Rabu, 03 Juni 2020 - 00:19 WIB

IPW : Pimpinan KPK Setidaknya Diisi oleh Dua Perwira Polri. Begini Alasannya...

Ketidaktegasan itu katanya antara lain, terlihat atas adanya sejumlah keputusan komisioner yang tidak dijalankan, sebagai bentuk protes dari penyidik KPK.

Oleh : Sari Intan Putri | Rabu, 31 Juli 2019 | 20:24 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Neta S. pane selaku Ketua Indonesia Police Watch (IPW) mengungkapkan jika pimpinan di KPK untuk ke depannya perlu diisi dua perwira Polri.

Alasannya agar lembaga pimpinan KPK bisa bersikap tegas, konsisten, dan tidak takut, serta tidak mudah ditakut-takuti oleh bawahannya lewat Wadah Pegawai (WP) yang terjadi belakangan ini di KPK.

Menurutnya kekacauan yang terjadi di internal KPK saat ini akibat tidak tegas dan tidak konsistennya Pimpinan KPK.

Ketidaktegasan itu katanya antara lain, terlihat atas adanya sejumlah keputusan komisioner yang tidak dijalankan, sebagai bentuk protes dari penyidik KPK.

"Sehingga hal ini membuat Pimpinan KPK tidak berwibawa. Berkaitan dengan itu, Pansel KPK diharapkan mampu melahirkan lima pimpinan KPK yang mampu bersikap tegas, konsisten, dan tidak takut pada bawahan," kata Neta.

IPW kata Neta, menilai, bahwa KPK saat ini sudah gagal menjalankan asasnya, yakni asas kepastian hukum.

"Dalam kasus korupsi Pelindo II dengan tersangka RJ Lino dan kasus eks Dirut Garuda Sattar misalnya, KPK gagal menciptakan kepastian hukum. Kedua tersangka bertahun tahun tersandera tanpa kepastian hukum. KPK seperti tidak punya hati nurani untuk menuntaskan kasus ini dan tidak profesional sebagai penegak hukum dan hanya sibuk dengan pencitraan," papar Neta.

"Seperti fungsi koordinasi dan supervisi terhadap instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi. Kedua fungsi ini mati suri," ujar Neta.

Padahal kataya hal itu.menjadi fungsi utama KPK dan berada di urutan pertama dan kedua dari fungsi KPk.

"Hal ini disebabkan penanggungjawab fungsi ini tidak dalam kapasitasnya. Untuk itu, kedua fungsi ini perlu dipegang seorang deputy agar setara dengan Deputy Penindakan yang membawahi penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi," kata Neta.

Dengan setaranya fungsi kordinasi dan supervisi, tambahnya maka Deputinya bisa menghasilkan kinerja seperti Deputi Penindakan.

"Karenanya saat ini Pansel perlu bekerja keras untuk melahirkan pimpinan KPK yang visioner yang mampu membenahi lembaga anti rasuah itu sesuai asas dan fungsinya. Dan itu hanya bisa dilakukan oleh pimpinan KPK yang berani bersikap tegas, konsisten dan tidak takut dengan anak buahnya," kata Neta.

Untuk itu, kata dia, sudah saatnya pansel menyiapkan dua calon dari Polri agar bisa masuk menjadi pimpinan KPK.

IPW katanya menilai Pansel KPK sudah bekerja keras dalam melakukan seleksi terhadap capim lembaga anti rasuah itu dan IPW memberi apresiasi yang tinggi terhadap kinerja pansel.

"Diharapkan Pansel KPK tutup kuping terhadap suara suara miring yang menghujatnya," kata Neta.

Sehingga pansel bisa bekerja tepat waktu untuk menyiapkan lima pimpinan terbaik untuk KPK.

"Yang terdiri dari dua polisi, satu jaksa, satu auditor, dan satu pakar hukum. Sehingga KPK kedepan bisa bersikap tegas, konsisten, tidak takut dengan bawahan, dan senantiasa berkinerja profesional," harap Neta.





#POLRI #KPK #IPW #Neta S Pane #Capim KPK #Indonesia Police Watch


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






28 menit yang lalu

Jembatan di Sikabu Lubuk Alung Ambruk saat Diperbaiki, 1 Orang Tewas dan 4 Luka-luka

Beritacenter.COM - Jembatan di Sikabu Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, ambruk. Akibat kejadian itu, satu orang..
1 jam yang lalu

Dua Rumah Tinggal di Tanjung Priok Terbakar, 13 Unit Mobil Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Beritacenter.COM - Dua unit rumah tinggal di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara, lenyap dilahap si jago merah...
1 jam yang lalu

Bejat! Ayah di Jambi Cabuli Putrinya Selama 2 Tahun

Beritacenter.COM - Seorang ayah berusia 37 tahun di Kabupaten Sarolangun, Jambi tega mencabuli anaknya sendiri sejak..
2 jam yang lalu

Miliki Sabu, ASN Basarnas Banjarmasin Diciduk Polisi

Beritcenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) lantaran kedapatan..
2 jam yang lalu

Cerita Dokter RS PHC soal Perjuangan Tenaga Medis Pantau Nenek Usia 100 Tahun Hingga Sembuh COVID-19

Kami awalnya sempat kaget mengetahui kami mendapat pasien terkonfirmasi COVID-19 yang berusia lebih dari 100 tahun...
3 jam yang lalu

Setelah Mobil PCR dan Alat Tes Swab, BIN Juga Berikan 120 Ribu Masker ke Surabaya

Beritacenter.COM - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menghaturkan terima kasih kepada BIN yang telah memberikan..
3 jam yang lalu

Sri Mulyani Akan Selamatkan Ekonomi Melalui Cara Ini

Beritacenter.COM -Di tengah lesu ekonomi nasional lantaran pandemi Virus Corona atau Divid-19, pemerintah..
4 jam yang lalu

Jika Nanti Dibuka Kembali, Jokowi Minta Masjid Istiqlal Siapkan Protokol Kesehatan

Tadi saya titip untuk disiapkan protokol kesehatan hingga nanti pada saat kita melaksanakan sholat di Istiqlal semua aman dari Covid,
4 jam yang lalu

Alhamdulilah.. Nenek Berusia 100 Tahun Sembuh Corona di Surabaya

Beritacenter.COM - Sempat positif Corona (COVID-19), nenek Kamtin yang berusia 100 tahun akhirnya dinyatakan sembuh...
5 jam yang lalu

Begini Penjelasan Menkeu Sri Mulyani Perlunya New Normal

Beritacenter.COM - Dalam menerapkan kebijakan New Normal pemerintah menilai agar masyarakat bisa menjalani tantangan..
5 jam yang lalu

Warga Serang Kaget Ada Puluhan Butir Peluru dan 1 Granat Aktif Ditemukan di Rumah Kosong

Beritacenter.COM - Sebuah Perumahan Persada Banten yang berada di Kelurahan Kepuren, Kecamatan Walantaka, Kota..
6 jam yang lalu

Kasus Kepemilikan Ganja Aktor Dwi Sasono, Polisi Buru Pemasok Berinisial C

Beritacenter.COM - Pihak kepolisian melakukan pengembangan terhadap kasus kepemilikan ganja aktor Dwi Sasono. Polisi..
6 jam yang lalu

Pemkab Ponorogo Lakukan Uji Coba Penerapan 'New Normal'

Beritacenter.COM - Pemkab Ponorogo melakukan uji coba penerapan new normal di sejumlah tempat, mulai dari kantor..
6 jam yang lalu

Kapolri Perintahkan Jajarannya Berikan Beras Untuk Masyarakat Terdampak COVID-19

Beritacenter.COM - Kapolri Jenderal Idham Azis mengeluarkan perintah agar 11 ribu ton beras disalurkan kepada..
7 jam yang lalu

New Normal Harus Dibarengi Kedisiplinan Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Skenario the new normal sedang dicanangkan oleh pemerintah. Nanti pelan-pelan semua orang boleh keluar rumah dan..
7 jam yang lalu

Ada 62 RW Masuk Zona Merah Diwajibkan Karantina Lokal, Ini Daftarnya...

Beritacenter.COM - Pemerintah DKIJakarta menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) di sebanyak 62..
7 jam yang lalu

Polisi Ungkap Modus Travel Gelap Angkut Pemudik Balik ke Depok, Lewat Jalur Tikus-Test Case

Beritacenter.COM - Sejumlah travel gelap pengangkut pemudik dari Jawa untuk kembali ke Depok, Jawa Barat, berhasil..
8 jam yang lalu

Serang Petugas Pakai Pisau, Pengedar 30 Kg Sabu Ditembak Mati Polisi di Sumut

Beritacenter.COM - Pria diduga pengedar narkoba bernisial DS (40) ditembak mati polisi di Sumatera Utara (Sumut)...
8 jam yang lalu

Usai PSBB Berakhir, Ganjil-Genap Akan Normal Lagi

Beritacenter.COM - Ganjil-genap di Ibu Kota Jakarta akan kembali normal setelah berakhirnya pembatasan sosial..
9 jam yang lalu

Pemerintah Batalkan Keberangkatan Jemaah Haji 2020, 39 Ribu Jemaah asal Jabar Terdampak

Beritacenter.COM - Menteri Agama Fachrul Razi mengumumkan pembatalan keberangkatan jemaah haji untuk seluruh warga..
9 jam yang lalu

WAJIB TAHU! Tiga Kesalahan yang Sering Dilakukan di Tengah Pandemi COVID-19

BeritaCenter.COM – Setiap orang dituntut tetap patuh dan secara ketat menerapkan protokol kesehatan meski..
9 jam yang lalu

Kaum Halu Menggoyang Jokowi dengan Isu Komunisme

Hari ini 1 Juni kita peringati sebagai Hari Lahir Pancasila. Momentum kelahiran Pancasila diambil saat Ir. Soekarno..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi