Sabtu, 24 Agustus 2019 - 17:45 WIB

MAPOL: KPK Lembaga Penegak Hukum, Capim KPK Butuh SDM dari Polri dan Kejaksaan

SDM di kepolisian adalah SDM yang paham tentang penyelidikan dan penyidikan, dalam hal penegakan hukum. Jadi kita membutuhkan itu

Oleh : Aisyah Isyana | Kamis, 18 Juli 2019 | 02:05 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Sumber daya manusia (SDM) dari lembaga Kepolisian dan Kejaksaan, dinilai penting dan sangat dibutuhkan dalam susunan Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu diungkapkan Ketua Masyarakat Pemerhati Kepolisian (MAPOL), Rudi Kabunang, menanggapi Koalisi Kawal Capim KPK yang mempermasalahkan lolosnya sejumlah nama dari intitusi Polri dan Kejagung dalam proses seleksi administrasi capim KPK

"KPK adalah lembaga penegak hukum, penegak hukum itu butuh sumber daya manusia yang ahli dan praktek serta pengalaman dalam bidang penegakan hukum, baik itu penyelidikan dan penyidikan. SDM di kepolisian adalah SDM yang paham tentang penyelidikan dan penyidikan, dalam hal penegakan hukum. Jadi kita membutuhkan itu," ujar Rudi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (17/7/2019).

"Kita mengetahui bahwa Polri, sudah berubah dalam kinerjanya sebagai pengemban tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, di samping sebagai pelayan, pelindung, pengayom masyarakat serta sebagai penegak hukum, dengan cara profesional, transparan, humanis dan akuntabel," tambahnya.

Baca juga :

Rudi menegaskan bahwa, semua orang boleh dan berhak mencalonkan dan dicalonkan dalam bursa Capim KPK tersebut. Seyogyanya kata Rudi, semua pihak harus menghormati dan mendorong setiap masyarakat yang mempunyai kemampuan di bidang penegakkan hukum untuk mencalonkan diri sebagai capim KPK, sesuai aturan yang telah ditentukan.

"Sebagai warga masyarakat yang baik, kita percayakan kepada Ketua pansel DR Yenti Garnasih dan anggotanya, untuk menyeleksi calon pimpinan KPK secara ketat, untuk menghasilan pimpinan KPK yang bisa dibanggakan dan dicintai masyarakat, bangsa dan negara," imbuhnya.

Rudi yang juga Advokat ( KAI) ini mengapresiasi sejumlah tokoh dari kalangan kepolisian dan kejaksaan yang berani mencalonkan diri untuk menjadi pimpinan lembaga antirasuah itu.

"Adanya pencalonan dari tubuh Polri dan Kejaksaan kami sangat mengapresiasi itu karena lembaga ini lembaga penegak hukum. Butuh SDM dari Kepolisian dan kejaksaan. Karena pihak kepolisian selama ini sudah berpengalaman dalam tugas dibidang penyelidikan dan penyidikan termasuk tindak pidana Korupsi, sedangkan kejaksaan berpengalaman tugasnya dibidang penuntutan atau membuat dakwaan begitu," tegasnya.

Rudi pun tak setuju dengan pendapat Indonesia Corruption Watch yang menghubungkan pencalonan pimpinan KPK dengan penyelesaian kasus Novel Baswedan. Menurut Rudi, pendapat tersebut sangat tidak relevan. Akan tetapi kata Rudi, ICW harus memahami bahwa tidak setiap tindak pidana bisa terungkap.

"Tidak relevan sama sekali. Karena penegakan hukum dalam perkara novel baswedan itu sedang dlm proses. Terus sudah dibentuk TGPF (Tim Gabungan Pencari Fakta) dalam perkara tersebut dan kita percayakan kepada tubuh Polri untuk pengungkapan kasus tersebut," tegasnya.

Rudi juga geram dengan rekomendasi ICW yang menyarankan Polri dan Kejagung untuk menarik kembali perwakilannya yang mengikuti seleksi Capim KPK. Rudi menilai ICW tidak mempunyai kewenangan dalam proses pencalonan tersebut.

"ICW itu punya kewenangan apa menyuruh menarik proses pencalonan dari Sumber daya manusia kepolisian. Dia tidak punya kewenangan apa pun. Saya menyarankan kalau mau semua anggota ICW itu ikut mendaftar diri supaya kita mendapatkan SDM yang bagus, berprestasi, yang punya kapasitas dalam penegakan hukum," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana menyampaikan, institusi Polri punya Pekerjaan Rumah (PR) besar dalam menyelesaikan kasus Novel Baswedan. Menurutnya, dua tahun lamanya Polri belum juga membongkar pelaku penyerangan terhadap penyidik senior KPK itu.

“Bagaimana mungkin Kapolri mau mengirimkan Capim KPK tapi kasus Novel belum selesai? Ini sudah rentang waktu dua tahun dan tidak bisa lagi di toleransi,” kata Kurnia di kantor LBH Jakarta, Selasa (16/7).

Kurnia menegaskan, Polri seharusnya dapat memperbaiki lembaganya. Sebab, kata Kurnia, KPK dibentuk lantaran tidak adanya ketegasan Polri terhadap masalah pemberantasan korupsi.

Sementara mengenai kinerja Kejagung, Kurnia menyoroti, baru-baru ini ada oknum jaksa yang tertangkap tangan operasi KPK. Sebagaimana diketahui, KPK menetapkan Aspidum Kejati DKI Jakarta, Agus Winoto, sebagai tersangka penerima suap.

“Ini sebenarnya mengonfirmasi kekhawatiran publik bahwa Kejaksaan belum mampu menangani isu pemberantasan korupsi,” tegas Kurnia.

Oleh karena itu, Kurnia menyarankan Polri dan Kejagung untuk menarik kembali perwakilannya yang mengikuti seleksi Capim KPK. Bahkan ketika terpilih, ia menyarankan yang bersangkutan mundur dari kursi pimpinan KPK. “Harus menarik kembali wakilnya di Capim KPK, kalau pun terpilih harus mundur,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur LBH Jakarta Arif Maulana menyampaikan, kinerja pemberantasan korupsi akan semakin sulit, karena Presiden Joko Widodo dalam pidatonya pada acara ‘Visi Indonesia’ tidak secara tegas mendukung kinerja pemberantasan korupsi.

“Tidak ada satupun upaya menegakkan hukum untuk memberantas korupsi, yang ada hanya pungli. Pungli itu jauh dari korupsi, risikonya luar biasa dari para pejuang antikorupsi,” ucap Arif.

Selain itu, Arif pun menilai hal ini dibuktikan dengan komposisi Pansel Capim KPK. Ia menilai, komposisinya tidak menunjukkan komitmen dalam hal pemberantasan korupsi.

“Ini terlihat bagaimana pemerintah menyikapi KPK, terbaru bagaimana Presiden memilih Pansel KPK,” pungkasnya.





#KPK #Capim KPK #Seleksi Capim KPK #Seleksi Pimpinan KPK #Masyarakat Pemerhati Kepolisian #Mapol


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






35 menit yang lalu

Tunjungan Wagub DKI Jakarta Disikat Aines, Netizen : Rezeki Anak Setan...

Beritacenter.COM - Sampai saat ini Anies Baswedan tidak memilik Wakil untuk membantunya mengurus Jakarta, hal ini..
1 jam yang lalu

Soal Tudingan Rizieq ke Jokowi, PDIP: Itu Ilusi Penuh Kebencian

BeritaCenter.COM - Rizieq Shihab menuding pencekalan yang dilakukan Kerajaan Arab Saudi terhadapnya karena permintaan..
1 jam yang lalu

Apakah Tommy Soeharto "Aktor Dibalik" Gerakan Papua Merdeka ?

Beritacenter.COM - Rupanya keluarga Cendana sangat terusik dengan pemerintahan Jokowi. Setelah ikut memfasillitasi..
2 jam yang lalu

Rizieq Shihab Meracau, Sebut Pencekalan Dirinya Ulah Pemerintah

BeritaCenter.COM – Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mengatakan, pencekalan dirinya oleh..
3 jam yang lalu

Kereta Komuter di London Mati, Ratusan Orang Dievakuasi

Mereka harus melalui terowongan untuk kembali ke stasiun mengikuti arahan dari pihak berwenang. Dalam sejumlah video..
4 jam yang lalu

KM Santika Nusantara Terbakar, 23 Orang Masih Belum Ditemukan

Widi mengatakan dari 162 orang penumpang, sebanyak 111 orang merupakan penumpang kapal dan 51 orang merupakan kru..
5 jam yang lalu

Pakar Hukum Sebut Capim dari Polri Tak Akan Lemahkan KPK, Ini Alasannya

BeritaCenter.COM – Daftar capim KPK yang lolos tes profile assessment telah diumumkan. Ada 20 orang yang..
5 jam yang lalu

Moeldoko Minta Sandiaga Uno untuk Tidak Provokatif Terkait Masalah di Papua

Menanggapi hal tersebut, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta Sandiaga tidak provokatif menyebut pemerintah..
5 jam yang lalu

Empat anggota Polri Maju Tahap Selanjutnya, Pansel KPK : Tak Ada yang Diistimewakan

Lebih lanjut Hendardi juga menyebutkan jika anggota Polri yang lolos seleksi tersebut sudah disaring berdasarkan..
7 jam yang lalu

Persija Berambisi Curi Poin di Kandang Persebaya

Beritacenter.COM - Tim Ibu Kota Persija Jakarta akan bermain menyerang untuk memangamankan point di kandang Persebaya..
8 jam yang lalu

5 Tips Pagi Hari yang Wajib Kamu Lakukan Agar Tetap Semangat Seharian

Beritacenter.COM - Hampir setiap orang memiliki kebiasaan di pagi hari yang berbeda - beda. Aktivitas dipagi hari..
9 jam yang lalu

Kurir Narkoba Dibekuk Polisi di Pontianak, Amankan 18 Kg Sabu

Beritacenter.COM - Jajaran Satresnarkoba Polsek Pontianak Barat mengamankan seorang kurir narkoba jenis sabu di Jalan..
10 jam yang lalu

Dua Bocah SD Tenggelam Terseret Arus di Kali Cisadane

Beritacenter.COM - Husein dan Fitrah Hidayat dua orang bocah sd terseret arus saat bermain di pinggiran Kali..
12 jam yang lalu

Nekat Datang ke Surabaya, 3 The Jakmania Dipulangkan Polisi

Beritacenter.COM - Polisi memulangkan tiga suporter Persija atau The Jakmania yang nekat datang ke Surabaya untuk..
13 jam yang lalu

Kawanan Gajah Mengamuk, Warga Nagan Raya Aceh Mengungsi

Beritacenter.COM - Sebanyak 40 warga kawasan transmigrasi lokal Desa Blang Lango, Seunagan Timur, Nagan Raya, Aceh..
14 jam yang lalu

Hendra/Ahsan Lolos ke Semifinal Kejuaraan Dunia Bulutangkis

Beritacenter.COM - Indonesia menambah satu wakil di semifinal Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019. Mereka adalah Hendra..
15 jam yang lalu

4 Polisi Lolos Seleksi Capim KPK, Komisi III: Yang Penting Berintegritas

Beritacenter.COM - Dari 20 calon pimpinan (capim) KPK, ada 4 perwira tinggi (pati) Polri dan 3 jaksa yang masih..
16 jam yang lalu

Dilanda Hujan Deras, Desa di Bireun Aceh Banjir

Beritacenter.COM - Hujan dengan intensitas tinggi melanda Kabupaten Bireun, Aceh. Sejumlah desa di empat kecamatan..
17 jam yang lalu

Wilayah Bogor Diguncang Gempa Magnitudo 3,2

Beritacenter.COM - Gempa bumi magnitudo 3,2 terjadi di Bogor, Jawa Barat. Pusat gempa ada di darat. BMKG lewat..
17 jam yang lalu

KM Santika Nusantara Terbakar, 4 Penumpang Tewas 23 Hilang

Beritacenter.COM - KM Santika Nusantara dari Surabaya menuju Balikpapan terbakar di Perairan Masalembu, Sumenep,..
18 jam yang lalu

Polisi: Wanita Setengah Bugil di Mal Bekasi Berusia 25-30 Tahun

Beritacenter.COM - Polisi belum mengetahui identitas wanita yang bertelanjang dada atau setengah bugil di mal..
18 jam yang lalu

Soal Ceramah UAS, Quraish Shihab: Mari Saling Minta Maaf

Beritacenter.COM - Terkait perkara ceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) soal salib yang videonya viral di media sosial,..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi