Sabtu, 23 Nopember 2019 - 05:46 WIB

Pendukung Khilafah, Silahkan Keluar Dari NKRI

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Rabu, 10 Juli 2019 | 17:45 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Tulisan bagus untuk anak2 muda Dan warga Indonesia tentang bahayanya HTI, jgn sampai kita terkena virus HTI, bagi PNS, Pegawai BUMN, Dosen, Dokter, Perawat yg sdh terpapar Penyakit HTI segera tobat atau keluar dr pekerjaan anda, segera cari negara yg ber faham HTI.

Pada 23 Februari 2011,
Ismail Yusanto merilis siaran
pers berjudul “Seruan HTI untuk Kaum
Muslimin di Libya Tumbangkan Rezim Diktator,
"Tegakkan Khilafah"

Dalam siaran pers itu Ismail menyatakan, “penguasa Libya memimpin dengan penuh kezaliman, menggunakan tekanan, paksaan dan kekangan… rakyatnya hidup dalam kemiskinan yang sangat dan kelaparan yang tiada terkira.”

Lalu pada Agustus 2011,
situs HTI merilis siaran pers ucapan
selamat atas tumbangnya “rezim tiran Qaddafi”

HTI mengabaikan data dari
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
bahwa sebelum 2011, Libya adalah negara dengan Human Development Index (HDI) tertinggi di Afrika. Pada tahun 2010,

HDI Libya berada di peringkat 57 dunia.
Ini adalah posisi yang jauh lebih baik darpada
Indonesia yang baru sampai di peringkat 112.

Dalam situs UNDP dicantumkan
bahwa pengukuran HDI dimaksudkan
untuk mengetahui kondisi kehidupan manusia, dengan berbasis tiga hal berikut ini: kehidupan yang sehat, panjang umur, dan kreatif; memiliki pengetahuan, serta memiliki akses terhadap sumber daya yang diperlukan untuk memiliki kehidupan yang layak.

Pada 2010, pendapatan penduduk
per kapita Libya adalah US$ 14.582.
Bandingkan dengan Indonesia pada saat
itu yang hanya US$ 2.149.

Warga Libya menikmati pendidikan
dan layanan kesehatan gratis, serta subsidi berlimpah di sektor energi dan pangan.Setelah Gaddafi dibunuh bangsa pengkhianat, khilafah yang di gembar-gembor kan pun tak ada. Hizbut Tahrir tak lebih dari partai penipu...

Catatan :

Belajar Dari Kehancuran Libya..........
Belajar Dari Pilkada Jakarta........

Sebelum membahas apa hubungannya antara HTI dengan mantan pemimpin Libya Muammar Khadafi yang tewas sangat mengenaskan itu. Baiknya lihat dulu apa yang terjadi di Libya sekarang ini.

Saat ini sudah memasuki 8 tahun
revolusi Libya tanpa perubahan positif. Pasca tergulingnya Muammar Khadafi tahun 2011. Negara Libya malah terjebak dalam kekacauan dan kerusuhan tanpa akhir. Perebutan kekuasaan antar faksi, pembunuhan dimana-mana, perbudakan, perebutan wilayah dan Libya terbelah menjadi dua bagian, barat dan timur.

Impian dan harapan rakyat Libya tentang kemakmuran ala Khilafah Hizbut Tahrir hanya omong kosong. Faktanya, Libya sekarang justru dikelilingi oleh penjahat dan para gembong perang dimana-mana, kemiskinan meningkat tajam dan rakyat tidak berdaya apa-apa.

Gerombolan Hizbut Tahrir dan gabungan kelompok radikal lainnya serta politikus haus kekuasaan telah berhasil mencuci otak rakyat Libya dengan dogma-dogma sempit dan harapan palsu kemakmuran ala Khilafah.

Padahal dulu, negara Libya di era Khadafi berkuasa. Rakyatnya hidup makmur dan sentosa, semua kebutuhan rakyatnya dipenuhi oleh pemerintahan Khadafi. Pendidikan, Kesehatan dan listrik, semua gratis.

Bahkan di Libya, setiap pasangan yang baru menikah akan mendapatkan $50.000 sebagai biaya untuk membeli apartemen dan memulai hidup baru. Begitu juga setiap ibu yang baru melahirkan anak, akan mendapatkan tunjangan sebesar $5000 untuk sang ibu dan buah hatinya. Kurang enak apa lagi.

Itulah yang namanya kufur nikmat, tidak mensyukuri apa yang sudah dirasakan. Kini rakyat Libya sangat menyesal karena telah menggulingkan Muammar Khadafi, pemimpin kharismatik yang disegani dunia internasional.

Lalu apa hubungannya ormas radikal Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dengan Libya hingga mau berdemo menuntut penggulingan Khadafi, 8 tahun yang lalu.

Sebagaimana kita ketahui, Hizbut Tahrir sebagai induknya semangnya HTI adalah salah satu pelopor tergulingnya Khadafi. Hizbut Tahrir sering memfitnah Khadafi, menghasut dan memprovokasi rakyat Libya dengan dogma-dogma sempit akan keindahan dan kemakmuran ala Khilafah.

Polanya hampir sama dengan
kader-kader HTI di Indonesia yang
sering memfitnah Jokowi kafir, anti Islam,
lalu menghasut dan memprovokasi rakyat
dengan iming-iming surgawi bahwa Khilafah
adalah solusi bagi kemakmuran Indonesia.

Bukan hanya di Libya ! Hizbut Tahrir
juga melakukan hal yang sama diberbagai negara di Timur Tengah. Hasilnya pun sama.

Yakni kehancuran negara-negara tersebut,
nasi sudah menjadi bubur, mereka menyesal karena terprovokasi oleh Hizbut Tahrir.

Akibat perilaku ormas radikal itu.
Banyak negara-negara di Timur Tengah akhirnya membubarkan Hizbut Tahrir dan dilabeli sebagai organisasi teroris.

Melihat gambaran nyata peristiwa diatas, Marilah kita belajar dari apa yang terjadi di Libya dan negara timur tengah lainnya.

Ormas Radikal HTI memang sampah,
walaupun sudah dibubarkan oleh Pak Jokowi. Tapi kader-rkader radikal HTI masih banyak berkeliaran menyebarkan fitnah keji, memprovokasi dan menghasut umat.

Sebelum terlambat dan sebelum
nasi jadi bubur. Baiknya, kader-kader radikal HTI dan sekutunya tidak boleh dibiarkan
terus menerus berkeliaran di masyarakat.
Kita harus LAWAN dan jangan TAKUT.

Kita patut bersyukur,
Pak Jokowi menang pilpres,
kita tidak bisa membayangkan jika HTI dan gerombolan
radikalnya menjadi penguasa di negeri ini.

Kita juga patut bersyukur, kemenangan
Jokowi ini tak lepas dari pembelajaran rakyat Indonesia terkait pelaksanaan pilkada Jakarta.
Rakyat makin cerdas. Ayat mayat sudah tidak menjadi Dagangan Politik yg laku lagi.

[Saleh]

#JagaNKRI
#BravoTNIPolri

Sumber : Status Facebook Didik Muhadi





Fokus : HTI


#NKRI Harga Mati #Indonesia #HTI #Indonesia Bersatu #HTI Keluar Dari NKRI


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






31 menit yang lalu

Hendak Gunakan Sabu, Dua Oknum Satpol PP Pelalawan Ditangkap Polisi

BeritaCenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap dua oknum Satpol PP saat hendak menggunakan narkoba. Kedua..
1 jam yang lalu

Terjadi Dua Kecelakaan di Ruas Tol Jakarta-Cikampek

BeritaCenter.COM - Pada pukul 03.27 WIB dini hari, terjadi kecelakaan di ruas Tol Jakarta-Cikampek, wilayah Dawuan KM..
2 jam yang lalu

Barang Bukti di Kejari Depok Dipindah ke Jalan Raya Siliwangi

BeritaCenter.COM - Sejumlah kendaraan yang merupakan barang bukti sitaan berbagai kasus akan dipindahkan dari..
2 jam yang lalu

Kasus Oknum Satpol PP Bobol Bank, Anies : Biar OJK yang Jelaskan

BeritaCenter.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan angkat bicara terkait kasus pembobolan Bank DKI yang dilakukan..
3 jam yang lalu

Gudang Kertas di Banten Terbakar

BeritaCenter.COM - Terjadi kebakaran hebat di sebuah gudang kertas Inti Jaya, Ciputat, Kota Tangerang Selatan..
4 jam yang lalu

Polri Sebut Pihaknya Belum Terima Surat Pemberitahuan Aksi Reuni 212

BeritaCenter.COM - Mabes Polri belum menerima surat pemberitahuan izin gelaran Munajat dan Maulid Akbar Reuni Mujahid..
5 jam yang lalu

Warga Dihebohkan Penemuan Bunga Bangkai di Belakang SMK 1 Parakansalak

BeritaCenter.COM - Warga Kampung Cisarandi dihebohkan dengan tumbuhnya bunga bangkai di belakang gedung SMKN 1..
5 jam yang lalu

Viral!! Maling Kotak Amal Berjaket Ojol Terekam CCTV di Minimarket

BeritaCenter.COM - Sempat viral di media sosial aksi pencurian kotak amal yang terekam kamera CCTV. Dari rekaman itu..
6 jam yang lalu

Malam Ini, Maluku 2 Kali Diguncang Gempa

BeritaCenter.COM - Sekitar pukul 22.14 hari ini, wilayah Namlea, Maluku diguncang gempa berkekuatan 4,8 magnitudo..
7 jam yang lalu

Geledah 4 Rumah Terkait Kasus Bupati Lampung Utara, KPK Sita Catatan Aliran Duit

BeritaCenter.COM - Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di empat lokasi terkait kasus dugaan suap..
8 jam yang lalu

Bongkar Praktik Judi Koprok di Jaksel-Jakbar, 23 Pria Paruh Baya Dibekuk Polisi

Beritacenter.COM - Praktik judi koprok di kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Barat, berhasil dibongkar Subdit Resmob..
9 jam yang lalu

Maju Caketum Golkar, Bamsoet Pastikan Tetap All Out Dukung Jokowi Jika Terpilih

Beritacenter.COM - Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan dirnya akan maju jadi caketum Partai Golkar. Wakil..
9 jam yang lalu

Heboh Nobar Video Porno di Grup Facebook 'Berita Magetan', Polisi Periksa 2 Saksi

Beritacenter.COM - Warganet dunia maya dihebohkan dengan unggahan video porno di laman grup Facebook 'Berita..
9 jam yang lalu

Jose Mourinho Buka Peluang Untuk Pulangkan Gareth Bale ke Tottenham Hotspur

Beritacenter.COM – Pelatih baru Tottenham Hotspurs , Jose Mourinho langsung bergerak cepat dengan memburu..
10 jam yang lalu

Bocah 4 Tahun di Deli Serdang Tewas Dicekik Pacar Ibunya, Pelaku Ngaku Cemburu?

Beritacenter.COM - Nasib nahas menimpa bocah berusia 4 tahun berinsial AS di Kabupaten Deli Serdang, Sumut. Bocah..
10 jam yang lalu

Polisi Ringkus Sindikat Pemalsu Uang Dollar Amerika, Amankan Uang Plasu Rp 3 Milliar

Beritacenter.COM – Petugas Polsek Pademangan membongkar sindikat uang palsu dengan pecahan dollar Amerika. Dari..
11 jam yang lalu

Nah Lho, Gubernur Anies Baswedan Terancam Tidak Gajian

Beritacenter.COM - Pemerintah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mendapat peringatan dari..
11 jam yang lalu

Menko Polhukam Pantau Perkembangan Kasus Suporter RI Dikeroyok di Malaysia

Beritacenter.COM - Suporter timnas Indonesia diketahui menjadi korban pengeroyokan oleh oknum suporter Malaysia...
12 jam yang lalu

Truk Diduga Rem Blong Tabrak 8 Warung di Jalan Raya Gronggong Cirebon

Beritacenter.COM - Kecelakaan menimpa sebuah truk di Jalan Raya Gronggong, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Truk diduga..
12 jam yang lalu

Indonesia Tegas Tolak Klaim Pemukiman Israel di DK PBB

Beritacenter.COM - Pemerintah Indonesia mencari dukungan melalui Dewan Keamanan (DK) Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB)..
12 jam yang lalu

Ahok Resmi Menjabat Komisaris Utama Pertamina

Beritacenter.COM – Politisi PDIP Basuki Tjhaja Purnama alias Ahok resmi menjabat sebagai Komisaris Utama PT..
13 jam yang lalu

WOW !! 5 Manfaat Bayam Merah yang Jarang Orang Ketahui

Beritacenter.COM – Hampir semua orang mengetahui manfaat mengkonsumsi bayam hijau. Tapi tahukah anda jika bayam..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi