Jumat, 22 Nopember 2019 - 03:38 WIB

"Ujian Jokowi Belum Usai"

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Rabu, 03 Juli 2019 | 21:30 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Dulu kehidupan sosial kita tidak seperti ini. Ya, benar, dulu kita tidak sampai ribut begitu lama, panjang dan mudah bersikap kasar hanya karena kita tidak setuju yang naik di kursi presiden ya Soeharto lagi, Soeharto lagi. Gus Dur pernah dilengserkan dengan cara yang kurang elok, apakah para pendukungnya mendadak rusuh dan mengata-ngatai mereka yang berseberangan? Alhamdulillah bagaimana pun jejak politik almarhum Gus Dur, beliau masih dikenang sebagai Bapak Negara yang menginisiasi pemahaman bijak soal keberagaman.

Jaman SBY terjun di kancah politik, medsos sudah mulai marak. Seingat saya, saya tak pernah benar-benar mendukung SBY tapi saya pernah berang bukan main sewaktu membaca komentar-komentar pedas dan kasar soal beliau. Kita sedang mencari pemimpin negeri, negeri yang sangat luas wilayahnya dan sangat besar jumlah penduduknya. Jika bahkan soal adab kita gagal menerapkan, proses dan hasil demokrasi seperti apa yang hendak kita capai? Kita seperti bangsa yang kekurangan harga diri dan tidak tahu arti kehormatan.

Lalu muncullah si tukang kayu. Anti mainstream, nyeleneh sangat. Terlalu sederhana, ndak ada gagah-gagahnya. Dari latar belakang 'bukan orang politik apalagi militer', bukan kalangan cendekiawan terlebih ahli agama, tapi jelas sudah punya pengalaman kerja yang terbukti dan teruji ketika memimpin kota Solo. Prestasi bukan main-main yang diakui oleh dunia internasional tapi ditertawakan oleh segelintir rakyatnya sendiri.

Saya paham mengapa ada dua kubu yang sangat berlawanan menyikapi kemunculan Jokowi. Kubu yang mencintai sebab ia mewakili sosok rakyat biasa, pekerja keras, sebuah simbol harapan bahwa politik bukan cuma perkara dinasti, siapa yang punya pengaruh, biar jahat asal punya nama, endebra...endebra... Harapan bahwa rakyat yang sudah lama jadi bahan mainan elit politik kemungkinan boleh diperjuangkan hak-haknya.

Ia di sebelah pihak juga begitu dibenci. Tampang dan postur jelas jauh dari idealnya seorang idola. Koleksi baju seorang kepala daerah mungkin lebih banyak, mahal dan berkelas dibanding yang dipunyainya. Negarawan macam apa yang sudi naik kelas ekonomi sementara untuk menguasai satu pesawat demi urusan negara ia sebenarnya sah saja? Ia yang dirasa sebagai ancaman sebab secara halus tetapi yakin membuat perubahan-perubahan yang signifikan terutama untuk rakyat kecil. Ada golongan-golongan orang besar yang terancam kestabilan harta dan jabatannya, ada aliran uang yang semula deras yang akan berpotensi tertutup kerannya. Ada aib-aib masa lalu yang kuatir akan terbuka dan diketahui publik. Dan yang tak bisa dipungkiri, bangsa ini memang sungguh mudah diadu domba dengan isu agama dan kekuatan asing yang entah siapa sebenar-benarnya dalangnya.


Bangsa kita yang seperti sedang puber-pubernya soal keyakinan beragama dan kekuatiran akan dikuasai kembali oleh PKI dan pihak asing. Kesenjangan yang kita ciptakan sendiri, perbedaan yang kita lebarkan supaya jelas ada pembeda antara yang berkuasa dan yang tidak. Ada sekat yang jelas antara yang beriman maupun yang tidak.

Maka jangan heran sedetail apapun kau mencoba memetakan silsilah keluarga Jokowi, ia tetap dicurigai sebagai keturunan Cina dan antek komunis. KeIslamannya dipertanyakan, padahal keIslamanmu sendiri yang kadarnya naik turun dan terkadang ngesot, alhamdulillah selalu dipercaya khalayak.

Mungkin Jokowi harusnya mencoba metode branding yang lain. Blusukan di antara rakyat kecil itu sudah terlalu basi dan dianggap cuma pencitraan. Coba dandan sedikit seperti orang suci pada umumnya, toh masyarakat kekinian mudah dihipnotis pikirannya setiap kali melihat sesuatu yang berbau agama. Dan jangan tanggung-tanggung, sisipkan satu dua ayat dari kitab suci atau kutipan-kutipan bijak khas Bapak Bangsa Soekarno misalnya dalam pidato atau jumpa pers. Yang istighfar pasti banyak, yang telanjur membuat agama sebagai candu alih-alih petunjuk, insya Allah balik mendukung asalkan syarat pemimpin sholeh menurut versi orang-orang tertentu terpenuhi.

Ia dituding memusuhi muslim, memihak non muslim? Kau lupa di negara macam apa kau sebenarnya hidup? Di negara ini ada beberapa jenis agama yang diakui dan jelas termaktub dalam undang-undang, bukan Islam saja. Dan apakah itu baru satu periode kepemimpinan Jokowi terjadinya? Gampang sekali memang mendaku paling mahir membuat strategi mengurus negara dengan jutaan permasalahan yang bikin sakit kepala berhari-hari ini kalau kau cuma duduk di barisan penonton, terlebih barisan sakit hati. Tinggal cari kekurangannya, hantam kesalahannya, ungkit masa lalunya, korek sampai ketemu apapun tentang dirinya yang tidak sesuai dengan prinsipmu. Tinggal carikan dalilnya yang bisa mengantarkan Jokowi dan siapapun yang mendukungnya layak masuk neraka. Gampang sekali untuk merasa menang, bukan?

Harga-harga naik, teriak ibu-ibu yang harga kosmetik dan pakaiannya berlipat kali melampaui anggaran belanja bulanan rakyat jelata per bulan. Jaman Soeharto harga tidak pernah naik, ya? Tidak pernah terjadi inflasi atau kalian yang malas belajar sejarah? Ada masa-masa suram ekonomi negeri di mana rakyat benar terciderai oleh kebijakan-kebijakan pemerintah, tapi benarkah itu sengaja dilakukan oleh seorang Jokowi pribadi demi menyengsarakan rakyat?

Kalian juga mungkin harus mengingat kembali tentang bagaimana Indonesia yang sekian masa sedemikian tangguh tetap bertahan dalam persinggungan macam-macam konflik entah itu soal kesukuan atau agama. Tidakkah kalian lihat bagaimana seorang Jokowi berusaha keras seperti hendak membagi dirinya menjadi bagian tiap perbedaan meski dalam logika tak ada manusia biasa yang bisa mencapai kesempurnaan? Ia melepaskan embel keagamaan dan kesukuan dari dirinya bukan karena ia tak bangga menjadi orang Jawa atau layak dicurigai kadar keIslamannya. Ia merelakan dirinya dihina dan diprasangkai demi sebuah tujuan yang lebih besar, kepentingan rakyat yang lebih luas. Seorang negarawan yang memimpin sebuah negara dengan penduduk majemuk harus mampu menaungi rakyatnya secara adil. Adil terhadap jutaan rakyat itu jelas beda konteks dan pelaksanaannya dengan adil kepada empat orang istri.

Satu periode si tukang kayu ini bekerja tanpa balas memaki, mengesalkan sekali bukan? Satu periode dan ia tak berganti kemeja putih sederhana, jelas sangat tidak elegan. Satu periode bahasa Inggrisnya masih belepotan, lantun dan geraknya masih tetap ndeso, kalian wajar kepengin pemimpin yang gagah, berlatarbelakang militer dan suka berteriak. Satu periode ia mengerjakan banyak pekerjaan, memanjangkan dan memuluskan jalan, memudahkan ikhtiar dan usaha rakyat kecil, kalian misuh seakan kalian bisa berbuat lebih baik dari dirinya. Kalian yang memikirkan tetangga di sekitar rumah kalian apakah cukup makan atau tidak, kalian malas...

Ia menang kedua kali atas restu sebagian besar rakyat, tuduhan kecurangan itu tuduhan serius, ukhti dan akhi! Apalagi jika kalian sudah menempuh jalan resmi sesuai aturan konstitusi, yang disaksikan secara massif oleh rakyat. Saran saya siapkan diri kalian mempertanggungjawabkan setiap prasangka maupun lisan yang dinodai hal-hal yang belum tentu shahih kebenarannya. Syukur-syukur jika kalian benar, kalian beruntung menjadi syuhada yang telah memperjuangkan kebenaran. Jikalau tidak, bagaimana? Semoga benar ampunan Allah jauh lebih luas dari yang bisa dibayangkan oleh manusia. Fitnah konon jatuhnya lebih berat dibandingkan meneteskan darah manusia lain. Lebih keji dan sungguh celaka mereka yang sudah menjadikan fitnah sebagai alat untuk menang atas orang lain. Jangan lupa bersiap, ya?

Allah mendukung kalian yang selalu merasa dizholimi? Bagaimana kalau saya bilang kami yang mendukung langkah Jokowi pun, Islam maupun bukan Islam, dari golongan dan suku mana pun, sebenarnya orang-orang yang tahu cara mengingat dan mencintai Tuhannya. Kami hanya tak pandai berteriak-teriak menggunakan nama Allah sebagai tameng dan mengamuk mengancam jika doa kami tak dikabulkan. Sebab Allah yang kami kenal adalah Allah yang menyukai mereka yang mengutamakan adab sebelum ilmu dan yang memelihara sikap lemah lembut serta pandai mengasihi sesama, di luar apapun perbedaannya. Allah yang meminta kita mengutamakan fungsi hablumminannas sebelum menyempurnakan fungsi hamblumminallah. Perbaiki hubungan dengan sesama manusia, kemudian hubunganmu dengan Allah pun akan baik adanya.

Masih belum turun emosinya? Bagaimana dengan perintah mengimani qadha dan qadar? Bagaimana dengan anjuran berbaik sangka? Bagaimana dengan menghormati pemimpin sambil bersungguh-sungguh mengupayakan ikhtiar berikut kerja yang jujur dan lillahi taala? Kalian yang mau menggunakan isi kitab suci mengintimidasi orang lain yang tak sepaham sesuai apa kepentingan kalian lantas ketika disuruh taat kalian sendiri tak mampu?

Ah, siapalah saya ini mencoba mengingatkan kalian yang sehari-harinya tak pernah lepas menyebut nama Allah. Yang jarak rumahnya lebih dekat ke surga dari siapapun.

Tapi kalau toh saya bisa ketemu Pak Jokowi, saya ingin menyakinkan beliau untuk tidak menyerah walau sejengkal. Ini akan jadi perjalanan berat dan kemungkinan mengerikan tapi ini jelas jalan syahid, Pak! Sudah nyata dan terang benderang! Yang anda lawan adalah kezholiman dan kepicikan sebagian rakyat anda sendiri. Ini hadiahnya jelas surga, Bapak! Bukan sekadar kekayaan bagi tujuh turunan keluarga Bapak yang bisa Bapak sembunyikan di luar negeri sambil Bapak bisa tetap berpura-pura jadi seorang nasionalis sejati.

Cuma orang-orang pilihan yang diberi ujian sedahsyat ini, Pak. Orang-orang yang namanya sudah tercatat di lauh mahfuz. Tidak peduli mereka suka atau tidak suka.

Kuat selalu ya, Pak!

Sumber : Status Facebook Mimi Hilzah





Fokus : Joko Widodo


#Presiden Jokowi #Jokowi #Jokowi-prabowo #Jokowi Presiden Ku #Jokowi Orang Baik #Jokowi Orang Hebat #Jokowi Presiden Terpilih


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






23 menit yang lalu

Lakukan Operasi Terminal Bayangan, Dishub Kandangkan 3 Minibus di Meruya Utara

BeritaCenter.COM - Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat, menggelar operasi terminal bayangan di Jalan Raya..
1 jam yang lalu

BREAKING NEWS : Gempa 4,8 M Guncang Kota Lampung

BeritaCenter.COM - Sekitar pukul 00.36 dini hari, kota Lampung diguncang gempa dengan kekuatan 4,8 magnitudo (M)...
1 jam yang lalu

Menteri Sosial Juliari Siap Copot Jabatan Bila Tak Bisa Turunkan Angka Kemiskinan

BeritaCenter.COM - Menteri Sosial (Mensos) Juliari Pieter Batubara menargetkan angka kemiskinan bisa mengalami..
2 jam yang lalu

Polres Langkat Tangkap 2 Pengedar Narkoba Asal Jabar, 58 Kg Ganja Diamankan

BeritaCenter.COM - Dua tersangka pengedar narkoba asal Jawa Barat (Jabar) berhasil diamankan anggota kepolisian. Saat..
3 jam yang lalu

Hadiri Maulid Nabi di Istiqlal, Wapres RI Ingatkan NU Jaga Tradisi dan Lakukan Transformasi

BeritaCenter.COM - Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin menghadiri acara Maulid Nabi yang bertema 'Maulid..
4 jam yang lalu

Kapolda Jatim Janji Akan Jemput Veronica Koman Jika Pulang Ke Indonesia

BeritaCenter.COM - Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) berjanji akan menangkap Veronica Koman, tersangka kasus..
5 jam yang lalu

Bentrok Antarfakultas Kembali Terjadi, 2 Mahasiswa UNM Kena Panah

BeritaCenter.COM - Bentrokan kembali terjadi di Universitas Negeri Makassar (UNM) Parangtambung, bentrokan itu antara..
5 jam yang lalu

Hujan Badai Kembali Terjang Boyolali, Tiga Rumah Roboh Total

BeritaCenter.COM - Hujan disertai angin kencang kembali melanda wilayah Boyolali, sejumlah rumah warga Desa Manggung,..
6 jam yang lalu

Heboh! Ustaz Somad Sebut Main Catur Hukumnya Haram

BeritaCenter.COM – Catur merupakan salah satu permainan populer di dunia yang dimainkan semua kalangan...
6 jam yang lalu

Jokowi soal Stafsus Milenial: Tidak Full Time Ketemu, Tapi Masukan Bisa Setiap Saat

Beritacenter.COM - Pasca mengumumkan tujuh staf khusus milenialnya di Istana, Presiden Jokowi menyebut pola kerja..
7 jam yang lalu

Gawat! 22 Persen Mahasiswa Universitas Jember Terpapar Radikalisme

BeritaCenter.COM – Mahasiswa Universitas Jember banyak terpapar radikalisme. Berdasarkan data dari Lembaga..
7 jam yang lalu

Putri Tanjung: Semoga Bisa Suarakan Asipirasi Anak Muda ke Istana

Beritacenter.COM - Putri Tanjung menjadi salah satu anak muda yang diperkenalkan Presiden Jokowi sebagai staf..
7 jam yang lalu

Polisi Tangkap 3 Rampok Pembunuh Sopir Truk di Lumajang, 2 Ditembak Mati

Beritacenter.COM - Pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap sopir truk, Mokhamad Zainudin, berhasil dibekuk polisi...
8 jam yang lalu

Jadi Staf Khusus Presiden, Jokowi Kaget Saat Tau Usia Putri Tanjung Baru 23 Tahun

Saya juga kaget masih 23 tahun. Kita dengar kiprahnya sebagai founder dan CEO di Creativepreneur dan Chief Bussiness Officer of Kreasi
9 jam yang lalu

Kapolri Bertemu PP MUhammadiyah, Ini yang Dibahas

Beritacenter.COM - Kapolri Jendral Pol Idham Azis melakukan kunjungan silaturahmi ke Pimpinan Pusat (PP)Muhammadiyah..
9 jam yang lalu

Usik Sarang Tawon, 4 Bocah di Garut Diserang Tawon, 1 Orang Tewas

Beritacenter.COM - Empat bocah di Kampung Nagela, Desa Cikedokan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, diserang sejumlah..
10 jam yang lalu

Racik Petasan di Rumah, Sunarno Tewas Terkena Ledakan

Beritacenter.COM - Nasib malang yang dialami pemuda bernama Sunarno (30) warga Desa Landangan, Kecamatan Kapongan,..
10 jam yang lalu

Ini Alasan Presiden Jokowi Pilih Staf Khusus dari Kalangan Anak Muda

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan anak-anak muda yang akan membantunya sebagai staf..
10 jam yang lalu

Ada 7 Deretan Nama Bos Besar Yang Jadi Staf Khusus Presiden, Ini Dia...

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengangkat 7 anak muda untuk menjadi staf khusus di Kepresidenan...
10 jam yang lalu

Pasca Insiden Bom Medan, BNPT Waspadai Pergerakan dan Modus Baru Teroris

Beritacenter.COM - Pasca insiden bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Sumut, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme..
11 jam yang lalu

Dua Klub Raksasa Italia Bersaing Dapatkan Granit Xhaka

Beritacenter.COM - Gelandang Arsenal, Granit Xhaka diincar oleh dua klub raksasa Italia AC Milan dan Inter Milan pada..
11 jam yang lalu

Seluruh Komisioner dan Ketua KPU Batam Dipecat

Beritacenter.COM - Ketua dan seluruh Komisioner Komisi Pemiliha Umum(KPU) wilayah Batam , Kepulauan Riau dipecat oleh..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi