Senin, 17 Pebruari 2020 - 07:07 WIB

Minta Kubu 02 Buktikan Klaim Kecurangan, Mahfud: Siapa yang Bohong Akan Ketahuan!

Hukum itu perlu bukti, kalau dia katakan dapat 52 juta, karena ada perubahan di sini, di sini, di mana itu? Tunjukkan formulir nomor berapa, TPS berapa, bedanya berapa. Kalau itu (dgital forensik) tidak bisa secara hukum, secara ilmiah bisa

Oleh : Aisyah Isyana | Kamis, 20 Juni 2019 | 23:20 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Mahfud MD menyebut orang-orang yang melakukan kebohongan dan berdrama dalam memberikan keterangan di sidang sengketa Pilpres, pasti akan ketahuan. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini mengimbau masyarakat untuk terus memantau jalannya sidang sengketa pilpres di MK.

"Siapa yang bohong akan ketahuan, siapa yang berdrama akan ketahuan, kan gitu. Rakyat kan tidak bodoh," kata Mahfud di Kantor Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Jakarta, Kamis (20/6).

Sejauh ini, Mahfud menilai keterangan sejumlah saksi yang dihadirkan tim hukum Prabowo-Sandi, masih mentah. Salah satu contohnya, Mahfud menyebut keterangan keponakannya, Hairul Anam, yang disebutnya hanya sebatas persepsi tanpa bisa memberi bukti.

Baca juga :

Menurutnya, setiap saksi harus bisa menunjukkan bukti dari setiap klaim kecurangan yang disuarakan. Mahfud menilai, sejauh ini bukti yang disampaikan tim hukum Prabowo hanya berupa digital forensik saja. Mahfud menyebut bukti digital forensik itu tak bisa dikatakan sebagai bukti yang menguatkan terkait klaim terjadinya penggelembungan suara.

"Hukum itu perlu bukti, kalau dia katakan dapat 52 juta, karena ada perubahan di sini, di sini, di mana itu? Tunjukkan formulir nomor berapa, TPS berapa, bedanya berapa. Kalau itu (dgital forensik) tidak bisa secara hukum, secara ilmiah bisa," ujarnya.

Untuk itu, Mahfud berharap agar hakim MK dapat menuangkan argumentasi yang jelas dalam menilai setiap butir pernyataan saksi dari tim Prabowo-Sandi pada pertimbangan putusannya nanti. Dia menegaskan, setiap kesaksian yang dianggap salah harus disertakan dalil dan fakta-fakta pendukung.

"Itu namanya MK yang benar. Jangan hanya mengatakan gugatan dikabulkan, misalnya, atau gugatan ditolak. Jangan hanya begitu," ujarnya.

"Ya ini pengalaman saja, bukan karena saya. Dulu tahun 2009 ramenya bukan main, begitu saya putus jam 4, jam 5 sore udah selesai semua tahun 2009. Karena kita argumennya jelas, setiap dalil itu dibahas," kata Mahfud menambahkan.





#Mahfud MD #Mahkamah Konstitusi #Sidang MK #Sidang Sengketa Pilpres 2019 #Sidang Gugatan Pilpres #Saksi Prabowo Meragukan #Tim Hukum Prabowo-Sandi


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






10 jam yang lalu

Luar Biasa! Indonesia Kembali Juara Asia Setelah Gempur Malaysia

Beritacenter.COM - Bulu tangkis Indonesia kembali jadi juara yang ke tiga kalinya secara beruntun setelah mengalahkan..
11 jam yang lalu

Pemuda Adat Papua Bantah Pernyataan Provokatif Veronika Koman

Beritacenter.COM - Ketua Umum Pemuda Adat Papua (PAP), Yan Christian Arebo menyayangkan pernyataan atau laporan..
13 jam yang lalu

Arema Terancam Krisis Pemain Saat Hadapi Persebaya

Beritacenter.COM - Arema FC akan menjamu Persebaya Surabaya dalam semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 pada Senin,17..
15 jam yang lalu

Mendagri Tito Apresiasi Pemda Sambut WNI usai Observasi di Natuna

Beritacenter.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian apresiasi kekompakan Pemerintah Daerah (Pemda)..
17 jam yang lalu

Akibat Hujan Deras, Tembok Gudang Rubuh dan Timpa Dua Orang Warga Depok

Beritacenter.COM - Akibat hujan deras, sebuah tembok pembatas gudang di Cilodong Depok ambruk, dua orang warga luka..
17 jam yang lalu

Pemuda di Jeneponto Bacok Ayah dan Ibu Hingga Luka Parah

Beritacenter.COM - Seorang pemuda berinisial KM (29) tega membacok ayah dan ibunya sendiri. Akibatnya, Sang ayah..
19 jam yang lalu

Total 69 Ribu Orang Terinfeksi, Korban Tewas Virus Corona Bertambah Jadi 1.699 Orang

Beritacenter.COM - Penyebaran virus Corona yang mulai merebak dari wilayah daratan China masih terus memakan korban..
20 jam yang lalu

Istana : Masyarakat Punya Empati Tinggi Soal 238 WNI Lolos Observasi di Natuna

Kita percaya masyarakat Indonesia memiliki empati yang tinggi dan tidak membangun persepsi negatif terhadap peserta..
21 jam yang lalu

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Seram Maluku, BMKG: Dipicu Sesar Aktif Dasar Laut

Beritacenter.COM - Gempa berkekuatan magnitudo 5,6 (sebelumnya M 5,8) mengguncang wilayah Kabupaten Seram bagian..
22 jam yang lalu

Bapeten Koordinasi dengan Polisi Usut Asal Muasal Limbah Radioaktif di Batan Indah

Beritacenter.COM - Berkoordinasi dengan pihak kepolisian, Badan Pegawas Tenaga Nuklir (Bapaten) akan menyelidiki asal..
1 hari yang lalu

Erick Thohir Puji Ahok yang Bikin Pertamina Transparan

BeritaCenter.COM – Kehadiran Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi Komisaris Utama di Pertamina memberikan..
1 hari yang lalu

Diungkap Pramono Anung, Ini Dia Dua Menteri Andalan Jokowi

BeritaCenter.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut memiliki menteri yang paling diandalkan di Kabinet..
1 hari yang lalu

Dipulangkan Dari Natuna, 238 WNI Dinyatakan Bersih dan Sehat

BeritaCenter.COM – Ratusan WNI yang telah usai menjalani masa observasi selama 14 hari di Natuna dinyatakan..
1 hari yang lalu

1.526 Orang Meninggal Akibat Virus Corona

Beritacenter.COM - Sebanyak 1.526 orang meninggal dunia akibat wabah virus Corona secara global pada Sabtu..
1 hari yang lalu

Cuma Mau Cari Sensasi PA 212 Akan Demo KPK

 Kelompok Persaudaraan Alumni (PA) 212, Front Pembela Islam (FPI), dan beberapa kelompok lain akan melaksanakan..
1 hari yang lalu

Lepas Pemulangan 238 WNI dari Natuna, Menkes: Jaga Kesehatan Kalian Semua

BeritaCenter.COM – Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto melepas pemulangan 238 WNI usai menjalani..
1 hari yang lalu

Warga Natuna Ramai-ramai Lepas Pemulangan 238 WNI Usai Observasi

BeritaCenter.COM – Ratusan WNI di Natuna telah usai menjalani observasi hari ini. 238 WNI itu dibawa ke Halim..
1 hari yang lalu

Pasangan Suami - Istri Tewas Tersambar Kereta Api di Jalur Pantura

Beritacenter.COM - Pasangan Suami - Istri (Pasturi) tewas tersambar kereta api di jalur pantura Pemalang dan..
1 hari yang lalu

Rasain !! Polisi Tembak Gembong Begal di Pandeglang

Beritacenter.COM - Tim Resmob Polres Pandeglang menangkap pelaku gembong begal bernama Dede Mario (20). Pelaku..
1 hari yang lalu

Waspada Berita Hoaks Menjelang Pilkada 2020

Sejumlah wilayah di Indonesia akan menggelar Pilkada serentak di tahun 2020. Kendati demikian, Pilkada masih..
1 hari yang lalu

Melawan Saat Akan Ditangkap, Pengedar Sabu Di Door Polisi

Beritacenter.COM - Mustofa Ali Faris (24), sang pengendara sabu terpaksa ditembak mati polisi setelah melawan saya..
1 hari yang lalu

Ada Warga Diduga Terpapar Radio Aktif Nuklir di Perumahan BATAN Indah

Beritacenter.COM - Radio aktif nuklir mendadak muncul di Perumahan Batan Indah Serpong, Tangerang Selatan,..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi