Rabu, 18 September 2019 - 03:30 WIB

Menerka Kehadiran Tim Mawar Dalam Kerusuhan Mei 2019

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Selasa, 11 Juni 2019 | 16:08 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Pasca Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan secara resmi hasil rekapitulasi Pilres pada 21 Mei 2019, aksi massa yang merupakan simpatisan dari kubu 02 berujung pada kericuhan hingga melewati jam Sahur. Kerugian secara materialpun tak terelakkan, sebagian toko di sekitar tempat kerusuhan terpaksa tutup karena takut akan adanya penjarahan.

Padahal sebenarnya aksi tersebut hanya bisa dilakukan hingga pukul 18.00. Polisi pun telah memberikan toleransi hingga waktu tarawih usai, sampai akhirnya massa berangusr meninggalkan lokasi. Namun ketika malam semakin temaram, massa yang ingin bertindak anarkis semakin banyak.

Bentrokan pun terjadi antara para perusuh dengan polisi. Tindakan provokasi seperti saling lempar batu, petasan hingga bom molotov juga tidak terhindarkan. Aksi kejar – kejaran juga terjadi di Sarinah hingga ke Pasar Tanah Abang. Beberapa fasilitas publik rusak, asrama kepolisian dan bahkan korban jiwa melayang.

Kerusuhan itu juga menjadi pemicu lesunya bisnis hotel. Dimana jumlah pengunjung dan pemasukan per harinya berkurang. Hal ini dialami oleh hotel – hotel yang dekat dengan lokasi kerusuhan. Bahkan saat itu beberapa negara juga telah mengeluarkan travel advice yang merupakan peringatan bagi turis yang sedang berlibur disitu.

Kondisi kerusuhan 21 Mei dan 22 Mei lalu, bahkan turut mengganggu stabilitas ekonomi. Rupiah terdampak dengan nilai tukarnya yang turun beberapa poin. Hal ini tentu menunjukkan bahwa para investor akan bermain lebih aman terlebih dahulu.

Dalam aksi inkonstitusional tersebut, mantan anggota tim Mawar, Fauka Noor Farid ditengarai berada di belakang aksi demonstrasi di sekitar Badan Pengawas Pemilu yang terjadi pada 21-22 Mei lalu.

Fauka merupakan anak buah Prabowo Subianto di Komando Pasukan Khusus. Selain itu dirinya juga menjadi bagian dari Tim Mawar yang terlibat dalam penculikan aktivis tahun 1998. Dirinya juga ikut berupaya memenangkan Prabowo Subianto dalam pilpres 2014 dan 2019.

Fauka ditengarai berada dalam kawasan Sarinah, persis di depan Gedung Bawaslu, saat kerusuhan 22 Mei terjadi. Kala itu Fauka tercatat beberapa kali berkomunikasi dengan Ketua Umum Baladhika Indonesia Jaya Dahlia Zein tentang kerusuhan yang pecah di kawasan Bawaslu.

Pihak dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga mengatakan bahwa Fauka turut serta dalam merancang demonstras di Bawaslu beberapa pekan sebelumnya. Menurut sumber ini, telah terjadi beberapa kali pertemuan membahas rencana demo yang bertempat di kantor BPN di Jalan Kartanegara Jakarta Selatan.

Sejumlah personel Garda Prabowo, organisasi yang didirikan dan dipimpin Fauka dalam demonstrasi. Salah satunya Abdul Gani Ngabalin, Ia adalah bekas anak buah Rozario Marshal alias hercules, preman Tanah Abang dan kini sudah ditahan polisi. Tapi Fauka menyangkal memerintahkan Abdul Gani ikut berunjuk rasa.

Nama Tim Mawar dikenal sebagai sebuah tim dalam kesatuan Komando Pasukan Khusus Grup IV TNI AD. Tim ini diduga melakukan penculikan aktivis dalam tragedi 1998.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra menuturkan bahwa penyidik terus berupaya menggunakan berbagai sumber untuk mengungkap kasus tersebut.

Asep juga menanggapi salah satu sumber laporan yang berasal dari pihak kepolisian dan mengatakan masih akan mendalaminya, dan semua itu masih dalam penyelidkan kepolisian.

Hal tersebut juga ditanggapi oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto yang mengungkapkan bahwa Polri akan buka – bukaan mengenai tokoh – tokoh yang diduga menjadi dalang kerusuhan di Jakarta pada 21 – 22 Mei 2019 lalu.

“Kita ingin penjelasan detail dan lengkap mengenai tokoh – tokoh yang ditangkap. Besok, Jam 10.00 WIB, akan disampaikan oleh timnya yang berwenang,” tutur Wiranto.

“Penjelasan secara detail mengenai tokoh – tokoh yang ditangkap, kenapa sebabnya, alasannya apa, besok itu akan lebih lengkap disampaikan ke publik. Jadi bukan informasi lagi, darI berita acara pemeriksaannya,” tutur Wiranto.

Pada tahun 98 Prabowo boleh jadi tidak terlihat secara langsung dalam garis komando Tim Mawar yang beranggotakan para anak buahnya yang personel kopassus itu. Namun, bukan mustahil juga yang memerintahkan penculikan tersebut atas titah mertuanya, sebagaimana diungkap dalam dokumen rahasia AS.

 

Oleh : Dany Sulistiyo Penulis adalah pengamat sosial politik





Fokus : Demo Bawaslu


#Kerusuhan 22 mei #Kasus Makar #Kasus Dugaan Makar #Dalang Kerusuhan 22 Mei #Tim Mawar #Keteribatan Tim Mawar #Tokoh-tokoh dalang kerusuhan


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






53 menit yang lalu

Bejat !! Tukang Susu di Bekasi Cabuli Bocah SD

Beritacenter.COM - Jajaran Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota mengamankan seorang penjual susu karena berbuat..
2 jam yang lalu

Sulawesi Utara Diguncang Gempa 4,4 Magnitudo

Beritacenter.COM - Wilayah Kota Gorontalo, Sulawesi Utara diguncang gempa berkekuatan 4,4 magnitudo pada Selasa..
4 jam yang lalu

Satpol PP Kota Depok Gelar Razia Miras, Amankan 750 Botol

Beritacenter.COM - Petugas Satpol PP Kota Depok menggelar razia minuman keras (miras) dari berbagai jenis di wilayah..
4 jam yang lalu

Tempo, Topik Utama dan Kepentingan Bisnis

Beberapa waktu ini tempo membuat blunder. Ada banyak reaksi yg terjadi di dunia maya. Sebenarnya cara2 berani yg..
5 jam yang lalu

Makan Ikan Tongkol, Puluhan Siswi Keracunan Massal di Simalungun

Beritacenter.COM - Puluhan siswi di Asrama Putri GKPS Pematang Raya, Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) mengalami..
5 jam yang lalu

Nyambi Jual Sabu, Pedagang Buah Ditangkap BNN

Beritacenter.COM - Anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Kotawaringin Barat (Kobar) Kalteng mengamankan seorang..
6 jam yang lalu

PARAH...! Novel Baswedan "Tuding" Jokowi Punya Kepentingan Revisi UU KPK

Beritacenter.COM - Tanggapan negatif yang dilakukan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas revisi UU KPK..
7 jam yang lalu

Tempo dan Simbol Negara

Ketika sebuah media melansir satu berita, akan ada 2 kelompok yg bereaksi terhadap berita tersebut. Satu kelompok..
8 jam yang lalu

Robot AI Sophia Ngobrol dengan Menteri Kominfo, Ini Yang Dibahas...

Beritacenter.COM - Robot berteknologi Artificial Inteligence meramaikan acara panggung CSIS Global Dialogue. Dalam..
8 jam yang lalu

Nama BJ Habibie Diusulkan Jadi Nama Jalan di Jakarta

BeritaCenter.COM – Nama mendiang Presiden RI ke-3 BJ Habibie diusulkan menjadi nama jalan di DKI..
8 jam yang lalu

Ada 3 Miliar Orang di Dunia Yang Belum Kenal Teknologi

BeritaCenter.COM – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi saat ini, ternyata masih banyak yang belum kenal..
8 jam yang lalu

FIFA Tinjau Stadion Manahan Untuk Piala Dunia U-20 2021

Beritacenter.COM - Delegasi FIFA didampingi Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destia meninjau langusng..
8 jam yang lalu

Awas! Modus Pendanaan Terorisme Dengan Minta Sumbangan ke Masyarakat

BeritaCenter.COM - Koordinator Penelitian Penilaian Risiko Nasional PPATK Patrick Irawan mengungkapkan sejumlah modus..
9 jam yang lalu

Perang Dagang Ternyata Dampaknya Lebih Berbahaya dari Perang Dingin

Beritacenter.COM - Perang dagang antara Amerika Serikat(AS) dan China dinilai lebih berbahaya dibanding perang..
9 jam yang lalu

Dengan UU KPK Baru, Pemerintah Dorong Peningkatan Sinergitas KPK, Polisi dan Jaksa Untuk Berantas dan Cegah Korupsi

BeritaCenter.COM - Revisi UU KPK telah disahkan dalam rapat paripurna DPR siang tadi. Materi UU KPK yang baru..
9 jam yang lalu

Demo Mahasiswa Berujung Ricuh di Palembang

Beritacenter.COM - Aksi unjuk rasa mahasiswa dari Gerakan Aliansi Sumsel Melawan Asap di halaman Kantor Gubernur..
9 jam yang lalu

Cabuli Anak Pacarnya Selama 3 Tahun, Rudy Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Rudy (46) berhasil diamankan pihak kepolisian setelah mencabuli anak dari pacarnya..
10 jam yang lalu

Presiden Putin Kutip Surah Ali Imran Untuk Damaikan Yaman

BeritaCenter.COM – Presiden Rusia, Vladimir Putin mengutip salah satu surah di dalam Al Qur’an untuk..
10 jam yang lalu

Ini Langkah-langkah BPPT Atasi Karhutla

BeritaCenter.COM - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akan melakukan berbagai hal untuk bisa mengatasi..
10 jam yang lalu

Hakim Vonis Mati 4 Penyelundup Sabu Seberat 1,6 Ton

Beritacenter.COM - Hakim Agung Surya Jaya, Desnayeti dan Eddy Army menjatuhkan vonis mati kepada 4 penyelundup sabu..
10 jam yang lalu

Gawat, Kamu Harus Tahu Bahaya Minum Soft Drink Jika Keseringan

Beritacenter.COM - Minuman soft drink memang bisa melepaskan rasa haus dahaga. Kisah nyata ini diambil dari seorang..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi