Jumat, 06 Desember 2019 - 02:07 WIB

Jurus Sia-Sia Ijtima Ulama 4 Pasca Pertemuan Jokowi-Prabowo

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Sabtu, 20 Juli 2019 | 14:20 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Persaudaraan Alumni (PA) 212 berencana menggelar ijtima Ulama keempat untuk menentukan sikap setelah Capres yang diusungnya Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden 2 Periode Joko Widodo. Acara tersebut rencananya akan dilaksanakan pada awal Agustus, ujar Novel Bakmumin selaku juru bicara PA 212.

Novel sendiri menyayangkan pertemuan antara Prabowo dan Jokowi yang tidak didahului komunikasi dengan PA 212. Seperti yang kita tahu PA 212 memiliki gerakan awal yang besar sejak kasus tuduhan penistaan agama membelit mantan Gubernur DKI Jakarta.

Kita semua juga tahu, bahwa hampir media di Indonesia merekam momen dimana Prabowo mengucapkan “Selamat Bekerja” kepada rivalnya Jokowi. Dengan adanya ucapan tersebut, polarisasi politis antara kubu 01 dan 02 haruslah berakhir.

Namun sepertinya Novel merasa kecewa dengan pertemuan yang menyejukkan tersebut, Ia mengatakan bahwa sejak MK membacakan hasil putusan Pilpres 2019, Prabowo belum pernah berkomunikasi dengan pihak PA 212.

Seakan Novel merasa “dilangkahi” padahal pertemuan kedua anak bangsa tersebut tidak ada kaitannya dengan PA 212, Prabowo tentu memiliki hak untuk bertemu dengan siapapun demi terwujudnya persatuan Indonesia agar guyub kembali.

Sikap yang ditunjukkan oleh PA 212 tersebut menunjukkan bahwa tidak semua kelompok pendukung Prabowo – Sandiaga senang dengan pertemuan antara Jokowi dan Prabowo di MRT. Bahkan PA 212 juga hendak melangsungkan Ijtima Ulama 4 yang akan digelar pada Agustus mendatang, pertemuan tersebut rencananya akan membahas sikap politik usai Prabowo bertemu dengan Jokowi,

PA 212 bahkan mengancam akan meninggalkan ketua umum Gerindra itu bila Prabowo bersedia “dirangkul” Jokowi.

Pertemuan tersebut tentu patut dipertanyakan, apa urgensinya bagi bangsa Indonesia, padahal rangkaian Pilpres 2019 sudah selesai sampai pada tahap putusan Majelis Konstitusi. Padahal masyarakat menginginkan adanya rekonsiliasi, dan sudah terwujud dengan sangat akrab. Sehingga penyelenggaraan Ijtima Ulama 4 jangan sampai menginginkan keterbelahan di Indonesia.

Padahal ulama merupakan tokoh terhormat. Ulama merupakan sosok yang dihormati dengan visi keislaman dan keilmuannya sebagai pewaris nabi. Bukan lantas membenci akan pertemuan yang mendamaikan.

Menurut PBNU Masduki, di NU pelaksanaan ijtima hanya dilakukan untuk membahas masalah fiqih dan keagamaan, bukan untuk membahas politik praktis. Dirinya pun menyebutkan, bahwa NU tidak akan terlibat dalam ijtima ulama yang digagas oleh PA 212 tersebut.

Jika kelak PA 212 bertujuan untuk memberikan dukungan terhadap persatuan masyarakatm itu tentu merupakan sesuatu yang bagus. Namun jika ingin memelihara keterbelahan apalagi menuduh junjungannya sebagai pengkhianat, hal tersebut tentu sebuah kontraproduktif dari apa yang diinginkan oleh masyarakat Indonesia, yaitu persatuan pasca pemilu.

Tak jauh berbeda dengan sikap PBNU, Ketua Majels Hukum dan HAM PP Muhammadiyah, Trisno Raharjo, memandang bahwa rencana ijtima ulama 4 tidaklah diperlukan jika acara tersebut hanya merespons pertemuan Jokowi – Prabowo.

Menurutnya, sebuah ijtima tidak perlu bersifat responsif akibat suatu pertemuan antar 2 orang.

Meski dalam berdemokrasi tidak ada larangan untuk berkumpul dan berserikat. Namun Ijtima Ulama 4 merupakan agenda yang sarat akan nuansa politk, hal tersebut tentu dapat memecah rasa persatuan setelah rekonsiliasi antara Prabowo dan Jokowi terwujud.

Pihak PP Muhammadiyah juga menegaskan, tidak ada warga Muhammadiyah yang akan hadir dalam ijtima ulama yang digagas PA 212 tersebut. Sebab, warga Muhammadiyan akan mengikuti ketentuan Muhammadiyah. Yaitu berupa fatwa Majelis Tarjih dan kebijakan PP Muhammadiyah.

Jika kedua ormas Islam terbesar di Indonesia tersebut menolak untuk tidak hadir dalam ijtima ulama 4 yang digelar PA 212, maka menghadiri acara tersebut tentu sebuah kesia – siaan, karena tidak ada dampak yang konstruktif bagi bangsa.

PA 212 tentu tidak boleh terkesan mempolitisasi pertemuan Jokowi dan Prabowo untuk kepentingannya, meskipun Prabowo merupakan rival politik bagi Jokowi, namun keduanya tetaplah seorang sahabat yang senantiasa menjaga silaturahmi.

Tentu tidak ada landasan yang kuat bagi PA 212 untuk menganggap junjungannya sebagai pengkhianat karena telah mengucapkan selamat kepada Jokowi.

Untuk itu siapun dulu yang kita coblos, kita tentu harus menerima dan legowo jika junjungan kita tidak berhasil menduduki kursi kepresidenan. Bukan lantas membuat acara yang beresiko memecah rasa persatuan.

Ditulis Oleh : Novel Muslihin





Fokus : Ijtimak Ulama


#Ijtima Ulama #Ijtima ulama ke-4 #Ijtima


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






49 menit yang lalu

Terduga Teroris di Papua Diringkus Polisi

Beritacenter.COM - Seorang berinsial KWN ditangkap petugas gabungan Polres Jayapura dan Brimob Papua di Perumahan BTN..
1 jam yang lalu

Viral Siswi SMA Mabuk Sambil Joget dan Minum Bir Bikin Geger 1 Sekolah

Beritacenter.COM - Kepala SMAN 1 Mojosari, Ibnu Mudzakir menyebutkan ia sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian..
2 jam yang lalu

Miangas Sulawesi Utara Diguncang Gempa

Beritacenter.COM - Gempa mengguncang wilayah utara Pulau Miangas, Kota Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud,..
3 jam yang lalu

AUSTRALIA! Jangan Coba-coba Usik Wilayah NKRI

Beritacenter.COM - Para pemuda Papua yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa, Pemuda dan Rakyat Papua(Ampera) mengecam..
3 jam yang lalu

Begini Kata Kementerian Perhubungan Soal Regulasi Taksi dan Ojek Online

Beritacenter.COM - Regulasi taksi dan ojek online menjadi tantangan tersendiri pihak Kementrian Perhubungan(Kemenhub)..
4 jam yang lalu

Pakai dan Edarkan Ganja, Dua Pelaku ini Ditangkap Polisi di Depok

BeritaCenter.COM - Kapolsek Jagakarsa Kompol Harsono mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan dua orang tersangka..
5 jam yang lalu

Jika Tak Bersih Dalam 1 Tahun, Ganjar Akan Laporkan Industri yang Cemari Bengawan Solo ke Polisi

BeritaCenter.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan waktu satu tahun kepada pelaku industri yang..
5 jam yang lalu

Gubernur DKI Tingkatkan Pelayanan Angkutan Umum Dengan Tarif Tetap Pada 2020

BeritaCenter.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan meningkatkan pelayanan angkutan umum pada 2020. Dia juga..
6 jam yang lalu

Wapres RI Hadiri Penutupan Munas Golkar

BeritaCenter.COM - Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar yang dimulai sejak Selasa (3/12), telah selesai hari..
7 jam yang lalu

Tewaskan Pelajar Saat Tawuran, 10 Tersangka Diamankan Polisi

BeritaCenter.COM - Wakapolres Jakpus, AKBP Susatyo Purnomo Condro menjelaskan, pihaknya berhasil mengamankan sepuluh..
7 jam yang lalu

Polri Tetapkan Habib Jafar Shodiq Jadi Tersangka

BeritaCenter.COM - Mabes Polri Meningkatkan status hukum Habib Jafar Shodiq menjadi tersangka terkait kasus..
7 jam yang lalu

5 Pemain Bintang Bebas Transfer Musim Panas 2020

Beritacenter.COM - Klub - klub elite eropa nampaknya harus menyiapkan uang untuk memburu pemain - pemain bintang..
8 jam yang lalu

Gantikan Prabowo Jadi Ketum Gerindra, Sandiaga : Enggak ada, isu itu

BeritaCenter.COM - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno angkat bicara terkait isu yang beredar..
9 jam yang lalu

212, Untuk Apa Reuni

Ingat 212 adalah alat untuk mendudukan Anis di kursi Gubernur DKI yang berAPBD ratusan trilyun pertahun. Luas..
9 jam yang lalu

Wakabareskrim Benarkan Soal Penangkapan Habib Ja'far Shodiq

BeritaCenter.COM - Wakabareskrim Polri Irjen Pol Antam Novambar membenarkan tentang penangkapan terhadap Habib Jafar..
9 jam yang lalu

Purnawirawan Polisi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Bekasi

Beritacenter.COM - Seorang purnawirawan polisi ditemukan tewas mengenaskan tanpa busana di rumah kontrakan , Kampung..
10 jam yang lalu

Inovasi Terbaru, Polda Metro Jaya Luncurkan Tiga Aplikasi Permudah Permasalahan di Jakarta

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya meluncurkan tiga aplikasi terbaru yaitu E-Drives, Satpam Mantap, dan Help Renakta..
10 jam yang lalu

Tegas! Erick Thohir Minta Direksi Garuda Mundur

BeritaCenter.COM – Kasus Garuda Indonesia mengangkut Harley Davidson dan Brompton ilegal berbuntut panjang...
10 jam yang lalu

Habib Jafar Shodiq Ditangkap!

BeritaCenter.COM – Habib Jafar Shodiq dikabarkan ditangkap oleh aparat kepolisian. Jafar ditangkap karena..
11 jam yang lalu

Di Negara Ini, Pria Tak Mengikuti Shalat Jumat Akan Dipenjara 6 Bulan

Para pria tersebut ditangkap saat piknik di sebuah objek wisata air terjun dan tidak mengikuti salat pada hari Jumat...
11 jam yang lalu

Diiming-iming Upah Rp.40 juta, DN Tega Culik Bayi Tetangganya di Trenggalek

BeritaCenter.COM - Terkait kasus penculikan bayi di Trenggalek, pelaku yang menjadi dalang dibalik penculikan itu..
11 jam yang lalu

Door...! Bandar Narkoba Meregang Nyawa, Setelah Terkena Timah Panas Polisi

Beritacenter.COM - Pelaku Joko Adi Sutrisno, sudah lama menjadi daftar pencarian orang (DPO) harus berkahir ditangan..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi