Rabu, 19 Juni 2019 - 15:50 WIB

Menerka Kehadiran Tim Mawar Dalam Kerusuhan Mei 2019

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Selasa, 11 Juni 2019 | 16:08 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Pasca Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan secara resmi hasil rekapitulasi Pilres pada 21 Mei 2019, aksi massa yang merupakan simpatisan dari kubu 02 berujung pada kericuhan hingga melewati jam Sahur. Kerugian secara materialpun tak terelakkan, sebagian toko di sekitar tempat kerusuhan terpaksa tutup karena takut akan adanya penjarahan.

Padahal sebenarnya aksi tersebut hanya bisa dilakukan hingga pukul 18.00. Polisi pun telah memberikan toleransi hingga waktu tarawih usai, sampai akhirnya massa berangusr meninggalkan lokasi. Namun ketika malam semakin temaram, massa yang ingin bertindak anarkis semakin banyak.

Bentrokan pun terjadi antara para perusuh dengan polisi. Tindakan provokasi seperti saling lempar batu, petasan hingga bom molotov juga tidak terhindarkan. Aksi kejar – kejaran juga terjadi di Sarinah hingga ke Pasar Tanah Abang. Beberapa fasilitas publik rusak, asrama kepolisian dan bahkan korban jiwa melayang.

Kerusuhan itu juga menjadi pemicu lesunya bisnis hotel. Dimana jumlah pengunjung dan pemasukan per harinya berkurang. Hal ini dialami oleh hotel – hotel yang dekat dengan lokasi kerusuhan. Bahkan saat itu beberapa negara juga telah mengeluarkan travel advice yang merupakan peringatan bagi turis yang sedang berlibur disitu.

Kondisi kerusuhan 21 Mei dan 22 Mei lalu, bahkan turut mengganggu stabilitas ekonomi. Rupiah terdampak dengan nilai tukarnya yang turun beberapa poin. Hal ini tentu menunjukkan bahwa para investor akan bermain lebih aman terlebih dahulu.

Dalam aksi inkonstitusional tersebut, mantan anggota tim Mawar, Fauka Noor Farid ditengarai berada di belakang aksi demonstrasi di sekitar Badan Pengawas Pemilu yang terjadi pada 21-22 Mei lalu.

Fauka merupakan anak buah Prabowo Subianto di Komando Pasukan Khusus. Selain itu dirinya juga menjadi bagian dari Tim Mawar yang terlibat dalam penculikan aktivis tahun 1998. Dirinya juga ikut berupaya memenangkan Prabowo Subianto dalam pilpres 2014 dan 2019.

Fauka ditengarai berada dalam kawasan Sarinah, persis di depan Gedung Bawaslu, saat kerusuhan 22 Mei terjadi. Kala itu Fauka tercatat beberapa kali berkomunikasi dengan Ketua Umum Baladhika Indonesia Jaya Dahlia Zein tentang kerusuhan yang pecah di kawasan Bawaslu.

Pihak dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga mengatakan bahwa Fauka turut serta dalam merancang demonstras di Bawaslu beberapa pekan sebelumnya. Menurut sumber ini, telah terjadi beberapa kali pertemuan membahas rencana demo yang bertempat di kantor BPN di Jalan Kartanegara Jakarta Selatan.

Sejumlah personel Garda Prabowo, organisasi yang didirikan dan dipimpin Fauka dalam demonstrasi. Salah satunya Abdul Gani Ngabalin, Ia adalah bekas anak buah Rozario Marshal alias hercules, preman Tanah Abang dan kini sudah ditahan polisi. Tapi Fauka menyangkal memerintahkan Abdul Gani ikut berunjuk rasa.

Nama Tim Mawar dikenal sebagai sebuah tim dalam kesatuan Komando Pasukan Khusus Grup IV TNI AD. Tim ini diduga melakukan penculikan aktivis dalam tragedi 1998.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra menuturkan bahwa penyidik terus berupaya menggunakan berbagai sumber untuk mengungkap kasus tersebut.

Asep juga menanggapi salah satu sumber laporan yang berasal dari pihak kepolisian dan mengatakan masih akan mendalaminya, dan semua itu masih dalam penyelidkan kepolisian.

Hal tersebut juga ditanggapi oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto yang mengungkapkan bahwa Polri akan buka – bukaan mengenai tokoh – tokoh yang diduga menjadi dalang kerusuhan di Jakarta pada 21 – 22 Mei 2019 lalu.

“Kita ingin penjelasan detail dan lengkap mengenai tokoh – tokoh yang ditangkap. Besok, Jam 10.00 WIB, akan disampaikan oleh timnya yang berwenang,” tutur Wiranto.

“Penjelasan secara detail mengenai tokoh – tokoh yang ditangkap, kenapa sebabnya, alasannya apa, besok itu akan lebih lengkap disampaikan ke publik. Jadi bukan informasi lagi, darI berita acara pemeriksaannya,” tutur Wiranto.

Pada tahun 98 Prabowo boleh jadi tidak terlihat secara langsung dalam garis komando Tim Mawar yang beranggotakan para anak buahnya yang personel kopassus itu. Namun, bukan mustahil juga yang memerintahkan penculikan tersebut atas titah mertuanya, sebagaimana diungkap dalam dokumen rahasia AS.

 

Oleh : Dany Sulistiyo Penulis adalah pengamat sosial politik





Fokus : Demo Bawaslu


#Kasus Dugaan Makar #Dalang Kerusuhan 22 Mei #Kerusuhan 22 mei #Kasus Makar #Tim Mawar #Keteribatan Tim Mawar #Tokoh-tokoh dalang kerusuhan


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






23 menit yang lalu

Ini Alasan Pengemudi Ojek Online Rampas HP Bocah

Beritacenter.COM - Sebuah video viral di media sosial seorang pengemudi ojek online GrabBike berinisla BS (43) telah..
47 menit yang lalu

Warga Temukan Mayat IRT Tewas Didalam Sumur

Beritacenter.COM - Warga Kampung Pasiran Jaya dikejutkan dengan adanya penemuan mayat seorang ibu rumah tangga..
1 jam yang lalu

Cegah Konten SARA dan Hoaks, Polri Patroli Group WA

Beritacenter.COM- Polri tegaskan akan terus melakukan patroli di grup pesan singkat Whatsapps (WA) untuk..
1 jam yang lalu

Singgung Bukti - Bukti Dari Prabowo, Yusril : Masih Berantakan, Tidak Jelas

Beritacenter.COM - Tim Hukum Joko Widodo - KH Ma'rfu Amin, Yusri Ihza Mahendra menyinggung mengenai bukti - bukti..
2 jam yang lalu

Sering Gunakan Kata "Manipulatif dan Siluman ", Hakim Tegur Saksi Prabowo - Sandi

Beritacenter.COM - Hakim Konsitusi Suhartoyo menegur saksi dari Prabowo - Sandi, Agus Maksum karena sering..
2 jam yang lalu

Warga Hong Kong Ramai-ramai Lari ke Taiwan

Beritacenter.COM - Masyarakat Hong Kong dikabarkan mengungsi ke Taiwan untuk menghindari cengkeraman RUU Ekstradisi..
2 jam yang lalu

Hoaks Semakin Marak, Begini Cara Polri Memberantas Grup WA

Beritacenter.COM - Polri menegaskan akan menggalakkan patroli siber terkait maraknya hoax atau berita bohong, juga..
3 jam yang lalu

Ini Besaran Dendanya Bagi Yang Telat Bayar Pajak Kendaraan

Beritacenter.COM - Pemilik kendaraan bermotor diharapkan akan kewajiban membayar pajak kendaraannya. Bila tidak maka..
3 jam yang lalu

Bambang Widjojanto Tarik Bukti Formulir C1 dari Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi

Lebih lanjut Majelis juga memberi waktu bagi tim 02 untuk memperbaiki hingga pukul 12.00 WIB. Apabila tidak..
3 jam yang lalu

MK Semprot Saksi Prabowo di Persidangan

Beritacenter.COM - Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Aswanto menyemprot saksi kubu Prabowo-Sandiaga, Agus Maksum yang..
4 jam yang lalu

Menhan Ngaku Sudah Bisik-bisik ke Polisi Soal Kivlan Zen

Beritacenter.COM - Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu menanggapi soal surat perlindungan yang diajukan..
4 jam yang lalu

Pindah Agama, Deddy Corbuzier Mantapkan Diri Untuk Memeluk Islam

Beritacenter.COM - Artis Deddy Corbuzier dikabarkan telah mantap memeluk agama Islam. Rencananya, ia akan mengucap..
5 jam yang lalu

Mobil Avanza Tercemplung dari Kapal Feri ke Selat Sunda

Beritacenter.COM - Sebuah mobil Toyota Avanza tercebur ke perairan Selat Sunda dari kapal feri KMP Nusa Putera,..
5 jam yang lalu

Keputusan MK adalah Final

Beritacenter.COM - Indonesia merupakan negara konstitusional, sehingga sengketa yang terjadi di masyarakat harus..
5 jam yang lalu

Diduga Berbohong, Hakim MK Tegur Keras Saksi dari Tim Prabowo

Beritacenter.COM - Dalam sidang sengketa Pilpres 2019 ke ketiga kalinya kembali digelar di gedung Mahkamah..
6 jam yang lalu

Ekonomi Asia Paling Terpukul Usai Presiden AS Tingkatkan Perang Tarif Dagang

Beritacenter.COM - Perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China yang memperlambat volume perdagangan global lebih..
6 jam yang lalu

Grup WhatsApp Rentan Jadi Tempat Penyebaran Hoax

Beritacenter.COM - Tim patroli cyber akan melakukan pengawasan terhadap berbagai grup yang ada dalam layanan pesan..
7 jam yang lalu

Beneran Gugatan Ke MK Mencari Keadilan?

Beritacenter.COM - Itu yang pada demo di MK yang ngakunya bukan lagi dukung Prabowo tapi cuma nyari keadilan, saya..
7 jam yang lalu

Prabowo-Sandi Dilarang Bawa Saksi Lebih ke MK

Beritacenter.COM - Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi meminta ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk memberikan izin bagi pihak..
7 jam yang lalu

Buat Apa, Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2019 ?

Beritacenter.COM - Ada yang menarik perhatian saya saat Sandiaga Uno mengatakan, sidang sengketa hasil Pilpres 2019..
8 jam yang lalu

Parah...! Tim Kuasa Hukum #02 Bikin Narasi Kebohongan Saksinya Terancam

Beritacenter.COM - Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Raja Juli Antoni menilai Tim..
8 jam yang lalu

Gara-gara Mencari Ikan Di Sungai Supri Tewas Tenggelam

Beritacenter.COM - Muhamad Supri (20) warga Desa Juwed Kecamatan Ngeronggot dikabarkan tewas tenggelam di Sungai..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi