Senin, 09 Desember 2019 - 12:06 WIB

Seberapa Besar Kemungkinan MK Menangkan Prabowo-Sandiaga?

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Kamis, 27 Juni 2019 | 10:27 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Pihak Badan Pemenangan Nasional (BPN) sempat menghembuskan narasi kecurangan dan juga mendelegitimasi Mahkamah Konstitusi (MK), menanggapi hal tersebut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman berprinsip agar semua fair.

Jika MK sudah putuskan KPU curang, pihaknya akan terima dan memperbaiki diri. Namun sebaliknya, jika MK memutuskan KPU tidak curang, maka publik juga harus mau menerima putusan itu selesai.

Meski telah diteror melalui sms / whatsApp dan dituduh sebagai penyelenggara pemilu terburuk, Arief Budiman tetap bersikap bijak, dimana ia tidak ingin mengatakan bahwa ini merupakan Pemilu terbaik. Namun dirinya bersama KPU merasa sudah menjalankan Pemilu yang lebih baik.

Parameternya banyak, karena saat ini tahapan pemilu bisa diakses dengan mudah. Terkait data pemilih, mulai nama sampai tempat nyoblosnya, masyarakat dapat mengakses web KPU, bahkan situng KPU menjadi rujukan beberapa negara.

Dalam hal ini kubu paslon 02 hanya dapat menyemburkan narasi kecurangan, namun ketika diminta membuktikan dalam forum resmi, mereka melempem dan tidak sanggup membuktikannya di persidangan.

Bahkan kesaksian saksi yang dipaparkan di muka sidang MK, tidak ada satupun yang dengan jelas menyebutkan bahwa pelaksanaan Pemilu 2019 curang.

Selain tidak jelas menyebut dimana kecurangan itu, keterangan para saksi juga tak bisa menunjukkan apa dampak dari kecurangan tersebut berkaitan dengan kemenangan paslon 01 dan kekalahan 02 dalam kontestasi Pilpres 2019.

Komisioner KPU, Hasyim Asy’ari juga turut meragukan saksi yang dihadirkan oleh Tim Hukum pasangan calon nomor urut 02 Prabowo – Sandiaga.

Saksi yang dimaksud adalah Rahamadsyah Sitompul. Saat memberikan kesaksian dalam persidangan, dirinya berstatus sebagai tahanan kota.

“Kami sudah meragukan ngomongnya dipelan – pelanin, pakai kacamata hitam,” tutur Hasyim.

Rahmadsyah memang sempat memakai kacamata hitam pada awal ketika memberikan kesaksian. Namun, saat persidangan berlanjut salah satu hakim menegur Rahmadsyah yang tetap menggunakan kacamata hitam. Kemudian saksi tersebut melepas kacamatanya.

Pada kesempatan yang lain, keraguan akan kredibiltas saksi kubu 02 juga diragukan oleh Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari. Sehingga keterangan saksi bukan lantas memperkuat dalil pemohon, namun justru memperlemah posisi paslon 2 selaku pemohon.

“Bagitu keterangan mereka didalami oleh hakim, malah memperlemah dalil pemohon dan tentu saja menguntungkan termohon secara tidak langsung,” tutur Feri.

Pihaknya menilai bahwa keterangan saksi yang meragukan karena didasari dengan pernyataan para saksi dari kubu 02 yang lebih banyak berasumsi, seperti keterangan Ahli IT Hermansyah, dimana dirinya mengaku mendapat ancaman karena selama ini ada mobil tak dikenal yang kerap parkir di rumahnya.

“Saksi mereka mengaku terancam berdasarkan perasaan saja. Tidak didukung dengan bukti materiil Asumtif,” tutur Peneliti Pusat Studi Konstitusi ini.

Feri juga mengatakan bahwa tim hukum Prabowo – Sandiaga juga lebih banyak menyampaikan keterangan tanpa mengalami, mendengar dan melihat sendiri kejadian tersebut.

Sehingga keterangan sejumlah saksi tersebut, Ia menilai tidak terdeskripsi telah terjadi kecurangan secara terstruktur, sistematis dan masif (TSM) seperti yang telah dituduhkan kubu Prabowo – Sandiaga.

Contoh yang lain, adalah keterangan yang diberikan oleh saksi BPN bernama Agus Maksum, dimana ia membeberkan dugaan daftar pemilih tetap (DPT) siluman, karena ada data pemilh dengan tanggal lahir yang sama mencapai 17,5 juta.

Agus yang merupakan ahli di Bidang IT mengatakan, ada pemilih yang memiliki tanggal lahir sama pada 1 Juni sebanyak 9,8 juta, pada 31 Desemberr sebanyak 9,8 juta dan pada 1 Januari sebanyak 2,3 juta. Dengan demikian, Agus menilai bahwa data pemilih yang lahir pada tanggal tersebut jumlahnya tidak wajar.

Dalam hal ini Saksi Agus tidak menyadari bahwa banyak warga Indonesia yang memang tidak tahu akan tanggal lahirnya, sehingga saat pengurusan akta atau KTP, pihak Dukcapil terpaksa menuliskan tanggal lahir pada ketiga tanggal tersebut.

Maksum juga tidak dapat menjawab pertanyaan hakim ketikda dirinya ditanya, apakah masalah DPT yang dipaparkan berkorelasi dengan penggunaan hak pilih.

Melalui keterangan diatas, tentu kita dapat menarik sebuah hipotesis bahwa kecurangan dalam pemilu 2019 amatlah sulit dibuktikan, sehingga tidak ada pilihan lain bagi kubu 02 untuk bersikap legowo dan menerima apapun putusan MK.

Oleh : Dede Sulaiman
Penulis adalah pengamat sosial politik





Fokus : Prabowo Gugat Hasil Pilpres Ke MK


#Mahkamah Konstitusi #MK #Sidang MK #Prabowo Gugat Hasil Pilpres Ke MK #Sidang Sengketa Pilpres 2019 #Sidang Putusan Gugatan Hasil Pilpres 2019 #Masa Kelam Kuasa Hukum 02 #Tim Kuasa Hukum 02 Bikin Hoaks #Kuasa Hukum 02 #Tim Kuasa Hukum 02


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






6 menit yang lalu

Jokowi Dukung Menteri BUMN Sikat Habis Para Pejabat Yang Bermain-main

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo mengaku sangat mendukung langkah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN)..
26 menit yang lalu

Presiden Jokowi Tunjuk Rudiantara Jadi Dirut PLN

BeritaCenter.COM - Rudiantara ditunjuk Presiden Jokowi untuk menjadi Direktur Utama PLN (Persero) yang saat ini masih..
44 menit yang lalu

Tegas! Jokowi Minta KPK Tak Sporadis dalam Bekerja

BeritaCenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti beberapa hal dalam pemberantasan korupsi. Salah satunya..
1 jam yang lalu

Harapan Firli Bahuri di Hari Antikorupsi Dunia: Indonesia Bebas dari Korupsi

BeritaCenter.COM – Ketua KPK terpilih Firli Bahuri menyampaikan harapannya di Hari Antikorupsi Sedunia..
1 jam yang lalu

Staf Khusus BPIP : Nilai-nilai Pancasila Tidak Ada Yang Bertentangan Dengan HAM

Beritacenter.COM - Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Romo Antonius Benny Susetyo..
1 jam yang lalu

Aplikasi Ini Bisa Bantu Mereka Yang Punya Usaha UMKM

Beritacenter.COM - Aplikasi Miqro merupakan besutan dari CEO Qasir dimana aplikasi tersebut bisa membantu para..
1 jam yang lalu

Ditanya Kenapa Koruptor Tak Dihukum Mati, Begini Jawaban Presiden Jokowi

BeritaCenter.COM – Siswa bernama Harley bertanya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) kenapa koruptor tak..
1 jam yang lalu

Gempa Guncang Wilayah Gunung Kidul

Beritacenter.COM - Gempa mengguncang wilayah Gunung Kidul, Yogyakarta dimana guncangan gempa berkekuatan 5,0 skala..
2 jam yang lalu

Militer AS Bangun Basis Pertahanan Yang Berjarak 1 Jam dari Indonesia

Beritacenter.COM - Menteri Pertahanan Amerika Serikat(AS) Mark Esper bersama Menteri Pertahanan(Menhan) Singapura Ng..
3 jam yang lalu

Gambar Hewan Apa Yang Pertama Dilihat di Dalam Ini? Yuk Cek Kepribadian...

Beritacenter.COM - Hewan apa yang pertama kali Anda lihat dalam gambar tersebut? coba perhatikan, ada beberapa hewan..
3 jam yang lalu

Hari Antikorupsi Sedunia, Presiden ke SMKN 57 Jakarta, Wapres ke KPK

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperingati hari antikorupsi sedunia dengan berkunjung ke SMKN 57..
4 jam yang lalu

Wow! Pilot Garuda Bawa Harley Selundupan Suami Iis Dahlia

Beritacenter.COM - Pilot Garuda Indonesia yang membawa barang ilegal berupa motor Harley Davidson dan sepeda Brompton..
5 jam yang lalu

Gempa Guncang Pulau Ranjang NTB

Beritatacenter.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui raman resminya menginformasikan..
5 jam yang lalu

Atlet Asal Madura Dulu Penembak Tikus Kini Raih Medali Emas Sea Games

Beritacenter.COM - Kisah manarik dari Ahmad Rifqi Mukhlisin atlet menembak Sea Games 2019 yang berhasil meraih emas,..
15 jam yang lalu

Aksi Atlet Selancar Filipina Selamatkan Atlet Indonesia Yang Terseret Ombak

Beritacenter.COM -  Aksi atlet selancar Filipina Roger Casugay mendapat tepukan penunton setelah menyelamatkan..
15 jam yang lalu

Innalillah, Balita Tanpa Kepala Ditemukan di Parit

Beritacenter.COM - Mayat balita tanpa kepala ditemukan disebuah parit, Jl Antasari, Kecamatan Samarinda Ulu,..
17 jam yang lalu

Warga Jember Digegerkan Temuan Mayat Tanpa Busana Dialiran Sungai Antirogo

BeritaCenter.COM - Warga digegerkan temuan mayat tanpa busana mengambang di aliran sungai Antirogo, Jember. Mayat..
19 jam yang lalu

Tim Voli Putra Berpeluang Bawa Mas Setelah Singkirkan Myanmar

Beritacenter.COM - Tim voli putra berpeluang membawa mas setelah memperoleh tiket final usai mengalahkan Myanmar..
19 jam yang lalu

Dua Pelaku Curat Diringkus Polisi di Tanjung Priok

BeritaCenter.COM - Polisi mengamankan dua orang pemuda berinisial AM (27) dan MRS (16) di Jalan Danau Agung 2,..
21 jam yang lalu

Kembangkan SDM, Kemnaker Ajak Investor Amerika Tuk Investasi ke Indonesia

BeritaCenter.COM - Pemerintahan Indonesia mengajak para investor dari perusahaan-perusahaan besar asal Amerika untuk..
22 jam yang lalu

Beraksi di Apartemen Depok, Spesialis Pencuri HP ini Ditangkap Polisi

BeritaCenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengamankan satu pelaku pencurian di kamar apartemen Margonda..
1 hari yang lalu

Rumah Warga di Sigi Sulteng Diterjang Banjir Lumpur dan Batu dari Pegunungan Poi

Beritacenter.COM - Banjir lumpur menerjang sedikitnya tujuh rumah warga di Desa Poi, Kecamatan Dolo Selatan,..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi