Senin, 20 Januari 2020 - 15:28 WIB

Serangan Pemanasan Sang Pembela Terakhir Yang Terlihat Putus Asa

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Jumat, 14 Juni 2019 | 13:27 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Bagi Prabowo Subianto usaha keras Bambang Widjojanto dkk adalah kartu terakhir manakala kartu-kartu lain sudah rebah terbuka dengan paksa. Hampir tidak ada lagi amunisi lain yang membuat Prabowo bisa bertahan saat semua jurus delapan penjuru angin sudah terpatahkan dengan hasil tanpa makna dan sia-sia belaka. Pertanyaannya, mampukah Bambang Widjojanto dkk memenuhi harapan terakhir dari Prabowo ?

Bambang Widjojanto saat ini layaknya sedang mengemban "mission impossible". Hanya sayang tampang dan kecerdasannya tidak sekaliber Tom Cruise. Sehingga manuvernya terlalu mudah dibaca dan dipatahkan dengan mudah. Serangan awalnya terlalu ecek-ecek dan sangat brutal menunjukkan kengawurannya. Tuduhan rezim korup untuk Jokowi serasa teriak serak di muka cermin karena tuduhan tersebut sangat berkelas "kampret" alias penuh kebohongan. Apalagi saat dia menghina MK dengan plesetan Mahkamah Kalkulator itu serasa menghina diri sendiri mengingat dia dulu justru terlibat aktif sebagai anggota Koalisi Pembentukan UU MK.

Bambang Widjojanto sudah kehilangan tajinya. Dia sudah tidak lagi layak dijadikan rujukan manakala dia pernah ditersangkakan terlibat menghadirkan saksi palsu saat dia menjadi pembela sengketa Pilkada Kota Waringin Barat di MK tahun 2010. Hanya nasibnya beruntung karena diselamatkan secara politik atas desakan beberapa aktivis sehingga kasusnya di-deponering (dikesampingkan demi kepentingan umum) oleh Kejaksaan Agung. Semua orang tahu, dalam kasus deponering sangat kental nuansa politik bukan berarti dia tidak bersalah. Dan itu adalah kelemahan mendasar pranata hukum di Indonesia. Semua jadi tidak jelas dan tidak tuntas.

Saat Bambang Widjojanto ditempatkan menjadi anggota TGUPP Provinsi DKI Jakarta aura Intelektual yang dulu pernah ada menjadi sirna seketika. Karena sudah menjadi rahasia umum TGUPP yang berjumlah jumbo 73 orang itu hanyalah akal-akalan Anies Baswedan untuk memberikan balas jasa bagi para Timsesnya. Dan lebih konyolnya lagi selama hampir 2 tahun, tidak ada hasil karya apapun yang dihasilkan oleh Bambang Widjojanto di TGUPP yang bisa dirasakan rakyat Jakarta. Gaji mahal yang dibayarkan oleh APBD DKI Jakarta kepada mereka ternyata hanya terbuang sia-sia.

Serangan Bambang Widjojanto dalam menggugat kemenangan Jokowi dalam pra sidang MK pun juga cukup menggelikan bahkan lebih menjurus memalukan. Dia menuduh Jokowi menyumbang dana kampanye Rp 19,5 Milyar dari kantong pribadi, ternyata lagi-lagi itu tuduhan palsu. Karena berdasarkan hasil audit yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Anton Silalahi atas permintaan KPU dana kampanye TKN Jokowi-MA "clear n clean" dan tercatat Jokowi menyumbang Rp 0,-.

Gagal menyerang Jokowi, Bambang dengan tak kenal malu menyerang status KH Ma'ruf Amin yang katanya pegawai BUMN makanya layak didiskualifikasi. Lagi-lagi serangan yang kental aroma kebodohan. Posisi KH Ma'ruf Amin adalah Dewan Pengawas dan jelas dalam UU bahwa status Bank Mandiri Syariah dan BNI Syariah adalah anak perusahaan dari Bank Mandiri dan BNI yang otomatis tidak termasuk kelompok BUMN. Mungkin saking paniknya Bambang Widjojanto tidak sempat baca dan mempelajari UU Perbankan. Atau hanya sekedar menebarkan HOAX ? Entahlah.

Yang jelas apa yang dilakukan Bambang Widjojanto hanya sekedar "Psy War" untuk mencoba mengganggu fokus dan konsentrasi para Hakim MK. Karena selisih suara antara Jokowi dan Prabowo yang sebesar 11% bukan perkara mudah untuk disengketakan. Hanya sayangnya perang urat syaraf yang dilancarkan lelaki kelahiran Jakarta, 18 Oktober 1959 ini terlalu cemen alias murahan. Atau mungkin hanya sekedar pengalihan isu karena bukti-bukti gugatan yang dimiliki sangat minim ? Hmm..lagu lama.

Harapan saya Bambang Widjojanto masih punya martabat untuk menyisakan sedikit saja intelektualitasnya sebagai mantan aktivis pembela hukum di Indonesia. Jangan asal membela yang bayar tapi menafikan yang benar.

Btw kasus yang menimpa adik kandung Bambang Widjojanto yaitu Hariyadi Budi Kuncoro yang menjadi tersangka kasus korupsi Rp 37,9 milyar atas perkara pembelian 10 mobil crain di PT. Pelindo II apa kabarnya ? Sungguh sangat Ironis, sang kakak pernah menjadi Wakil Ketua KPK tapi adik kandungnya tersangkut perkara korupsi puluhan milyar.

Hmmmm..... memang tidak mudah berkaca pada diri sendiri ya kawan !!!

Salam SATU Indonesia,
13062019

Oleh : Rudi S Kamri





Fokus : Prabowo Gugat Hasil Pilpres Ke MK


#Mahkamah Konstitusi #MK #Prabowo-Sandi #Sidang MK #Sidang Sengketa Pilpres 2019 #Sidang Gugatan Pilpres #Tim Hukum Prabowo-Sandi #Bambang Widjodjanto


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






3 menit yang lalu

Diduga Ngebut, Pelajar di Sulsel Tabrak IRT Hingga Tewas

Beritacenter.COM - Seorang pelajar berinisial BS (16) menabrak ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Gowa, Sulsel..
40 menit yang lalu

Pijet Plus-plus Di Desa Sukorejo, Di Satroni Polisi

Beritacenter.COM - Sebuah panti pijat bernama HHK yang berada di jalan Erlangga Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem,..
58 menit yang lalu

Sepakat !! Prabowo dan Sohibul Iman Calonkan Dua Nama ini Jadi Calon Wagub DKI

Beritacenter.COM - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul..
1 jam yang lalu

Seluruh Calon Kepala Daerah Wajib Ikut Tes Ini

Beritacenter.COM - Calon kepala daerah dalam Pilkada serentak yang akan berlangsung di Indonesia haruslah bebas dari..
1 jam yang lalu

Leher Bocah di Sulawesi Tenggara Tertusuk Moncong Ikan Marlin Saat Mancing

Beritacenter.COM - Seorang bocah bernama Muhammad Idul tertusuk moncong ikan marlin saat memancing di perairan Buton,..
1 jam yang lalu

Kebakaran Hebat Hanguskan 9 Kios di Pasar Pelita, Dua Orang Terluka

Beritacenter.COM - Terjadi kebakaran hebat yang mengahanguskan sembilan kios pedagang di Pasar Pelita, Kota Sukabumi,..
1 jam yang lalu

Karyawan Stasiun TVRI Bentangkan Kain Hitam

Beritacenter.COM - Para karyawan TVRI melakukan perlawanan kepada Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik..
1 jam yang lalu

80 Tentara Yaman Tewas Atas Serangan Rudal dan Drone

Beritacenter.COM - Sebanyak 80 warga Yaman dan 130 orang lainya mengalami luka - luka akbiat serangan rudal dan..
2 jam yang lalu

RUU Omnibus Law Ancaman Bagi Para Buruh?

Beritacenter.COM - Kebijakan Omnibus Law yang akan diciptakan oleh pemerintah mengisyaratkan akan menghapus sistem..
2 jam yang lalu

Diperiksa Terkait Kasus MeMiles, Pinkan Mengaku Hanya Mengisi Acara

Beritacenter.COM - Pinkan Mambo mendatangi Polda Jawa Timur (Jatim) untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus..
2 jam yang lalu

Polisi Tangkap Pria Bejat di Bone yang Cabuli Adik Iparnya

BeritaCenter.COM – Aparat kepolisian turun tangan mengamankan pria di Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), karena..
2 jam yang lalu

Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan Bus Purnamasari di Subang

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan tunggal..
2 jam yang lalu

Alasan Kenapa Elpiji 3 Kg Harus Naik

BeritaCenter.COM – Harga elpiji 3 kg untuk masyarakat tidak mampu kini naik jadi Rp 35.000 per tabungnya mulai..
3 jam yang lalu

Cabuli Mahasiswinya, Polisi Akan Periksa Dosen PTN di Padang

BeritaCenter.COM – Dosen sebuah perguruan tinggi negeri (PTN) di Padang, Sumatera Barat (Sumbar) dilaporkan..
3 jam yang lalu

Desmond Sebut akan Buat Panja Jiwasraya Jika Penjelasan Kejagung Tak Memuaskan

Beritacenter.COM - Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Desmond J Mahesa menegaskan, pihaknya akan..
3 jam yang lalu

Ini Wujud Batu Petir Milik Dukun Cilik Ponari yang Menghebohkan

BeritaCenter.COM – Muhammad Ponari Rahmatullah atau Ponari kini berusia 20 tahun. Ponari dikenal luas sebagai..
4 jam yang lalu

Komisi III DPR Gelar Raker dengan Kejagung, Ini yang Dibahas...

Beritacenter.COM - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan menggelar rapat kerja (Raker) dengan Kejaksaan Agung..
4 jam yang lalu

Menhan Prabowo Bahas Natuna di DPR

Beritacenter.COM - Dalam rapat bersama Komisi I DPR dihadiri Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di Gedung DPR, Senin..
4 jam yang lalu

Prabowo Hingga Panglima TNI Rapat Bersama Komisi I DPR Bahas Natuna

BeritaCenter.COM – Komisi I DPR RI melakukan rapat kerja bersama sejumlah menteri. Salah satunya dengan Menteri..
4 jam yang lalu

Ini Dia Nama-nama Korban Jembatan Putus Akibat Banjir di Bengkulu

Beritacenter.COM - Ada sebanyak 7 korban tewas dan 3 orang hilang dalam musibah banjir di daerah Kabupaten Kaur,..
4 jam yang lalu

Felix Siaue Jadi Agen HTI dan Menyerang Istri Gusdur

Beritacenter.COM - Ustaz Felix Siauw dituding menjadi agen Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan meyerang istri..
4 jam yang lalu

Jadi Tersangka, Ini Tampang Pengemudi yang Tabrak Polisi Saat Bertugas

BeritaCenter.COM – Polda Metro Jaya berhasil meringkus pengemudi yang tega menabrak Briptu Gugur Ebenezer saat..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi