Selasa, 19 Nopember 2019 - 12:15 WIB

Prabowo Tak Akan Bawa Sengketa Pilpres Ke Mahkamah Internasional, Stop Provokasi

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Kamis, 04 Juli 2019 | 22:00 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Tim Hukum BPN juga telah menyarankan kepada Prabowo – Sandiaga agar masalah pilpres ini tidak dibawa ke Mahkamah Internasional, dan Capres nomor 02 tersebut sudah mengikuti saran tersebut. Persidangan sengketa sudah selesai, dan hasilnya semua gugatan dari tim Hukum BPN tidak berhasil mendiskualifikasi kemenangan paslon Jokowi – Ma’ruf Amin.

Paslon nomor 02 tersebut juga dikabarkan tidak akan membawa masalah sengketa hasil pemilu ke Mahkamah Internasional. Hal ini karena Mahkamah Internasional tidak memiliki wewenang dalam menangani pemilihan presiden pada suatu negara.

“Sikap Pak Prabowo dan Pak Sandi sudah jelas kemarin disampaikan bahwa meskipun kecewa namun tetap menghormati putusan Mahkamah Konstitusi. Tentu hal tersebut juga menjadi isyarat jika Pak Prabowo dan Pak Sandiaga mematuhi putusan MK,” tutur Anggota Partai Gerindra Andre Rosiade.

Juru Bicara BPN tersebut juga menyebutkan bahwa pengajuan sengketa pilpres di MK merupakan langkah hukum terakhir yang bisa dilakukan.

“Sebagai seorang negarawan dan warga negara yang patuh terhadap hukum, Pak Prabowo dan Pak Sandiaga tentu mematuhi putusan MK, yang mana itu merupakan langkah terakhir dalam proses sengketa pemilu di Indonesia,” tambahnya.

Menko Polhukam Wiranto juga turut mengapresiasi pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang telah menghmbau kepada pendukungnya agar tidak melakukan aksi untuk rasa di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Pernyataan Pak Prabowo betul – betul sangat mengapresiasi, saya menaruh hormat betul atas pernyataan beliau untuk mengajak para pendukungnya, para simpatisannya untuk melakukan langkah – langkah yang positif ya,” tutur Wiranto.

Wiranto menyebut Prabowo bahkan menggunakan kata ‘memohon’ dalam imbauannya ke pada pendukung dan simpatisan tersebut. Wiranto menilai, ini berarti Prabowo menginginkan agar pendukung dan simpatisannya menghormati proses hukum yang tengah berjalan di MK dan menjaga kerukunan dan perdamaian. Oleh karena itu, pihaknya juga berharap agar himbauan tersebut betul – betul diikuti oleh para pendukung dan simpatisan Prabowo – Sandiaga.

Meski demikian pihak dari Front Pembela Islam (FPI) yang merupakan ormas Islam pendukung Prabowo – Sandiaga, pernah menegaskan bahwa organisasinya tak akan berhenti melawan, Jika Mahkamah Konstitusi memenangkan paslon 02 Jokowi – Ma’ruf Amin dalam perkara sengketa hasil Pilpres 2019.

Ketua FPI Sobri Lubis menegaskan, jika semua permohonan paslon 02 Prabowo – Sandiaga ditolak oleh MK, maka FPI akan berjuangg melakukan jihad panjang secara konstitusional.

“Kalau 01 yang menang, kami tetap berjuang. Siapkan diri kita untuk jihad panjang,” tutur Sobri saat berorasi dalam aksi mengawal hasil sidang sengketa Pilpres di MK.

Dalam orasinya, Sobri juga mengajak agar massa aksi tetap menjaga komitmen, untuk tetap menolak segala bentuk kecurangan sampai kapanpun. Bagaimanapun juga persidangan telah dilaksanakan secara terbuka semuanya, kita semua bisa mencermati bahkan detil – detil isi persidangan itu bisa diakses semua oleh publik.

Dalam pengadilan, kita tidak bicara kuantitas tetapi kualitas. Begitu juga dengan alat bukti, meski ada 500 lebih alat bukti. Namun jika alat bukti tersebut tidak kredibel atau tidak relevan, tentu akan kecil kemungkinan permohonan penggugat akan diterima oleh Majelis Hakim.

MK menilai semua dalil pemohon tidak beralasan menurut hukum dan tidak didukung dengan alat bukti yang kuat. Jika MK sudah mengeluarkan putusannya, maka sudah jelas bahwa keputusan tersebut tidak dapat diganggu gugat. Meski demikian, kampanye yang bersifat provokatif juga masih santer di media sosial, salah satunya adalah tagar yang bernada provokatif #PrabowoJanganHadiriPelantikan yang menjadi trending topic di twitter.

Bahkan seorang pendukungnya ada yang menuliskan tweet “Dear bp @Prabowo Anda hadir bukan tanda kebesaran jiwamu dan bila anda tak datang bukan tanda kepengecutan jiwamu, itu strategi pembunuhan karakter untuk anda dan para pendukungmu. Berikan pada mereka piala kaleng, karena piala emas ditanganmu” tulis akun @saefudin_29.

Munculnya trending tersebut tentu menunjukkan bahwa sebagian pendukung paslon 02 belum bisa menerima sepenuhnya terkait putusan MK. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara juga mengingatkan agar setelah putusan MK diresmikan, jangan coba – coba menebar hoax terkait keputusan Mahkamah Konstitusi.

“Ini menjadi tanggungjawab kita bersama untuk tidak menyebarkan hoaks yang bersifat menghasut, memprovokasi dan mengadu domba dalam konteks proses penetapan oleh MK,” tutur Rudiantara.

Oleh : Rizky Ashari
Penulis adalah Pengamat Masalah Politik





Fokus : Prabowo Gugat Hasil Pilpres Ke MK


#Jokowi #Joko Widodo #Prabowo Subianto #MK #Jokowi Presiden Ku #Jokowi Orang Baik #Jokowi Orang Hebat #Jokowi Presiden Terpilih #Prabowo Keok #Sidang MK #Prabowo-Sandiaga #Prabowo Gugat Hasil Pilpres Ke MK #Prabowo Pasrah #Keputusan MK


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






2 menit yang lalu

Nguntep Diri Rumah Istrinya, Imron Sang Pengedar Sabu Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Mohammad Imron alias Shampo, warga Desa Karobelah Kecamatan Mojoagung, berhasil dimankan pihak..
43 menit yang lalu

Sindikat Kejahatan Pencurian Motor Antar Pulau Dibongkar Polisi

Beritacenter.COM - Polres Indramayu berhasil membongkar pencurian motor antarpulau. Puluhan unit kendaraan bermotor..
1 jam yang lalu

Wanita Muslim di Khasmir Terancam Diperkosa Massal

Beritacenter.COM - Para kaum wanita muslimah di Khasmir terancam diperkosa secara massal usai mantan jenderal tentara..
1 jam yang lalu

Erick Thohir Rombak Birokrasi Agar BUMN Lebih Lincah

Beritacenter.COM - Menteri BUMN Erick Thohir langsung tancap gas menjalankan amanah dari Presiden Joko Widodo..
1 jam yang lalu

Gempa Susulan Bertubi-tubi Terjang Tenggara Bitung-Sulut

Beritacenter.COM - Gempa susulan hingga pada Selasa(19/11/2019) usai pasca kejadian gempa berskala 7,1 Skala..
2 jam yang lalu

Marcus Rashford Optimis Bisa Bawa Inggris Juara Euro 2020

Diketahui juga jika pertandingan yang dilaksanakan di Pristina itu, Rashford turut mencetak satu gol untuk membawa..
2 jam yang lalu

Awal Tahun 2020, Tarif Listrik Akan Mengalami Sedikit Kenaikan

Meski tarif listrik untuk golongan tersebut mengalami kenaikan, Rida menjamin nilainya tak terlalu besar. Karena,..
2 jam yang lalu

WhatsApp Temukan Celah Keamanan dalam Aplikasinya

Nasihat kemanan menggambarkan masalah itu sebagai stack-based buffer overflow yang mampu memicu kode berbahaya..
2 jam yang lalu

Edarkan Pil Dobel L Dikalangan Pelajar, JS dan BS Diamankan Polisi

Beritacenter.COM - Dua pemuda berinisial JS dan BS harus berurusan dengan anggota Satreskoba Polres Kediri, lantaran..
2 jam yang lalu

Edarkan Pil Koplo, Khoiruddin Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Ahmad Yusuf Khoiruddin (28) warga Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, harus..
3 jam yang lalu

Meski Sudah 6 Bulan Berlalu, Aksi Unjuk Rasa Warga Hong Kong Tak Kunjung Mereda

Bentrokan kemarin adalah yang paling brutal sejak aksi unjuk rasa dimulai di Hong Kong sejak 9 Juni lalu. Saat itu,..
3 jam yang lalu

Astaga...! Mobil Ambulance Tabrak 4 Sepede Motor, Hingga 10 Orang Luka-luka

Beritacenter.COM - Astaga, Tabrakan beruntun terjadi di Jalan Raya Desa Gambirono Kecamatan Bangsalsari Kabupaten..
3 jam yang lalu

Oknum Pembina Pramuka Divonis Kebiri Kimia oleh PN Surabaya

Beritacenter.COM - Oknum Pembina Pramuka Rahmat Slamet Santoso alias Memet (30) di vonis hukuman kebiri kimia oleh..
3 jam yang lalu

Pilkades Serentak di Temanggung, Jateng Akan Serap Anggaran Milyaran Rupiah

Lebih lanjut Agus juga menyebutkan dana sebesar Rp 5,7 tersebut dianggarkan pada APBD 2019 sebesar Rp 1,4 miliar dan..
4 jam yang lalu

Dituding Menistakan Agama, Ini Alasan Sukmawati Bandingkan Nabi-Sukarno

Beritacenter.COM - Putri Presiden RI pertama, Sukmawati menjelaskan terkait pidatonya yang terkesan membandingkan..
5 jam yang lalu

Pasca Bom Medan, Polisi Tahan 26 Orang

Beritacenter.COM - Pasca terjadi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, polisi sudah mengamankan dan menahan 26..
5 jam yang lalu

Harga Emas Naik Dipicu Melemahnya Dolar

Beritacenter.COM - Pelemahan dolar AS dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS menyebabkan harga emas..
6 jam yang lalu

Madrid Kehilangan James Rodriguez Karena Cedera

Beritacenter.COM - James Rodriguez mengalami cedera lutut kirinya saat menjalani latihan bersama timnas Kolombia di..
7 jam yang lalu

Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Pasuruan

BeritaCenter.COM - Terduga teroris, seorang pria berinisial ADM diamankan tim detasemen khusus (Densus) 88 antiteror..
9 jam yang lalu

Polisi Amankan Pengedar Sabu di Jakarta Pusat

BeritaCenter.COM - Kepolisian berhasil mengamankan DA (27) selaku pengedar dan pecandu berat narkoba. Pelaku..
10 jam yang lalu

PKS Ungkit Keikhlasan Gerindra Soal Wagub DKI

BeritaCenter.COM - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ungkit keikhlasan Partai Gerindra soal hak kursi wakil gubernur..
11 jam yang lalu

Terjerat Kasus Suap, Eks Bupati Talaud Dituntut 7 Tahun Penjara

BeritaCenter.COM - Mantan Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip dituntut tujuh tahun penjara dan denda..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi