Minggu, 22 September 2019 - 16:08 WIB

Ini Cuitan Mustofa Nahrawarda yang Buat Dirinya Jadi Tersangka Hoax

Oleh : Fani Fadillah | Minggu, 26 Mei 2019 | 14:15 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Mustofa Nahra

Beritacenter.COM - Terkait kasus penyebaran hoax alias berita bohong soal kerusuhan 22 Mei 2019, anggota BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Mustofa Nahrawardaya ditetapkan jadi tersangka.

Cuitan yang dipersoalkan itu diunggah di akun Twitter @AkunTofa. Cuitan itu menggambarkan ada seorang anak bernama Harun (15) yang meninggal usai disiksa oknum aparat.

"Innalillahi-wainnailaihi-raajiuun. Sy dikabari, anak bernama Harun (15) warga Duri Kepa, Kebon Jeruk Jakarta Barat yg disiksa oknum di Komplek Masjid Al Huda ini, syahid hari ini. Semoga Almarhum ditempatkan di tempat yg terbaik disisi Allah SWT, Amiiiin YRA," demikian cuitan di @AkunTofa disertai emoticon menangis dan berdoa.

"Iya benar," kata Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Rickynaldo Chairul saat dikonfirmasi.

Dilihat siang ini, cuitan yang dipersoalkan tersebut masih ada di akun Twitter @AkunTofa. Dalam cuitan selanjutnya Mustofa Nahra sempat ikut meluruskan soal informasi tewasnya Harun disiksa oknum polisi setelah melihat pemberitaan di sejumlah media berdasarkan keterangan dari Polri. Namun seperti yang dikatakan Polri, cuitan Mustofa itu kadung menyebar dan menimbulkan keonaran.

Mustofa ditangkap untuk diperiksa karena diduga keras telah melakukan tindak pidana ujaran kebencian berdasarkan SARA dan/atau pemberitaan bohong melalui Twitter. Dia dijerat dengan Pasal 45A ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Dalam surat penangkapan, Mustofa dijerat Pasal 45A ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 14 ayat (1) dan (2) dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Sebelumnya di media sosial ramai disebarkan informasi disertai narasi hoax bahwa ada korban anak di bawah umur bernama Harun Rasyid dipukuli hingga meninggal. Peristiwanya disebut terjadi di dekat Masjid Al-Huda di Jl Kp Bali XXXIII No 3, RT 2 RW 10, Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Polri kemudian membantah hoax tersebut. Polri mengatakan peristiwa dalam video tersebut faktanya adalah penangkapan salah seorang perusuh bernama A alias Andri Bibir. Polri memastikan pelaku perusuh itu masih hidup. Peristiwa itu sendiri terjadi pada Kamis (23/5) pagi. Polri menegaskan narasi dalam video yang viral di Twitter hoax.

"Bahwa viral video berkonten dan narasi seolah-olah kejadian tersebut mengakibatkan korban meninggal dunia akibat tindakan aparat. Ternyata pada kenyataannya orang yang dalam video tersebut adalah pelaku perusuh yang sudah kita amankan atas nama A alias Andri Bibir," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (25/5) dini hari.

Polisi menuturkan Andri Bibir saat kerusuhan pada 22 Mei 2019, menyuplai batu-batu besar untuk para demonstran yang hendak membuat suasana kacau. Andri juga membantu menyediakan air bilas untuk para demonstran yang terkena tembakan gas air mata dengan maksud agar kerusuhan berlanjut.

Polisi sendiri masih mencari pelaku penyebar hoax ini. Kombes Dedi menjelaskan pelaku hoax dapat dijerat Pasal 45 dan 28 Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta Pasal 14 ayat 1 dan 2, Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP.

"Saya tegaskan berita Saudara Harun hoax. Polisi tidak berhenti di sini, barang siapa yang memviralkan atau transmisi konten baik bersifat foto, video, dan narasi tidak sesuai kenyataan atau fakta dapat kategorikan berita hoax. Polri akan mendalami mencoba mengungkap menyebarkan akun konten tersebut. Ini berbahaya kalau konten menyebarkan hoax masyarakat pengguna medsos akan terpengaruh," ungkapnya.





#Hoaks #Hoax Kerusuhan 22 Mei #Mustofa Nahra


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






2 jam yang lalu

Heboh Surat Trisakti Bakal Beri Gelar Jokowi 'Putera Reformasi', Ini Kata Istana

Beritacenter.COM - Beredar di media sosial sebuah surat dari Universitas Trisakti yang ditujukan kepada Presiden Joko..
4 jam yang lalu

Peringati HUT Satlantas ke-64, Polres Tasikmalaya Gelar Baksos Bedah Rumah dan SIM Gratis

Beritacenter.COM - Jajaran Polres Tasikmalaya menggelar berbagai kegiatan bakti sosial seperti bagi-bagi sembako..
5 jam yang lalu

Ini Penjelasan BMKG Soal Fenomena Langit Merah Imbas Karhutla di Jambi

Beritacenter.COM - Viral di media sosial video yang menampakkan warna langit di Kabupaten Muaro Jambi berubah menjadi..
6 jam yang lalu

Cari Pesawat Twin Otter, Tim SAR Timika Libatkan Warga Distrik Hoeya

Beritacenter.COM - Pesawat Twin Otter DHC6-400 dilaporkan hilang kontak sejak Rabu (18/9), di wilayah pegunungan..
7 jam yang lalu

Doa Ampuh Agar Terhindar Dari Penyait Bahaya

Manusia tidak akan terhindar dari yang namanya sakit. Karena sakit merupakan sunnatullah, Rasulullah shllallahu..
7 jam yang lalu

Pagi Ini, Korlantas Polri Resmi Luncurkan Smart SIM dan Registrasi SIM Online

Beritacenter.COM - Aplikasi registrasi SIM online diluncurkan Korlantas Polri pagi ini, di Hall Basketball Gelora..
8 jam yang lalu

DPR ke Dahnil, KPK Tak Bisa Dijadikan Alat Kekuasaan

Beritacenter.COM - Juru Bicara Ketum Partai Gerindra Dahnil Anzar Simanjuntak menilai revisi UU KPK adalah upaya..
19 jam yang lalu

Upaya Keras Jokowi Menghalau Binatang Piaraan

Kalau kita cermati beberapa kejadian yang terjadi akhir-akhir ini, mulai gejolak sosial di Papua, gesekan..
20 jam yang lalu

Asing Minta Pasal Terkait LGBT Dihapus dari RKUHP, Ketua DPR: Tegas Kami Tolak

BeritaCenter.COM – Pasal mengenai LGBT dalam RKUHP mendapat tekanan dari pihak asing agar dihapus. Namun, Ketua..
20 jam yang lalu

Mahathir Akan Serahkan Jabatan PM Malaysia ke Anwar Ibrahim

BeritaCenter.COM – Perdana Menteri Malaysia akan segera berganti. Mahathir Mohamad menegaskan akan menepati..
20 jam yang lalu

RUU Pesantren Ditentang Muhammadiyah, Ma'ruf Amin: Yang Dukung Banyak

BeritaCenter.COM – PP Muhammadiyah meminta pengesahan RUU Pesantren ditunda karena dinilai belum mengakomodasi..
21 jam yang lalu

Mengapa Sikap Publik Berbeda Atas Revisi UU KPK Tahun 2015 dengan 2019?

Upaya revisi UU KPK bukan barang baru, tahun 2015 (dan 2016) juga sudah ada upaya revisi UU KPK, namun gagal karena..
23 jam yang lalu

Rumah Baru Presiden di Tanah Papua

Beberapa pekan yang lalu, Presiden RI Joko Widodo menerima kunjungan 61 Tokoh Papua dan Papua Barat di Istana..
1 hari yang lalu

Jelang Lawan Liverpool, Kante Mulai Pulih Dari Cidera

Beritacenter.COM - Gelandang milik Chelsea, Ngolo Kante dipastikan akan bermain melawan Liverpool. Sebelumnya, pemain..
1 hari yang lalu

Satu Pembakar Karhutla Dibekuk Polisi

Beritacenter.COM - Mulyadi (27) warga Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan,..
1 hari yang lalu

Geger !! Ikan Hiu Mati Terjaring Nelayan di Cirebon

Beritacenter.COM - Seekor hiu Paus ditemukan mati dan terdampar di Kawasan Wisata Pantai Ambulu Kecamatan Losari,..
1 hari yang lalu

Harga Emas Antam Kembali Naik Rp 7.000

Beritacenter.COM - Harga indeks emas yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) alami kenaikan pada akhir pekan. Harga..
1 hari yang lalu

Catat Jadwal Berlakunya Tilang Elektronik di Tol Dalam Kota

Beritacenter.COM - Dirlantas Polda Metro Jaya akan memberlakukan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law..
1 hari yang lalu

Kencangnya Kecepatan Jaringan Internet 5G

Beritacenter.COM - Korea Selatan merupakan negara Asia yang telah menggunakan jaringan internet berteknologi 5G...
1 hari yang lalu

Mungil, Tapi Jangan Anggap Remeh Smartwatch yang Satu Ini...

Smartwatch tersebut diketahui memiliki beberapa keunggulan di bagian baterainya. Dalam penggunaan daya, baterai..
1 hari yang lalu

Antara Novel Baswedan, ICW dan Tempo Ternyata Ada Kepentingan Lahan Basah di KPK

Beritacenter.COM - Temuan terbaru, ternyata di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga ada lahan basah. Lahan yang..
1 hari yang lalu

Ratusan Rumah Ludes Terbakar di Bendungan

Beritacenter.COM - Ada 452 warga kampung Bendungan, Jatinegara, Jakarta Timur menjadi korban kebakaran dengan total..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi