Minggu, 17 Nopember 2019 - 14:04 WIB

Kocak...! Kalah Di "MK" Kubu #02 Akan Bawa Sengketa Pemilu Ke "Mahkamah Internasional"

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Selasa, 02 Juli 2019 | 20:30 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin akan memimpin Indonesia periode 2019-2024. Putusan itu telah dibacakan Anwar Usman, selaku Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yang memimpin sidang di Gedung MK, Jakarta, Kamis (27/6/2019).

“Dalam pokok permohonan, menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,” tegas Anwar Usman.

Kemudian putusan MK ditindaklanjuti Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui rapat pleno penetapan Presiden dan Wapres terpilih pada Minggu (30/6) kemarin.

Adanya desas-desus yang berkembang bahwa Prabowo-Sandiaga Uno akan membawa sengketa tersebut ke Mahkamah Internasional ditanggapi santai oleh Ketua Tim Hukum Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra.

Yusril menilai, mustahil sengketa Pilpres dibawa ke Mahkamah Internasional.

“Kalau mengingat kewenangan atau yurisdiksi dari ICJ (International Court of Justice) dan ICC (International Court of Crime) itu kelihatannya agak mustahil untuk membawa sengketa Pilpres ini ke Mahkamah Internasional,” ujar Yusril di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Jumat (28/6/2019).

Menurutnya, ICC hanya berwenang melakukan investigasi dan melakukan penuntutan terhadap individu-individu yang diduga terlibat di dalam kejahatan yang sangat serius dan menjadi perhatian dunia internasional.

Salah satu contoh kasus yang pernah diadili ICC jelas Yusril adalah kasus genosida di Kosovo yang dilakukan oleh Presiden Yugoslavia Slobodan Milosevic.

Sementara ICJ lanjut dia mengatakan hanya berwenang mengadili sengketa antarnegara. Ia pun mencontohkan sengketa Indonesia dengan Malaysia yang memperebutkan Pulau Sipadan dan Ligitan. Dimana keduanya bersengketa di ICJ.

“Jadi kalau mau mendaftarkan kepaniteraan ICJ di Den Haag (Belanda) silakan saja, kami juga tidak tahu karena kami ini juga diberi kuasa untuk di MK,” ungkap Yusril.

Sementara itu menurut ahli hukum internasional Agantaranansa Juanda menyebut sengketa Pilpres tak bisa dibawa ke Mahkamah Internasional atau Court of Justice (ICJ) karena tugas dari ICJ hanya memiliki dua yuridiksi atau kewenangan hukum, yaitu memutus sengketa antarnegara dan nasihat hukum terhadap organisasi internasional atau organ-organ PBB.

Sedangkan pakar hukum internasional Hikmahanto Juwana menilai bahwa terdapat empat perkara yang bisa diajukan ke International Criminal Court (ICC) yaitu kejahatan kemanusiaan, genosida, kejahatan perang dan kejahatan perang agresi.

Sekalipun yang diadili adalah di ICC adalah individu, tetapi individu ini harus merupakan pelaku kejahatan internasional. Sehingga kata dia terdapat kekeliruan berpikir bahwa Mahkamah Internasional merupakan upaya hukum lanjutan dari proses hukum di MK ataupun di MA.

Sementara itu pengamat tata hukum tata negara Refly Harun mengungkapkan bahwa sengketa Pilpres 2019 yang telah diputuskan MA tak bisa dibawa ke peradilan internasional. Hal tersebut lantaran peradilan Internasional biasanya menangani kasus Pelanggaran HAM dan Genosida.

Sebelumnya Majelis hakim konstitusi menolak seluruh gugatan sengketa hasil Pemilu Presiden 2019 yang diajukan pasangan calon presiden-calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Mahkamah, permohonan pemohon tidak beralasan menurut hukum.





Fokus : Prabowo Gugat Hasil Pilpres Ke MK


#Jokowi #Joko Widodo #Prabowo #MK #Jokowi Presiden Ku #Jokowi Orang Baik #Jokowi Orang Hebat #Mahkamah Konstitusi #Jokowi Presiden Terpilih #Prabowo Keok #Sidang MK #Prabowo-Sandiaga #Mahkamah Internasional #Prabowo Kalah Di MK


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






2 jam yang lalu

OTK Bakar 9 Perahu Nelayan di Lampung

BeritaCenter.COM - Sembilan perahu nelayan di Lampung dibakar oleh orang tidak dikenal (OTK). Kejadian itu diketahui..
3 jam yang lalu

Wapres RI Ajak Masyarakat Bangun Narasi Kerukunan dan Sudahi Konflik

BeritaCenter.COM - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak lagi..
5 jam yang lalu

Dua Pekerja Tewas, Proyek Rel Double Track Bogor-Sukabumi Dihentikan Sementara

BeritaCenter.COM - Sebuah tebing di atas proyek rel ganda atau double track Bogor-Sukabumi longsor dan menewaskan dua..
5 jam yang lalu

Gempa 5,1 Magnitudo Guncang Aceh

BeritaCenter.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis gempa di Aceh. Gempa yang berkekuatan..
17 jam yang lalu

BTP Berselancar di Titian Buih

Trending topik yang terjadi dalam 3 hari terakhir ini adalah masuknya BTP dalam jajaran pimpinan BUMN. Sebetulnya..
19 jam yang lalu

Reuni 212 Bernuansa Politis Patut Ditolak

Reuni  212  akan segera di gelar pada 2 Desember. Aksi ini ditengarai hanya akal-akalan untuk memulangkan..
22 jam yang lalu

Benarkah Habib Rizieq Dicekal?

Berita dugaan pencekalan Habib Rizieq Shihab (HRS) menjadi isu yang mengemuka beberapa hari belakangan ini. Dalam..
22 jam yang lalu

Tidak Disangka Rokok Elektrik Bisa Bikin Serangan Jantung Mendadak

Beritacenter.COM - Bahaya rokok elektrik dilakukan oleh banyak penelitian untuk membandingkan lebih berbahaya mana..
23 jam yang lalu

Suami Stres Berat Coba Bunuh Diri Usai Istri Belanja Ratusan Juta

Beritacenter.COM - Seorang suami di Sichuan,China mengalami stres berat dan mencoba bunuh diri setelah mengetahui..
1 hari yang lalu

Polisi Ringkus Pelaku Penyiram Air Keras ke Siswi SMP

Beritacenter.COM - Penyidik Polda Metro Jaya meringkus pelaku yang melakukan penyiraman air keras terhadap pelajar..
1 hari yang lalu

Presiden Jokowi Perintahkan BPJS Kesehatan Kejar Penunggak Iuran

Beritacenter.COM - BPJS Kesehatan menyatakan akan menagih tunggakan iuran kepada peserta mandiri lantaran keuangannya..
1 hari yang lalu

UMK Bekasi Tahun 2020 Lebih Besar dari UMP Jakarta

Beritacenter.COM - Upah minimum kabupaten(UMK) Bekasi, Jawa Barat mendapat sorotan lantaran mengalahi upah minimum..
1 hari yang lalu

Polisi Ringkus Pelaku Pencurian Accu Lampu Tenaga Surya Jalan di Kota Kupang

Beritacenter.COM - Petugas kepolisian Polres Kupang Kota mengamankan dua roang pelaku pencurian accu lampu penerangan..
1 hari yang lalu

5 Kebiasaan Buruk di Pagi Hari Buatmu Bertambah Gemuk

Beritacenter.COM - Jika Anda mencoba menurunkan berat badan, Anda tahu betapa pentingnya untuk mengikuti aturan dasar..
1 hari yang lalu

Gempa 5,0 Magnitudo Guncang Jailolo

Beritacenter.COM - Gempa bumi berkekuatan 5,0 Magnitudo mengguncang wilayah Jailolo, Maluku Utara, pada Sabtu..
1 hari yang lalu

Juventus Tertarik Boyong Kiper AC Milan

Beritacenter.COM - Klub raksasa Serie A Juventus tertarik untuk memboyong kiper AC Milan, Gianluigi Donnarumma...
1 hari yang lalu

Rupanya Taruh HP di Kantong Celana Bisa Hadapi Risiko Yang Fatal

Beritacenter.COM - Jangan masukan smartphonee atau HP ke dalam kantong celana karena itu sangat berbahaya untuk..
1 hari yang lalu

Waspada, Penyebaran Paham Radikal Bergeser ke Medsos

Beritacenter.COM - Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Gatot Eddy Pramono menyebutkan, perkembangan..
1 hari yang lalu

Ada 9 Orang Terlibat Bom Bunuh Diri di Medan Akan Jadi Tersangka

Beritacenter.COM - Ada 14 orang menyusul insiden bom bunuh diri di Markas Kepolisian Resor Kota Besar Medan. Sembilan..
1 hari yang lalu

Permen Kadaluarsa Sebabkan Belasan Pelajar SD Keracunan

Beritacenter.COM - Ada 13 siswa SD Fathia di Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi mengalami keracunan akibat jajanan..
1 hari yang lalu

Jika Tidak Lulus Program Sertifikasi Persiapan Perkawinan Tidak Boleh Nikah

Beritacenter.COM - Program sertifikasi persiapan perkawinan pada tahun 2020 akan diberlakukan oleh pemerintah...
1 hari yang lalu

Irwansyah Datangi Polrestabes Bandung

Beritacenter.COM - Aktris Irwansyah datangi Polrestabes Bandung untuk mengklarifikasi soal kasus dugaan penipuan..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi