Jumat, 18 September 2020 - 19:55 WIB

Mengapa Kuasa Hukum BPN Menyesatkan?

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Kamis, 20 Juni 2019 | 09:02 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - all is fair in love and war (and politics)

tadi bosen nonton sidang MK yang yah begitulah..

sudah lama pengen nulis tentang ini, tapi tertunda karena kesibukan ala Patrick Starr; sibuk nggak ngapa-ngapain..

peta politik dunia memang berubah setelah era medsos (bukan sosmed, karena harusnya socmed; social media)..

tak kurang wong gemblung macam Donald Trump pun bisa menang jadi presiden Amerika, dengan memproduksi hoax dan hype, sambil mencuci otak sembari mencucu mulut orang-orang dungu di Amerika, simbah moyangnya negara demokrasi..

lebih dahsyat lagi, Trump juga punya tempat di hati sebagian masyarakat Indonesia, hanya karena dia adalah anti-thesis Hillary Clinton..

mungkin juga karena Donald Trump adalah anti-thesis Jokowi; kaya ceprot sejak lahir, orator yang berapi-api, dan gemar menabur sinisme dan pesimisme.. lumayan, ada pangsa pasar 60 jutaan..

tapi, hey.. all is fair in love and war.. dan politik adalah titik singgung antara cinta dan perang.. dalam sistem demokrasi kehendak demos (rakyat; common people) adalah kehendak Tuhan..

sebelum sistem demokrasi berkembang, sistem tirani menyebar di seluruh dunia dengan berbagai nama.. Kekaisaran, Monarki, Kerajaan, Kekhalifahan, Kesultanan, Moghul..

titah penguasa adalah titah "Tuhan"..

tidak selalu sistem penguasa sentral semacam itu jelek.. sejarah mencatat banyak sekali penguasa yang baik hati dan peduli pada rakyatnya, seperti Khalifah Abu Bakar dan Umar.. di Eropa ada Raja Sulaiman 1 (Turki), Kaisar Augustus (Romawi) dan Kaisar Meiji (Jepang) yang menjadi kaisar di usia 14 tahun..

ada juga King Arthur of England, Prince Ali dari Ababwa, dan Princess Jasmine dari Agrabah..

and yet, tetap ada saja satu dua (juta) orang yang nggak suka sama mereka.. dan memang bukan tugas pemimpin untuk memuaskan semua orang..

sejarah membuktikan bahwa satu persatu sistem monarki dan kekhalifahan bertumbangan di dunia.. kekhalifahan terakhir tumbang di Turki pada 3 Maret 1924..

menurut teori survival to fittest, mereka gagal menyesuaikan diri dengan perkembangan jaman, sehingga ditumbangkan sendiri oleh rakyatnya..

sisa monarki yang ada harus menyesuaikan diri dengan zaman; merangkul demokrasi atau memberangus demokrasi..

kita kemudian melihat beberapa Raja yang menjadi simbol/kepala negara, didampingi Perdana Menteri (Prime Minister) sebagai Kepala Pemerintahan yang dipilih dengan sistem demokrasi..

di Indonesia, beberapa kerajaan dan kesultanan (serta kasunanan/kasepuhan), melebur ke dalam satu negara Kesatuan Republik Indonesia..

republik adalah sebuah negara di mana tampuk pemerintahan akhirnya bercabang dari rakyat, bukan dari prinsip keturunan bangsawan..

asiknya demokrasi adalah, kita bisa saja dipimpin siapapun sesuai kehendak mayoritas..

kita bisa dipimpin Insinyur, Tentara, Teknokrat, Ulama, Anak Mantan Presiden, Tentara (lagi) bahkan Tukang Kayu..

dipimpin bekas pecatan tentara juga boleh.. tergantung kehendak rakyat..

perebutan kekuasaan yang sah ini justru bagian asyiknya..

rakyat akan memberikan apresiasi atau bahkan menghukum pemimpin setiap periode waktu tertentu.. di kita, artinya 5 tahun sekali.. (seharusnya) tanpa darah dan peluru tertumpah..

di sini letak masalahnya..

masih ada orang-orang dengan cara-cara berpikir primitif, yang ingin merebut kekuasaan dengan cara-cara tidak normal..

ada yang mengkoordinasikan terciptanya kerusuhan untuk membuka jalan revolusi, ada yang ngirim santet.. ada juga yang mengirimkan do'a-do'a yang mengancam Tuhan supaya capresnya yang menang..

setelah hasil pilpres berdasarkan keputusan KPU mengendap, langkah konstitusional yang bisa dipilih memang cuma ke Mahkamah Konstitusi..

itu sudah bener..

dan yang senyum-senyum bahagia tentunya para pengacara kedua belah pihak yang magabut; makan gaji buta..

BW cukup membuat asumsi general tanpa bukti kuat (karena memang tidak ada), sementara YIM tinggal senyum-senyum dan kipas-kipas mengikuti prosesi di MK..

tentu saja keduanya harus pasang tampang serius ketika diliput TV..

tahu nggak perbedaan pengacara yang buruk dan pengacara yang baik?

pengacara yang buruk itu suka manjang-manjangin perkara yang sepele..

sedangkan pengacara yang baik itu adalah pengacara yang suka melayani argumen pengacara buruk yang bertele-tele itu dengan cara yang lebih bertele-tele dan lebih panjang lagi, walaupun masalahnya sederhana, bisa selesai dalam waktu singkat, dan hasil akhirnya sudah bisa ditebak..

mungkin karena dua-duanya dibayar per jam, bukan borongan..

(keterangan gambar: Orca, yang merupakan spesies lumba-lumba, (dan bukan paus), secara umum dikenal sebagai Killer Whale/ Paus Pembunuh.. you know, just incase situ nggak paham lucunya..)

Sumber : Status Facebook Gus Bin





Fokus : Prabowo Gugat Hasil Pilpres Ke MK


#MK #Mahkamah Konstitusi #Sidang MK #Prabowo Gugat Hasil Pilpres Ke MK #Sidang Sengketa Pilpres 2019 #Kuasa Hukum 02 #Kuasa Hukum 02 Bikin Hoaks #Bambang Widjojanto Bikin Hoaks #Sidang Lanjutan Gugatan Pilpres 2019 #Kuasa Hukum 01


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Jokowi : Kebebasan Berpendapat Kerap Dibajak Pihak yang Mengklaim Dirinya Paling Benar

Ruang kebebasan itu justru sering dibajak untuk mengklaim dirinya paling benar dan yang lain dipersalahkan, lalu..
1 jam yang lalu

KKP Rampungkan Penyidikan Kasus 2 Kapal Pelaku Ilegal Fishing di Selat Malaka

Jakarta - Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan Ditjen PSDKP-KKP berhasil menyelesaikan penyidikan terhadap..
1 jam yang lalu

KITA JOKOWI

Kita membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki hati melayani dan bersahaja bagi rakyatnya... Sosok pemimpin yang..
2 jam yang lalu

Demi Selamat Foto Jokowi, Penjaga Sekolah Pertaruhkan Nyawanya Terobos Bangun SD Yang Roboh

Beritacenter.COM - Kejadian robohnya SD Sugihmukti Cianjur, sontak menjadi sorotan semua pihak. Yang menjadi sorotan..
2 jam yang lalu

Polisi Tangkap Wanita Viral Gosok Bendera Merah Putih Pakai Sikat WC di Sumut

Beritacenter.COM - Viral di media sosial video seorang wanita tengah menggosok bendera Merah Putih dengan menggunakan..
3 jam yang lalu

Pasien Corona di Indonesia yang Sembuh Pecahkan Rekor

BeritaCenter.COM – Pemerintah merilis laporan terbaru terkait kasus corona di Indonesia. Untuk pasien corona..
3 jam yang lalu

Gali Lubang, Napi Asal China di Lapas Klas 1 Tangerang Berhasil Kabur

Beritacener.COM - Seorang narapidana asal China, Cai Changpan alias Cai Ji Fan (53) kabur dari Lembaga..
3 jam yang lalu

AHOK DATANG PASAR BUBAR!

Entahlah..,sepertinya kita selalu diajarkan mencapai hal tinggi dan hebat. Apa itu hebat selalu terkait dengan..
3 jam yang lalu

Gara-gara Rem Blong Sebuah Truk Ngamuk Hajar 4 Rumah Hingga Rusak Parah

Beritacenter.COM - Kasus kecelakaan di jalur wisata bromo, Desa Baledono Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, yang..
3 jam yang lalu

GILA...! Gara-gara Ingin Tenar Ibu Ini Nekat Cuci Bendera Merah Putih Dengan Sikat WC

Beritacenter.COM - Belum lama ini media sosial digemparkan dengan video pengguntingan bendera merah putih yang..
3 jam yang lalu

PELAJARAN !!! Pria Ini Terkapar di ICU karena COVID-19, Awalnya Tak Percaya dan Remehkan Corona

BeritaCenter.COM – Seorang pria di Amerika Serikat (AS) bernama Paul Van Noy tidak percaya dengan COVID-19...
3 jam yang lalu

Hati-hati...! Mantan Pendeta/Ustadnya Kadrun Yang suka Provokasi "Untuk Memecah Belah Bangsa"

Beredar Link Link Berita Yang Beredar di Media sosial Yang menyatakan Ustadnya Kadrun Akan memimpin Ulama Untuk..
4 jam yang lalu

PA 212 Sindir Ahok Hanya Tutupi Kebodohan: "Dia Produk Gagal"

Beritacenter.COM - Persaudaraan Alumni 212 turut merespon kegaduhan akibat pernyataan Komisaris Utama (komut) PT..
4 jam yang lalu

Masker Scuba Kini 'DILARANG', Bagaimana Kalau Dilapisi Tisu?

BeritaCenter.COM – Masker jenis scuba mendadak kini ‘dilarang’ penggunaannya di transportasi umum..
4 jam yang lalu

Jaksa Agung AS Tuai Kecaman, Karena Samakan Lockdown dan Perbudakan!

Selain perbudakan, yang merupakan jenis pengekangan yang berbeda, ini (lockdown-red) adalah gangguan terbesar bagi..
4 jam yang lalu

Polisi Ungkap Pelaku Tabrak Lari Briptu Andry Diduga Oknum TNI

Beritacenter.COM - Pelaku Tabrak Lari di Jakarta Timur yang menewaskan Briptu Andry Budi Wibowo diduga seorang..
5 jam yang lalu

Kecelakaan Truk Tronton Seruduk 4 Rumah di Gunung Bromo

Beritacenter.COM - Kecelakaan hebat melanda sebuha truk tronton menabrak 4 rumah di jalur wisata Gunung Bromo,..
5 jam yang lalu

Tol Layang Petterani Makassar Capai Progress 99%, Oktober Siap Beroperasi..

Beritacenter.COM - Progres pembangunan jalan tol layang AP Pettarani, yang bakal menjadi ikon Kota Makassar,..
5 jam yang lalu

Banyak Korban Berjatuhan, Komisi I Minta Pemerintah Jaga Warga Sipil dan Aparat di Papua

Beritacenter.COM - Penyerangan yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) kepada warga sipil dan..
5 jam yang lalu

KPK di Urutan Ketiga Pegawai Terbanyak Positif Covid-19

Beritacenter.COM - Sebanyal 106 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tercatat telah terkonfirmasi positif..
5 jam yang lalu

Ini Pesan Erick Thohir ke Ahok Usai Bongkar Aib Pertamina

BeritaCenter.COM – Menteri BUMN Erick Thohir memanggil Komisaris PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama..
5 jam yang lalu

WOW !!! Kasus COVID-19 di DKI Jakarta Lewati Korsel dan Singapura

BeritaCenter.COM – Kasus COVID-19 di DKI Jakarta mencapai 50 ribu lebih. Data per hari ini, Jumat 18 September..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi