Jumat, 21 Pebruari 2020 - 04:41 WIB

Kocak...! Ketua Tim Kuasa Kubu #02 "Akui Kesulitan Buktikan Kecurangan Pilpres"

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Kamis, 27 Juni 2019 | 13:44 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Ketua Tim Kuasa Hukum BPN Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW) mengakui kesulitan pihaknya agar bisa membuktikan kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif pada Pilpres 2019 karena faktor persidangan cepat (speedy trial) yang digelar Mahkamah Konstitusi (MK).

Oleh karena itu, menurutnya, kecurangan dalam proses pemilu itu hanya bisa diungkap dan dibuktikan institusi negara bukan pihak yang memohonkan perkara dalam sidang sengketa pilpres.

“Siapa yang bisa buktikan ini? Pemohon? Tidak mungkin. Hanya institusi negara yang bisa. Karena ini canggih,” ujar Bambang di Media Center BPN Prabowo-Sandi, Jakarta, Senin (24/6).

Padahal faktanya jelas, saksi serta bukti yang dihadirkan ke sidang MK jauh dari ekspetasi untuk pembuktian kecurangan dan terkesan mengada-ada alias ngawur seperti amplop coklat yang dibawa oleh Betti dari Jawa Tengah juga palsu termasuk keterangan jalan yang tak beraspal padahal faktanta didaerah yang disebutkan saksi sudah cor beton.

Lebih lanjut Bambang mengatakan sidang sengketa hasil Pilpres 2019 senantiasa berkenaan dengan formulir C1 dari Tempat Pemungutan Suara. Dan, sambungnya, butuh waktu yang lebih banyak untuk memeriksa C1 dalam rangka mengecek suara bermasalah.

Dengan konsep persidangan cepat yang diamanatkan UU MK untuk perselisihan hasil pemilu (PHPU), menjadi tantangan dan hambatan tersendiri untuk membuktikan kejanggalan yang ada melalui C1.

Bambang menilai pembuktian kecurangan tak bisa lagi menggunakan cara-cara lama seperti membandingkan form C1. Menurutnya perlu ada cara yang lebih modern. Seperti halnya pengajuan permohonan yang kini bisa modern yakni melalui internet.

“Kalau speedy trial enggak bisa pakai old fashioned (cara lama),” kata Bambang.

Paradox keterangan Bambang ini sangat jelas padahal diinternet sendiri pihaknya melempar bukti mengenai C1 yang dirubah di Situng, padahal menurut Undang-undang hasil Pemilu di tentukan melalui pengesahan manual yang berenjang serta dihadiri para saksi dari semua partai. Bambang sepertiya sudah kehilangan akal sehat dan membolak-balikan fakta sesuai keinginanan saja alias mau menang sendiri.





Fokus : Prabowo Gugat Hasil Pilpres Ke MK


#Mahkamah Konstitusi #Putusan MK #Sidang MK #Prabowo Gugat Hasil Pilpres Ke MK #Sidang Sengketa Pilpres 2019 #Sidang Putusan Gugatan Hasil Pilpres 2019 #Masa Kelam Kuasa Hukum 02 #Tim Kuasa Hukum 02 Bikin Hoaks


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






34 menit yang lalu

Nadiem Ungkap Dosa-dosa Dunia Pendidikan di Indonesia

Beritacenter.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan(Mendikbu) Nadiem Makarim membeberkan dosa-dosa pendidikan yang..
1 jam yang lalu

Muadzin di London Ditikam Saat Shalat

Beritacenter.COM - Ada seorang ditangkap setelah menusuk seorang muadzin di sebuah masjid di London, Inggris, saat..
2 jam yang lalu

Mengenal 4 Golongan Yang Tidak Akan Tersentuh Api Neraka

Beritacenter.COM - Orang-orang beriman tentunya ingin agar dirinya tidak tersentuh api neraka. Allah SWT menciptakan..
3 jam yang lalu

Mendikbud Nadiem Makariem Bisa Dibidik KPK

Beritacenter.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makariem membuat kebijakan pembayaran Sumbangan Pembinaan..
4 jam yang lalu

Warga Kampung Melayu Mulai Mengungsi

Beritacenter.COM - Ada ratusan warga terdampak banjir di empat RW, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara,..
5 jam yang lalu

Omnibus Law Dinilai Tidak Memihak, Buruh dan Mahasiswa UI Bakal Turun ke Jalan

Beritacenter.COM - Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja dinilai tidak memihak rakyat atau kaum buruh..
6 jam yang lalu

Pengantin Baru Jadi Pertimbangan Mendapat Kredit Usaha Rakyat

Beritacenter.COM - Pemerintah akan mengkaji pemberian kredit usaha rakyat(KUR) kepada para pengantin baru sebagai..
6 jam yang lalu

Kedapatan Bawa Miras, Polisi Halau Suporter Gresik yang Hendak ke Sidoarjo

Mereka dari Gresik semua. Kami halau dan kami suruh balik. Karena juga mereka tidak mempunyai tiket. Selain itu kami..
7 jam yang lalu

Selagi Belum Disahkan, Jokowi Persilakan Warga Kritik RUU Cipta Kerja

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka peluang untuk masyarakat menyampaikan kritikan dan saran..
8 jam yang lalu

Selain Sabu, Artis Aulia Farhan Juga Positif Gunakan Narkoba Jenis Ini...

Beritacenter.COM - Artis FTV, Aulia Farhan ditangkap polisi di Hotel Amaris, Jakarta Selatan, pada Kamis (20/2/2020)..
8 jam yang lalu

Komnas PA Bakal Silaturahmi ke Ponpes Anak Kiai Jombang yang Diduga Cabuli Santri

Beritacenter.COM - Pihak Komnas Perlindungan Anak (PA) rencanaya akan menjadwalkan silaturahmi ke pondok pesantren..
8 jam yang lalu

Jadwal Lengkap Pertandingan Liga Europa Malam Ini...

Tak sedikit juga tim-tim besar yang ikut meramaikan kompetisi ini. Sebut saja Manchester United, Arsenal, Ajax, AS..
8 jam yang lalu

Bos WO yang Tipu Puluhan Calon Pengantin di Cianjur Terancam Hukuman 4 Tahun Penjara

Beritacenter.COM - Pemilik wedding organizer (WO) Highlevel, Bintang Juwita Maghfirly terancam hukuman 4 tahun..
9 jam yang lalu

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Melonguane Sulut, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Beritacenter.COM - Wilayah Melonguane, Sulawesi Utara (Sulut), diguncang gempa bumi magnitudo 5,6. Gempa yang..
9 jam yang lalu

Polisi Amankan 5 Bonek yang Hendak Nonton ke Sidoarjo

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian mengamankan lima anak Bonek yang hendak ke Sidoarjo untuk menyaksikan..
10 jam yang lalu

MUI Jabar ke Massa Aksi 212: Silahkan Demo, Tapi Jangan Sekali-kali Anarkis!

Jangan sekali-kali melakukan hal anarkisme. Kalau sudah anarkis, terlepas tujuannya baik, tapi itu sudah melanggar..
10 jam yang lalu

KPK Akan Panggil Eks Wakil Gubernur Banten Terkait Kasus Suap Pengadaan Alat Kesehatan

Beritacenter.COM - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil mantan Wakil Gubernur..
10 jam yang lalu

Heboh Investasi Bodong Penggemukan Sapi di Ponorogo, Warga Tertipu Hingga Rp200 M

Sementara catatan kami, korban sejumlah 2.000 orang. Untuk kerugian mencapai Rp 200 Miliar
11 jam yang lalu

Bank Indonesia Telah Antisipasi Agar Wabah Virus Corona Tak Berdampak terhadap Ekonomi Indonesia dengan Cara Ini....

Diketahui juga jika suku bunga fasilitas simpanan alias deposit facility tetap sebesar 4 persen serta untuk bunga..
11 jam yang lalu

DPRD DKI Harap Cawagub Terpilih Tidak Hanya Jadi Tukang Stempel

Beritacenter.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menghimbau kepada dua calon Wakil Gubernur..
11 jam yang lalu

Warga Digegerkan Temuan Mayat Tanpa Identitas di Pantai Padanggalak Bali

Beritacenter.COM - Warga digegerkan temuan mayat tanpa identitas di Pantai Padanggalak, Denpasar, Bali. Jasad yang..
11 jam yang lalu

Mobil Ambulance "Oleng" Tabrak Motor, Satu Orang Tewas

Beritacenter.COM - Kecelakaan kembali terjadi kali ini, kecelakaan melibatkan sebuah Mobil ambulance milik Rumah..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi