Sabtu, 07 Desember 2019 - 08:31 WIB

Patroli WhatsApp Grup, Polri: Hanya Untuk Pelanggar Hukum

Oleh : Fani Fadillah | Selasa, 18 Juni 2019 | 16:24 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo

Beritacenter.COM - Berbagai spekulasi bermunculan terkait rencana Polri untuk melakukan pemantauan grup dalam aplikasi percakapan privasi seperti Whatsapp ataupun yang sejenisnya. Hal itu disampaikan langsung oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. Dedi menyebut hal itu tak dilakukan secara bebas, akan tetapi hanya untuk orang-orang yang melanggar hukum.

Baca juga:

"Kita hargai privasi seseorang. Kalau enggak melanggar hukum, ya ngapain," tutur Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (18/6).

Ia menjelaskan, penyidik baru akan menembus privasi dalam WhatsApp baik percakapan pribadi maupun grup jika ada tindak pidana yang tampak dan dibuka ke publik.

"Jadi nggak ada mantau Whatsapp ya. Secara teknis, Dirsiber bekerja sama dengan Kominfo dan BSSN secara periodik melakukan patroli siber. Ketika menemukan suatu akun penyebar konten hoaks, diingatkan. Kalau misalkan dia masif, baru dilakukan penegakan hukum," jelas dia.

Guna melakukan penegakan hukum itu, barang bukti pun dikumpulkan. Termasuk menyidik berbagai capture konten yang sengaja dibuka ke publik lewat sosial media, hingga akhirnya menelusuri isi percakapan di Whatsapp pihak yang diduga terkait.

"Dalam penegakan hukum kan ditanya barbuknya, nah barbuk kamu apa untuk menyebarkan hoaks tersebut? Handphone. Nih handphone langsung dicek di lab forensik. Dicek alur komunikasinya ke mana. selain dia menyebarkan di medsos, dia menyebarkan di WhatsApp grup juga," kata Dedi

"Nah WhatsApp grup itu akan dipantau juga siapa yang terlibat langsung, secara aktif terbukti melakukan perbuatan melawan hukum. Kalau enggak, ya enggak. Gitu. Jadi bukan WhatsApp yang di handphone-handphone itu dipatroli," lanjutnya.

Sementara itu Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra menambahkan, berbagai pengungkapan kasus hoaks, ujaran kebencian, hingga SARA tidak lansung melalui penelusuran percakapan di Whatsapp para terduga pelaku.

"Pengungkapan kasus yang kemarin kita menggunakan WA itu adalah sebuah capture, bukan kita langsung mengawasi percakapan di WA itu. Jadi teman-teman, di dalam medsos itu kan ada yang bersifat tertutup dan terbuka. Jadi ketika di medsos yang tertutup itu seperti WA, lalu dicapture ke beberapa platform yang terbuka, itu menjadi mudah untuk dilakukan penyelidikan," beber Asep.

Artinya tahapan yang dilakukan kepolisian dalam mengumpulkan barang bukti menjadi sah di mata hukum. Pasalnya jika langsung menelusui ranah privasi seseorang tanpa dasar pidana di dalamnya maka hal itu menjadi ilegal.

Barang bukti yang dikumpulkan menggunakan cara yang melawan aturan hukum, bisa ditolak di persidangan.

"Kemudian segala sesuatu yang bersifat investigasi terhadap bukti elektronik seperti itu, harus mendasari pada hukum. Jadi tidak bisa begitu saja kita masuk. Jadi semuanya harus dalam melalui prosedur dan mekanisme hukum," Asep menandaskan.





#Polri pantau grup whatsapp #Pemantauan grup whatsapp


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






23 menit yang lalu

Asik Berenang Dengan Teman, Bocah SD Tenggalam di Sungai Ciliwung

Beritacenter.COM - Seorang bocah SD tenggelam saat berenang di aliran Sungai Ciliwung, tak jauh dari pintu utama..
1 jam yang lalu

Akhir Pekan, BMKG Prediksi Cuaca di Jakarta Berpotensi Hujan Kilat

Beritacenter.COM - Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Ibu Kota Jakarta akan..
2 jam yang lalu

4 Desa di Lebak Banten Diterjang Banjir

Beritacenter.COM - Ada sebanyak dua kecamatan dan empat desa di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten diterjang banjir..
3 jam yang lalu

Gara-gara Cuma Masalah Rokok, Mandor Tikam Anak Buah

Beritacenter.COM - Seorang pria berinisial MNM(27), mandor bangunan proyek Rusunawa di kampus Universitas Islam..
4 jam yang lalu

Warga Gunungkidul Diserang Sekawanan Ular Berbisa

Beritacenter.COM - Warga Dusun Kepek 1, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul ramai-ramai membulu..
5 jam yang lalu

KPU Terbitkan Soal Nasib Eks Koruptor Bisa Maju Pilkada

Beritacenter.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menerbitkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 18..
6 jam yang lalu

Pemanasan Global dan Sampah Terus Mengancam Bumi

Beritacenter.COM - Pemanasan global dan sampah terus menjadi ancaman dunia, termasuk Indonesia. Komunitas perusahaan..
7 jam yang lalu

Gara-gara Becanda Bawa Bom, 2 Penumpang Dibui

Beritacenter.COM - Petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Adisutjipto melakukan pengamanan terhadap..
8 jam yang lalu

Seorang Balita Tewas Usai Diberikan Obat dari Pihak Rumah Sakit

Beritacenter.COM - Seorang balita yang tewas bernama Muhamad Noval Mohtarom (4) dinilai janggal oleh orang tuanya..
9 jam yang lalu

Ini Janji Kabareskrim Irjen Listyo Sigit Prabowo

Beritacenter.COM -Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis resmi menunjuk Kadiv Propam Irjen Polisi Listyo Sigit Prabowo..
10 jam yang lalu

Hal Yang Bisa Menyelamatkan Siksa Kubur

Beritacenter.COM - Alam kubur akan dialami oleh umat manusia sebagai jembatan penghubung antara dunia dan akhirat...
11 jam yang lalu

Santriwatinya Dicabuli, Aktivis Perempuan Minta Polisi Tangkap Pelaku

Beritacenter.COM - Para aktivis yang tergabung dalam Aktivis Woman Crisis Centre (WCC) Jombang meminta aparat..
15 jam yang lalu

Gerindra Sebut Kabareskrim Baru Orang Baik Karena Mirip Prabowo Subianto

Beritacenter.COM - Kapolri Jenderal Pol Idam Azis baru saja menunjuk Kepala Bareskrim baru Irjen Pol Listyo Sigit..
16 jam yang lalu

Soal Salon Kecantikan Ilegal, Ivan Gunawan Diperiksa Polisi

Beritacenter.COM - Artis sekaligus disainer baju Ivan Gunawan diperiksa polisi terkait kasus salon kecantikan ilegal...
16 jam yang lalu

Terlibat Kasus Pengeroyokan, Mantan Suami Artis Ini Ditangkap Polisi

BeritaCenter.COM - Gathan Saleh yang tak lain adalah mantan suami dari artis Dina Lorenza, kini ditetapkan menjadi..
16 jam yang lalu

Terduga Teroris di Papua Diamankan Densus 88

Beritacenter.COM - Satu orang terduga teroris berinisal KWN diamankan tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri. Hal itu..
17 jam yang lalu

Selain Kabareskrim, Kapolri Juga Mutasi 5 Kapolda

Beritacenter.COM - Kapolri Jenderal Idham Azis menunjuk Kabareskrim baru, Irjen Listyo Sigit Prabowo. Penunjukan itu..
17 jam yang lalu

Hina Wapres RI, Habib Ja'far Dikenakan Pasal Berlapis

BeritaCenter.COM - Polri telah menetapkan pelaku penghinaan terhadap Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin sebagai..
17 jam yang lalu

Turun Untuk Kencing, Tiba-tiba Mobil Jalan Sendiri Masuk Jurang

Beritacenter.COM - Kecekaan tunggal terjadi di jembatan Gedongkuning, Kota Yogyakarta, pada Jumat (6/12) dini hari...
17 jam yang lalu

Rasain !! Perampok Bank Bersenjata Ditembak Mati Polisi

Beritacenter.COM - Satreskrim Polres Brebes mengamankan empat orang perampok BRI Unit Negla, Losari Brebes. Satu..
17 jam yang lalu

Usai Buang Hajat, Kakek Ini Tewas Dipinggir Rel Sidoarjo

BeritaCenter.COM - Suradji (62) tewas tertabrak Kereta Api Mutiara Timur 105 rute Surabaya-Banyuwangi saat usai buang..
18 jam yang lalu

Si Dungu Rocky Gerung Fitnah Jokowi Tidak Paham Pancasila, Stafsus Presiden : Tidak Ada Gunanya Menanggapi Si Mulut Besar

Beritacenter.COM - Pernyataan kontroversial Rocky Gerung dalam acara Indonesia Lawyer Club yang disiarkan TVOne..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi