Rabu, 23 September 2020 - 19:44 WIB

Soal Klaim Menang 52% Prabowo-Sandi, MK: Dalil Pemohon Tak Beralasan, Tak Bisa Dibuktikan!

Bukti pemohon tidak dapat membuktikan hasil penghitungan berdasarkan formulir rekapitulasi yang sah untuk seluruh TPS. Mahkamah berpendapat dalil pemohon a quo permohonan tersebut tidak beralasan menurut hukum

Oleh : Aisyah Isyana | Kamis, 27 Juni 2019 | 19:30 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Dalil gugatan Prabowo-Sandiaga terkait klaim kemenangan 52 persen, disebut Mahkamah Konstitusi (MK) tak beralasan. MK menyebut klaim kemenangan kubu Prabowo tak dapat dibuktikan.

"Pemohon mendalilkan, berdasarkan dokumen C1 yang dimiliki pemohon, perolehan suara pemohon adalah 68.650.239 atau 52 persen," kata hakim MK Arief Hidayat saat sidang pembacaan putusan di gedung MK, Kamis (27/6/2019).

Dalam hal ini, kubu Prabowo-Sandiaga mengklaim ada perbedaan hasil suara sebenarnya dengan versi KPU. Dari hasil KPU, perolehan suara mencatat pasangan Jokowi-Ma'ruf meraup 85.607.362 suara, sementara Prabowo-Sandiaga 68.650.239.

Baca juga :

KPU dalam hal ini menjawab dalil gugatan Prabowo-Sandi tak benar dan tak berdasar hukum, karena hasil benar adalah hasil rekapitulasi tingkat nasional dari KPU. KPU menyebut kubu Prabowo tak bisa menguraikan perolehan suara tiap provinsi, kota, dan kecamatan. Terlebih, perolehan suara versi KPU sendiri berdasarkan rekapitulasi berjenjang yang dihadiri saksi dari kedua pasangan calon.

"Dalil pemohon yang tidak merujuk pada perolehan suara pada tingkat provinsi, kabupaten/kota, dan kecamatan adalah dalil yang tidak benar dan tidak berdasar," ucap Arief membacakan tanggapan KPU.

Terkait klaim kemenangan 52 persen, pihak Jokowi-Ma'ruf menyebut kubu Prabowo-Sandi sama sekali tak bisa menunjukkan dimana saja suara 01 berkurang. Kubu Prabowo juga dinilai tak bisa menunjukkan dimana letak kesalahan sehingga ada perbedaan perhitungan suara.

"Pemohon mendalilkan suara pihak terkait di Sumsel berjumlah 0 suara, suatu hal yang di luar akal sehat," kata Arief membacakan tanggapan pihak terkait.

MK memaparkan, perbedaan klaim Prabowo ada pada suara Jokowi-Ma'ruf yang berjumlah 63.573.169, sementara suara yang ditetapkan KPU sebesar 85.607.362 suara. Untuk suara Prabowo-Sandiaga sendiri, baik versi KPU maupun versi 02 tetap sama.

"Dengan demikian, yang didalilkan sebenarnya adalah penambahan terhadap suara pihak terkait, bukan perbedaan suara pemohon," kata Arief.

Prihal dalil yang digugatkan, MK menyebut Prabowo tak melampirka bukti rekapitulasi yang lengkap untuk 34 provinsi. Sementara untuk provinsi yang bukti rekapitulasinya dilampirkan, form C1-nya ternyata tidak lengkap untuk semua TPS.

"Sebagian besar C1 adalah hasil foto atau pindai scan hasil C1 yang tidak diuraikan dengan jelas mengenai sumbernya dan bukan salinan C1 resmi yang diberikan kepada saksi pemohon di TPS," paparnya.

Menurutnya, Prabowo-Sandiaga juga tak menguraikan ada atau tidaknya koreksi C1 atau keberatan dari saksi pemohon saat rekapitulasi suara berjenjang. Hakim MK menilai, dalil gugatan Prabowo-Sandi tidak lengkap dan tak jelas, lantaran tidak secara khusus menunjukkan di mana perbedaan hasil suara yang dimaksud. 

Prabowo-Sandi juga tidak membuktikan dengan alat bukti yang cukup untuk meyakinkan mahkamah bahwa hasil penghitungan menurut pemohon itu merupakan hasil penghitungan yang benar.

"Bukti pemohon tidak dapat membuktikan hasil penghitungan berdasarkan formulir rekapitulasi yang sah untuk seluruh TPS," ucap Arief.

"Mahkamah berpendapat dalil pemohon a quo permohonan tersebut tidak beralasan menurut hukum," pungkasnya.





#Mahkamah Konstitusi #Sindang MK #Sidang Sengketa Pilpres 2019 #Klaim Menang Prabowo #Tim Hukum Prabowo-Sandiaga


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






24 menit yang lalu

Polda Sulsel Bongkar Peredaran 13 Kg Sabu di Makassar

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Sulsel berhasil membongkar peredaran belasan kilogram sabu di Makassar, Sulawesi..
35 menit yang lalu

Alvaro Morata Resmi Bergabung ke Juventus

Beritacenter.COM - Penyerang Atletico Madrid Alvaro Morata resmi berseragam Juventus dengan status pinjaman semusim..
1 jam yang lalu

Didakwa Pasal Berlapis, Gaji Jaksa Pinangki Nyaris Rp19 Juta Perbulan

Beritacenter.COM - Dalam sidang di Pengadilan Tipikor PN Jakarta Pusat, Rabu (23/9), Jaksa Penuntut Umum (JPU)..
1 jam yang lalu

Polisi Ringkus Pasturi di Palembang Jadi Kurir Sabu

Beritacenter.COM - Satresnarkoba Polrestabes Palembang menangkap pasangan suami istri karena diduga keduanya sebagi..
1 jam yang lalu

Manfaat Konsumsi Kentang untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Kentang menjadi alternatif makanan untuk menggantikan nasi. Hampir semua orang menyukai..
2 jam yang lalu

Gempa 3,1 M Guncang Manggarai NTT

Beritacenter.COM - Gempa berkekuatan 3,1 Magnitudo mengguncang wilayah Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara..
2 jam yang lalu

Periksa CCTV, Polisi Identifikasi Kelompok Pemotor Serang Warga di Bintaro Permai

Beritacenter.COM - Setelah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah CCTV, polisi akhirnya dapat mengidentifikasi..
2 jam yang lalu

Cirebon Diterjang Angin Puting Beliung, 25 Rumah Warga Hancur

Beritacenter.COM - Angin puting beliung yang terjadi pada Selasa (22/9) sekitar pukul 14.40 WIB meluluhlantakkan 25..
2 jam yang lalu

Jelang Pilkada, DPR Minta Polri Pastikan Protokol Kesehatan

Beritacenter.COM - Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Ahamad Syahroni meminta kepada jajaran..
3 jam yang lalu

Berangsur Membaik Setelah Kritis Diracun, Alexei Navalny Keluar dari RS di Jerman

Beritacenter.COM - Sempat kritis dan menjalani perawatan usai diracun, kritikus Kremlin Alexei Navalny dilaporkan..
3 jam yang lalu

Perbedaan Pelawak Zaman Dulu dan Sekarang

BeritaCenter.COM – Pelawak zaman dulu dan sekarang tentu memiliki perbedaan. Lalu apa perbedaannya? Menurut..
3 jam yang lalu

UPDATE Virus Corona di Indonesia Per Tanggal 23 September Mencapi 257.388 Kasus

Beritacenter.COM - Kasus virus corona (Covid -19) di Indonesia kembali memecahkan rekor baru. Tercatat per tanggal 23..
3 jam yang lalu

Kemenag: Pembukaan Kembali Umroh 2020 Dilakukan Tiga Tahap

BeritaCenter.COM – Kerajaan Arab Saudi dikabarkan membuka kembali perjalanan ibadah umroh. Ini menjadi kabar..
3 jam yang lalu

Buron Setahun, Pria Pembunuh Istri Diciduk Polisi di Maluku

Beritacenter.COM - Polresta Ambon berhasil mengamankan seorang pria berinisial IT yang sebelumnya sempat buron selama..
3 jam yang lalu

Catat !! Pelanggar Protokol Kesehatan Covid - 19 di Jakarta Bisa Dipidana pada Bulan Oktober

Beritacenter.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) akan membuat Peratuaran daerah (Perda)..
4 jam yang lalu

Kondisi Terbaru Menteri Agama: Tidak Ada Bantuan Pernapasan, Sudah Membaik

BeritaCenter.COM – Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi tengah dirawat karena terinfeksi COVID-19. Kondisinya..
4 jam yang lalu

Polda Metro Jaya Bongkar Praktik Klinik Aborsi di Jakpus, 10 Orang Ditangkap

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil membongkar praktik klinik aborsi ilegal di Jalan Percetakan..
4 jam yang lalu

Ancam Sebarkan Foto Bugil, Indrawan Cabuli Tiga Bocah Dibawah Umur

Beritacenter.COM - Indrawan (20) seorang pemuda di Sragen tega mencabuli tiga gadis dibawah umur. Pelaku melakukan..
4 jam yang lalu

RINDU CELOTEH SANG LIDAH API

Hmmmm sudah kuduga, kehadiran Ahok sebagai Komut di Pertamina pasti akan menimbulkan gejolak yang dlm bahasa "Antre..
5 jam yang lalu

Cara Membuat "MARTABAK MANIS" Yang Enak Di Lidah

Beritacenter.COM - Takut keluar rumah untuk membeli jajanan atau makan ditengah virus covid-19 yang..
5 jam yang lalu

Polda Metro Jaya Ajak Ojol Awasi Penerapan Protokol Kesehatan

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian mengajak komunitas ojek online untuk turut membantu pengawasan protokol..
5 jam yang lalu

Terlibat Hutang, Rudi Salam Nekat Gantung Diri

Beritacenter.COM - Seorang pemuda di Desa Pemanggilan Duren, Tulung Selapan, OKI, Sumsel ditemukan tewas dengan..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi