Jumat, 24 Januari 2020 - 04:27 WIB

Inilah Rekam Jejak "Keburukan" Dua Pengacara Prabowo-Sandiaga

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Rabu, 29 Mei 2019 | 10:30 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Kredibilitas dua pengacara Prabowo-Sandiaga, Bambang Widjajanto dan Denny Indrayana dipertanyakan. Pasalnya, keduanya terjerat kasus hukum dan statusnya hingga saat ini belum jelas.

Advokat senior sekaligus salah satu warga binaan di Lapas Sukamiskin, Otto Cornelis (OC) Kaligis bahkan meminta agar kasus hukum yang menjerat Denny Indrayana segera dilimpahkan ke pengadilan.

Sebelumnya pada tahun 2015 lalu Direktorat Tindak Pidana Bareskrim Mabes Polri setelah melalui gelar perkara, resmi menetapkan Denny Indrayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi Payment Gateway di Kemenkumham.

Menurut Kaligis, kasus korupsi yang ditangani polisi berbeda dengan yang diproses KPK. Kaligis menegaskan, usai dirinya ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK, dirinya langsung dicekal bepergian ke luar negeri, rekening pribadi diblokir bahkan langsung ditahan.

“Beda dengan perlakuan yang sangat diskriminatif terhadap tersangka Denny Indrayana. Setelah menjadi tersangka Polri, tidak dicekal dan dibiarkan pergi ke Australia, setelah kembali jadi pengacara Meikarta dan sekarang beracara di Mahkamah Konstitusi (MK) melawan pasangan pemenang Pilpres, Joko Widodo-Ma’ruf Amin,” kata Kaligis melalui surat yang dikirimkan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian seperti diterima Jarrak.id, Sabtu, (25/05/2019).

Kaligis juga mengungkit kasus Praperadilan yang diajukan Komjen (Pol) Budi Gunawan yang ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK, yang waktu itu menjabat sebagai Wakapolri. Sebagai pihak yang ditunjuk sebagai kuasa hukum, kata Kaligis waktu di pengadilan dengan hakim tunggal Sarpin ternyata diketahui bahwa Ketua KPK, Abraham Samad dalam menetapkan tersangka tidak didasarkan kepada dua alat bukti yang sah.

“Sekarang polisi-pun mempetiskan kasus Abraham Samad. Selanjutnya hasil penyidikan penyidik terhadap Bambang Widjojanto dalam kedudukannya sebagai pengacara waktu itu, (kasusnya, red) juga dihentikan melalui deponeering. Jelas dengan deponeering, Bambang Widjojanto masih menyandang status tersangka. Kini Bambang Widjojanto diangkat sebagai pegawai DKI dengan mendapat gaji yang asalnya dari uang negara. Apakah memang demikian, keadaan hukum kita yang diskriminatif?”

Sekalipun Kaligis melihat ada kesan diskriminatif, dirinya masih berkeyakinan bahwa kasus hukum yang menjerat beberapa nama di atas akan ditindaklanjuti oleh Kapolri, dan segera dilimpahkan ke pengadilan.

“Akhirnya demi keadilan dan persamaan hukum, saya memohon agar perkara korupsi Denny Indrayana dan perkara pidana Abraham Samad segera dilimpahkan ke pengadilan. Dan juga melalui surat ini, saya memohon agar Jaksa Agung juga melimpahkan perkara pidana Novel Baswedan ke pengadilan sesuai perintah pengadilan. Saya juga memohon agar deponeering Abraham Samad dan Bambang Widjojanto yang tidak memenuhi unsur deponeering, agar dicabut kembali, dan tidak sesuai dengan asas perlakuan bahwa semua orang sama di mata hukum. Oleh karena itu, mereka juga harus diadili,” tandas Kaligis.

Sementara itu anggota TKN Jokowi-Ma’ruf, Inas Nasrullah Zubir meminta Mahkamah Konstitusi (MK) mewaspadai sepak terjang Ketua Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW) dalam sidang perselisihan hasil Pilpres 2019 nanti. Sebab, BW punya rekam jejak hitam penanganan hukum ketika menghadirkan saksi palsu dalam sidang sengketa Pilkada Kotawaringin Barat pada 2010.

“Jejak ‘korupsi’ hukumnya, jelas ada terutama dalam kasus saksi palsu. Dia menjadi tersangka pada 2010,” ujar Inas saat dihubungi di Jakarta, Senin (27/5/2019).

Kala itu, Inas melanjutkan, penyidik kepolisian sesungguhnya telah mempunyai bukti untuk menjerat BW dalam kasus saksi palsu sengketa Pilkada Kotawaringin Barat. Setelah kasusnya dilimpahkan ke Kejaksaan, justru dikesampingkan demi kepentingan umum (deponering) oleh Jaksa Agung.

“Ingat, deponering itu mengesampingkan perkara yang sudah ada buktinya dengan alasan demi kepentingan umum. Jadi, bukan tidak ada bukti, melainkan penegakan hukum terhadap BW saat itu dikorbankan demi kepentingan umum,” ujar Inas Nasrullah Zubir.

Masih soal deponering kasus BW dulu, Inas Nasrullah Zubir mengingat hal tersebut pernah dipersoalkan oleh DPR. Bahkan, Wakil Ketua DPR dari Gerindra, Fadli Zon, termasuk yang vokal memprotes Jaksa Agung karena mengesampingkan perkara BW. “Tetapi sekarang kita lihat sendiri, mereka (BW dan Fadli Zon) berada di kubu yang sama,” kata Inas Nasrullah Zubir.

Kala itu, Fadli memprotes penghentian kasus BW yang dinilainya terlalu dipaksakan, padahal perlu ada kepastian dan penegakan hukum atas kasus tersebut.

“Sekarang apakah Fadli Zon tetap menuntut kepastian hukum kasus BW dulu?” kata Inas Nasrullah Zubir meyakini banyak banyak masyarakat Indonesia yang tetap meminta kasus BW tersebut dibuka lagi.





Fokus : Prabowo Gugat Hasil Pilpres Ke MK


#BW #Prabowo Gugat Ke MK #Gugatan Pilpres 2019 #Gugatan Hasil Pilpres 2019 #BW Rendahkan MK #Bambang Widjajanto #Bambang Widjajanto Pengacara Prabowo Di MK


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






3 jam yang lalu

Sekjen Sunda Empire Kunjungi Bali, Ngaku Akan Ada Rapat Panitia Kongres

Beritacenter.COM - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Sunda Empire, Rangga Sasana, melakukan kunjungan ke Bali. Rangga..
4 jam yang lalu

Polisi Selidiki Kasus Penculikan Siswi SMP di Makassar, PelakuvMinta Tebusan Rp50 Juta

Beritacenter.COM - Aksi penculikan oleh enam orang bertopeng menimpa seorang siswi SMP berinisial VN (14) di..
4 jam yang lalu

Cium Bau Busuk, Warga Temukan Mayat Wanita di Kebun Karet di Pulau Bangka

Beritacenter.COM - Mayat perempuan di kebun karet hebohkan warga Dusun Bubung Tujuh, Desa Sangku Kecamatan Tempilang,..
5 jam yang lalu

Tangkap 8 Pengedar Narkoba di Bandung, Polisi Sita 114 Gram Sabu dan 200 Ekstasi

Beritacenter.COM - Tim Satnarkoba Polresta Bandung meringkus delapan orang pengedar narkoba jenis sabu. Dari..
5 jam yang lalu

Selama Satu Jam, Ada 7 Bom Rakitan dan Peledak yang Dievakuasi dari dalam Goa di Poso

Hampir satu jam, dilakukan upaya mengevakuasi bom rakitan bersama sebuah karung yang berada di lokasi kejadian. Usai..
5 jam yang lalu

Masihkah KPK Dipercaya Publik?

Di bulan pertama tahun 2020 ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) udah ngejalanin operasi tangkap tangan (OTT) dua..
7 jam yang lalu

Membongkar Borok OJK "GAGAL" Awasi JIWASRAYA

“OJK dibentuk agar kejadian semasa krisis yang lalu tidak terjadi dan tidak akan terulang. Pengalaman tahun..
8 jam yang lalu

Rasakan Manfaat Minum Teh Hijau Sebelum Tidur

Beritacenter.COM - Minum teh di pagi dan sore hari sudah menjadi kebiasaan masyarakat. Seperti diketahui, daun teh..
8 jam yang lalu

Monas Gundul Demi Formula E, Cara Cerdas Abas Hamburkan Uang Rakyat

"Warga Montreal sudah jelas tak mau uangnya dibuang lagi untuk proyek yang tak berguna buat mereka. Mei tahun lalu..
9 jam yang lalu

Resahkan Masyarakat, Polisi Ringkus Begal Kapak Merah di Padang

Beritacenter.COM - Satreskrim Polsek Pauh meringkus dua orang begal yang sering mersahkan warga sekitar di daerah..
9 jam yang lalu

MANTAP...! Panglima Kodam I Bukit Barisan "SIAP" Bantu Memperkuat Di Wilayah Natuna

Beritacenter.COM - Panglima Kodam I Bukit Barisan Mayjen TNI MS Fadhilah menegaskan prajurit Kodam I/BB siap untuk..
10 jam yang lalu

Real Madrid Resmi Datangkan Reinier dari Flamengo

Beritacenter.COM - Real Madrid di pastikan mendapatkan amunisi terbarunya Reinier Jesus Carvalho dari Flamengo, Senin..
10 jam yang lalu

Dirut PT Transjakarta Mengundurkan Diri, Ini Alasannya...

Beritacenter.COM - Direktur Utama PT Transjakarta, Agung Wicaksono mengundurkan diri dari jabatannya. Dia juga..
10 jam yang lalu

WhatsApp Kenalkan Fitur Terbaru Mode Gelap

Beritacenter.COM - Aplikasi chatting, WhatsApp kembali mengenalkan fitur terbarunya yaitu mengubah menu aplikasi..
11 jam yang lalu

Ijin Ingin Potong Rambut Dan Main Ke Rumah Temen, Seorang Kakek Ditemukan Tewas Di Sungai

Beritacenter.COM - Seorang Kakek bernama Wasmo Rejo (85), ditemukan tewas mengambang di Sungai Oya Padukuhan Dodogan,..
11 jam yang lalu

Polisi Selidiki Penyebar Foto Bugil Siswi SMP di Bali

Beritacenter.COM - Warga dihebohkan dengan beredarnya foto bugil seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di..
11 jam yang lalu

Presiden Jokowi Sebut Kedaulatan NKRI Harga Mati

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo menyebutkan bahwa kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harga..
12 jam yang lalu

Polda Metro Bongkar Praktik Ilegal di Priok, Dua Orang Ditangkap

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya membongkar pengobatan ilegal di Klinik Utama Cahaya Mentari, Tanjung Priok,..
12 jam yang lalu

Habis Curi Sepeda, Seorang Kakek Diamankan Warga

Beritacenter.COM - Kakek berinisial W (57) , Warga Padukuhan Canden, Desa Canden, Kecamatan Jetis, diamankan warga..
12 jam yang lalu

Hindari Tabrakan Dengan Minibus, Pengendara Motor "Hajar" Tanggul Hingga Giginya Rontok

Beritacenter.COM - Seorang pemuda asal Padukuhan Banaran, Desa Beji, Kecamatan Ngawen, Irwan Ariyadi (29) dilarikan..
13 jam yang lalu

Warga Poso Digegerkan Temuan Bom Rakitan di Dalam Goa

Beritacenter.COM - Warga Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah digegerkan dengan penemuan bom rakitan. Bom itu pertama kali..
13 jam yang lalu

Hindari Penyeberang Jalan, Sebuah Motor Terjatuh Hingga Luka-luka

Beritacenter.COM - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Wonosari – Panggang, tepatnya di Padukuhan..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi