Rabu, 12 Agustus 2020 - 02:15 WIB

Soal Kivlan Minta Perlindungan, Moeldoko Pastikan Negara Konsisten Tegakkan Hukum

Oleh : Aisyah Isyana | Jumat, 14 Juni 2019 | 15:15 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Kivlan Zen disebut menyurati Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu dan Menko Polhukam Wiranto untuk meminta perlindungan hukum terkait kasus yang menjeratnya. Menanggapi hal itu, Istana memastikan negara akan tetap konsistem menegakkan hukum tanpa ada intervensi.

"Negara harus konsisten tegakkan hukum, tidak boleh dipengaruhi siapapun dan negara tidak boleh mempengaruhi. Proses harus berjalan dengan baik agar jangan sampai ada istilah pemerintah tidak konsisten, pemerintah tidak tegas, dan lain-lain," ujar Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019).

Baca juga :

Sebelumnya, Kivlan Zen sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata api dan makar. Sementara Menko Polhukam sendiri mengaku menolak untuk melindungi Kivlan dan proses hukum harus tetap berjalan.

"Pak Wiranto sudah sampaikan, dan kita semua sudah sepakat bahwa hukum berjalan. Tidak ada lagi intervensi, tidak ada lagi mempertimbangkan faktor lain. Jadi, kita tidak intervensi," ujar Moeldoko.

Untuk diketahui, kuasa hukum Kivlan menjelaskan alasan pihaknya meminta perlindungan hukum kepada Menhan dan Menko Polhukam. Dia menyebut kliennya merasa dizalimin dan dikriminalisasi atas kasus kepemilikan senpi dan rencana pembunuhan 4 tokoh.

Sementara Menko Polhukam Wiranoto sebelumnya mengaku belum membaca ataupun menerima surat permintaan perlindungan hukum dari Kivlan Zen. Kendati begitu, Wiranto sendiri memastikan jika dirinya akan menolak hal itu agar proses hukum terus berlanjut.

"Saya belum baca ya. Belum tahu, (suratnya) belum sampai ke saya. Tapi kembali tadi bahwa kemarin sudah saya tegaskan bahwa biar lah proses hukum itu berlanjut, biar saja," ujarnya di Gedung Kemenko Polhukam, Jl Merdeka Barat, Jakarta Selatan, Kamis (13/6/2019).

"Jadi kita kan sudah sepakat bahwa kita akan melakukan tindakan tegas, lugas, tanpa pandang bulu untuk siapapun yang kita anggap kita duga melakukan pelanggaran hukum pada tingkat apapun, jenis apapun. Maka silakan kepolisian melanjutkan proses penyelidikan, penyidikan sampai tuntas," sambungnya.





#Moeldoko #Menhan #Menko Polhukam #Istana negara #Kivlan zen #Wiranto #Ryamizard Ryacudu


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Pemkot Bekasi Punya Stok Alat Test Covid-19 yang Cukup Hingga Akhir Tahun

Beritacenter.COM - Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengaku telah memiliki stok alat pendeteksi virus corona yang..
2 jam yang lalu

Polisi Tangkap Dua Pelaku Curanmor yang Kerap Beraksi di Bekasi

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil meringkus dua pelaku pencuri sepeda motor yang kerap beraksi..
3 jam yang lalu

Pemerintah Bagikan Bansos ke Warga Terdampak Virus Corona di Pinggir Rel Kereta Api

Beritacenter.COM - Pemerintah terus menyalurkan bantuan kepada warga terdampak virus Corona di Indonesia. Kali ini,..
3 jam yang lalu

Santri Ponpes Al-Amin Hilang Terbawa Arus di Sungai Cibeber

Beritacenter.COM - Seorang santri di Pondok Pesantren Al Amin, Cicurug, Kabupaten Sukabumi, hilang usai hanyut di..
4 jam yang lalu

Polisi Pastikan Perkara 3 Pelaku Penembakan Tangsel Tetap Lanjut, Meski Keluarga Minta Damai

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian memastikan jika perkara terhadap 3 pelaku teror penembakan di Tangerang akan..
4 jam yang lalu

Dirut Biofarma Sebut Vaksin Sinovac Bakal Diprioristaskan untuk Warga Indonesia

Beritacenter.COM - Direktur Utama Biofarma Honesti Basyir mengatakan pihaknya akan memprioritaskan vaksin Corona dari..
5 jam yang lalu

Tolak Aplikasi, Apple Dituding Manfaatkan Dominasinya di App Store

Beritacenter.COM - Perusahaan pembuat iPhone, Apple, dituding telah melanggar beberapa aturan di pasar aplikasi..
5 jam yang lalu

Pemerintah Sebut Vaksin Corona Asal China yang Paling Maju

Beritacenter.COM - Pemerintah memilih vaksin Covid-19 dari sejumlah kandidat dengan kriteria yang terbaik dan..
5 jam yang lalu

Sri Mulyani Jatuhi Hukuman Financial kepada DPO Veronica Koman

Diketahui juga bahwa sebenarnya status dari Veronica Coman ini tak hanya masuk ke dalam DPO di Kepolisian Indonesia..
5 jam yang lalu

Menteri Edhy: Saya Bukan Menteri Kelautan dan Periklanan

PANDEGLANG - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menegaskan dirinya tidak ingin menjadi menteri populer..
6 jam yang lalu

Karena Permintaan Suami, Seorang Pembantu Tega Cabuli Bayi Majikannya

Beritacenter.COM - Seorang pembantu berinisial VV (19) diamankan Polres Pariaman karena diduga melakukan..
6 jam yang lalu

Kuasa Hukum Ungkap Cara Korban Pemerkosaan di Bintaro Bongkar Identitas Pelaku

Beritacenter.COM - Polisi telah meringkus pelaku pemerkosaan viral di Bintaro, Tangerang Selatan, Raffi Idzamallah..
6 jam yang lalu

Lakukan Malpraktik, Dokter Gigi Gadungan Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Metro Jaya menangkap seorang dokter gigi gadungan berinisial ADS. Diketahui,..
7 jam yang lalu

Ledakan Besar Porak-porandakan Pemukiman Warga di Baltimore AS, 1 Tewas, 7 Luka-luka

Beritacenter.COM - Sedikitnya satu orang dilaporkan tewas dan tujuh lainnya luka-luka akibat ledakan besar yang..
8 jam yang lalu

Sadis! Balita Dianiaya Hingga Tewas Oleh Teman Ibu Kandungnya

Beritacenter.COM - Seorang balita berusia 4,5 tahun ditemukan meninggal dengan kondisi yang tidak wajar di..
8 jam yang lalu

Pedro Rodriguez Tinggalkan Chelsea

Beritacenter.COM - Gelandang Serang Pedro Rodriguez resmi meninggalkan Chelsea pada bursa transfer musim ini. Melalui..
8 jam yang lalu

KKP Ambil Sampel Bangkai Paus Pilot Untuk Ilmu Pengetahuan

Beritacenter.COM - Pengambilan sampel dilakukan oleh Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang..
8 jam yang lalu

Sadis! Lutung Jawa Ditemukan Mati Tergantung di Kawasan Gunung Butak

Beritacenter.COM - Seekor Lutung Jawa ditemukan mati tergantung di pohon di kawasan Perhutani Oro-oro Ombo Batu...
9 jam yang lalu

Polisi Cek CCTV Buru Pelaku Penaruh Tas Ancaman Diduga Bom di Masjid UNY

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian tengah menyelidiki soal siapa pelaku teror yang menaruh benda mencurigakan diduga..
9 jam yang lalu

Sri Mulayani Ungkap Data Penerima Bansos Covid-19 Sudah Basi

Beritacenter.COM - Penyaluran bansos untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19 tidak berjalan seperti yang..
10 jam yang lalu

Geger !!! Tas Hitam Mencurigakan Diduga Bom di Masjid Mujahidin UNY

Beritacenter.COM - Sebuah tas hitam mencurigakan berada di dalam loker Masjid Mujahidin, UNY, Selasa (11/8). Tas..
10 jam yang lalu

Gunakan Alat Seadanya, Sejumlah Bocah Berhasil Padamkan Kebakaran Hutan di Papua

Beritacenter.COM - Sejumlah bocah di Wamena, Jayawijaya, Papua berhasil memadamkan kebakaran hutan lindung di..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi