Selasa, 20 Agustus 2019 - 22:19 WIB

Remas Payudara Mahasiswi di Yogya, Penjual Cilok Nyaris Jadi Bulan-bulanan Warga

Oleh : Aisyah Isyana | Rabu, 17 Juli 2019 | 21:55 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Mahasiswi asal Cilacap menjadi korban perbuatan cabul seorang pedagang cilok di Yogyakarta. Pedagang cilok asal Jember itu seketika meremas payudara korban yang tengah berjalan bersama temannya. Beruntung pelaku berhasil ditangkap warga dan diserahkan ke polisi.

"Dia (tersangka US) pedagang cilok, jualan cilok keliling asli dari Jember. Kemudian dia ikut bosnya di Kauman (Yogyakarta). Kalau di Yogyakarta-nya dia bilang belum lama, tapi belum lamanya juga enggak tahu berapa tahun di sini," kata Kapolsek Kraton, Kompol Etty Haryanti, Rabu (17/7/2019).

"(Motifnya) mungkin kebayang-bayang ceweknya (yang di lain tempat). Tiba-tiba di jalan melihat bagian samping seorang wanita yang dianggap bagian yang dimiliki oleh wanita itu, langsung itu, kok bentuknya bagus, nah dia tertarik," ungkapnya.

Baca juga :

Perbuatan cabul itu dilakukan US di kawasan Jalan Ngasem Yogyakarta, Selasa (16/7) malam. Sebelum melakukan aksinya, US membututi korban bersama saudaranya yang tengah berjalan ke arah Ngasem, Kecamatan Kraton.

"Jadi dari arah utara Gerjen ke selatan sampai Ngasem. Tanpa diduga, tanpa dikira tiba-tiba dari arah belakang ada seorang laki-laki yang memegang payudara dan meremas kira-kira tiga detik. Korban kemudian langsung menjerit," sambungnya.

Tersangka US seketika langsung kabur melarikan diri setelah mendapati korban berteriak. Sementara saudara korban, sempat meminta US agar tak melarikan diri dengan nada ancaman jika dirinya akan meneriaki pelaku pencuri.

"Karena dia (US) tidak mengindahkan, pura-pura telepon. Kemudian warga yang mengetahui teriakan wanita tersebut akhirnya sempat ada yang melakukan pemukulan, karena gemas. Mata kirinya (US) agak bengkak, agak merah, memar," ungkapnya.

Warta dengan mudah mengamankan US, lantaran pelaku hanya berkalan kaki sama halnya seperti korban. "Kalau korban statusnya mahasiswi asal Cilacap. Waktu itu korban habis dari Malioboro mau mencari Grab," tutur Etty.

Pihak kepolisian setempat langsung menuju lokasi kejadian perkara usai mendapat laporan warga. Polisi mengamankan US agar tak jadi bulan-bulanan warga. US yang digelandang ke Mapolsek Kraton, mengaku nekat meremas payudara korban langaran tertarik dengan korban.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, US terancam pasal 281 KUHP dengan ancaman dua tahun delapan bulan kurungan. Namun dalam kasus ini Mapolsek Kraton memutuskan tak melakukan penahanan terhadap tersangka.

"Kalau ancaman kurang lebih dua tahun maka tidak dilakukan penahanan. Kasusnya tetap diproses, lanjut, tapi tidak dilakukan penahanan. Nanti kita wajibkan untuk apel setiap Senin-Kamis di Polsek Kraton sambil menunggu persidangan," sebutnya.

"Jadi polisi kan punya diskresi, alasan-alasan tertentu. Jadi mungkin saya tidak bisa menjelaskan di sini. Nanti saya juga akan tetap berkoordinasi bagaimana langkah selanjutnya yang terbaik," pungkas Etty.





#Begal Payudara #Yogyakarta #Remas Payudara #Tukang Cilok Remas Payudara Mahasiswi #Polsek Kraton


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






49 menit yang lalu

Amien Rais "Nangis Darah" PAN Terang-terangan Dukung Jokowi

Beritacenter.COM - Isu santer bahwa Partai Amanat Nasional (PAN) akan bergabung dalam koalisi Jokowi ini sudah..
2 jam yang lalu

Panggil Sejumlah Ormas, Polda Jatim Usut Dugaan Ujaran Kebencian Kata-kata Hewan

Kapolda mengajak bertemu, dan membahas terkait kejadian kemarin dengan mendatangkan perwakilan ormas, hal ini juga..
2 jam yang lalu

Idealnya Rekonsiliasi Nasional Itu Tanpa Syarat

Angin segar menyelimuti pertemuan Presiden terpilih Joko Widodo dengan Prabowo Subianto di stasiun MRT Lebak Bulus..
3 jam yang lalu

Prabowo Jadi "Kesataria" Akui Kekelahan Dan Besarkan Hati Kadernya Bawah Partainya Berjalan di Jalan Yang Benar

Beritacenter.COM - Babak baru, Prabowo kini kembali menjadi seorang ksatria pembela NKRI setelah sebelumnya bermain..
4 jam yang lalu

Pasutri Penjual Sate Padang Daging Babi Divonis 3 Tahun Bui

Beritacenter.COM - Terbukti bersalah lantaran menjual sate padang dengan daging babi di Padang, Sumatera Barat, Evita..
4 jam yang lalu

Kado Pahit Kemerdekaan

Tidak ada euforia kemerdekaan bagi orang Papua. Selama hampir 24 jam, 15 Mahasiswa asal Papua di Surabaya terkepung..
5 jam yang lalu

Korlap Aksi Ormas Surabaya Haturkan Permintaan Maaf Soal Asrama Papua

Kami atas nama masyarakat Surabaya dan dari rekan-rekan ormas menyampaikan permohonan maaf apabila ada masyarakat..
5 jam yang lalu

Butuh Uang Untuk Anak dan Istri, Pemuda di Petamburan Nekat Curi HP Pak RT

Beritacenter.COM - Seorang pemuda bernama Ferry (30)dihajar massa karena kedapatan mencuri HP milik ketua RT. Dari..
5 jam yang lalu

Parah...! Poltak Tega Tusuk Leher Nenek Jumiah Dengan Pisau, Gara-gara Ingin Kuasai Perhiasan

Beritacenter.COM - Juan Poltak Surbakti (19) berhasil diamankan pihak kepolisian setelah melakukan perampokan seorang..
6 jam yang lalu

Telusuri Akun Medsos Diduga Pemicu Rusuh Papua, Polisi: Ada 5 Akun Yang Didalami

Beritacenter.COM - Polri tengah melakukan penelusuran terhadap akun medsos yang diduga menjadi pemicu provokasi..
6 jam yang lalu

Demi Datangkan Neymar, Real Madrid Rela Pinjem Uang

Beritacenter.COM - Presiden Real Madrid, Florentino Perez, dikabarkan mencari pinjaman dana alias berutang demi..
6 jam yang lalu

Muhammadiyah "Sentil" Ceramah UAS, "Islam Melarang Pemeluknya Menghina Agama Lain"

Beritacenter.COM - Masih teringat jelas dipikiran kita bawah Ustaz Abdul Somad (UAS) tengah membuat geger media..
6 jam yang lalu

Massa Lempari Wali Kota Sorong, Polisi Lakukan Evakuasi dan Sekat Massa

Langsung evakuasi dengan memegang tameng. Peristiwa di lapangan kantor wali kota. Masih terkendali kita masih..
7 jam yang lalu

Polisi Periksa Bos Salon Tersangka Video 'Seks Gangbang' di Mapolres Garut

Beritacenter.COM - Bos salon tersangka kasus video 'seks gangbang', A alias Rayya (31), menjalani pemeriksaan..
7 jam yang lalu

Gelar Pesta Sabu, Kuli Bangunan Diciduk Polisi

Beritacenter.COM - Antonius Adrian Eko Priyo (20), Andika Dwi Astro (20) dan Bagus Febrianto (19), harus berurusan..
7 jam yang lalu

UAS Lakukan Penistaan Agama, Yunarto : Saya Tidak Terluka Dengan Khotbah Tentang Jin dan Salib

Beritacenter.COM - Ustaz Abdul Somad (UAS) tengah membuat geger media sosial karena video ceramahnya soal simbol..
7 jam yang lalu

Bawa Sabu-sabu Di Dalam Peci, Seorang Pemuda Diciduk Polisi

Beritacenter.COM - Faisol (27) diamankan pihak kepolisian setelah ketahuan menyimpan barang haram jenis sabu didalam..
7 jam yang lalu

Pastikan Jakarta Aman, Polisi Jamin Perlindungan Warga Papua di Jakarta

Jadi kita melindungi warga Papua di Jakarta. Kita sama-sama menjaga kondisi di Jakarta ini
8 jam yang lalu

Manfaat Konsumsi Minyak Wijen yang Jarang Orang Ketahui Bagi Kesehatan

Beritacenter.COM - Minyak wijen merupakan salah satu minyak sayur yang biasa dikonsumsi untuk olahan makanan. Minyak..
8 jam yang lalu

Pastikan Kondisi Papua Kondusif, Mendagri Usulkan Pertemuan Gubernur Papua dan Jatim

Beritacenter.COM - Pascarusuh aksi massa di Manokwari, Papua Barat, dan sejumlah wilayah Papua lainnya, Menteri Dalam..
8 jam yang lalu

Penyidik Polda Metro Limpahkah Berkas Kasus Vlog 'Ikan Asin' ke Kejaksaan

Beritacenter.COM - Berkas perkara kasus vlog 'ikan asin' telah dirampungkan penyidik Direkorat Reserse Kriminal..
8 jam yang lalu

Terungkap, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Serang Banten

Beritacenter.COM - Jajaran Satuan Reserse Pola Banten berhasil meringkus pelaku pembantaian satu keluarga di Kampung..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi