Selasa, 07 April 2020 - 10:50 WIB

Tak Ada Lagi 01 dan 02, Adanya Persatuan Indonesia

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Sabtu, 25 Mei 2019 | 12:50 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Beragam fitnah dan upaya delegitimasi untuk KPU tentu menjadi berita yang memperkeruh suasana Pemilu 2019 di Indonesia, para pendukung garis keras saling klaim hasil penghitungan yang mengunggulkan jagoannya, hal ini tentu harus diredam, karena bagaimanapun dalam setiap kontes demokrasi, semua pihak harus siap menang dan siap kalah.

Tentu akan lebih bijak apabila bagi pendukung yang kalah memberikan ucapan selamat baik secara langsung atau melalui sosial media, kita juga perlu bertanya pada diri sendiri, pantaskah saya menghina atau merendahkan teman yang jagoannya kalah dalam pilpres. Seperti pepatah jawa Menang tanpo ngasorake.

Tetapi pepatah jawa tersebut seakan hanya menjadi angin lalu, ketika beberapa pemuka agama justru secara provokatif menghina dan mengajak umatnya untuk menghina secara tidak pantas, hingga berujung pada upaya mobilisasi massa untuk menggeruduk gedung Bawaslu.

Siapapun presidennya, maka dia lah presiden pilihan rakyat yang notabene kita meyakini bahwa suara rakyat adalah suara Tuhan. Dimana sistem demokrasi Pancasila yang telah menjadi nafas di Indonesia haruslah dirawat dan dijaga dengan semangat persatuan, tanpa saling mencela dan membeda – bedakan antara satu dengan yang lainnya.

Para kontestan yang telah menyemarakkan pemilu 2019 juga sebaiknya menjaga diri untuk tidak melakukan hal yang berlebihan, kedewasaan dalam menyikapi perbedaan merupakan salah satu cara menerapkan Sila Ke– 3 Pancasila “Persatuan Indonesia” dapat terwujud.

Pemilu yang ada di Indonesia sudah semestinya menjadi pesta demokrasi dimana masyarakat tidak terpecah walau berbeda pilihan, selain itu sudah sepantasnya calon pemimpin atau wakil rakyat, menjadi teladan untuk menyuarakan kedamaian bukan mempertebal jurang permusuhan.

Pasca Pemilu usai, umat muslim tengah memasuki bulan Ramadhan, dimana sudah sepatutnya, umat muslim menjaga semangat ukhuwah dan tidak mempolarisasi perbedaan masyarakat lebih jauh.

Pemilu memang penting bagi sebuah negara yang menganut sistem demokrasi, namun persatuan sebagai satu bangsa juga tak kalah penting. Karena persatuan lah yang menjadikan negara semakin kuat dan berdaulat.

Tentu akan sangat disayangkan, apabila hanya karena Pemilu, hubungan silaturahmi anak bangsa menjadi terputus. Hal tersebut tentu sulit untuk dibayangkan jika sebuah keluarga bernama Negara Kesatuan Republik Indonesia terpecah – pecah karena beda pilihan dalam memilih pemimpin maupun wakil rakyat.

Tentu menjadi sebuah ironi tatkala sekelompok orang menuding KPU atau Pemilu 2019 curang karena tak bisa menerima kekalahannya pada Pemilu serentak ini. Jika pihak yang kalah menuding pemilu curang, tentu hal tersebut harus disertai bukti, tidak sekedar tudingan semata, apalagi jika semua tudingan itu hanya akan membakar emosi para simpatisan untuk melakukan hal yang inkonstitusional.

Pada bulan Ramadhan ini, sudah semestinya kita dapat menahan amarah untuk senantiasa menjaga kondusifitas politis dengan menghormati hasil pemilu.

Tentunya, segala bentuk penggiringan opini melalui narasi provokatif dan sesat yang bertujuan utnuk mengganggu legitimasi dan kinerja KPU, sudah sepantasnya dilawan dan ditolak. Seperti menolak seruan people power yang nyatanya hal tersebut bukanlah langkah konstitusional yang berpotensi menimbulkan kericuhan yang berlarut.

Jika merujuk pada 70 tahun yang lalu, kita akan mengetahui bahwa diantara ustaz dan ulama intelektual yang secara historis memiliki label ikut serta dalam membangun bangsa Indonesia, sebagian darinya tidak terus memprovokasi memperdalam konflik dengan pijakan sumber external. Termasuk sebagian Jendral saat ini yang menyadari bahwa menjaga kedaulatan dan persatuan bangsa jauh lebih penting daripada eksistensi politik semata.

Sekali lagi dalam pesta demokrasi, siapapun yang ikut terlibat tentu harus siap menang dan siap kalah. Karena menang kalah merupakan hal yang wajar. Hal ini perlu disadari karena penentu suara terbanyak di Pemilu adalah rakyat. Sehingga tidak perlu mengadakan gerakan semacam unjuk rasa atau unjuk kericuhan untuk merespon hasil Pemilu 2019.

Masyarakat Indonesia tentu mengharapkan agar semua pihak menggunakan kepala dingin dalam menyikapi hasil Pemilu 2019. Kedua pasangan Capres – Cawapres maupun tim sukses, juga diminta untuk legowo dan menerima apapun hasil pilpres 2019.

Tak ada lagi apa itu 01 dan 02, semua rakyat bersatu dan bersiap menjalankan peran untuk membangun persatuan yang sempat terkoyak.

Oleh : Ayu Arisma )* Penulis adalah pengamat sosial politik





#Jokowi Presiden Ku #Jokowi Presiden Terpilih #Tangkap PRABOWO #Tangkap Amien Rais #Prabowo Presiden-Presidenan #Rusuh Demo Bawaslu


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Sempat Dirawat Karena Positif Corona, Ajudan Wagub Sumut Dinyatakan Sembuh

Beritacenter.COM - Sempat dinyatakan positif virus Corona (Covid-19), Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah (Ijeck)..
1 jam yang lalu

Agen HTI Kolektor Bokep Penghina Presiden Ingin Hancurkan Negara

Setahu saya sih, politik itu bertujuan menegakkan keadilan, sehingga dalam upaya menegakkan keadilan itu sebagai..
2 jam yang lalu

Menteri Agama Imbau Tarawih Dirumah dan Tiadakan Sholat IED Ditengah Pandemi Corona

Beritacenter.COM - Menteri Agama mengeluarkan surat edaran terkait ibadah Ramadhan dan Idul Fitri di tengah wabah..
3 jam yang lalu

AS Krisis Corona, Ribuan Pasien Dirawat Dengan Obat Anti Malaria

Beritacenter.COM - Pejabat Kesehatan Amerika Serikat (AS) mengatakan ribuan pasien virus corona yang kondisinya sakit..
4 jam yang lalu

Orang Tanpa Gejala Bisa Tularkan Virus Corona, Seperti Apa Ciri-ciri-nya

Beritacenter.COM - Pemerintah baru-baru ini menyinggung adanya sumber penular yang susah terdeteksi dan ditandai...
10 jam yang lalu

Mayat Tanpa Identitas dengan Kondisi Muka Rusak Ditemukan Mengapung di Perairan Aceh Timur

Beritacenter.COM - Warga Aceh digegerkan temuan mayat tanpa identitas mengambang di Perairan Aceh Timur. Mayat itu..
11 jam yang lalu

Nekat!! Pelajar SMA di Tasikmalaya Curi Mobil Milik Mantan Kapolda Jabar

Beritacenter.COM - Polisi berhasil mengamankan satu orang pelajar SMA kelas XI yang nekat mencuri mobil milik mantan..
12 jam yang lalu

Sebar Hoaks Terkait Corona, Dua Pemuda di Jabar Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil memecahkan dua dari 5 kasus penyebaran berita bohong terkait..
12 jam yang lalu

Gegara Uang, Pemuda di Bekasi Aniaya Pacarnya Hingga Tewas

Beritacenter.COM - Seorang pria berinisial H (34) tega membunuh kekasihnya sendiri karena emosi saat dimintai uang...
13 jam yang lalu

Peneliti Akui Obat Ini Diklaim Bisa Bunuh Virus Corona Dalam Waktu 2 Hari

Beritacenter.COM - Para peneliti di Australia mengakui obat bernama Ivermectin bisa membunuh virus corona..
13 jam yang lalu

Kabar Baik ! Satu Pasien Positif Corona di RSUD Jombang Dinyatakan Sembuh

Beritacenter.COM - Kabar baik kembali datang dari Jombang, Jawa Timur, seorang pasien positif corona (COVID-19) yang..
13 jam yang lalu

Luar Biasa, Kakek Ini Lawan Corona Dengan Bagikan Beras dan Uang ke Warga

Beritacenter.COM - Seeorang pria tuadi Solo membagikan beras dan uang tunai dengan menggunakan mobil sport...
14 jam yang lalu

Kejam!! Mamah Muda di Sumsel Aniaya Bayinya Hingga Tewas Gegara Gamau Makan

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap seorang mamah muda di Desa Sidomulyo, Kecamatan Gunung..
14 jam yang lalu

Tak Perpanjang Kontrak, Wilian Diburu 2 Klub Elite Eropa

Beritacenter.COM - Winger Chelsea, Wilian Borger dikabarkan akan meninggalkan Chelsea pada musim panas 2020. Wilian..
14 jam yang lalu

Karyawan Yang Terkena PHK Diharapkan Ajukan Program Kartu Prakerja

Beritacenter.COM - Ada 1.600 orang di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) mengajukan ke program kartu prakerja...
15 jam yang lalu

Kemenag Keluarkan Aturan Untuk Ibadah Ramadhan di Tengah Pandemi Corona

Beritacenter.COM - Menjelang puasa Ramadan yang dimana ibadah puasa dalam suasana berbeda, seiring terjadinya wabah..
15 jam yang lalu

BNPB Sebut Penerapan PSBB Merupakah Langkah yang Tepat Untuk Hadapi COVID-19

Beritacenter.COM - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo mengatakan, penerapan Pembatasan..
15 jam yang lalu

Cegah Penyebaran Virus Corona, 20 Orang yang Berkerumun di Jakut Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Sebanyak 20 orang diamankan petugas kepolisian Polres Jakarta Utara karena tidak mematuhi himbauan..
16 jam yang lalu

Asik Cari Ikan di Sungai Leren, Nelayan di Gresik Hilang Tenggelam

Beritacenter.COM - Seorang nelayan, M Khasan (60) warga asal Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik..
16 jam yang lalu

Pengajuan PSBB di Jabar Terhambat, Ridwan Kamil Minta Kepala Daerah Selidiki 50 Ribu Hasil Rapid Test Corona

Beritacenter.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat sedang berupaya mengajukan pembatasan sosial berskala..
16 jam yang lalu

Mendukung Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Daerah

Covid-19 atau virus corona telah mewabah di berbagai daerah, apalagi dengan adanya masyarakat perantauan yang memaksa..
16 jam yang lalu

Pemda DKI Jakarta Perpanjang Waktu Kerja dari Rumah

Beritacenter.COM - Pemerintah Derah Propinsi DKI Jakarta resmi memperpanjang imbauan pelaksanaan bekerja dari rumah..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi