Kamis, 23 Januari 2020 - 19:28 WIB

Saatnya PLN Mereformasi Diri

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Rabu, 07 Agustus 2019 | 16:21 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Sungguhlah tak adil bila kita mengeluh dan nyinyir tiada batas saat listrik padam, terlebih ini bukan setiap hari dialami, sementara di daerah lain masih ada yang mendapat jatah listrik secara bergiliran per setengah hari, bahkan masih ada daerah pelosok yang belum pernah menikmati fasilitas listrik.

Tidak itu saja, bila membayangkan betapa beratnya para petugas di lapangan yang bekerja untuk merawat dan memperbaiki sarana dan prasarana yang terkait dengan kelistrikkan, bahkan hingga ada yang bertaruh dengan nyawa, khususnya untuk jaringan Sutet (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi).

Namun demikian dengan kejadian langka ini, PLN sudah saatnya mereformasi diri. Karena memang tak sepatutnya terjadi padam listrik untuk waktu yang cukup lama dengan area yang luas. Dampak dari padamnya listrik tentu sangat besar, baik terhadap aktifitas usaha yang bisa menimbulkan kerugian ratusan miliar rupiah, mau pun dampak psikologis dan dampak sosial yang sangat luas.

Misalkan, traffic light yang tak berfungsi akan memacetkan beberapa ruas jalan, karena berebut saling duluan di berbagai perempatan jalan. Atau transportasi massal seperti MRT dan KRL yang tiba-tiba terhenti, hingga banyak yang terhambat perjalannya. Belum lagi jasa perbankan yang menjadi jantung sektor riil.

Di beberapa negara lain, bila hal ini terjadi, bisa jadi direktur utama dan menteri yang terkait akan langsung meminta maaf serta mengundurkan diri. Tapi tentulah tidak berlaku di Indonesia, walau Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga harus datang ke PT PLN (Persero) untuk menanyakan persoalan ini.

Tak heranlah bila Jokowi mengatakan bahwa dalam sebuah manajemen besar seperti PLN mestinya, ada tata kelola risiko-risiko yang dihadapi: "Dengan manajemen besar tentu saja ada contingency plan, backup plan (rencana cadangan). Pertanyaan saya, kenapa itu tidak bekerja dengan cepat dan baik."

Jokowi pun menyinggung peristiwa pemadaman besar juga pernah terjadi pada 2002. Saat itu, wilayah yang terdampak juga serupa, yaitu di Jawa dan Bali: "Mestinya itu bisa jadi pelajaran. Jangan sampai kejadian yang pernah terjadi, kembali terjadi lagi."

PLN rasanya tak cukup hanya meminta maaf dan akan memberikan ganti rugi kepada masyarakat di wilayah Pulau Jawa yang listriknya padam seperti yang diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 27 Tahun 2017. Tapi bila memungkinkan memberikan bonus hanya membayar seperempatnya saja untuk bulan dimana listrik mendapat gangguan.

PLN pun harus bisa segera menjelaskan secara terbuka penyebab gangguan tersebut apakah karena human error, atau sistemnya yang bermasalah, atau mungkin sistem yang terkena serangan hacking. Sebab serasa ada kejanggalan lantaran gangguan tak hanya terjadi di transmisi Ungaran Pemalang, tapi juga di pembangkitnya yaitu PLTU Suralaya yang terjadi secara simultan dan serentak.

Karenanya sudah saatnya Menteri BUMN, Menteri ESDM duduk bersama untuk kemudian membentuk Tim Kecil guna merumuskan manajemen baru PLN yang solid dan profesional dalam rangka mereformasi diri, agar kedepannya tidak terulang kejadian ini, selain meningkatkan kinerja di dalam tubuh PLN, sekalian membersihkan karyawan yang terindikasi terpapar paham radikalisme.

Jangan karena tidak ada kompetitor, PLN lalu nyaman dengan yang ada saat ini, padahal sebagai perusahaan besar dan memiliki pengalaman puluhan tahun, tak seharusnya hal ini terjadi. Oleh karena itu Presiden Jokowi pun yang sudah tak ada lagi beban politik, sudah selayaknya mengambil langkah progresif bukan hanya untuk PLN saja, tapi untuk proyek kelistrikkan secara menyeluruh.

Namun yang paling mendesak saat ini adalah segera membentuk Tim Investigasi antara Polri dan Kementerian ESDM, untuk menemukan kejanggalan atas padamnya listrik dan tak berfungsinya telekomunikasi. Tidak bisa ditunda-tunda lagi, langsung minggu ini juga.

(Sumber: Facebook Wahyu Sutono)





#PLN #Mati lampu #Reformasi PLN


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






28 menit yang lalu

Resahkan Masyarakat, Polisi Ringkus Begal Kapak Merah di Padang

Beritacenter.COM - Satreskrim Polsek Pauh meringkus dua orang begal yang sering mersahkan warga sekitar di daerah..
58 menit yang lalu

MANTAP...! Panglima Kodam I Bukit Barisan "SIAP" Bantu Memperkuat Di Wilayah Natuna

Beritacenter.COM - Panglima Kodam I Bukit Barisan Mayjen TNI MS Fadhilah menegaskan prajurit Kodam I/BB siap untuk..
1 jam yang lalu

Real Madrid Resmi Datangkan Reinier dari Flamengo

Beritacenter.COM - Real Madrid di pastikan mendapatkan amunisi terbarunya Reinier Jesus Carvalho dari Flamengo, Senin..
1 jam yang lalu

Dirut PT Transjakarta Mengundurkan Diri, Ini Alasannya...

Beritacenter.COM - Direktur Utama PT Transjakarta, Agung Wicaksono mengundurkan diri dari jabatannya. Dia juga..
1 jam yang lalu

WhatsApp Kenalkan Fitur Terbaru Mode Gelap

Beritacenter.COM - Aplikasi chatting, WhatsApp kembali mengenalkan fitur terbarunya yaitu mengubah menu aplikasi..
2 jam yang lalu

Ijin Ingin Potong Rambut Dan Main Ke Rumah Temen, Seorang Kakek Ditemukan Tewas Di Sungai

Beritacenter.COM - Seorang Kakek bernama Wasmo Rejo (85), ditemukan tewas mengambang di Sungai Oya Padukuhan Dodogan,..
2 jam yang lalu

Polisi Selidiki Penyebar Foto Bugil Siswi SMP di Bali

Beritacenter.COM - Warga dihebohkan dengan beredarnya foto bugil seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di..
2 jam yang lalu

Presiden Jokowi Sebut Kedaulatan NKRI Harga Mati

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo menyebutkan bahwa kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harga..
3 jam yang lalu

Polda Metro Bongkar Praktik Ilegal di Priok, Dua Orang Ditangkap

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya membongkar pengobatan ilegal di Klinik Utama Cahaya Mentari, Tanjung Priok,..
3 jam yang lalu

Habis Curi Sepeda, Seorang Kakek Diamankan Warga

Beritacenter.COM - Kakek berinisial W (57) , Warga Padukuhan Canden, Desa Canden, Kecamatan Jetis, diamankan warga..
3 jam yang lalu

Hindari Tabrakan Dengan Minibus, Pengendara Motor "Hajar" Tanggul Hingga Giginya Rontok

Beritacenter.COM - Seorang pemuda asal Padukuhan Banaran, Desa Beji, Kecamatan Ngawen, Irwan Ariyadi (29) dilarikan..
4 jam yang lalu

Warga Poso Digegerkan Temuan Bom Rakitan di Dalam Goa

Beritacenter.COM - Warga Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah digegerkan dengan penemuan bom rakitan. Bom itu pertama kali..
4 jam yang lalu

Hindari Penyeberang Jalan, Sebuah Motor Terjatuh Hingga Luka-luka

Beritacenter.COM - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Wonosari – Panggang, tepatnya di Padukuhan..
4 jam yang lalu

Polri Tunggu Arahan BPK Untuk Tangani Kasus Asabri

BeritaCenter.COM - Polri menegaskan pihaknya masih menunggu arahan dari BPK untuk mengusut kasus dugaan korupsi di..
4 jam yang lalu

Syekh Ali Jaber Resmi Jadi WNI

BeritaCenter.COM – Da’i kondang Syekh Ali Jaber dikabarkan resmi jadi WNI. Ia memegang dan menunjukkan..
5 jam yang lalu

TEGA...! Habis Lindas Kaki Anak SD, Mobil Dinas Pemerintah Gunung Kidul Kabur

Beritacenter.COM - Aulynfaiqa Putri Nareswari, bocah SD asal Padukuhan Wukirsari RT 02, Desa Baleharjo, Kecamatan..
5 jam yang lalu

BNN Ringkus 4 Orang Pengedar Sabu Jaringan Aceh di Kampung Rambutan

Beritacenter.COM - Badan Narkotika Nasional (BNN) meringkus empat orang pengedar jaringan sabu lintas Aceh di..
5 jam yang lalu

Xherdan Shaqiri Dibidik Banyak Klub Elite Eropa, Begini Tanggapan Juergen Klopp...

Namun, demi mengejar ambisi Liverpool untuk membawa trofi Liga Primer Inggris ke Anfield, Klopp menegaskan tidak akan..
5 jam yang lalu

Rupiah Terus Menguat Meski Mata Uang Lain Alami Penurunan Terhadap Dolar AS

Diketahui juga jika Rupiah sedang mengalami penguatan 0,23% dari sehari sebelumnya, Rabu (22/01/2020) yang berada di..
5 jam yang lalu

Keren... Di Awal Tahun 2021 Huawei Akan Perkenalkan Smartphone 5G dengan Harga Murah...

Diketahui juga jika sekarang, martphone 5G dengan harga paling terjangkau sekitar CNY2.000 atau USD290 (Rp3,9 juta),..
5 jam yang lalu

14 Pelajar Terlibat Begal Ditangkap Polisi di Bali

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengamankan 14 pelajar di Denpasar, Bali. Para pelajar..
6 jam yang lalu

Presiden Amerika Serikat Korupsi?

Diketahui juga jika salah satu anggota House of Representatives Adam Schiff menyebut bahwa Donald Trump melakukan tindakan korupsi.

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi