Senin, 17 Pebruari 2020 - 08:33 WIB

MK Tak Temukan Bukti Dalil Kubu Prabowo Tuding Polri dan BIN Tak Netral

Terhadap dalil aquo, mahkamah mempertimbangkan bahwa, setelah memeriksa bukti-bukti, mahkamah tidak menemukan bukti mengenai peristiwa ketidaknetralan aparatur negara

Oleh : Aisyah Isyana | Kamis, 27 Juni 2019 | 16:25 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menolak dalil tim Prabowo-Sandiaga yang menuding aparat polisi serta intelijen berpihak pada Paslon 02, Jokowi-Ma'ruf Amin. Hakim MK menilai, dalil itu tak bisa dibuktikan selama persidangan berlangsung.

"Terhadap dalil aquo, mahkamah mempertimbangkan bahwa, setelah memeriksa bukti-bukti, mahkamah tidak menemukan bukti mengenai peristiwa ketidaknetralan aparatur negara," demikian hakim Aswanto membacakan bagian dari berkas putusan sengketa Pilpres 2019 di Gedung MK, Kamis (27/6/2019).

Baca juga :

Menurutnya, kesimpulan itu diambil usai mahkamah memeriksa bukti yang diajukan oleh tim Prabowo terkait pidato Jokowi didepan aparat. Dari situ, mahkamah menilai isinya hanya semata-mata imbauan normatif dari kepala negara.

"Hal itu adalah sesuatu yang wajar dilakukan presiden sebagai kepala negara maupun kepala pemerintahan. Tidak ada ajakan untuk memilih calon presiden tertentu," kata Aswanto.

Sementara prihal bukti yang diajukan soal postingan akun Twitter @opposite6890, yang mana menyebut Polri membentuk tim buzzer untuk mendukung 01, mahkam menyatakan jika bukti tersebut tidak kuat.

"Karena seluruhnya berupa fotokopi berita online, tidak serta merta membuktikan bahwa peristiwa itu terjadi dan tanpa didukung bukti lain. Kalaupun memang benar itu terjadi, harus pula dibuktikan kaitannya dengan perolehan suara," tutur Aswanto.

Untuk dalil kedekatan Kepala BIN Budi Gunawan dengan Ketum PDIP Megawati, mahkamah menilai dalil itu perlu pembuktian lebih jauh. Pasalnya, jika hanya mengaitkan kedekatan Budi Gunawan dengan Mega, mahkamah menyebut hal itu tak bisa masuk dalam pembuktian.

"Jika pun itu benar apakah itu BIN lantas diperalat oleh paslon 01? Jika itu dikaitkan dengan pengaruh dari peristiwa itu, jika memang benar apa pengaruhnya terhadap masing2 calon?" kata Aswanto.

Sementara untuk saksi Rahmadsyah yang dihadirkan tim hukm Prabowo-Sandiaga, mahkamah menyebut kesaksian yang bersangkutan tak jelas, dalam kaitannya untuk membuktikan dalil ketidaknetralan aparat.

"Saksi Rahmadsyah hanya menerangkan oknum polisi di Polres Batubara hanya sampaikan keberhasilan pemerintah saat ini. Yang secara implisit ditafisirkan sebagai dukungan terhadap paslon 01. Namun ketika ditanya majelis hakim mengenai siapa pemenang di lokasi tersbeut, disampaikan yang menang adalah paslon 02," kata Rahmadsyah.

Untuk diketahui, Rahmadsyah merupakan terdakwa kasus ujaran kebencian terkait Pilkada Batu Bara 2018. Dia berstatus sebagai tahanan kota, selama jalannya persidangan. Dia mangkir dari sidang pada 21 Mei 2019 dan 18 Juni 2019. Ulah Rahmadsyah itu dianggap menghambat jalannya sidang.

Di tengah ketidakhadirannya menjalani persidangan, Rahmadsyah pergi ke Jakarta untuk bersaksi di MK. Dia kabur dari statusnya sebagai tahanan kota. Usai menjadi saksi di MK, hakim pengadilan negeri Kisaran memerintahkan Rakhmad untuk ditahan.





#POLRI #Mahkamah Konstitusi #BIN #Sidang MK #Sidang Sengketa Pilpres 2019 #Sidang Putusan Gugatan Hasil Pilpres 2019 #Tim Hukum Prabowo-Sandiaga


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






12 jam yang lalu

Luar Biasa! Indonesia Kembali Juara Asia Setelah Gempur Malaysia

Beritacenter.COM - Bulu tangkis Indonesia kembali jadi juara yang ke tiga kalinya secara beruntun setelah mengalahkan..
12 jam yang lalu

Pemuda Adat Papua Bantah Pernyataan Provokatif Veronika Koman

Beritacenter.COM - Ketua Umum Pemuda Adat Papua (PAP), Yan Christian Arebo menyayangkan pernyataan atau laporan..
14 jam yang lalu

Arema Terancam Krisis Pemain Saat Hadapi Persebaya

Beritacenter.COM - Arema FC akan menjamu Persebaya Surabaya dalam semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 pada Senin,17..
17 jam yang lalu

Mendagri Tito Apresiasi Pemda Sambut WNI usai Observasi di Natuna

Beritacenter.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian apresiasi kekompakan Pemerintah Daerah (Pemda)..
18 jam yang lalu

Akibat Hujan Deras, Tembok Gudang Rubuh dan Timpa Dua Orang Warga Depok

Beritacenter.COM - Akibat hujan deras, sebuah tembok pembatas gudang di Cilodong Depok ambruk, dua orang warga luka..
19 jam yang lalu

Pemuda di Jeneponto Bacok Ayah dan Ibu Hingga Luka Parah

Beritacenter.COM - Seorang pemuda berinisial KM (29) tega membacok ayah dan ibunya sendiri. Akibatnya, Sang ayah..
20 jam yang lalu

Total 69 Ribu Orang Terinfeksi, Korban Tewas Virus Corona Bertambah Jadi 1.699 Orang

Beritacenter.COM - Penyebaran virus Corona yang mulai merebak dari wilayah daratan China masih terus memakan korban..
22 jam yang lalu

Istana : Masyarakat Punya Empati Tinggi Soal 238 WNI Lolos Observasi di Natuna

Kita percaya masyarakat Indonesia memiliki empati yang tinggi dan tidak membangun persepsi negatif terhadap peserta..
23 jam yang lalu

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Seram Maluku, BMKG: Dipicu Sesar Aktif Dasar Laut

Beritacenter.COM - Gempa berkekuatan magnitudo 5,6 (sebelumnya M 5,8) mengguncang wilayah Kabupaten Seram bagian..
1 hari yang lalu

Bapeten Koordinasi dengan Polisi Usut Asal Muasal Limbah Radioaktif di Batan Indah

Beritacenter.COM - Berkoordinasi dengan pihak kepolisian, Badan Pegawas Tenaga Nuklir (Bapaten) akan menyelidiki asal..
1 hari yang lalu

Erick Thohir Puji Ahok yang Bikin Pertamina Transparan

BeritaCenter.COM – Kehadiran Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi Komisaris Utama di Pertamina memberikan..
1 hari yang lalu

Diungkap Pramono Anung, Ini Dia Dua Menteri Andalan Jokowi

BeritaCenter.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut memiliki menteri yang paling diandalkan di Kabinet..
1 hari yang lalu

Dipulangkan Dari Natuna, 238 WNI Dinyatakan Bersih dan Sehat

BeritaCenter.COM – Ratusan WNI yang telah usai menjalani masa observasi selama 14 hari di Natuna dinyatakan..
1 hari yang lalu

1.526 Orang Meninggal Akibat Virus Corona

Beritacenter.COM - Sebanyak 1.526 orang meninggal dunia akibat wabah virus Corona secara global pada Sabtu..
1 hari yang lalu

Cuma Mau Cari Sensasi PA 212 Akan Demo KPK

 Kelompok Persaudaraan Alumni (PA) 212, Front Pembela Islam (FPI), dan beberapa kelompok lain akan melaksanakan..
1 hari yang lalu

Lepas Pemulangan 238 WNI dari Natuna, Menkes: Jaga Kesehatan Kalian Semua

BeritaCenter.COM – Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto melepas pemulangan 238 WNI usai menjalani..
1 hari yang lalu

Warga Natuna Ramai-ramai Lepas Pemulangan 238 WNI Usai Observasi

BeritaCenter.COM – Ratusan WNI di Natuna telah usai menjalani observasi hari ini. 238 WNI itu dibawa ke Halim..
1 hari yang lalu

Pasangan Suami - Istri Tewas Tersambar Kereta Api di Jalur Pantura

Beritacenter.COM - Pasangan Suami - Istri (Pasturi) tewas tersambar kereta api di jalur pantura Pemalang dan..
1 hari yang lalu

Rasain !! Polisi Tembak Gembong Begal di Pandeglang

Beritacenter.COM - Tim Resmob Polres Pandeglang menangkap pelaku gembong begal bernama Dede Mario (20). Pelaku..
1 hari yang lalu

Waspada Berita Hoaks Menjelang Pilkada 2020

Sejumlah wilayah di Indonesia akan menggelar Pilkada serentak di tahun 2020. Kendati demikian, Pilkada masih..
1 hari yang lalu

Melawan Saat Akan Ditangkap, Pengedar Sabu Di Door Polisi

Beritacenter.COM - Mustofa Ali Faris (24), sang pengendara sabu terpaksa ditembak mati polisi setelah melawan saya..
1 hari yang lalu

Ada Warga Diduga Terpapar Radio Aktif Nuklir di Perumahan BATAN Indah

Beritacenter.COM - Radio aktif nuklir mendadak muncul di Perumahan Batan Indah Serpong, Tangerang Selatan,..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi