Minggu, 05 April 2020 - 22:50 WIB

Pengamat: Ini Etika Politik, Prabowo-Sandiaga Tunda Rekonsiliasi Jika Tak 'Ucapakan Selamat'

Kalau pada level elite, calon presiden atau wakil presidennya nggak begitu (mengucapkan selamat kepada yang menang) apalagi pada level masyarakat di bawah. Itu kan artinya menunda memberi selamat itu menunda penyelesaian masalah, menunda rekonsiliasi

Oleh : Aisyah Isyana | Senin, 01 Juli 2019 | 08:50 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Sandiaga Salahudin Uno menyebut pemberian ucapan selamat kepada pemenang Pilpres sebagai budaya barat, bukan budaya Indonesia. Pengamat Politik Lembaga Ilmu Pengetahuian Indonesia (LIPI), Syamsuddin Haris menilai ucapan selamat ke Jokowi-Ma'ruf tak ada ada hubungannya dengan budaya barat.

Menurutnya, pemberian ucapan selamat dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ke Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin selaku pihak pemenang Pilpres, merupakan syarat mutlak dari rekonsiliasi itu sendiri.

Baca juga : Tim Jokowi: 'Ucapan Selamat' Sikap yang Dicontohkan Rasulullah, Salah Sandi Sebut Budaya Barat

"Ini soal sederhana, yang namanya kompetisi pemilu itu pasti ada yang kalah dan yang menang. Ya nggak mungkin menang semua, mesti ada pengakuan terhadap yang menang, mengaku kalah dan memberi selamat (kepada yang menang) itu nggak ada hubungannya dengan budaya Barat atau Timur, itu soal etika politik saja," ujar Haris saat dikonfirmasi, Minggu (30/6/2019).

Haris mengatakan, sosok Prabowo-Sandiaga sebagai elite politik akan memberi dampak kurang baik bagi masyarakat jika tak memberi selamat kepada Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Kalau pada level elite, calon presiden atau wakil presidennya nggak begitu (mengucapkan selamat kepada yang menang) apalagi pada level masyarakat di bawah. Itu kan artinya menunda memberi selamat itu menunda penyelesaian masalah, menunda rekonsiliasi," katanya.

"Jadi bagi saya syarat rekonsiliasi yang pertama mengakui kekalahan, memberi selamat kepada yang menang, itu syarat rekonsiliasi. Jadi tidak akan ada rekonsiliasi selama itu tidak berlangsung, itu artinya Prabowo membiarkan massa di bawah tetap terbelah. Ya apa susahnya, apa beratnya (memberi selamat kepada Jokowi)," lanjutnya.

Baca juga : Prabowo Tak Akan Hadir Saat Penetapan Jokowi, TKN: Gimana Mau Rekonsiliasi dan Mahfud MD: Tak Ada Ribut Politik, Rekonsiliasi Selalu Terjadi dan Tak Bisa Dihindari

Menyinggung soal pernyataan Sandiaga yang menghubungkan budaya barat dengan ucapan selamat ke Jokowi, dinilai Haris sudah sangat tidak tepat. Dia pun mempertanyakan apakah keberadaan demokrasi sendiri bukan berasal dari budaya timur.

"Kalau dihubungkan dengan budaya barat, demokrasi itu apa budaya timur? Itu badaya barat juga, pemilu (budaya barat), semua juga kan kita impor, jadi nggak tepat kalau dikaitkan ke situ (budaya barat)," tuturnya.

Selain itu, Haris juga menyinggung sejarah kontestasi politik di Indonesia selama ini. Dia menilai, sudah menjadi suatu hal yang lazim dilakukan jika seseorang yang kalah memberikan ucapan selamat kepada pemenang.

"Nggak usah jauh-jauh, dalam Pemilu presiden sebelumnya 2004, 2009, itu yang kalah-kalah juga memberi selamat kepada yang menang, nggak usah dibawa ke barat atau ke timur," imbuhnya.





#Jokowi-Ma'ruf Amin #Sandiaga uno #LIPI #Pengamat Politik #Prabowo-Sandiaga #Ucapan Selamat ke Jokowi


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






2 jam yang lalu

Pasar Tanah Abang Kembali Dibuka Senin Besok

Beritacenter.COM - Pasar Tanah Abang kembali dibuka pada Senin (6/4) setelah sempat ditutup selama satu pekan untuk..
5 jam yang lalu

Sidang Isbat Awal Ramadhan 1441H Digelar Online Pada 23 April

Beritacenter.COM - Kemenag akan menggelar sidang Isbat (penetapan) awal Ramadan 1441H pada 23 April 2020. Sidang..
7 jam yang lalu

Per 12 April, Pengguna Angkutan Umum Diwajibkan Memakai Masker

Beritacenter.COM - Untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) di dalam transportasi umum, Gubernur DKI Jakarta..
8 jam yang lalu

Polisi Tangkap Pemuda Penyebar Hoaks Corona di Puncak Jaya Papua

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengamankan satu orang pemuda yang diduga menyebarkan berita..
9 jam yang lalu

Kapolri Instruksikan Anggotanya untuk Bantu Ekonomi Warga Terdampak Corona

Beritacenter.COM - Pandemi virus corona (COVID-19) sangat memberikan pengaruh besar bagi masyarakat, terutama di..
11 jam yang lalu

Doa Bersama Lawan Covid-19, Polisi dan Ulama di Banjar Gelar Istighosah Virtual

Beritacenter.COM - Jajaran Polres Kota Banjar menggelar doa bersama atau istigasah secara virtual meeting, Sabtu..
12 jam yang lalu

Covid-19 Tak Akan Pernah Selesai Jika Masyarakat Tak Patuhi Social Distancing

Ya sudah patuhi saja, kalau nggak dipatuhi mau sampai kapanpun nggak akan pernah selesai itu
13 jam yang lalu

Polda Metro Bakal Tindak Tegas Masyarakat yang Tak Indahkan Imbauan Social Distancing

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Metro Jaya tak bosan-bosannya mengimbau agar warga DKI Jakarta senantiasa menerapkan..
14 jam yang lalu

Alhamdulillah, 18 PDP Corona di Cirebon Dinyatakan Sembuh

Beritacenter.COM - Sempat menjalani isolasi dan perawatan di rumah sakit, sedikitnya 18 pasien dalam pengawasan (PDP)..
15 jam yang lalu

Dua Kali Hasil Tes Negatif, Kajari Bantul Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Beritacenter.COM - Sempat menjalani perawatan dan isolasi lantaran positif Corona (Covid-19), Kepala Kejaksaan Negeri..
15 jam yang lalu

Teori Imunitas Yang Sudah Sembuhkan 150 Pasien Virus Corona

Beritacenter.COM - Pasien positif virus corona di Indonesia terkonfirmasi sudah mencapai 2.092 kasus. Dari angka..
16 jam yang lalu

Alasan Cegah Corona dengan Miras Oplosan, 5 Pria di Bekasi Meregang Nyawa

Beritacenter.COM - Entah apa yang ada di pikiran tujuh pria di Tambun, Bekasi, Jawa Barat. Ditengah pandemi Corona..
1 hari yang lalu

Pemerintah India Ancam Lockdown Diperpanjang

Beritacenter.COM - Pemerintah India melakukan ancaman kepada rakyatnya bahwa lockdown bisa diperpanjang apabila..
1 hari yang lalu

Kabaharkam Sebut Melawan Corona Perlu Sinergitas Pusat, Daerah dan Masyarakat

Beritacenter.COM - Kepala Operasi Terpusat Kontinjensi Operasi Aman Nusa II-Penanganan Covid-19, Komjen Pol Agus..
1 hari yang lalu

Ini Yang Dilakukan Bill Gates Dalam Mencari Vaksin Corona

Beritacenter.COM - Bill Gates pemilik Microsoft mendorong para ilmuan untuk menemukan vaksin virus corona. Saat ini,..
1 hari yang lalu

2 Negara Sahabat Ini Kirim Bantuan Alkes ke RI Bantu Lawan Corona

Beritacenter.COM - Negara Singapura dan Rusia mengirim bantuan kesehatan kepada Indonesia untuk melawan pandemi..
1 hari yang lalu

Wakil Jaksa Agung Tewas Dalam Kecelakaan Mobil

Beritacenter.COM - Sebuah mobil Nissan GT-R alami kecelakaan di Jalan Tol Jagorawi, tepatnya berada di Km 13 B..
1 hari yang lalu

Barcelona Patok Harga Coutinho 80 juta euro, Chelsea Mulai Tertarik

Beritacenter.COM - Chelsea mengajukan tawaran untuk mendatangkan playmeker Barcelona Philippe Coutinho. Barcelona..
1 hari yang lalu

Manfaat Konsumsi Jahe Bisa Cegah Corona

Beritacenter.COM - Jahe merupakan bumbu dapur yang biasa digunakan oleh ibu rumah tangga. Selain untuk bumbu dapur,..
1 hari yang lalu

MUI Sebut Halangi Pemakaman Jenazah Corona Hukumnya Dosa

Beritacenter.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyebutkan bahwa mengalangi pemakaman jenazah korban virus corona..
1 hari yang lalu

4 Pemuda di Bekasi Tewas Usai Pesta Miras Oplosan

Beritacenter.COM - Sebanyak empat orang pemuda di Tambun, Bekasi, Jawa Barat tewas seketika usai mengkonsumsi miras..
1 hari yang lalu

Lockdown Bagi Rakyat Kecil

Perumahan mewah di Jakarta konon sudah melakukan lockdown karena ada warga terinfeksi covid-19. Si dia pilih..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi