Wednesday, 19 Jun 2019
Temukan Kami di :
News

Warga Jakarta Barat Tolak Aksi Berpotensi Rusuh di MK

Fani Fadillah - 12/06/2019 18:20

Beritacenter.COM - Jelang sidang gugatan hasil pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), warga Jakarta Barat (Jakbar) beramai-ramai memasang spanduk penolakan aksi yang berpotensi rusuh saat sidang putusan MK.

Menurut salah satu tokoh masyarakat setempat, Ustaz Endang Subandi, dirinya mengecam keras aksi-aksi anarkis yang berpotensi menimbulkan kerusuhan dan korban jiwa.

Baca juga:

"Kita tidak ingin situasi memanas sampai berujung pada kerusuhan seperti tahun 1998 lalu. Karena yang sangat dirugikan adalah orang Jakarta," ujar Endang dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (12/06/19).

Ia juga mengimbau masyarakat agar tak mudah terprovokasi dengan berita-berita hoax di media sosial.

"Kami mengajak agar setiap dari kita bisa menyaring sebelum sharing kabar-kabar yang belum tentu kebenarannya," ungkapnya.

Ia mengajak warga untuk menjaga keamanan dan situasi yang kondusif menjelang putusan di MK. Warga diimbau untuk tidak melakukan aksi-aksi yang berujung rusuh.

"Karena kita tidak mau ada korban. Kita ingin Jakarta tetap aman. Untuk itu, kami menolak semua bentuk aksi kekerasan yang akan merusak bangsa," tuturnya.

Spanduk-spanduk tersebut dipasang di beberapa lokasi di kawasan Jakarta Barat, di antaranya di Kembangan dan Kebon Jeruk. Spanduk rata-rata mengajak warga untuk menjaga kondusifitas jelang putusan MK.

"Kami Umat Islam dan Warga Kebon Jeruk Cinta Damai dan Menolak Kerusuhan Kembali Terjadi," demikian salah satu tulisan di spanduk yang dipasang di Jalan Panjang Arteri, Kelapa Dua Raya, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakbar.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA