Kamis, 23 Januari 2020 - 19:21 WIB

Menolak Radikalisme Habib Rizieq Dan FPI

Oleh : Indah Pratiwi | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 18:40 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Saya bisa berteman dengan siapapun, tanpa pandang agama dan latar belakangnya apa. Saya berteman dengan saudara-saudara kita yang non Muslim, yang Syiah, Ahmadiyah, dan aliran kepercayaan apapun, bahkan dengan yang tidak beragama sekalipun. Komitmen itu bisa saya lakukan dengan sebab berada dalam naungan NKRI. Di mana Pancasila menjadi ideologi Negara sebagai titik-temu (kalimatin sawa) perbedaan. Saya lebih menaruh hormat kepada siapapun, bukan Muslim (tidak beragama Islam), sepanjang ia komitmen pada Pancasila dan NKRI. Karena itulah saya menolak radikalisme Habib Rizieq Shibab dan ormasnya Front Pembela Islam (FPI). Habib Rizieq dan FPI mengaku Muslim tetapi akhlaknya bertentangan dengan Islam dan Pancasila.


Secara personal saya bisa hormat kepada siapapun, kepada Habib Rizieq dan para aktivis FPI. Tetapi secara komitmen kebangsaan saya, Habib Rizieq dan FPI bisa berlawanan. Maka radikalisme Habib Rizieq dan FPI akan saya lawan. Sebab Islam--dalam konteks kebangsaan--yang saya pahami tidak sejalan dengan apa yang dipedomani Habib Rizieq dan FPI. Sebagaimana kita tahu, Habib Rizieq dan FPI mempunyai propaganda penegakan khilafah atau sering kali menyebutnya NKRI bersyariah. Bagi saya, NKRI adalah konsep khilafah kebangsaan Indonesia dan Indonesia dengan sistem demokrasinya yang tengah berjalan ini adalah ikhtiar kebangsaan paling islami. NKRI tetap NKRI tidak perlu ada embel-embel khilafah atau bersyariah. Kita konkritkan dulu duduk perkara dan perbedaan komitmen kebangsaan saya dengan Habib Rizieq dan FPI.

Saya ingin mengatakan bahwa Habib Rizieq dan FPI adalah salah satu pelaku dan ormas radikal di Indonesia. Rekam jejaknya sangat jelas, tidak bisa dibantah. Maka jelas saya dan NU menolak radikalisme Habib Rizieq dan FPI. Ya saya adalah santri yang tumbuh dari rahim dan kultur Nahdlatul Ulama. Para kiai dan ulama panutan saya adalah mereka yang berada dalam naungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Saya dan NU memahami betul bahwa kami mempunyai tanggungjawab dakwah yakni berkaitan dengan amar makruf nahi munkar: menegakkan kebaikan, mencegah kemunkaran. Hanya saja amar makruf nahi munkar harus diupayakan dengan cara-cara yang baik (bil makruf), bukan dengan bil munkar (dengan cara-cara yang munkar).

Nah Habib Rizieq dan FPI telah menodai tuntunan dakwah amar makruf nahi munkar itu sendiri. Sebab Habib Rizieq dan FPI telah terbukti dengan jelas banyak melakukan dakwah dengan marah bukan ramah, dengan kekerasan bukan kelembutan, dengan pukulan bukan dengan rangkulan. Kebaikan yang disampaikan dengan keburukan maka sama saja kita telah menumbuh keburukan yang baru. Itulah yang selama ini menjadi kesalahan terbesar Habib Rizieq dan FPI. Islam dipraktikkan menjadi agama yang radikal dan onar. Dakwah kekerasan menjadi andalan sehingga Islam menjadi sedemikian menyeramkan. Kalau FPI menolong pada tragedi bencana dalam dan kebaikan sosial yang lain itu jelas beda urusan.


Indonesia bukan Negara Islam (Negara-agama). Bukan Negara yang berdasarkan agama tertentu. Indonesia bukan hanya milik umat Islam. Indonesia adalah Negara-bangsa. Indonesia adalah milik semua umat beragama dan segenap warganya. Tidak boleh ada pemaksaan ideologi agama tertentu terhadap sistem pemerintahan. Makanya para founding fathers kita meracik Pancasila sebagai titik-temu agama-agama dan semua perbedaan. Pancasila memang bukan agama, tetapi kelima butir Pancasila diambil dari nilai-nilai luhur agama. Kelima butir Pancasila adalah ajaran luhur semua agama-agama. Termasuk butir pertama Pancasila "Ketuhanan yang Maha Esa" adalah ajaran semua agama. Konsep ketuhanan yang sesuai dengan konsep agamanya masing-masing.

Pancasila serupa Piagam Madinah zaman Nabi Muhammad saw. Pancasila berangkat dari kesamaan visi-misi bahwa agama lahir ke muka bumi untuk merahmati sekalian alam. Maka dari itu Pancasila sangat islami, sangat Kristen, sangat Katholik dan sesuai dengan agama-agama lain. Sebagaimana dahulu Nabi saw., mengakomodir semua umat beragama di bawah naungan Piagam Madinah. Itu artinya bahwa berdasarkan Pancasila dan Piagam Madinah, semua agama dan umatnya mempunyai kedudukan yang setara. Umat Islam boleh menganggap agamanya yang paling benar, sebagaimana agama lainnya, tetapi kita tidak boleh menganggap rendah agama lain. Apalagi sampai mencaci-maki agama lain dan ajaran-ajarannya.

Habib Rizieq dalam banyak kesempatan ceramahnya terbukti banyak mencaci-maki. Sekurangnya pernah dua kali dijebloskan ke dalam penjara. Maka ketika sampai hari ini Habib Rizieq tersandung kasus hukum, lalu lari ke luar negeri, itu bukanlah sikap yang baik. Dan harus kita pahami itu bukanlah kriminalisasi ulama. Siapapun, orang yang dianggap ulama sekalipun di mata hukum semuanya sama. Setali tiga uang dengan Habib Rizieq, para aktivis FPI banyak melakukan kekerasan. Memukul dan men-sweeping. Padahal Indonesia kita ini adalah Negara hukum, di mana sudah ada tersendiri aparat Negara yakni kepolisian yang bertugas menegakkan hukum.

Saya ingin menegaskan sekali lagi, tidak ada istilah khilafah (versi FPI) dan NKRI Bersyariah di Indonesia. NKRI tetap dan cukup dengan NKRI. Maka sebetulnya sederhana sekali kalau hidup damai di Indonesia, tunjukkan kebaikan akhlak kita masing-masing dan setialah pada komitmen bersama kita yakni Pancasila. Saya dan saya pikir kita semua memahami bahwa tidak ada sebuah Negara yang sempurna tanpa kekurangan. Bahkan Negara-negara di dunia yang mengukuhkan Islam sebagai ideologi dan sistem pemerintahannya banyak yang justru hancur-lebur; Libya, Afghanistan, Irak, Yaman dan lain sebagainya. Kezaliman, kejahatan, kemaksiatan dan kemunkaran pasti akan selalu ada, bahkan ada pada dahulu zaman Nabi saw., dan para sahabat. Kurang apa kepribadian Nabi saw., dan para sahabat, namun harus diakui, sejarah Islam mencatat ada banyak para sahabat yang mati dibunuh gara-gara Islam dijadikan alat politik dan dijadikan idelogi radikal (radikalisme).

Wallaahu a'lam

Sumber : Status Facebook Mamang M Haerudin (Aa)





#FPI #Bubarkan FPI #Izin Perpanjangan FPI


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






21 menit yang lalu

Resahkan Masyarakat, Polisi Ringkus Begal Kapak Merah di Padang

Beritacenter.COM - Satreskrim Polsek Pauh meringkus dua orang begal yang sering mersahkan warga sekitar di daerah..
51 menit yang lalu

MANTAP...! Panglima Kodam I Bukit Barisan "SIAP" Bantu Memperkuat Di Wilayah Natuna

Beritacenter.COM - Panglima Kodam I Bukit Barisan Mayjen TNI MS Fadhilah menegaskan prajurit Kodam I/BB siap untuk..
1 jam yang lalu

Real Madrid Resmi Datangkan Reinier dari Flamengo

Beritacenter.COM - Real Madrid di pastikan mendapatkan amunisi terbarunya Reinier Jesus Carvalho dari Flamengo, Senin..
1 jam yang lalu

Dirut PT Transjakarta Mengundurkan Diri, Ini Alasannya...

Beritacenter.COM - Direktur Utama PT Transjakarta, Agung Wicaksono mengundurkan diri dari jabatannya. Dia juga..
1 jam yang lalu

WhatsApp Kenalkan Fitur Terbaru Mode Gelap

Beritacenter.COM - Aplikasi chatting, WhatsApp kembali mengenalkan fitur terbarunya yaitu mengubah menu aplikasi..
2 jam yang lalu

Ijin Ingin Potong Rambut Dan Main Ke Rumah Temen, Seorang Kakek Ditemukan Tewas Di Sungai

Beritacenter.COM - Seorang Kakek bernama Wasmo Rejo (85), ditemukan tewas mengambang di Sungai Oya Padukuhan Dodogan,..
2 jam yang lalu

Polisi Selidiki Penyebar Foto Bugil Siswi SMP di Bali

Beritacenter.COM - Warga dihebohkan dengan beredarnya foto bugil seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di..
2 jam yang lalu

Presiden Jokowi Sebut Kedaulatan NKRI Harga Mati

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo menyebutkan bahwa kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harga..
3 jam yang lalu

Polda Metro Bongkar Praktik Ilegal di Priok, Dua Orang Ditangkap

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya membongkar pengobatan ilegal di Klinik Utama Cahaya Mentari, Tanjung Priok,..
3 jam yang lalu

Habis Curi Sepeda, Seorang Kakek Diamankan Warga

Beritacenter.COM - Kakek berinisial W (57) , Warga Padukuhan Canden, Desa Canden, Kecamatan Jetis, diamankan warga..
3 jam yang lalu

Hindari Tabrakan Dengan Minibus, Pengendara Motor "Hajar" Tanggul Hingga Giginya Rontok

Beritacenter.COM - Seorang pemuda asal Padukuhan Banaran, Desa Beji, Kecamatan Ngawen, Irwan Ariyadi (29) dilarikan..
4 jam yang lalu

Warga Poso Digegerkan Temuan Bom Rakitan di Dalam Goa

Beritacenter.COM - Warga Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah digegerkan dengan penemuan bom rakitan. Bom itu pertama kali..
4 jam yang lalu

Hindari Penyeberang Jalan, Sebuah Motor Terjatuh Hingga Luka-luka

Beritacenter.COM - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Wonosari – Panggang, tepatnya di Padukuhan..
4 jam yang lalu

Polri Tunggu Arahan BPK Untuk Tangani Kasus Asabri

BeritaCenter.COM - Polri menegaskan pihaknya masih menunggu arahan dari BPK untuk mengusut kasus dugaan korupsi di..
4 jam yang lalu

Syekh Ali Jaber Resmi Jadi WNI

BeritaCenter.COM – Da’i kondang Syekh Ali Jaber dikabarkan resmi jadi WNI. Ia memegang dan menunjukkan..
4 jam yang lalu

TEGA...! Habis Lindas Kaki Anak SD, Mobil Dinas Pemerintah Gunung Kidul Kabur

Beritacenter.COM - Aulynfaiqa Putri Nareswari, bocah SD asal Padukuhan Wukirsari RT 02, Desa Baleharjo, Kecamatan..
5 jam yang lalu

BNN Ringkus 4 Orang Pengedar Sabu Jaringan Aceh di Kampung Rambutan

Beritacenter.COM - Badan Narkotika Nasional (BNN) meringkus empat orang pengedar jaringan sabu lintas Aceh di..
5 jam yang lalu

Xherdan Shaqiri Dibidik Banyak Klub Elite Eropa, Begini Tanggapan Juergen Klopp...

Namun, demi mengejar ambisi Liverpool untuk membawa trofi Liga Primer Inggris ke Anfield, Klopp menegaskan tidak akan..
5 jam yang lalu

Rupiah Terus Menguat Meski Mata Uang Lain Alami Penurunan Terhadap Dolar AS

Diketahui juga jika Rupiah sedang mengalami penguatan 0,23% dari sehari sebelumnya, Rabu (22/01/2020) yang berada di..
5 jam yang lalu

Keren... Di Awal Tahun 2021 Huawei Akan Perkenalkan Smartphone 5G dengan Harga Murah...

Diketahui juga jika sekarang, martphone 5G dengan harga paling terjangkau sekitar CNY2.000 atau USD290 (Rp3,9 juta),..
5 jam yang lalu

14 Pelajar Terlibat Begal Ditangkap Polisi di Bali

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengamankan 14 pelajar di Denpasar, Bali. Para pelajar..
5 jam yang lalu

Presiden Amerika Serikat Korupsi?

Diketahui juga jika salah satu anggota House of Representatives Adam Schiff menyebut bahwa Donald Trump melakukan tindakan korupsi.

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi