Wednesday, 19 Jun 2019
Temukan Kami di :
News

Masyarakat Diimbau Tidak Terprovokasi Gugatan Pilpres di MK

Indah Pratiwi - 12/06/2019 22:01

Beritacenter.COM - Sidang gugatan sengketea Pemilu Presiden(Pilpres) 2019 yang dilayangkan tim kuasa hukum Badan Pemenangan Nasional(BPN) Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dikhawatirkan adanya pengerahan massa ke gedung Mahkamah Konstitusi(MK).

Ketua Umum Yayasan Assalaam KH Habib Syarief Muhammad Alaydarus mengaku khawatir kerusuhan 21-22 Mei lalu terulang kembali. Sehingga, ia menyerukan agar masyarakat jangan terprovokasi.

"Kalau model penyelesaian seperti itu justru akan menyebabkan proses demokrasi di Indonesia terhambat. Masih banyak cara yang lebih santun, beretika. Proses hukum kan sudah disediakan," kata Ketua Umum Yayasan Assalaam KH Habib Syarief Muhammad Alaydarus di Bandung, Selasa Rabu (12/6/2019).

Ia meminta masyarakat agar bersama untuk membangun kondusivitas di lingkungan masing-masing.

"Akibat dari itu semua, akhirnya kerugian di tanggung bersama. Perekonomian juga terhambat. Apalagi yang namanya nyawa, itu tidak bisa dinilai. Bangsa ini harus mulai melakukan proses pendewasaan, dewasa dalam berpikir, bersikap, dan sebagainya," ujar dia.

Dia berharap agar masyarakat khususnya jawa barat menerima apapun yang menjadi keputusan MK dalam hasil gugatan hasil sengketea Pilpres 2019.

"Mudah-mudahan masyarakat Jabar menerima apa yang menjadi keputusan MK. Paslon 1 dan 2 tujuannya baik. Mari kita jadikan Indonesia negara aman dan nyaman bagi semua," ujar Kyai Asep Jahid.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA