Rabu, 19 Juni 2019 - 15:57 WIB

Pemprov DKI Diam-diam Terbitkan IMB Ratusan Bangunan di Pulau Reklamasi

Oleh : Anas Baidowi | Rabu, 12 Juni 2019 | 08:54 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diam-diam telah menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) ratusan bangunan di Pulau Reklamasi. Ratusan bangunan tersebut terdiri dari 409 rumah mewah dan 212 rumah kantor (rukan) di lahan reklamasi Pulau C dan D.

Kalangan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) mendesak Gubernur Anies Baswedan segera mencabut IMB tersebut, apalagi, Perda yang mengatur zonasi pulau belum disahkan DPRD.

Penerbitan IMB ditenggarai tidak adanya denda terhadap pengembang. Bila mengacu kepada Perda Rencana Detil Tata Ruang (RDTR) maka bangunan yang berdiri tanpa IMB wajib di bongkar atau dikenakan denda karena mendirikan bangunan mendahului perizinan.

“Ini contoh buruk bagi penegakkan perda. Jika warga biasa mendirikan rumah tanpa IMB, baru mengangkut pasir saja diikuti terus dan bila sudah ada sedikit bangunan langsung dihentikan bahkan dibongkar. Tapi, ratusan bangunan mewah di pulau reklamasi, kok diterbitkan izin. Padahal dasar hukumnya belum ada,” kata Laode Jumaidin, Ketua Forum Warga Peduli Jalarta, Senin (10/6/2019).

Menurut Laode, sebaiknya, Pemprov DKI Jakarta menuntaskan terlebih dahulu Perda tentang Peraturan Zonasi Pulau. “Intinya, IMB yang diterbitkan jelas cacat hukum. Yang jelas Pemprov DKI Jakarta dirugikan karena tidak dikenakan denda. Bila dihitung jumlah bangunan dengan luasannya, nilai denda mencapai ratusan miliar,” imbuhnya.

Dari data di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP), perizinan sudah diproses sejak Desember 2018. “Pejabat DPM PTSP mengakui memproses izinnya,” kata Laode.

MENYEGEL BANGUNAN

M Syarif, Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta , berjanji segera memanggil Kepala Dinas DPM PTSP menyangkut penerbitan IMB bangunan Pulau C dan D. Sebab, Gubernur Anies Baswedan telah menyegel bangunan pulau tersebut.

“Kami akan memanggil pihak PTSP untuk mempertanyakan masalah itu. Kenapa bisa IMB diterbitkan di Pulau C dan D,” tegas Syarif.

AKAN DICEK

Benny Agus Candra, Kepala Dinas DPM PTSP DKI Jakarta, mengatakan akan mengecek terlebih dahulu masalah tersebut ke anak buahnya.

Seperti diketahui, Gubernur Anies Baswedan mencabut perizinan 13 dari 17 Pulau Reklamasi. Namun empat pulau dilanjutkan, tetapi pengelolaannya diambilalih Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yakni PT Jakpro.

Tiga belas pulau yang dicabut izinnya adalah Pulau A, B, dan E (pemegang izin PT Kapuk Naga Indah), Pulau H (pemegang izin PT Taman Harapan Indah), Pulau I, J, K, dan L (pemegang izin PT Pembangunan Jaya Ancol), Pulau I (pemegang izin PT Jaladri Kartika Paksi); Pulau M dan L (pemegang izin PT Manggala Krida Yudha), Pulau O dan F (pemegang izin PT Jakarta Propertindo), Pulau P dan Q (pemegang izin PT KEK Marunda Jakarta).
Sedangkan Pulau C, D (pemegang izin perusahaan swasta besar), G (PT Muara Wisesa Samudra), dan N (PT Pelindo II) izinnya tidak dicabut lantaran sudah terlanjur dibangun.

Saat itu, Anies mengatakan, pulau-pulau reklamasi yang sudah dibangun akan dimanfaatkan untuk kepentingan publik. Namun ia tidak merinci bentuk pemanfaatannya.

Nasib keempat pulau itu akan ditentukan oleh Perdan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil.

Perda itu juga akan mengatur soal pemulihan wilayah Teluk Jakarta, terutama pada aspek perbaikan kualitas air sungai, pelayanan air bersih, pengelolaan limbah, dan antisipasi penurunan tanah.

Sesuai dengan informasi, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang DKI Jakarta, saat ini tengah mengevaluasi terhadap rencanan detil tata ruang. Ditargetkan, evaluasi tuntas pada 2019 ini.

Sedangkan menyangkut zonasi empat pulau reklamasi sudah tuntas, tinggal menunggu pembahasan dan pengesahan DPRD. Direncanakan, pengesahan Perda Zonasi Pulau Reklamasi bersamaan dengan pengesahan Perda RDTR.





#Berita Center #Berita Kriminal Indonesia #Pemprov DKI Jakarta #Gubernur Anies Baswedan


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






7 menit yang lalu

Sidang Memanas! Hakim MK Disebut Tekan Saksi, BW Diancam Dikeluarkan

Beritacenter.COM - Jalannya persidangan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di MK sempat memanas...
30 menit yang lalu

Ini Alasan Pengemudi Ojek Online Rampas HP Bocah

Beritacenter.COM - Sebuah video viral di media sosial seorang pengemudi ojek online GrabBike berinisla BS (43) telah..
54 menit yang lalu

Warga Temukan Mayat IRT Tewas Didalam Sumur

Beritacenter.COM - Warga Kampung Pasiran Jaya dikejutkan dengan adanya penemuan mayat seorang ibu rumah tangga..
1 jam yang lalu

Cegah Konten SARA dan Hoaks, Polri Patroli Group WA

Beritacenter.COM- Polri tegaskan akan terus melakukan patroli di grup pesan singkat Whatsapps (WA) untuk..
2 jam yang lalu

Singgung Bukti - Bukti Dari Prabowo, Yusril : Masih Berantakan, Tidak Jelas

Beritacenter.COM - Tim Hukum Joko Widodo - KH Ma'rfu Amin, Yusri Ihza Mahendra menyinggung mengenai bukti - bukti..
2 jam yang lalu

Sering Gunakan Kata "Manipulatif dan Siluman ", Hakim Tegur Saksi Prabowo - Sandi

Beritacenter.COM - Hakim Konsitusi Suhartoyo menegur saksi dari Prabowo - Sandi, Agus Maksum karena sering..
2 jam yang lalu

Warga Hong Kong Ramai-ramai Lari ke Taiwan

Beritacenter.COM - Masyarakat Hong Kong dikabarkan mengungsi ke Taiwan untuk menghindari cengkeraman RUU Ekstradisi..
2 jam yang lalu

Hoaks Semakin Marak, Begini Cara Polri Memberantas Grup WA

Beritacenter.COM - Polri menegaskan akan menggalakkan patroli siber terkait maraknya hoax atau berita bohong, juga..
3 jam yang lalu

Ini Besaran Dendanya Bagi Yang Telat Bayar Pajak Kendaraan

Beritacenter.COM - Pemilik kendaraan bermotor diharapkan akan kewajiban membayar pajak kendaraannya. Bila tidak maka..
3 jam yang lalu

Bambang Widjojanto Tarik Bukti Formulir C1 dari Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi

Lebih lanjut Majelis juga memberi waktu bagi tim 02 untuk memperbaiki hingga pukul 12.00 WIB. Apabila tidak..
3 jam yang lalu

MK Semprot Saksi Prabowo di Persidangan

Beritacenter.COM - Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Aswanto menyemprot saksi kubu Prabowo-Sandiaga, Agus Maksum yang..
4 jam yang lalu

Menhan Ngaku Sudah Bisik-bisik ke Polisi Soal Kivlan Zen

Beritacenter.COM - Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu menanggapi soal surat perlindungan yang diajukan..
5 jam yang lalu

Pindah Agama, Deddy Corbuzier Mantapkan Diri Untuk Memeluk Islam

Beritacenter.COM - Artis Deddy Corbuzier dikabarkan telah mantap memeluk agama Islam. Rencananya, ia akan mengucap..
5 jam yang lalu

Mobil Avanza Tercemplung dari Kapal Feri ke Selat Sunda

Beritacenter.COM - Sebuah mobil Toyota Avanza tercebur ke perairan Selat Sunda dari kapal feri KMP Nusa Putera,..
5 jam yang lalu

Keputusan MK adalah Final

Beritacenter.COM - Indonesia merupakan negara konstitusional, sehingga sengketa yang terjadi di masyarakat harus..
6 jam yang lalu

Diduga Berbohong, Hakim MK Tegur Keras Saksi dari Tim Prabowo

Beritacenter.COM - Dalam sidang sengketa Pilpres 2019 ke ketiga kalinya kembali digelar di gedung Mahkamah..
6 jam yang lalu

Ekonomi Asia Paling Terpukul Usai Presiden AS Tingkatkan Perang Tarif Dagang

Beritacenter.COM - Perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China yang memperlambat volume perdagangan global lebih..
7 jam yang lalu

Grup WhatsApp Rentan Jadi Tempat Penyebaran Hoax

Beritacenter.COM - Tim patroli cyber akan melakukan pengawasan terhadap berbagai grup yang ada dalam layanan pesan..
7 jam yang lalu

Beneran Gugatan Ke MK Mencari Keadilan?

Beritacenter.COM - Itu yang pada demo di MK yang ngakunya bukan lagi dukung Prabowo tapi cuma nyari keadilan, saya..
7 jam yang lalu

Prabowo-Sandi Dilarang Bawa Saksi Lebih ke MK

Beritacenter.COM - Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi meminta ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk memberikan izin bagi pihak..
7 jam yang lalu

Buat Apa, Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2019 ?

Beritacenter.COM - Ada yang menarik perhatian saya saat Sandiaga Uno mengatakan, sidang sengketa hasil Pilpres 2019..
8 jam yang lalu

Parah...! Tim Kuasa Hukum #02 Bikin Narasi Kebohongan Saksinya Terancam

Beritacenter.COM - Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Raja Juli Antoni menilai Tim..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi