Senin, 06 Juli 2020 - 13:46 WIB

Kegagalan Operasi Eks Anggota "TIM Mawar" Dibalik Kerusuhan Ibu Kota Jakarta

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Rabu, 12 Juni 2019 | 15:25 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Pada hari Sabtu, 8 Juni 2019, Tempo menurunkan artikel yg menggelitik ttg dalang kerusuhan tgl 21 dan 22 Mei lalu di Jakarta Pusat. Tercatat ada 442 perusuh yg ditangkap polisi dari perkiraan 500 pengacau bayaran yg dimainkan.

Nah, Tempo menuturkan hasil investigasinya, menyebut ada bau mawar pada kerusuhan tersebut. Mawar yang dimaksud adalah nama tim Mawar di internal Kopassus yang dibentuk Prabowo saat menjadi Komandan Kopassus dan tercatat telah terlibat dlm penculikan aktivis pada thn 1998.

Menurut Tempo, salah satu mantan anggota Tim Mawar, Fauka Noor Farid (pensiun dini,pangkat Letkol) ditengarai berada di belakang aksi demonstrasi di sekitar Bawaslu di Thamrin pada 21-22 Mei 2019 yang berujung rusuh. Fauka adalah anak buah Prabowo Subianto di Kopassus. Ia juga ex anggota Tim Mawar yang terlibat penculikan aktivis 1998.

Setelah penulis pelajari dan kordinasi dengan seorang senior mantan Pasukan elit tersebut tentang back ground Fauka. Penulis menilai bahwa kerusuhan yang terjadi tidak di setting dalam format operasi klandestin intelijen yang standard. Dalam operasi penggalangan cipta kondisi besar yang direncanakan dengan benar, maka tidak ada kompromi bagi para support agent dan bahkan handler (Fauka?) apabila gagal, sudah pasti akan dihabisi.

Teori cut out yang dipangkas ini untuk mengamankan upaya penjejakan dari counter intelligence agar tidak mencapai principle agent (penyandang dana dan perencana strategis). Pembunuhan Presiden JF Kennedy tetap menjadi misteri, setelah para cut out dipangkas berjenjang. Ini prinsip ops clandestine dalam operasi conditioning pada high level.

Terlihat perencanaan terbaca
agak kasar, karena Fauka latar belakangnya sbg Parako, titik berat ops Komando Tempur, bisa berdiri sendiri. Kini ada yang menjadi masalah dan kurang diperhatikan pengaruhnya. Disayangkan sebuah opsi besar cipkon sebuah pilpres memainkan kartu yang kurang pas.

Menurut penulis, sedikit banyak ini bisa menyangkut citra Kopassus sebagai pasukan elit kebanggaan kita bersama. Pelaksana adalah mantan anggota Passus , dimana beverapa waktu lalu Menhan AS Patrick Shanahan meminta ke Menhan RI, Ryamizard agar US Special Forces dapat kembali berlatih dengan satuan Kopassus.

Perlu diketahui bahwa intelijen negara lain terus memonitor keterkaitan para relawan ex militer di kubu 02, khususnya yg ex Passus, untuk melihat realitas kemampuan. Jadi sebenarnya ulah kerusuhan itu bukan bagian dari Tim Mawar, tapi ulah perorangan yg kebetulan ex Tim Mawar...

Ini bukan bagian ops intel, tapi sekedar asal terciptanya rusuh saja dengan memainkan preman2 pasar yg tidak terlatih, dan tidak imbang dengan tujuan besarnya political pressure. Karena itu, mereka relatif mudah dihabisi.

Counter yang dihadapinya berat , yaitu sistem keamanan, pertahanan, intelijen, hukum berupa operasi gabungan skala besar antara TNI dengan Polri, juga dengan institusi intelijen dari BIN dan Bais TNI.

Oleh : Marsda Pur Prayitno Ramelan





Fokus : Makar


#Makar #Kasus Makar #Kerusuhan 22 mei #Dalang Kerusuhan 22 Mei #Tim Mawar #Keteribatan Tim Mawar #Mawar


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






2 jam yang lalu

Akibat Ulah Suami Jemput Paksa Jenazah, Istrinya Yang Hamil Ikut Terpapar Corona

Beritacenter.COM - Polisi menetapkan tersangka kepada empat orang kasus jemput paksa jenazah virus Corona atau..
5 jam yang lalu

Pakar Hukum Trisakti: RUU HIP ke PIP Jebakan Batman

Beritacenter.COM - Pakar Hukum Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar mengatakan RUU HIP harus dicabut dari..
5 jam yang lalu

Pengacara Denny Siregar Ancam Laporkan Balik Jika Tak Terbukti

Beritacenter.COM - Pengacara Denny Siregar, Muannas Alaidid mengancam akan melaporkan balik jika laporan terhadap..
6 jam yang lalu

Rasakan Manfaat Mandi Air Hangat di Pagi Hari untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Memulai aktivitas dengan mandi menggunakan air hangat di pagi hari dapat mempengaruhi aktivitas..
7 jam yang lalu

Prediksi Cuaca di Jakarta Pada Hari ini Cerah Berawan

Beritacenter.COM - Hampir seluruh wilayah di DKI Jakarta pada Senin (6/7/2020) diprediksi akan cerah..
18 jam yang lalu

Pria dengan Luka Bacok di Leher Ditemukan Warga dalam Kondisi Sadar di Bekasi

Beritacenter.COM - Warga Jalan Kapuk Raya, Pengasinan, Bekasi Timur, dihebohkan dengan sesosok pria ditemukan..
19 jam yang lalu

Terus Bertambah, Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 di Riau Capai 88,9%

Beritacenter.COM - Pasien positif Corona (COVID-19) yang sembuh di Riau terpantau terus bertambah. Hingga hari ini,..
20 jam yang lalu

Koruptor Was-was, RUU Perjanjian MLA RI-Swiss Disetujui

Beritacenter.COM - Perjanjian Bantuan Hukum Timbal Balik dalam Masalah Pidana atau Treaty on Mutual Legal..
1 hari yang lalu

Polisi Gelar Razia Warung Jamu di Depok, Amankan Puluhan Botol Miras

Beritacenter.COM - Jajaran Polsek Sawangan Depok menggelar razia di sebuah warung jamu yang berada di Kecamtan..
1 hari yang lalu

Digeruduk Massa setelah Viral Tendang Driver Ojol, Pria di Pekanbaru Diamankan Polisi

Beritacenter.COM - Viral di media sosial sebuah video yang menampakkan seorang pria tengah memarahi driver ojek..
1 hari yang lalu

Ini memang salah Jokowi

Pertamina Energy Trading Limited (PETRAL) adalah anak perusahaan PT Pertamina yang terdaftar di Singapura th 1992...
1 hari yang lalu

Gelar 'Apel Siaga Ganyang Komunis', PA 212 dkk Janji Akan Tertib dan Tak Buat Keributan

Beritacenter.COM - Menyusul digelarnya aksi bertajuk 'Apel Siaga Ganyang Komuni', pihak kepolisian mengimbau..
1 hari yang lalu

AC Milan Gempur Habis Lazio Tanpa Ampun

Beritacenter.COM - Kejutan besar terjadi di pekan 30 Serie A Liga Italia dengan tumbangnya Lazio dari AC Milan. Tak..
1 hari yang lalu

Prakiraan Cuaca Hari Ini Jakarta Cerah

Beritacenter.COM - Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini di wilayah DKI..
1 hari yang lalu

SUSAHNYA JADI SEORANG JOKOWI

Bekerja sungguh-sungguh dibilang pencitraan. Diam dibilang tidak tegas dan plonga plongo. Senyum dibilang munafik dan..
1 hari yang lalu

"Onani Politik Ala Kardun"

LBP atau Luhut Binsar Panjaitan  Bentengnya Jokowi Ngarep bangat diganti Biar kadrun gampang menerobos..
1 hari yang lalu

Kasus Covid-19 Terus Bertambah di Jatim, Khofifah Tegur Malang Raya

Beritacenter.COM - Kasus baru penularan virus Corona atau COVID-19 di Kota Malang meningkat dari sebelumnya penularan..
1 hari yang lalu

Awas! Makanan Ini Jangan Disimpan di Kulkas

Beritacenter.COM - Penggunaan lemari es sangat membantu untuk mengawetkan makanan, namun perlu diketahui bahwa..
1 hari yang lalu

Emak-emak Viral TikTok-an di Jembatan Suramadu Haturkan Permohonan Maaf

Beritacenter.COM - Viral video TikTok tiga emak-emak asyik bergaya di pinggir ruas jalan di Jembatan Suramadu...
1 hari yang lalu

Puluhan PSK di Jerman Gelar Aksi Demo 'Protes' Tutupnya Rumah Bordil Imbas COVID-19

Beritacenter.COM - Aksi unjuk rasa digelar sejumlah pekerja seks komersial (PSK) di Berlin, Jerman, menyusul tutupnya..
1 hari yang lalu

Polisi Minta PA 212 dkk Taati Aturan dan Tak Buat Keributan di Apel Gayang Komunis Besok

(Imbauannya) mereka mengikuti protokol yang ada dan jangan bikin keributan. Kan mereka ini hanya apel saja, habis..
2 hari yang lalu

Dandim 0501/JP BS Terima Penghargaan Dari Kapolda Metro Jaya

Beritacenter.COM - Kodam Jaya - Dalam rangka hari ulang tahun Kepolisian RI ke - 74, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi