Rabu, 23 September 2020 - 23:33 WIB

MK Tak Temukan Bukti Dalil Kubu Prabowo Tuding Polri dan BIN Tak Netral

Terhadap dalil aquo, mahkamah mempertimbangkan bahwa, setelah memeriksa bukti-bukti, mahkamah tidak menemukan bukti mengenai peristiwa ketidaknetralan aparatur negara

Oleh : Aisyah Isyana | Kamis, 27 Juni 2019 | 16:25 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menolak dalil tim Prabowo-Sandiaga yang menuding aparat polisi serta intelijen berpihak pada Paslon 02, Jokowi-Ma'ruf Amin. Hakim MK menilai, dalil itu tak bisa dibuktikan selama persidangan berlangsung.

"Terhadap dalil aquo, mahkamah mempertimbangkan bahwa, setelah memeriksa bukti-bukti, mahkamah tidak menemukan bukti mengenai peristiwa ketidaknetralan aparatur negara," demikian hakim Aswanto membacakan bagian dari berkas putusan sengketa Pilpres 2019 di Gedung MK, Kamis (27/6/2019).

Baca juga :

Menurutnya, kesimpulan itu diambil usai mahkamah memeriksa bukti yang diajukan oleh tim Prabowo terkait pidato Jokowi didepan aparat. Dari situ, mahkamah menilai isinya hanya semata-mata imbauan normatif dari kepala negara.

"Hal itu adalah sesuatu yang wajar dilakukan presiden sebagai kepala negara maupun kepala pemerintahan. Tidak ada ajakan untuk memilih calon presiden tertentu," kata Aswanto.

Sementara prihal bukti yang diajukan soal postingan akun Twitter @opposite6890, yang mana menyebut Polri membentuk tim buzzer untuk mendukung 01, mahkam menyatakan jika bukti tersebut tidak kuat.

"Karena seluruhnya berupa fotokopi berita online, tidak serta merta membuktikan bahwa peristiwa itu terjadi dan tanpa didukung bukti lain. Kalaupun memang benar itu terjadi, harus pula dibuktikan kaitannya dengan perolehan suara," tutur Aswanto.

Untuk dalil kedekatan Kepala BIN Budi Gunawan dengan Ketum PDIP Megawati, mahkamah menilai dalil itu perlu pembuktian lebih jauh. Pasalnya, jika hanya mengaitkan kedekatan Budi Gunawan dengan Mega, mahkamah menyebut hal itu tak bisa masuk dalam pembuktian.

"Jika pun itu benar apakah itu BIN lantas diperalat oleh paslon 01? Jika itu dikaitkan dengan pengaruh dari peristiwa itu, jika memang benar apa pengaruhnya terhadap masing2 calon?" kata Aswanto.

Sementara untuk saksi Rahmadsyah yang dihadirkan tim hukm Prabowo-Sandiaga, mahkamah menyebut kesaksian yang bersangkutan tak jelas, dalam kaitannya untuk membuktikan dalil ketidaknetralan aparat.

"Saksi Rahmadsyah hanya menerangkan oknum polisi di Polres Batubara hanya sampaikan keberhasilan pemerintah saat ini. Yang secara implisit ditafisirkan sebagai dukungan terhadap paslon 01. Namun ketika ditanya majelis hakim mengenai siapa pemenang di lokasi tersbeut, disampaikan yang menang adalah paslon 02," kata Rahmadsyah.

Untuk diketahui, Rahmadsyah merupakan terdakwa kasus ujaran kebencian terkait Pilkada Batu Bara 2018. Dia berstatus sebagai tahanan kota, selama jalannya persidangan. Dia mangkir dari sidang pada 21 Mei 2019 dan 18 Juni 2019. Ulah Rahmadsyah itu dianggap menghambat jalannya sidang.

Di tengah ketidakhadirannya menjalani persidangan, Rahmadsyah pergi ke Jakarta untuk bersaksi di MK. Dia kabur dari statusnya sebagai tahanan kota. Usai menjadi saksi di MK, hakim pengadilan negeri Kisaran memerintahkan Rakhmad untuk ditahan.





#POLRI #BIN #Mahkamah Konstitusi #Sidang MK #Sidang Sengketa Pilpres 2019 #Sidang Putusan Gugatan Hasil Pilpres 2019 #Tim Hukum Prabowo-Sandiaga


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 menit yang lalu

Hadi Pranoto Hadiri Pemeriksaan Lebih Awal, Ada Apa

Beritacenter.COM - Hadi Pranoto yang dilaporkan oleh Ketua Cyber Indonesia, Muannas Alaidid menjalani..
34 menit yang lalu

Gatot Kaitkan Penggantian Panglima TNI dengan Film G30S/PKI, Fadli Zon: Memang Usia Pensiun

Beritacenter.COM - Anggota Komisi I DPR RI Fadli Zon menanggapi perkataan Gatot Nurmantyo yang mengaitkan..
1 jam yang lalu

Sah! Kominfo Bakal Kantongi Rp 16,9 triliun Untuk Anggaran 2021

Beritacenter.COM - Pagu alokasi anggaran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk tahun 2021..
1 jam yang lalu

Ini Tuntutan Jaksa Terhadap 3 Pejabat Jiwasraya, Satu Terdakwa Dituntut Hukuman Seumur Hidup

Beritacenter.COM - Eks Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Harry Prasetyo dituntut pidana penjara..
1 jam yang lalu

Fakta! Menteri Edhy Kantongi Keterangan Negatif COVID-19 Saat Kunjungi Kupang NTT-Berau Kaltim

BeritaCenter.COM – Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Edhy Prabowo sudah dinyatakan negatif COVID-19 dan kini..
1 jam yang lalu

Polisi Buru Pemalsu Rapid Test Korban Pelecehan di Soetta, Hasilnya Ternyata Nonreaktif

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya mengungkap pelaku pelecehan seksual di Bandara Soekarno-Hatta melakukan pemalsuan..
2 jam yang lalu

Sepasang ASN Pingsang dalam Kondisi Bugil di Asahan Sumut Divonis 6-5 Bulan Bui

Beritacenter.COM - Vonis 6 bulan dan 5 bulan penjara diberikan kepada sepasang ASN yang ditemukan pingsan dalam..
2 jam yang lalu

Kendalikan Banjir, Pemprov Bakal Bangun 300 Sumur Resapan

Beritacenter.COM - Sebagai salah satu program pengendalian banjir di ibukota, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas..
2 jam yang lalu

Pelaku Pria Beberkan Peran Wanita SN Tawarkan Mahasiswi Digilir di Hotel Makassar

Beritacenter.COM - MF, salah satu pria pelaku pemerkosa mahasiswi EA (23) secara bergilir di Makassar, membeberkan..
3 jam yang lalu

Penetapan Paslon Berjalan Lancar, KPU: Nggak Ada Massa

Beritacenter.COM - Pelaksana harian (Plh) Ketua KPU Ilham Saputra emastikan bahwa pada tahap penetapan Calon..
3 jam yang lalu

Ditetapkan Tersangka, Polisi : Oknum yang Lecehkan Wanita di Soetta Dibebastugaskan

Beritacenter.COM - Polisi menetapkan oknum tenaga kesehatan, EF, yang viral karena melecehkan wanita inisial LNI saat..
4 jam yang lalu

Polda Sulsel Bongkar Peredaran 13 Kg Sabu di Makassar

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Sulsel berhasil membongkar peredaran belasan kilogram sabu di Makassar, Sulawesi..
4 jam yang lalu

Alvaro Morata Resmi Bergabung ke Juventus

Beritacenter.COM - Penyerang Atletico Madrid Alvaro Morata resmi berseragam Juventus dengan status pinjaman semusim..
4 jam yang lalu

Didakwa Pasal Berlapis, Gaji Jaksa Pinangki Nyaris Rp19 Juta Perbulan

Beritacenter.COM - Dalam sidang di Pengadilan Tipikor PN Jakarta Pusat, Rabu (23/9), Jaksa Penuntut Umum (JPU)..
5 jam yang lalu

Polisi Ringkus Pasturi di Palembang Jadi Kurir Sabu

Beritacenter.COM - Satresnarkoba Polrestabes Palembang menangkap pasangan suami istri karena diduga keduanya sebagi..
5 jam yang lalu

Manfaat Konsumsi Kentang untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Kentang menjadi alternatif makanan untuk menggantikan nasi. Hampir semua orang menyukai..
5 jam yang lalu

Gempa 3,1 M Guncang Manggarai NTT

Beritacenter.COM - Gempa berkekuatan 3,1 Magnitudo mengguncang wilayah Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara..
5 jam yang lalu

Periksa CCTV, Polisi Identifikasi Kelompok Pemotor Serang Warga di Bintaro Permai

Beritacenter.COM - Setelah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah CCTV, polisi akhirnya dapat mengidentifikasi..
6 jam yang lalu

Cirebon Diterjang Angin Puting Beliung, 25 Rumah Warga Hancur

Beritacenter.COM - Angin puting beliung yang terjadi pada Selasa (22/9) sekitar pukul 14.40 WIB meluluhlantakkan 25..
6 jam yang lalu

Jelang Pilkada, DPR Minta Polri Pastikan Protokol Kesehatan

Beritacenter.COM - Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Ahamad Syahroni meminta kepada jajaran..
6 jam yang lalu

Berangsur Membaik Setelah Kritis Diracun, Alexei Navalny Keluar dari RS di Jerman

Beritacenter.COM - Sempat kritis dan menjalani perawatan usai diracun, kritikus Kremlin Alexei Navalny dilaporkan..
7 jam yang lalu

Perbedaan Pelawak Zaman Dulu dan Sekarang

BeritaCenter.COM – Pelawak zaman dulu dan sekarang tentu memiliki perbedaan. Lalu apa perbedaannya? Menurut..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi