Rabu, 18 September 2019 - 03:15 WIB

Andi Arief "Sindir" Prabowo-Sandi Merasa Kuat Dan Hebat Tanpa SBY, Gak Tahunya "KEOK"

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Minggu, 09 Juni 2019 | 09:00 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief mengungkit kembali peristiwa pemilihan cawapres hingga gelaran deklarasi yang tak melibatkan partainya maupun sang ketua umum, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pasangan 02 melakukan deklarasi capres-cawapres tanpa melibatkan partai Demokrat, SBY dan AHY namun begitu kalah malah menyalahkan.

Andi menyebut bahwa partainya dijadikan kambing hitam dalam kekalahan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019.

“Pasangan 02 deklarasi capres-cawapres tanpa melibatkan Partai Demokrat, SBY dan AHY. Artinya, merasa kuat dan punya perhitungan sendiri untuk menang. Dalam kenyataannya kalah, terpuruk, malah menyalahkan Partai Demokrat, SBY, dan AHY. Ngambek pada kekuatan yang tidak dilibatkan,” tulis Andi Arief dalam akun Twitter-nya, Jumat (7/6).

Andi-pun merasa heran partainya, SBY hinga AHY disalahkan dalam kekalahan paslon nomor urut 02 itu. Padahal, menurut Andi, ketiganya tidak dilibatkan dalam deklarasi pada 9 Agustus 2018 hanya karena meminta Prabowo tak meminang Sandiaga sebagai cawapres.

Sejak awal, Partai Demokrat telah menolak digandengnya Sandiaga Uno sebagai cawapres karena satu dan lain hal termasuk hasil survey yang rendah. Namun Prabowo tak mengindahkan saran tersebut.

Pada deklarasi Prabowo-Sandiaga kala itu, hanya PAN-PD-Gerindra yang menyaksikan. Sedangkan Demokrat, yang menolak pencalonan Sandiaga, belum memutuskan sikap politiknya.

“Partai Demokrat, SBY, dan AHY ditinggal oleh deklarasi 02 hanya karena bilang, jika Pak Prabowo berpasangan dengan Sandi Uno, tidak memiliki peluang menang berdasar survei, dan menyarankan Pak Prabowo mencari cawapres lain agar kesempatan menang ada,” ujarnya.

Namun, kata Andi, partainya berbesar hati. Partai Demokrat, SBY, dan AHY tetap memilih bergabung bersama Koalisi Indonesia Adil Makmur. Tak hanya itu, Demokrat, SBY, dan AHY pun berupaya keras untuk mengantarkan Prabowo-Sandiaga menjadi Presiden-Wapres RI.

“Meski tidak yakin akan kemenangan 02, Partai Demokrat, SBY, dan AHY tetap berupaya mencari jalan yang benar agar 02 menang. Berkali-kali pertemuan mengusulkan sesuatu yang positif namun selalu ditolak oleh 02. Kawan yang baik adalah yang mengajarkan hal benar,” kata Andi.

Namun, pendapat Partai Demokrat kerap dipinggirkan. Usulan-usulan positif yang diberikan untuk membantu mendongkrak suara pada Pilpres 2019 selalu ditolak oleh rekan koalisi lainnya di Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga.

“Pelajaran buat semua yang akan ikut capres dan cawapres, agar memperhatikan survei sebagai alat bantu kemenangan. Punya uang banyak namun survei tidak berpeluang dalam level pilpres jangan memaksakan diri,” ungkapnya.

“Ada hal yang tidak pantas saya kemukakan soal mengapa Pak Prabowo memaksakan wakilnya Sandi Uno. Biarlah itu menjadi rahasia Partai Demokrat, SBY, dan AHY. Namun sejarah mencatat bahwa Partai Demokrat, SBY, dan AHY sudah menunjukkan jalan menang namun ditolak Pak Prabowo,” lanjut Andi.





Fokus : Koalisi Kardus


#Jenderal Kardus #Prabowo Keok #Koalisi 02 Keok #Koalisi Jenderal Kardus #Jenderal Baper


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






38 menit yang lalu

Bejat !! Tukang Susu di Bekasi Cabuli Bocah SD

Beritacenter.COM - Jajaran Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota mengamankan seorang penjual susu karena berbuat..
2 jam yang lalu

Sulawesi Utara Diguncang Gempa 4,4 Magnitudo

Beritacenter.COM - Wilayah Kota Gorontalo, Sulawesi Utara diguncang gempa berkekuatan 4,4 magnitudo pada Selasa..
3 jam yang lalu

Satpol PP Kota Depok Gelar Razia Miras, Amankan 750 Botol

Beritacenter.COM - Petugas Satpol PP Kota Depok menggelar razia minuman keras (miras) dari berbagai jenis di wilayah..
4 jam yang lalu

Tempo, Topik Utama dan Kepentingan Bisnis

Beberapa waktu ini tempo membuat blunder. Ada banyak reaksi yg terjadi di dunia maya. Sebenarnya cara2 berani yg..
4 jam yang lalu

Makan Ikan Tongkol, Puluhan Siswi Keracunan Massal di Simalungun

Beritacenter.COM - Puluhan siswi di Asrama Putri GKPS Pematang Raya, Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) mengalami..
5 jam yang lalu

Nyambi Jual Sabu, Pedagang Buah Ditangkap BNN

Beritacenter.COM - Anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Kotawaringin Barat (Kobar) Kalteng mengamankan seorang..
5 jam yang lalu

PARAH...! Novel Baswedan "Tuding" Jokowi Punya Kepentingan Revisi UU KPK

Beritacenter.COM - Tanggapan negatif yang dilakukan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas revisi UU KPK..
6 jam yang lalu

Tempo dan Simbol Negara

Ketika sebuah media melansir satu berita, akan ada 2 kelompok yg bereaksi terhadap berita tersebut. Satu kelompok..
8 jam yang lalu

Robot AI Sophia Ngobrol dengan Menteri Kominfo, Ini Yang Dibahas...

Beritacenter.COM - Robot berteknologi Artificial Inteligence meramaikan acara panggung CSIS Global Dialogue. Dalam..
8 jam yang lalu

Nama BJ Habibie Diusulkan Jadi Nama Jalan di Jakarta

BeritaCenter.COM – Nama mendiang Presiden RI ke-3 BJ Habibie diusulkan menjadi nama jalan di DKI..
8 jam yang lalu

Ada 3 Miliar Orang di Dunia Yang Belum Kenal Teknologi

BeritaCenter.COM – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi saat ini, ternyata masih banyak yang belum kenal..
8 jam yang lalu

FIFA Tinjau Stadion Manahan Untuk Piala Dunia U-20 2021

Beritacenter.COM - Delegasi FIFA didampingi Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destia meninjau langusng..
8 jam yang lalu

Awas! Modus Pendanaan Terorisme Dengan Minta Sumbangan ke Masyarakat

BeritaCenter.COM - Koordinator Penelitian Penilaian Risiko Nasional PPATK Patrick Irawan mengungkapkan sejumlah modus..
8 jam yang lalu

Perang Dagang Ternyata Dampaknya Lebih Berbahaya dari Perang Dingin

Beritacenter.COM - Perang dagang antara Amerika Serikat(AS) dan China dinilai lebih berbahaya dibanding perang..
9 jam yang lalu

Dengan UU KPK Baru, Pemerintah Dorong Peningkatan Sinergitas KPK, Polisi dan Jaksa Untuk Berantas dan Cegah Korupsi

BeritaCenter.COM - Revisi UU KPK telah disahkan dalam rapat paripurna DPR siang tadi. Materi UU KPK yang baru..
9 jam yang lalu

Demo Mahasiswa Berujung Ricuh di Palembang

Beritacenter.COM - Aksi unjuk rasa mahasiswa dari Gerakan Aliansi Sumsel Melawan Asap di halaman Kantor Gubernur..
9 jam yang lalu

Cabuli Anak Pacarnya Selama 3 Tahun, Rudy Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Rudy (46) berhasil diamankan pihak kepolisian setelah mencabuli anak dari pacarnya..
9 jam yang lalu

Presiden Putin Kutip Surah Ali Imran Untuk Damaikan Yaman

BeritaCenter.COM – Presiden Rusia, Vladimir Putin mengutip salah satu surah di dalam Al Qur’an untuk..
10 jam yang lalu

Ini Langkah-langkah BPPT Atasi Karhutla

BeritaCenter.COM - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akan melakukan berbagai hal untuk bisa mengatasi..
10 jam yang lalu

Hakim Vonis Mati 4 Penyelundup Sabu Seberat 1,6 Ton

Beritacenter.COM - Hakim Agung Surya Jaya, Desnayeti dan Eddy Army menjatuhkan vonis mati kepada 4 penyelundup sabu..
10 jam yang lalu

Gawat, Kamu Harus Tahu Bahaya Minum Soft Drink Jika Keseringan

Beritacenter.COM - Minuman soft drink memang bisa melepaskan rasa haus dahaga. Kisah nyata ini diambil dari seorang..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi