Jumat, 21 Pebruari 2020 - 09:11 WIB

Mengapa Kuasa Hukum BPN Menyesatkan?

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Kamis, 20 Juni 2019 | 09:02 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - all is fair in love and war (and politics)

tadi bosen nonton sidang MK yang yah begitulah..

sudah lama pengen nulis tentang ini, tapi tertunda karena kesibukan ala Patrick Starr; sibuk nggak ngapa-ngapain..

peta politik dunia memang berubah setelah era medsos (bukan sosmed, karena harusnya socmed; social media)..

tak kurang wong gemblung macam Donald Trump pun bisa menang jadi presiden Amerika, dengan memproduksi hoax dan hype, sambil mencuci otak sembari mencucu mulut orang-orang dungu di Amerika, simbah moyangnya negara demokrasi..

lebih dahsyat lagi, Trump juga punya tempat di hati sebagian masyarakat Indonesia, hanya karena dia adalah anti-thesis Hillary Clinton..

mungkin juga karena Donald Trump adalah anti-thesis Jokowi; kaya ceprot sejak lahir, orator yang berapi-api, dan gemar menabur sinisme dan pesimisme.. lumayan, ada pangsa pasar 60 jutaan..

tapi, hey.. all is fair in love and war.. dan politik adalah titik singgung antara cinta dan perang.. dalam sistem demokrasi kehendak demos (rakyat; common people) adalah kehendak Tuhan..

sebelum sistem demokrasi berkembang, sistem tirani menyebar di seluruh dunia dengan berbagai nama.. Kekaisaran, Monarki, Kerajaan, Kekhalifahan, Kesultanan, Moghul..

titah penguasa adalah titah "Tuhan"..

tidak selalu sistem penguasa sentral semacam itu jelek.. sejarah mencatat banyak sekali penguasa yang baik hati dan peduli pada rakyatnya, seperti Khalifah Abu Bakar dan Umar.. di Eropa ada Raja Sulaiman 1 (Turki), Kaisar Augustus (Romawi) dan Kaisar Meiji (Jepang) yang menjadi kaisar di usia 14 tahun..

ada juga King Arthur of England, Prince Ali dari Ababwa, dan Princess Jasmine dari Agrabah..

and yet, tetap ada saja satu dua (juta) orang yang nggak suka sama mereka.. dan memang bukan tugas pemimpin untuk memuaskan semua orang..

sejarah membuktikan bahwa satu persatu sistem monarki dan kekhalifahan bertumbangan di dunia.. kekhalifahan terakhir tumbang di Turki pada 3 Maret 1924..

menurut teori survival to fittest, mereka gagal menyesuaikan diri dengan perkembangan jaman, sehingga ditumbangkan sendiri oleh rakyatnya..

sisa monarki yang ada harus menyesuaikan diri dengan zaman; merangkul demokrasi atau memberangus demokrasi..

kita kemudian melihat beberapa Raja yang menjadi simbol/kepala negara, didampingi Perdana Menteri (Prime Minister) sebagai Kepala Pemerintahan yang dipilih dengan sistem demokrasi..

di Indonesia, beberapa kerajaan dan kesultanan (serta kasunanan/kasepuhan), melebur ke dalam satu negara Kesatuan Republik Indonesia..

republik adalah sebuah negara di mana tampuk pemerintahan akhirnya bercabang dari rakyat, bukan dari prinsip keturunan bangsawan..

asiknya demokrasi adalah, kita bisa saja dipimpin siapapun sesuai kehendak mayoritas..

kita bisa dipimpin Insinyur, Tentara, Teknokrat, Ulama, Anak Mantan Presiden, Tentara (lagi) bahkan Tukang Kayu..

dipimpin bekas pecatan tentara juga boleh.. tergantung kehendak rakyat..

perebutan kekuasaan yang sah ini justru bagian asyiknya..

rakyat akan memberikan apresiasi atau bahkan menghukum pemimpin setiap periode waktu tertentu.. di kita, artinya 5 tahun sekali.. (seharusnya) tanpa darah dan peluru tertumpah..

di sini letak masalahnya..

masih ada orang-orang dengan cara-cara berpikir primitif, yang ingin merebut kekuasaan dengan cara-cara tidak normal..

ada yang mengkoordinasikan terciptanya kerusuhan untuk membuka jalan revolusi, ada yang ngirim santet.. ada juga yang mengirimkan do'a-do'a yang mengancam Tuhan supaya capresnya yang menang..

setelah hasil pilpres berdasarkan keputusan KPU mengendap, langkah konstitusional yang bisa dipilih memang cuma ke Mahkamah Konstitusi..

itu sudah bener..

dan yang senyum-senyum bahagia tentunya para pengacara kedua belah pihak yang magabut; makan gaji buta..

BW cukup membuat asumsi general tanpa bukti kuat (karena memang tidak ada), sementara YIM tinggal senyum-senyum dan kipas-kipas mengikuti prosesi di MK..

tentu saja keduanya harus pasang tampang serius ketika diliput TV..

tahu nggak perbedaan pengacara yang buruk dan pengacara yang baik?

pengacara yang buruk itu suka manjang-manjangin perkara yang sepele..

sedangkan pengacara yang baik itu adalah pengacara yang suka melayani argumen pengacara buruk yang bertele-tele itu dengan cara yang lebih bertele-tele dan lebih panjang lagi, walaupun masalahnya sederhana, bisa selesai dalam waktu singkat, dan hasil akhirnya sudah bisa ditebak..

mungkin karena dua-duanya dibayar per jam, bukan borongan..

(keterangan gambar: Orca, yang merupakan spesies lumba-lumba, (dan bukan paus), secara umum dikenal sebagai Killer Whale/ Paus Pembunuh.. you know, just incase situ nggak paham lucunya..)

Sumber : Status Facebook Gus Bin





Fokus : Prabowo Gugat Hasil Pilpres Ke MK


#Mahkamah Konstitusi #MK #Sidang MK #Prabowo Gugat Hasil Pilpres Ke MK #Sidang Sengketa Pilpres 2019 #Kuasa Hukum 02 #Kuasa Hukum 02 Bikin Hoaks #Bambang Widjojanto Bikin Hoaks #Sidang Lanjutan Gugatan Pilpres 2019 #Kuasa Hukum 01


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






4 menit yang lalu

Trus Bertambah, 2.247 Orang Tewas Akibat Virus Corona

Beritacenter.COM - Sebanyak 2.247 orang tewas akibat virus corona yang terjadi di Wuhan China. Saat ini sudah ada..
49 menit yang lalu

Polisi Ringkus 5 Pencuri Motor di Bekasi dan Jakarta Timur

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Metro Jaya menangkap 5 orang pelaku pencurian sepeda motor di kawasan Bekasi dan..
1 jam yang lalu

Ini Rekayasa Lalu Lintas Saat Aksi 212 di Istana Negara

Beritacenter.COM - Satlantas Polda Metro Jaya menggelar rekayasa lalu lintas (lalin) menjelang aksi 212 'Berantas..
1 jam yang lalu

Hujan Deras Masih Mengguyur Jakarta Hari ini

Beritacenter.COM - Wilayah Ibu Kota Jakarta masih akan diguyur hujan pada Jumat (21/2/2020). Oleh karena itu warga..
2 jam yang lalu

Lebih Baik Mana Sabun Batang atau Sabun Cair? Ini Penjelasannya...

Beritacenter.COM - Sabun mandi memang dibutuhkan untuk membunuh kuman-kuman di kulit. Namun, tidak semua sabun mandi..
3 jam yang lalu

Begini Kata Pemain Timnas Saat Dilatih Shin Tae-yong

Beritacenter.COM - Pemain timnas asal Madura United(MU) Asep Berlian mengaku ia baru mengenal ilmu lain saat dilatih..
3 jam yang lalu

Pemerintah China Umumkan Obat Pertama Atasi Virus Corona

Beritacenter.COM - Pemerintah China mengumumkan obat antivirus corona untuk pasien yang kini telah disetujui. Obat..
5 jam yang lalu

Nadiem Ungkap Dosa-dosa Dunia Pendidikan di Indonesia

Beritacenter.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan(Mendikbu) Nadiem Makarim membeberkan dosa-dosa pendidikan yang..
6 jam yang lalu

Muadzin di London Ditikam Saat Shalat

Beritacenter.COM - Ada seorang ditangkap setelah menusuk seorang muadzin di sebuah masjid di London, Inggris, saat..
7 jam yang lalu

Mengenal 4 Golongan Yang Tidak Akan Tersentuh Api Neraka

Beritacenter.COM - Orang-orang beriman tentunya ingin agar dirinya tidak tersentuh api neraka. Allah SWT menciptakan..
7 jam yang lalu

Mendikbud Nadiem Makariem Bisa Dibidik KPK

Beritacenter.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makariem membuat kebijakan pembayaran Sumbangan Pembinaan..
8 jam yang lalu

Warga Kampung Melayu Mulai Mengungsi

Beritacenter.COM - Ada ratusan warga terdampak banjir di empat RW, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara,..
9 jam yang lalu

Omnibus Law Dinilai Tidak Memihak, Buruh dan Mahasiswa UI Bakal Turun ke Jalan

Beritacenter.COM - Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja dinilai tidak memihak rakyat atau kaum buruh..
10 jam yang lalu

Pengantin Baru Jadi Pertimbangan Mendapat Kredit Usaha Rakyat

Beritacenter.COM - Pemerintah akan mengkaji pemberian kredit usaha rakyat(KUR) kepada para pengantin baru sebagai..
11 jam yang lalu

Kedapatan Bawa Miras, Polisi Halau Suporter Gresik yang Hendak ke Sidoarjo

Mereka dari Gresik semua. Kami halau dan kami suruh balik. Karena juga mereka tidak mempunyai tiket. Selain itu kami..
11 jam yang lalu

Selagi Belum Disahkan, Jokowi Persilakan Warga Kritik RUU Cipta Kerja

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka peluang untuk masyarakat menyampaikan kritikan dan saran..
12 jam yang lalu

Selain Sabu, Artis Aulia Farhan Juga Positif Gunakan Narkoba Jenis Ini...

Beritacenter.COM - Artis FTV, Aulia Farhan ditangkap polisi di Hotel Amaris, Jakarta Selatan, pada Kamis (20/2/2020)..
12 jam yang lalu

Komnas PA Bakal Silaturahmi ke Ponpes Anak Kiai Jombang yang Diduga Cabuli Santri

Beritacenter.COM - Pihak Komnas Perlindungan Anak (PA) rencanaya akan menjadwalkan silaturahmi ke pondok pesantren..
13 jam yang lalu

Jadwal Lengkap Pertandingan Liga Europa Malam Ini...

Tak sedikit juga tim-tim besar yang ikut meramaikan kompetisi ini. Sebut saja Manchester United, Arsenal, Ajax, AS..
13 jam yang lalu

Bos WO yang Tipu Puluhan Calon Pengantin di Cianjur Terancam Hukuman 4 Tahun Penjara

Beritacenter.COM - Pemilik wedding organizer (WO) Highlevel, Bintang Juwita Maghfirly terancam hukuman 4 tahun..
13 jam yang lalu

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Melonguane Sulut, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Beritacenter.COM - Wilayah Melonguane, Sulawesi Utara (Sulut), diguncang gempa bumi magnitudo 5,6. Gempa yang..
14 jam yang lalu

Polisi Amankan 5 Bonek yang Hendak Nonton ke Sidoarjo

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian mengamankan lima anak Bonek yang hendak ke Sidoarjo untuk menyaksikan..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi