawan dan ditolak. Seperti menolak seruan people power yang nyatanya hal tersebut bukanlah langkah konstitusional yang berpotensi menimbulkan kericuhan yang berlarut.

Jika merujuk pada 70 tahun yang lalu, kita akan mengetahui bahwa diantara ustaz dan ulama intelektual yang secara historis memiliki label ikut serta dalam membangun bangsa Indonesia, sebagian darinya tidak terus memprovokasi memperdalam konflik dengan pijakan sumber external. Termasuk sebagian Jendral saat ini yang menyadari bahwa menjaga kedaulatan dan persatuan bangsa jauh lebih penting daripada eksistensi politik semata.

Sekali lagi dalam pesta demokrasi, siapapun yang ikut terlibat tentu harus siap menang dan siap kalah. Karena menang kalah merupakan hal yang wajar. Hal ini perlu disadari karena penentu suara terbanyak di Pemilu adalah rakyat. Sehingga tidak perlu mengadakan gerakan semacam unjuk rasa atau unjuk kericuhan untuk merespon hasil Pemilu 2019.

Masyarakat Indonesia tentu mengharapkan agar semua pihak menggunakan kepala dingin dalam menyikapi hasil Pemilu 2019. Kedua pasangan Capres – Cawapres maupun tim sukses, juga diminta untuk legowo dan menerima apapun hasil pilpres 2019.

Tak ada lagi apa itu 01 dan 02, semua rakyat bersatu dan bersiap menjalankan peran untuk membangun persatuan yang sempat terkoyak.

Oleh : Ayu Arisma )* Penulis adalah pengamat sosial politik





#Jokowi Presiden Ku #Jokowi Presiden Terpilih #Tangkap PRABOWO #Tangkap Amien Rais #Prabowo Presiden-Presidenan #Rusuh Demo Bawaslu


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






51 menit yang lalu

Persija Siapkan Agenda Uji Coba

Beritacenter.COM - Persija Jakarta dalam periode pramusim Liga 1 2020 sedang menyusun agenda Persija, demi..
1 jam yang lalu

DPR Panggil Menteri BUMN dan Jaksa Agung, Ada Apa?

Beritacenter.COM - Komisi VI DPR RI berencana memanggil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick..
2 jam yang lalu

Beberapa Titik di Jakarta Banjir Usai Diguyur Hujan

Beritacenter.COM - Deras hujan mengguyur Jakarta pada Sabtu (18/1/2020) pagi ini. Hujan di mulai sejak pukul..
3 jam yang lalu

AS Sengaja Kacaukan Situasi Timur Tengah

Beritacenter.COM - Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut tindakan Amerika Serikat (AS) yang menewaskan komandan..
5 jam yang lalu

Beri Sinyal Sandiaga Kandidat Kuat Capres 2024, Jokowi : Masih Lama Pilpres aja Baru Rampung

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara terkait alasannya menyebut Sandiaga Salahuddin Uno..
6 jam yang lalu

Kunjungi Mendagri Tito, Ketua Bawaslu Bahas Netralitas ASN di Pilkada 2020

Beritacenter.COM - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Abhan menyambangi Menteri Dalam Negeri (Mendagri)..
6 jam yang lalu

Puluhan Tawon Vespa Kembali Menyerbu Warga Bekasi

Beritacenter.COM - Seorang ibu rumah tangga bernama Tonisih (40) warga Kampung Bungin RT 01/RW 02 Desa Pantai Bakti,..
7 jam yang lalu

Diperiksa Terkait Jiwasraya, Adnan Tabrani Dicecar soal Surat Utang

Beritacenter.COM - Direktur Independen PT Hanson International Adnan Tabrani diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung)..
8 jam yang lalu

Viral! Dua Pria Kuras Kotak Amal Masjid di Medan

Beritacenter.COM - Terecam kamera CCTV, dua orang remaja terlihat sedang mencuri kotak amal di Masjid Silaturrahmi,..
9 jam yang lalu

Tiga Perampok Taksi Online Ditangkap Polisi, Dua Orang Ditembak

Beritacenter.COM - Anggota Subdit III Ditkrimum Polda Metro Jaya berhasil mengamankan tiga pelaku perampokan terhadap..
10 jam yang lalu

Dipecat dari Jabatan Dirut TVRI karena Hak Siar, Ini Kata Helmy

Beritacenter.COM - Dewan Pengawas TVRI telah mencopot Helmy Yahya dari jabatannya sebagai Direktur Utama (Dirut) TVRI..
10 jam yang lalu

Dicopot dari Jabatan Dirut TVRI, Helmy Siap Tempuh Jalur Hukum

Beritacenter.COM - Pencopotan Direktur Utama (Dirut) TVRI, Helmy Yahya berlanjut ke jalur hukum. Tim Kuasa Hukum..
11 jam yang lalu

Diterjang Angin Puting Beliung, 5 Rumah di Sulbar Rusak Parah

Beritacenter.COM - Lima rumah warga di Dusun Beluwu, Desa Puccadi, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar,..
12 jam yang lalu

OTT KPK Terhadap Komisioner KPU Cacat Prosedur

Sejumlah pihak menilai penangkapan mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan oleh Komisi..
13 jam yang lalu

Nafsu Berujung Maut, Tukang Cilok Bunuh Pemandu Lagu di Puncak Bogor

Beritacenter.COM - Tukang cilok berinisial RA alias B (39) ditangkap polisi karena membunuh seorang pemandu lagu (PL)..
13 jam yang lalu

Banteng, “Lawan” Baru Si Cicak?

Kalau ngomongin soal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dulu, sering kali kita membaca judul-judul berita yang..
14 jam yang lalu

Advokat Pencinta Damai Polisikan Pendemo Pro-Anies Soal Poster 'Lengserkan Presiden'

Padahal di dalam konteks ini, demo itu pure masalah banjir bukan masalah politik. Namun dalam persoalan itu yang saya..
14 jam yang lalu

Jokowi Percayakan Kepala Bakamla ke Laksdya Aan Kurnia

BeritaCenter.COM - Laksdya TNI Aan Kurnia ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Kepala Badan Keamanan Laut..
14 jam yang lalu

Mahfud Md Sebut Dugaan Korupsi di Asabri Dari Sumber Terpercaya

BeritaCenter.COM - Menko Polhukam Mahfud Md telah melakukan pertemuan dengan Menteri BUMN Erick Thohir di kantor..
14 jam yang lalu

Jokowi Perintahan Kejaksaan Agung Tuntaskan Kasus Jiwasraya

Beritacenter.COM - Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi..
15 jam yang lalu

Polisi Bongkar Peredaran Dollar Palsu di Apartemen Jaksel, 6.000 Lembar USD 100 Disita!

Beritacenter.COM - Seorang pria berinisial DW alias D ditangkap polisi lantaran membuat uang dollar AS palsu. Tak..
15 jam yang lalu

Bantu Jual Sabu Suaminya, Suniyah Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Suniyah (37) seorang ibu rumah tangga warga Kelurahan Panggungrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi