Senin, 30 Maret 2020 - 13:57 WIB

Serangan Pemanasan Sang Pembela Terakhir Yang Terlihat Putus Asa

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Jumat, 14 Juni 2019 | 13:27 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Bagi Prabowo Subianto usaha keras Bambang Widjojanto dkk adalah kartu terakhir manakala kartu-kartu lain sudah rebah terbuka dengan paksa. Hampir tidak ada lagi amunisi lain yang membuat Prabowo bisa bertahan saat semua jurus delapan penjuru angin sudah terpatahkan dengan hasil tanpa makna dan sia-sia belaka. Pertanyaannya, mampukah Bambang Widjojanto dkk memenuhi harapan terakhir dari Prabowo ?

Bambang Widjojanto saat ini layaknya sedang mengemban "mission impossible". Hanya sayang tampang dan kecerdasannya tidak sekaliber Tom Cruise. Sehingga manuvernya terlalu mudah dibaca dan dipatahkan dengan mudah. Serangan awalnya terlalu ecek-ecek dan sangat brutal menunjukkan kengawurannya. Tuduhan rezim korup untuk Jokowi serasa teriak serak di muka cermin karena tuduhan tersebut sangat berkelas "kampret" alias penuh kebohongan. Apalagi saat dia menghina MK dengan plesetan Mahkamah Kalkulator itu serasa menghina diri sendiri mengingat dia dulu justru terlibat aktif sebagai anggota Koalisi Pembentukan UU MK.

Bambang Widjojanto sudah kehilangan tajinya. Dia sudah tidak lagi layak dijadikan rujukan manakala dia pernah ditersangkakan terlibat menghadirkan saksi palsu saat dia menjadi pembela sengketa Pilkada Kota Waringin Barat di MK tahun 2010. Hanya nasibnya beruntung karena diselamatkan secara politik atas desakan beberapa aktivis sehingga kasusnya di-deponering (dikesampingkan demi kepentingan umum) oleh Kejaksaan Agung. Semua orang tahu, dalam kasus deponering sangat kental nuansa politik bukan berarti dia tidak bersalah. Dan itu adalah kelemahan mendasar pranata hukum di Indonesia. Semua jadi tidak jelas dan tidak tuntas.

Saat Bambang Widjojanto ditempatkan menjadi anggota TGUPP Provinsi DKI Jakarta aura Intelektual yang dulu pernah ada menjadi sirna seketika. Karena sudah menjadi rahasia umum TGUPP yang berjumlah jumbo 73 orang itu hanyalah akal-akalan Anies Baswedan untuk memberikan balas jasa bagi para Timsesnya. Dan lebih konyolnya lagi selama hampir 2 tahun, tidak ada hasil karya apapun yang dihasilkan oleh Bambang Widjojanto di TGUPP yang bisa dirasakan rakyat Jakarta. Gaji mahal yang dibayarkan oleh APBD DKI Jakarta kepada mereka ternyata hanya terbuang sia-sia.

Serangan Bambang Widjojanto dalam menggugat kemenangan Jokowi dalam pra sidang MK pun juga cukup menggelikan bahkan lebih menjurus memalukan. Dia menuduh Jokowi menyumbang dana kampanye Rp 19,5 Milyar dari kantong pribadi, ternyata lagi-lagi itu tuduhan palsu. Karena berdasarkan hasil audit yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Anton Silalahi atas permintaan KPU dana kampanye TKN Jokowi-MA "clear n clean" dan tercatat Jokowi menyumbang Rp 0,-.

Gagal menyerang Jokowi, Bambang dengan tak kenal malu menyerang status KH Ma'ruf Amin yang katanya pegawai BUMN makanya layak didiskualifikasi. Lagi-lagi serangan yang kental aroma kebodohan. Posisi KH Ma'ruf Amin adalah Dewan Pengawas dan jelas dalam UU bahwa status Bank Mandiri Syariah dan BNI Syariah adalah anak perusahaan dari Bank Mandiri dan BNI yang otomatis tidak termasuk kelompok BUMN. Mungkin saking paniknya Bambang Widjojanto tidak sempat baca dan mempelajari UU Perbankan. Atau hanya sekedar menebarkan HOAX ? Entahlah.

Yang jelas apa yang dilakukan Bambang Widjojanto hanya sekedar "Psy War" untuk mencoba mengganggu fokus dan konsentrasi para Hakim MK. Karena selisih suara antara Jokowi dan Prabowo yang sebesar 11% bukan perkara mudah untuk disengketakan. Hanya sayangnya perang urat syaraf yang dilancarkan lelaki kelahiran Jakarta, 18 Oktober 1959 ini terlalu cemen alias murahan. Atau mungkin hanya sekedar pengalihan isu karena bukti-bukti gugatan yang dimiliki sangat minim ? Hmm..lagu lama.

Harapan saya Bambang Widjojanto masih punya martabat untuk menyisakan sedikit saja intelektualitasnya sebagai mantan aktivis pembela hukum di Indonesia. Jangan asal membela yang bayar tapi menafikan yang benar.

Btw kasus yang menimpa adik kandung Bambang Widjojanto yaitu Hariyadi Budi Kuncoro yang menjadi tersangka kasus korupsi Rp 37,9 milyar atas perkara pembelian 10 mobil crain di PT. Pelindo II apa kabarnya ? Sungguh sangat Ironis, sang kakak pernah menjadi Wakil Ketua KPK tapi adik kandungnya tersangkut perkara korupsi puluhan milyar.

Hmmmm..... memang tidak mudah berkaca pada diri sendiri ya kawan !!!

Salam SATU Indonesia,
13062019

Oleh : Rudi S Kamri





Fokus : Prabowo Gugat Hasil Pilpres Ke MK


#MK #Mahkamah Konstitusi #Prabowo-Sandi #Sidang MK #Sidang Sengketa Pilpres 2019 #Sidang Gugatan Pilpres #Tim Hukum Prabowo-Sandi #Bambang Widjodjanto


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






13 menit yang lalu

#AyoLawanCovid-19, Polres Bondowoso Bubarkan Anak Muda Yang Masih Ngeyel Nongkrong

Beritacenter.COM - Aparat Kepolisian bersama TNI, terus bahu membahu tidak mengenal lelah untuk menghimbau dan..
19 menit yang lalu

Cegah Penyebaran Corona, Semua Kendaraan Keluar Masuk Madura Harus Lewat Drive Thru Disinfektan

BeritaCenter.COM - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 bersama jajaran Forkopimda Jatim menyiapkan penyemprotan..
29 menit yang lalu

Gagahi Temen Kerjannya Saat Pingsan, Ilham Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Ilham Andre Pratama, warga Desa Sumberkedawung, Kecematan Leces, Probolinggo, berhasik diamankan..
37 menit yang lalu

Paksa Teman Hubungan Intim, Bocah di Sibolga Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Seorang bocah berusia 16 tahun ditangkap polisi usai melakukan pencabulan kepada rekannya yang..
59 menit yang lalu

Bubarkan Hajatan Nikah di Pondok Aren, Polisi Tegaskan Ingin Lindungi Warga dari Penularan Corona

BeritaCenter.COM – Aparat kepolisian harus membubarkan hajatan pernikahan warga yang digelar di RT 07 RW 05..
1 jam yang lalu

#AyoLawanCovid-19..! Blitar Zona Merah, Polres Blitar Bubarkan Tempat Nongkrong dan Semprot Cairan Disinfektan

Beritacenter.COM - Sebelumnya Pemprov Jawa Timur telah menetapkan wilayah Blitar sebagai zona merah, dengan pasien..
1 jam yang lalu

Cegah Penyebaran COVID-19, Begini Arahan Mendagri Tito Karnavian ke Kepala Daerah se-Indonesia

BeritaCenter.COM – Melalui surat edaran, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavia memberikan arahan..
1 jam yang lalu

Sebar Hoaks Jalan Kalimalang Cipinang Melayu Lockdown, Seorang Kurir Ditangkap polisi

Beritacenter.COM - Sempat viral sebuah vidio di media sosial tentang penutupan Jalan Inspeksi Kalimalang, Cipinang..
2 jam yang lalu

Pemerintah Minta Masyarakat Lakukan Ini agar Terhindar dari Corona

Beritacenter.COM - Terjalinnya kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat merupakan satu-satunya kunci untuk..
3 jam yang lalu

Lawan Corona, Kiai Banten Anjurkan Umat Islam Lakukan Kunut Nazilah saat Salat

Beritacenter.COM - Menyikapi pandemi Corona (Covid-19) yang tengah merebak di tanah air, Kiai Kharismatik Abuya..
3 jam yang lalu

Viral di Medsos, Polisi Pastikan Pesan Berantai soal Bandung Lockdown HOAX!

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian memastikan viral beredarnya pesan berantai yang menyebutkan Kota Bandung akan..
3 jam yang lalu

Bila Keadaan Memburuk, Polisi telah Siapkan Skema Khusus Penanganan COVID-19 di Jakarta

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian telah menyiapkan skema khusus untuk mengantisipasi penanganan virus..
4 jam yang lalu

Harimau Sumatera Terkena Jerat di Konsesi HTI Riau, Diduga Sudah 3 Hari Terjerat

Beritacenter.COM - Seekor harimau kembali menjadi korban jebakan jerat di area konsesi hutan tanaman industri (HTI)..
4 jam yang lalu

Alhamdulillah.. Kadis LH Kota Bekasi yang Positif Corona Kondisinya Membaik

Beritacenter.COM - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) Kota Bekasi, Yayan Yuliana, menjalani isloasi di rumah..
5 jam yang lalu

Tangani Covid-19, Pemerintah Gelar Rapat Bahas PP Karantina Wilayah

Beritacenter.COM - Hari ini, Pemerintah akan mengadakan rapat guna membahas peraturan pemerintah (PP) terkait..
6 jam yang lalu

Polisi Amankan 2 Remaja Asik Nge-Lem di Palopo Ditengah Merebaknya Covid-19

Beritacenter.COM - Polisi mengamankan dua remaja di Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang tengah keluyuran ditengah..
6 jam yang lalu

Kecelakaan di Tol Japek Karawang Timur, Bus Tergelincir di Bahu Jalan Km 57

Beritacenter.COM - Kecelakaan menimpa sebuah bus di kawasan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Karawang Timur, Km57+400...
7 jam yang lalu

Luar Biasa! Wali Kota Ini Sumbangkan 6 Bulan Gajinya untuk Penanganan Covid-19

Beritacenter.COM - Guna membantu penanganan virus Corona (Covid-19), Walikota Bontang Neni Moernaini menyumbangkan..
15 jam yang lalu

Alhamdulillah, Belasan Ribu Masker Sudah Disalurkan ke Sejumlah RS di Bandung

Beritacenter.COM - Guna mendukung petugas medis garda terdepan penanganan virus Corona (Covid-19), Sinergi Foundation..
17 jam yang lalu

Semua Pasien Positif Corona di Malang Sembuh, Ini Kunci Kesembuhan Pasien

Beritacenter.COM - Semua pasien positif virus Corona (Covid-19) di Kota Malang dinyatakan sembuh. Sebelumnya..
18 jam yang lalu

Suplemen Temuan 2 Peneliti Ini Disebut Mampu Lawan Virus Covid-19, Ini Penjelasannya

Intinya begini, corona sebenarnya nitrico-nya kan rendah. Sekitar 400, kemampuan tertingginya virus segitu. Nah,..
20 jam yang lalu

Dokter Ini Ungkap Cara Sembuhkan Pasien Positif COVID-19

Jadi sembuh itu begini ya, virus ini (Covid-19) sampai saat ini hanya mati dengan ketahanan tubuh

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi