Kamis, 16 Juli 2020 - 02:04 WIB

Setelah Gunakan Prabowo Sebagai Alat Politik, Sekarang PA 212 Sebut Prabowo "Supir Mabuk"

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Senin, 29 Juli 2019 | 09:00 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Pemilu 2019 sudah usai, namun tujuan PA 212 belum terwujud. Pasca pertemuan antara Prabowo dengan Jokowi, PA 212 merasa kecewa dan memutuskan meninggalkan Prabowo, tak lain karena tidak berhasil memanfaatkan Prabowo demi kepentingan kelompoknya.

Sepak terjang juru bicara PA 212 Novel Bamukmin yang kecewa dengan pertemuan Prabowo-Jokowi. Maka ketika kendaraan itu rusak dan supirnya mabuk makan akan diganti kendaraannya.

Mereka bahkan dengan tegas akan meninggalkan Prabowo yang akhirnya dia bergabung ke kubu Jokowi.

“Oh iya jelas kalau itu terjadi khusus saya, PA 212 akan segera meninggalkan Prabowo dan 2024 kita akan cari partai dan capres yang bisa dipercaya,” kata Juru Bicara PA 212 Novel Bamukmin.

Novel mengatakan enteng saja untuk meninggalkan Prabowo. Menurutnya, Koalisi Adil Makmur hanya kendaraan dalam mewujudkan tujuan politik PA 212.

“Kalau sudah kendaraan itu rusak atau supirnya mabuk maka kita akan ganti kendaraan,” ujarnya.

Sikap kurang ajar dan tak tahu diri ini,sosok Prabowo dianggap kendaraan yang bisa ditumpangi untuk mencapai tempat tujuan yang mereka inginkan. Prabowo adalah kendaraan politik atau kuda tunggangan. Dan Prabowo sekarang dianggap sebagai sopir mabuk yang banting setir ke arah yang berlawanan, arah yang sangat ingin dijauhi gerombolan sebelah. Gerombolan tak tahu malu, agama diperjualbelikan dengan cara yang miris demi mencapai kepentingan atau agenda apa pun yang sedang mereka rencanakan.

Novel juga menjelaskan, tidak ada komunikasi dari Prabowo kepada PA 212 sebelum memutuskan untuk bertemu dan berekonsiliasi dengan Jokowi. Hal itu menambah kekecewaan mereka.

Tentu tak akan dinfokan dan Ada kemungkinan Prabowo tidak memberitahu mereka. Yang paling logis adalah PA 212 gerombolan yang punya agenda lain dengan cara menumpang dan pura-pura mendukung. Mungkin juga Prabowo sudah paham apa tujuan gerombolan ini. Bisa juga Prabowo sudah tahu, tapi memilih untuk pura-pura tidak tahu, sedangkan gerombolan sebelah bergerak senyap dengan agendanya. Istilahnya sama-sama saling memanfaatkan.

Dan ketika Prabowo dipastikan kalah pilpres, ikatan dukungan dari mereka pun terputus dan terkuaklah kemunafikan yang paling menggelikan sepanjang sejarah politik di tanah air. Gerombolan PA 212 dan sejenisnya melepaskan topeng kepalsuan mereka tanpa rasa malu. Bahkan Prabowo yang dinilai sebagai kendaraan yang baik sekarang dianggap sebagai kendaraan rusak dan ditinggalkan begitu saja. Dan ternyata Prabowo pakai kendaraan lain untuk menuju kubu Jokowi. Jadi siapakah yang paling banyak tertipu?

Belum lagi mereka yang katanya tidak rela kalau Ahok misalnya nanti masuk ke dalam kabinet Jokowi. Mereka akan berada di barisan terdepan untuk menolaknya. Mungkin dengan cara mengangkat menteri tandingan bodoh yang tak bisa kerja, mirip dengan gubernur tandingan tahun 2014 lalu.

Dengan kelakuan mereka yang sangat memuakkan, harusnya gerombolan ini dari dulu dibungkam saja. Meskipun kita sekarang sangat puas melihat kekalahan mereka yang sangat menyakitkan ditambah lagi drama dikhianati dan ditinggal junjungan selama bertahun-tahun. Rasanya sungguh puas dan pantas diadakan pesta syukuran sambil dangdutan. Tapi jauh lebih puas lagi kalau mereka tidak lagi diberi celah untuk bikin ulah sekali dan selamanya. Dibikin terjepit hingga tak bisa bergerak satu senti pun.

Memang tahun 2024 masih panjang dan segalanya bisa terjadi dalam politik, tapi mereka jelas akan mencari kendaraan baru demi tujuan politik berbalut agama. Lihat saja nanti siapa yang akan mereka dukung dan anggap sebagai junjungan baru.

Tapi kita berharap mereka sudah tak punya daya pada saat itu, atau semoga saja mereka tertipu dan dikhianati lagi seperti sekarang ini biar terasa lebih epik dan dramatis. Biar mereka sadar akan peran mereka dari dulu, yaitu hanya dimanfaatkan sebagai pion. Pion yang merasa pintar tapi tak sadar sedang dibodohi





Fokus : Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo


#PA 212 #Jokowi #Prabowo Subianto #Joko Widodo #Prabowo #Jokowi-Prabowo Sahabat #Rekonsiliasi #Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






14 menit yang lalu

Bantah Pengunduran Diri Dirjen Perikanan Tangkap, KKP: Zulfikar Diberhentikan Sejak Senin!

Beritacenter.COM - Heboh, beredar kabar pengunduran diri Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan..
42 menit yang lalu

Usai Beli Makan, Pemuda di Depok Tewas Dihantam Sepeda Motor

Beritacenter.COM - Kasino (38) warga Kp Lio, Pancoran Mas, Depok, meninggal dunia usai tertabrak sepeda motor di..
1 jam yang lalu

Tawaran ke Raffi Ahmad Disebut Bercanda, Putri Ma'ruf Gandeng Kader PKS di Pilwakot Tangsel

Beritacenter.COM - PKS menyebut 'pinangan' putri Wapres Ma'ruf ke artis Raffi Ahmad hanya sekedar bercanda. PKS..
1 jam yang lalu

Periksa Tiga Orang Saksi, KPK Usut Kepemilikan Tanah Nurhadi di Padang Lawas

Beritacenter.COM - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi..
2 jam yang lalu

Toko Bahan Kimia di Solo Terbakar, 17 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Beritacenter.COM - Kebakaran melanda sebuah toko bahan kimia Bratachem di Kota Solo, Jawa Tengah, malam ini. Petugas..
3 jam yang lalu

Edarkan Sabu di Tempat Kerja, Karyawan Hiburan Malam Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap seorang pemuda berinisial AH (31) lantaran diduga mengedarkan..
3 jam yang lalu

Bukti Tak Cukup Kuat, Laporan Dewi Tanjung soal Bendara PKI Ditolak

Beritacenter.COM - Laporan politikus PDIP Dewi Tanjung soal kepemilikan bendera PKI yang dikaitkan dengan Peraudaraan..
4 jam yang lalu

Gegara Warisan, Tiga Anak di Sumut Tega Gugat Ibu Kandungnya Sendiri ke Pengadilan

Beritacenter.COM - Tiga orang anak di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, tega menggugat ibu kandungnya..
4 jam yang lalu

BIJAK! Cara Menteri Edhy Sikapi Pemberitaan Kritis

"Kritik itu perlu, tapi memberi solusi dan mengedukasi publik jauh lebih penting"
5 jam yang lalu

Tolak Jalani Test Swab, Lapak 16 Pedagang di Pasar Abian Timbul Disegel

Beritacenter.COM - Pengelola Pasar Abian Timbul, Denpasar, Bali, melarang 16 pedagang untuk berjualan lantaran..
5 jam yang lalu

Soal Laporan Dewi Tanjung Terkait Bendera PKI, PA 212 : Kita Gak Tau Siapa yang Bawa!

Beritacenter.COM - Politikus PDIP Dewi Tanjung melaporkan Presidium Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) ke Polda Metro..
6 jam yang lalu

Malam Ini, Polisi Periksa 2 Saksi Usut Kasus Tewasnya Editor Metro TV

Beritacenter.COM - Polisi tengah mengumpulkan saksi-saksi guna mengungkap kasus tewasnya editor Metro TV, Yodi..
7 jam yang lalu

Sambangi Polda Metro, Dewi Tanjung Berniat Laporkan PA 212 soal Bendera PKI

Beritacenter.COM - Politikus PDIP, Dewi Tanjung, sambangi Mapolda Metro Jaya siang tadi. Kedatangan Dewi ke Mapolda..
8 jam yang lalu

Gus Yasin soal Ponpes Mbah Moen Disebut Klaster Corona : Sampai Hari Ini Alhamdulillah Aman!

Beritacenter.COM - Taj Yasin Maimoen atau lebih dikenal Gus Yasin, menanggapi pernyataan Wasekjen PBNU Masduki..
8 jam yang lalu

Kelelahan dan Kena Serangan Jantung, Pesepeda di Yogya Seketika Jatuh dan Meninggal

Beritacenter.COM - Seorang pria dilaporkan meninggal dunia saat tengah bersepeda di Jalan Menteri Supeno, Kota..
9 jam yang lalu

Kami Satu Keluarga Besar Memilih Jokowi

Ibu saya almamater Pondok Pesantren Diniyah Putri, Aisyiah. Walau ibu saya anaknya banyak namun dia tetaplah aktifis..
9 jam yang lalu

Polisi Bongkar Jaringan Penjual Materai Palsu di Bojonegoro

Beritacenter.COM - Jajaran Stareskrim Polres Bojonegoro berhasil membongkar puluhan ribu materai palsu dan daur..
9 jam yang lalu

Sekjen Masyarakat Perikanan Nusantara: Perkembangan Budidaya Lobster Era Susi Nihil, Hanya Marak Penyelundupan

BeritaCenter.COM – Sekjen Masyarakat Perikanan Nusantara, Dr Nimmi Zulbainarni mengatakan, maraknya aktivitas..
10 jam yang lalu

Tommy Soeharto Keluarkan Jurus "Prihatin Lagi"

Tommy Soeharto mengatakan setelah 22 tahun reformasi, pemilu malah semakin buruk dan memprihatinkan. Kali ini Tommy..
10 jam yang lalu

Ditawari Jadi Calon Wakil Wali Kota Tanggerang Selatan, ini Tanggapan Rafi Ahmad

Beritacenter.COM - Artis Raffi Ahmad masih belum bisa menentukan sikapnya soal tawaran menjadi calon wakil Wali Kota..
11 jam yang lalu

HASUTAN ITU KIAN MENCEKAM

Membaca beberapa artikel yg makin berani menguak siapa PKI sebenarnya, jelas bahwa rencana luar bisa itu berhasil..
11 jam yang lalu

Edhy Prabowo Sebut Satu Ekor Lobster di Perairan RI Mampu Bertelur Hingga 500 Ribu Benih

Beritacenter.COM - Menteri Kelautan Dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo mengklaim lobster di Indonesia bisa bertelur..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi