Sabtu, 24 Agustus 2019 - 02:04 WIB

Saatnya PLN Mereformasi Diri

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Rabu, 07 Agustus 2019 | 16:21 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Sungguhlah tak adil bila kita mengeluh dan nyinyir tiada batas saat listrik padam, terlebih ini bukan setiap hari dialami, sementara di daerah lain masih ada yang mendapat jatah listrik secara bergiliran per setengah hari, bahkan masih ada daerah pelosok yang belum pernah menikmati fasilitas listrik.

Tidak itu saja, bila membayangkan betapa beratnya para petugas di lapangan yang bekerja untuk merawat dan memperbaiki sarana dan prasarana yang terkait dengan kelistrikkan, bahkan hingga ada yang bertaruh dengan nyawa, khususnya untuk jaringan Sutet (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi).

Namun demikian dengan kejadian langka ini, PLN sudah saatnya mereformasi diri. Karena memang tak sepatutnya terjadi padam listrik untuk waktu yang cukup lama dengan area yang luas. Dampak dari padamnya listrik tentu sangat besar, baik terhadap aktifitas usaha yang bisa menimbulkan kerugian ratusan miliar rupiah, mau pun dampak psikologis dan dampak sosial yang sangat luas.

Misalkan, traffic light yang tak berfungsi akan memacetkan beberapa ruas jalan, karena berebut saling duluan di berbagai perempatan jalan. Atau transportasi massal seperti MRT dan KRL yang tiba-tiba terhenti, hingga banyak yang terhambat perjalannya. Belum lagi jasa perbankan yang menjadi jantung sektor riil.

Di beberapa negara lain, bila hal ini terjadi, bisa jadi direktur utama dan menteri yang terkait akan langsung meminta maaf serta mengundurkan diri. Tapi tentulah tidak berlaku di Indonesia, walau Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga harus datang ke PT PLN (Persero) untuk menanyakan persoalan ini.

Tak heranlah bila Jokowi mengatakan bahwa dalam sebuah manajemen besar seperti PLN mestinya, ada tata kelola risiko-risiko yang dihadapi: "Dengan manajemen besar tentu saja ada contingency plan, backup plan (rencana cadangan). Pertanyaan saya, kenapa itu tidak bekerja dengan cepat dan baik."

Jokowi pun menyinggung peristiwa pemadaman besar juga pernah terjadi pada 2002. Saat itu, wilayah yang terdampak juga serupa, yaitu di Jawa dan Bali: "Mestinya itu bisa jadi pelajaran. Jangan sampai kejadian yang pernah terjadi, kembali terjadi lagi."

PLN rasanya tak cukup hanya meminta maaf dan akan memberikan ganti rugi kepada masyarakat di wilayah Pulau Jawa yang listriknya padam seperti yang diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 27 Tahun 2017. Tapi bila memungkinkan memberikan bonus hanya membayar seperempatnya saja untuk bulan dimana listrik mendapat gangguan.

PLN pun harus bisa segera menjelaskan secara terbuka penyebab gangguan tersebut apakah karena human error, atau sistemnya yang bermasalah, atau mungkin sistem yang terkena serangan hacking. Sebab serasa ada kejanggalan lantaran gangguan tak hanya terjadi di transmisi Ungaran Pemalang, tapi juga di pembangkitnya yaitu PLTU Suralaya yang terjadi secara simultan dan serentak.

Karenanya sudah saatnya Menteri BUMN, Menteri ESDM duduk bersama untuk kemudian membentuk Tim Kecil guna merumuskan manajemen baru PLN yang solid dan profesional dalam rangka mereformasi diri, agar kedepannya tidak terulang kejadian ini, selain meningkatkan kinerja di dalam tubuh PLN, sekalian membersihkan karyawan yang terindikasi terpapar paham radikalisme.

Jangan karena tidak ada kompetitor, PLN lalu nyaman dengan yang ada saat ini, padahal sebagai perusahaan besar dan memiliki pengalaman puluhan tahun, tak seharusnya hal ini terjadi. Oleh karena itu Presiden Jokowi pun yang sudah tak ada lagi beban politik, sudah selayaknya mengambil langkah progresif bukan hanya untuk PLN saja, tapi untuk proyek kelistrikkan secara menyeluruh.

Namun yang paling mendesak saat ini adalah segera membentuk Tim Investigasi antara Polri dan Kementerian ESDM, untuk menemukan kejanggalan atas padamnya listrik dan tak berfungsinya telekomunikasi. Tidak bisa ditunda-tunda lagi, langsung minggu ini juga.

(Sumber: Facebook Wahyu Sutono)





#PLN #Mati lampu #Reformasi PLN


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Dilanda Hujan Deras, Desa di Bireun Aceh Banjir

Beritacenter.COM - Hujan dengan intensitas tinggi melanda Kabupaten Bireun, Aceh. Sejumlah desa di empat kecamatan..
2 jam yang lalu

Wilayah Bogor Diguncang Gempa Magnitudo 3,2

Beritacenter.COM - Gempa bumi magnitudo 3,2 terjadi di Bogor, Jawa Barat. Pusat gempa ada di darat. BMKG lewat..
2 jam yang lalu

KM Santika Nusantara Terbakar, 4 Penumpang Tewas 23 Hilang

Beritacenter.COM - KM Santika Nusantara dari Surabaya menuju Balikpapan terbakar di Perairan Masalembu, Sumenep,..
2 jam yang lalu

Polisi: Wanita Setengah Bugil di Mal Bekasi Berusia 25-30 Tahun

Beritacenter.COM - Polisi belum mengetahui identitas wanita yang bertelanjang dada atau setengah bugil di mal..
3 jam yang lalu

Soal Ceramah UAS, Quraish Shihab: Mari Saling Minta Maaf

Beritacenter.COM - Terkait perkara ceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) soal salib yang videonya viral di media sosial,..
3 jam yang lalu

Polisi Buru Provokator Pembakaran Gedung Sekretariat MRP

Beritacenter.COM - Kepolisian dari Polda Papua Barat melakukan investigasi untuk mencari pelaku dan provokator..
4 jam yang lalu

20 Capim KPK akan Jalani Tes Wawancara dan Uji Publik

Beritacenter.COM - Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan tes wawancara dan..
4 jam yang lalu

Parah...! Warganet Tertawakan Hasil Karya Anies, Yang Studi Banding Keluar Negeri

Beritacenter.COM - Masih ingatkah anda dimana seorang Gubernur DKI Jakarta memamerkan sebuah karya anak bangsa..
4 jam yang lalu

Polri Soal 4 Anggotanya Lolos Profile Assessment: Test Tools Sudah Kredibel

BeritaCenter.COM – Di antara 20 capim KPK yang lolos seleksi uji profile assessment ada empat Perwira Tinggi..
5 jam yang lalu

4 Pati Polri Lolos Profile Assessment, Pansel KPK: Tak Ada Pengistimewaan, Kami Pilih dengan Integritas Tinggi

BeritaCenter.COM – Pansel capim KPK telah mengumumkan nama-nama yang lolos seleksi profile assessment. Dari..
5 jam yang lalu

Belum Diketahui Identitasnya, Polisi Masih Cari Sosok Wanita Telanjang Dada di Mal

Beritacenter.COM - Wanita yang belakangan viral di media sosial lantaran aksinya bertelanjang dada di sebuah mal di..
6 jam yang lalu

Wujudkan Perdamaian di Papua, Kita Adalah Indonesia

Sumatera itu Indonesia, Kalimantan itu Indonesia, Sulawesi Itu Indonesia, Begitu juga Papua merupakan bagian yang tak..
7 jam yang lalu

Polisi Ringkus 3 Tersangka Terkait Kericuhan di Manokwari Papua Barat

Beritacenter.COM - Sebanyak tiga tersangka penjarah anjungan tunai mandiri (ATM) serta pembakar bendera Merah-Putih..
8 jam yang lalu

Joko Widodo "TEGAS" Papua dan Papua Barat Akan Jadi Prioritas Pemerintah

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo menegaskan, Provinsi Papua dan Papua Barat akan menjadi proritas untuk lebih..
8 jam yang lalu

Pria Tanpa Indentitas di Sragen Tewas Terpental 20 Meter Usai Ditabrak Kereta Api

Beritacenter.COM - Nahas nasib seorang pria di Desa Krebet, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Pria..
8 jam yang lalu

Berikut Profil 4 Capim KPK dari Polri yang Lolos Profile Assessment

BeritaCenter.COM – Panitia seleksi calon pimpinan KPK telah mengumumkan nama-nama capim yang lolos seleksi..
9 jam yang lalu

Sang Anak Hasil Hubungan Gelap, Pria di Solo Tusuk Selingkuhan Istri Hingga Tewas

Beritacenter.COM - Kecewa kesetiaannya dibalas dengan penghianatan, pria bernama Andreas Kurniawan (36) nekat..
9 jam yang lalu

Astaga...! Tommy Soeharto "Provokasi" Kerusuhan Di Papua Gara-gara "Hutang"

Beritacenter.COM - Penyerbuan asrama mahasiswa Papua di Surabaya yang akhirnya menimbulkan keributan dan berbuntu..
9 jam yang lalu

Resmi Lulus CPNS di Solok Selatan, drg Romi: Alhamdulillah, Terima Kasih Doanya

Beritacenter.COM - Dokter gigi disabilitas, drg Romi Syofpa Ismael, akhirnya resmi diumumkan sebagai CPNS oleh..
9 jam yang lalu

Ingin Gelar Pesta Sabu Juragan Ikan Diciduk Polisi

Beritacenter.COM - Khusein sang juragan ikan harus berurusan dengan pihak berwajib setelah menggelar pesta..
9 jam yang lalu

Anggota Polri Dominasi Daftar Capim KPK yang Lolos Profile Assessment

BeritaCenter.COM – Nama-nama calon pimpinan (capim) KPK yang lolos seleksi profile assessment telah diumumkan...
10 jam yang lalu

Lolos Tes Profile Assessment, 20 Capim KPK Bersiap ke Tahapan Selanjutnya

Para kandidat yang dinyatakan lulus wajib mengikuti tahapan selanjutnya yakni tes kesehatan, wawancara, dan uji publik.

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi