Minggu, 27 September 2020 - 01:43 WIB

Regulasi Pembangunan Sejuta Rumah Bersubsidi Harus Diperjelas

Oleh : Indah Pratiwi | Rabu, 07 Agustus 2019 | 23:10 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Sekretaris Jenderal Real Estat Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida menyebutkan program pembangunan satu juta rumah dalam kurun waktu lima tahun yang tidak tercapai lebih banyak disebabkan karena pemerintah tidak konsisten terhadap regulasi.

Hal in, kata dia, program pembangunan satu juta rumah dibarengi dengan subsidi. Namun, pemerintah justru melihat pembangunan perumahan secara umum hanya bergantung pada makro ekonomi belaka.

“Kalau regulasinya konsisten subsidi berjalan saya kira bisa capai target. Persoalannya pemerintah melihat pembangunan perumahan hanya berdasarkan asumsi ekonomi makro. Padahal, yang mau dibangun itu rumah subsidi. Kalau rumah mewah ya tentu pasarnya mengacu pada geliat ekonomi di dalam negeri,” ujarnya.

Dia menambahkan, pembangunan satu juta rumah yang tiap tahun perhitungannya juga masih belum jelas lantaran ada program renovasi rumah dan program lain sejenis.

“Sekarang kalau mau dihitung ya harus konsisten program satu juta rumah itu yang bagaimana. Pencapaian keseluruhan juga dimasukkan renovasi dan program lain yang sejenis,” ungkapnya.

Dia berharap agar perumahan harus lebih diperjelas lagi ke depan. Hal ini juga terkait dengan sektor pendanaan atau subsidi yang keluarkan oleh pemerintah.

“Juga harus diliat lagi dana subsidinya yang habis sejak Juli kemarin. Itu yang membuat targetnya tidak tercapai," cetusnya.

Selain itu, kata dia, program rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang diprogramkan pemerintah telah mendapatkan penghargaan internasional. Hal itu ia apresiasi.

"Cuma ya itu, rumah subsidi itu adalah pembangunan yang tergabung dari regulasi bukan tergantung dari ekonomi makro, sedangkan adanya regulasi mempertegas pendanaan dari pemerintah,” ucapnya.

Apabila pemerintah terus mengubah regulasi tentang perumahan justru akan menghambat program pembangunan perumahan itu sendiri.

“Karena pemerintahan sebelumnya itu ngukurnya dari mana?. Kalau kita bicara rumah MBR, tahun lalu jumlahnya 256.000. Tahun ini karena subsidi berkurang hanya bisa menyediakan 160.000,” tuturnya.

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membuat program 5 juta rumah dalam lima tahun. Namun, kenyataannya dalam 5 tahun pemerintah hanya mampu membuat 4,8 juta rumah subsidi.





#Berita Center #Berita Kriminal Indonesia


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






7 jam yang lalu

Kecelakaan Beruntun di Sumbar, 5 Orang Luka Parah

Beritacenter.COM - Terjadi kecelakaan beruntun di Jalan Lintas Sumatera Kilometer 125, tepatnya di Nagari Sinyamu,..
8 jam yang lalu

Tok! Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Resmi Ditahan

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian resmi menetapkan tersangka kepada EF yang diketahui merupakan pelaku..
9 jam yang lalu

Jokowi : Keselamatan Rakyat Prioritas yang Paling Utama

Beritacenter.COM - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) mengajak semua pihak untuk terus bekerja..
10 jam yang lalu

KKP Amankan Dua Pelaku Penangkapan Ikan Dengan Bahan Kimia Berbahaya

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan..
11 jam yang lalu

SELAIN KALTENG, Pemerintah Siapkan Daerah Ini Untuk PROGRAM LUMBUNG PANGAN

Beritacenter.COM - Pemerintah menggelar rapat terbatas melalui video conference mengenai lanjutan pembahasan food..
12 jam yang lalu

TERNYATA...! Harta Gibran Jadi Cawalkot Solo Hanya Segini...

Beritacenter.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan dua pasangan calon yang bakal bertarung dalam perhelatan..
13 jam yang lalu

JANGAN BIARKAN BAHTERA NKRI TENGGELAM

Angkat jempol buat Jokowi. Lima tahun memerintah, dia mampu mengembalikan harkat martabat bangsa. Paling tidak..
14 jam yang lalu

Jokowi Resmikan Tol Pekanbaru-Dumai Secara Virtual

Beritacenter.COM - Ada yang berbeda di Ruang Garuda Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (25/09/2020)...
15 jam yang lalu

3 Manfaat Konsumsi Salak untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Buah salak merupakan buah yang sering kita temui. Hampir semua orang menyukai buah salak. Tapi..
16 jam yang lalu

Polisi Gerebek Pabrik Ekstasi di Tanggerang

Beritacenter.COM - Satresnarkoba Polres Tanggerang menggerebek sebuah rumah di di Jalan Palem, Kelurahan Poris,..
17 jam yang lalu

KKP Kelolah Budidaya Ikan Sidat, Ini Alasannya

Beritacenter.COM - Kementrian Kelauatan dan Perikanan (KKP) membudidayakan ikan sidat di Indonesia. Ikan sidat..
18 jam yang lalu

Akhir Pekan, Prediksi Cuaca di Jakarta

Beritacenter.COM - Hampir seluruh wilayah DKI Jakarta akan cerah berawan pada akhir pekan. Namun, untuk wilayah..
23 jam yang lalu

Akhyar: Sejatinya Paslon Ikut Pilkada Untuk Menang, Bukan Mengatasi Covid-19

Beritacenter.COM - Calon Wali Kota Medan, Akhyar Nasution mengatakan bahwa sejatinya calon kepala daerah..
1 hari yang lalu

Tanggapan DPR Soal Sanksi Sosial Pelanggar Protokol: Jadi Objek Lelucon!

Beritacenter.COM - Anggota DPR dari Fraksi PAN, Intan Fauzi menyoroti perihal penerapan sanksi sosial bagi para..
1 hari yang lalu

Pemerintah Buka Tower 8 Wisma Atlet Untuk Isolasi Mandiri Pasien OTG

Beritacenter.COM - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 akan membuka Tower 8 Wisma Atlet Kemayoran untuk..
1 hari yang lalu

dr Reisa Sebut Sebagian Besar Klaster Covid-19 di Indonesia Berasal dari Keluarga

Beritacenter.COM - Juru Bicara Penanganan Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro menyampakan bahwa terdapat 1.100..
1 hari yang lalu

Sempat Melawan, Polisi Tembak Pelaku Rampok-Bunuh Ibu Anak 1 di Binjai

Polisi tangkap seorang pria berinisal GZG (20) warga Desa Lau Mulgap Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat. Ia..
1 hari yang lalu

Jelang Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Tegaskan Netralitas ASN Harga Mati

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil menegaskan bahwa sikap netral dalam Pilkada serentak 2020 merupakan hal..
1 hari yang lalu

Luhut Ngaku Marahi Semua Orang Menkes Usai Dicurhati Masalah Obat

Beritacenter.COM - Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Luhut..
1 hari yang lalu

Kapitra Nilai Desakan Pemutaran Film G30S/PKI Hanya Alat Propaganda

Beritacenter.COM - Pengacara kondang yang juga tokoh gerakan 212, Kapitra Ampera mengingatkan sejarah kelam yang..
1 hari yang lalu

Tersangka Pelecehan di Soetta yang Ditangkap di Toba Samosir Ternyata Punya Anak-Istri

Beritacenter.COM - Tersangka pelecehan terhadap wanita di Bandara Soekarno-Hatta, EF, ditangkap polisi di wilayah..
1 hari yang lalu

Reyhard Sinaga 'Predator Seks' Kejahatannya Akan Difilmkan

Beritacenter.COM - Masih ingatkah dengan kasus pemerkosaan terbesar dalam sejarah Ingris yang dilakukan oleh pria..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi