Kamis, 23 Januari 2020 - 19:48 WIB

Kisah Saat Mbah Moen, Gus Dur dan Gus Mus Berbeda

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Kamis, 08 Agustus 2019 | 17:56 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Meninggalnya ulama kharismatik yang juga Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) membawa duka yang mendalam bagi semuanya. Banyak kesaksian tentang perjalanan hidup Mbah Moen, salah satunya datang dari Ketua PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

“Ada peribahasa Arab Mautul Alim Mautul Alam, meninggalnya orang alim adalah seperti matinya alam. Kalau alam mati berarti alam dalam kegelapan,” kata Gus Ipul, Selasa 6 Agustus 2019.

Gus Ipul yang dalam berbagai kesempatan kerap bertemu dan sowan kepada Mbah Moen ini mengatakan bahwa tidak banyak Ulama Karismatik di negeri ini yang sealim dan memiliki keilmuan yang luas seperti Mbah Moen.

“Beliau ini alim, akhlakkul karimah, selalu istikhomah memintarkan ribuan santri dan juga sangat ahli silaturahmi,” kata Gus Ipul.

Namun di samping kealiman dan kepintaran Mbah Moen, ada satu yang sangat istimewa yakni Mbah Moen selalu terdepan dalam menghormati perbedaan.

Jika sebagian tokoh kerap mematikan perbedaan, namun Mbah Moen selalu konsisten merawat dan menghormati perbedaan.

“Saat Gus Dur termasuk juga Gus Mus mendirikan PKB, Mbah Moen saat itu tetap konsisten di PPP. Tapi hubungan silaturahmi antara beliau-beliau ini tetap terjamin dan terjaga,” kata Gus Ipul.

Bahkan saat awal pendirian PKB, sempat terjadi ketegangan khususnya di kawasan Jawa Tengah, namun saat itu, Mbah Moen bisa mendinginkannya.

“Antara PKB dan PPP sempat panas, tapi Mbah Moen bisa mendinginkan dan menyejukkan,” ujar keponakan Gus Dur ini.

Yang pasti kata Gus Ipul, wafatnya Mbah Moen telah membawa duka yang cukup mendalam bagi semuanya. “Kita turut berduka seorang alim yang ahli silaturahmi dan konsisten ngemong santri telah kapundut. Selamat Jalan Mbah Maimoen, Allah mencintai panjenengan,” kata Gus Ipul.

Kiai Haji Maimoen Zubair merupakan seorang alim, faqih sekaligus muharrik (penggerak). Selama ini, Kiai Maimoen merupakan rujukan ulama Indonesia, dalam bidang fiqih. Hal ini, karena Kiai Maimoen menguasai secara mendalam ilmu fiqih dan ushul fiqih. Ia merupakan kawan dekat dari Kiai Sahal Mahfudh, yang sama-sama santri kelana di pesantren-pesantren Jawa, sekaligus mendalami ilmu di tanah Hijaz.

Kiai Maimoen lahir di Sarang, Rembang, pada 28 Oktober 1928. Kiai sepuh ini, mengasuh Pesantren al-Anwar, Sarang, Rembang, Jawa Tengah. Kiai Maimoun merupakan putra dari Kiai Zubair, Sarang, seorang alim dan faqih. Kiai Zubair merupakan murid dari Syekh Saíd al-Yamani serta Syekh Hasan al-Yamani al-Makky.

Kedalaman ilmu dari orang tuanya, menjadi basis pendidikan agama Kiai Maimoen Zubair sangat kuat. Kemudian, ia meneruskan mengajinya di Pesantren Lirboyo, Kediri, di bawah bimbingan Kiai Abdul Karim. Selain itu, selama di Lirboyo, ia juga mengaji kepada Kiai Mahrus Ali dan Kiai Marzuki.

Pada umur 21 tahun, Maimoen Zubair melanjutkan belajar ke Makkah Mukarromah. Perjalanan ini, didampingi oleh kakeknya sendiri, yakni Kiai Ahmad bin Syuáib. Di Makkah, Kiai Maimun Zubair mengaji kepada Sayyid Alawi bin Abbas al-Maliki, Syekh al-Imam Hasan al-Masysyath, Sayyid Amin al-Quthbi, Syekh Yasin Isa al-Fadani, Syekh Abdul Qodir al-Mandaly dan beberapa ulama lainnya.

Kiai Maimoen juga meluangkan waktunya untuk mengaji ke beberapa ulama di Jawa, di antaranya Kiai Baidhowi, Kiai Ma'shum Lasem, Kiai Bisri Musthofa (Rembang), Kiai Wahab Chasbullah, Kiai Muslih Mranggen (Demak), Kiai Abdullah Abbas Buntet (Cirebon), Syekh Abul Fadhol Senori (Tuban), dan beberapa kiai lain. Kiai Maimun juga menulis kitab-kitab yang menjadi rujukan santri. Di antaranya, kitab berjudul al-ulama al-mujaddidun.

Selepas kembali dari tanah Hijaz dan mengaji dengan beberapa kiai, Kiai Maimoen kemudian mengabdikan diri untuk mengajar di Sarang, di tanah kelahirannya. Pada 1965, Kiai Maimoen kemudian istiqomah mengembangkan Pesantren al-Anwar Sarang. Pesantren ini, kemudian menjadi rujukan santri untuk belajar kitab kuning dan mempelajari turats secara komprehensif.

Selama hidupnya, Kiai Maimoen memiliki kiprah sebagai penggerak. Ia pernah menjadi anggota DPRD Rembang selama 7 tahun. Selain itu, beliau juga pernah menjadi anggota MPR RI utusan Jawa Tengah. Kini, karena kedalaman ilmu dan kharismanya, Kiai Maimoen Zubair diangkat sebagai Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Politik dalam diri Kiai Maimoen bukan tentang kepentingan sesaat, akan tetapi sebagai kontribusi untuk mendialogkan Islam dan kebangsaan. Demikianlah, Kiai Maimun merupakan seorang faqih sekaligus muharrik, pakar fiqh sekaligus penggerak.

Sumber : Postingan Facebook Ronny Leung di Group FB Sahabat Gus Dur





Fokus : Wafatnya KH Maimun Zubair


#Mbah moen #Mbah Moen Meninggal Dunia #KH Maimun Zubair #KH Maimun Zubair Meninggal Dunia #Pemakaman Mbah Moen


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






18 menit yang lalu

Monas Gundul Demi Formula E, Cara Cerdas Abas Hamburkan Uang Rakyat

"Warga Montreal sudah jelas tak mau uangnya dibuang lagi untuk proyek yang tak berguna buat mereka. Mei tahun lalu..
48 menit yang lalu

Resahkan Masyarakat, Polisi Ringkus Begal Kapak Merah di Padang

Beritacenter.COM - Satreskrim Polsek Pauh meringkus dua orang begal yang sering mersahkan warga sekitar di daerah..
1 jam yang lalu

MANTAP...! Panglima Kodam I Bukit Barisan "SIAP" Bantu Memperkuat Di Wilayah Natuna

Beritacenter.COM - Panglima Kodam I Bukit Barisan Mayjen TNI MS Fadhilah menegaskan prajurit Kodam I/BB siap untuk..
1 jam yang lalu

Real Madrid Resmi Datangkan Reinier dari Flamengo

Beritacenter.COM - Real Madrid di pastikan mendapatkan amunisi terbarunya Reinier Jesus Carvalho dari Flamengo, Senin..
2 jam yang lalu

Dirut PT Transjakarta Mengundurkan Diri, Ini Alasannya...

Beritacenter.COM - Direktur Utama PT Transjakarta, Agung Wicaksono mengundurkan diri dari jabatannya. Dia juga..
2 jam yang lalu

WhatsApp Kenalkan Fitur Terbaru Mode Gelap

Beritacenter.COM - Aplikasi chatting, WhatsApp kembali mengenalkan fitur terbarunya yaitu mengubah menu aplikasi..
2 jam yang lalu

Ijin Ingin Potong Rambut Dan Main Ke Rumah Temen, Seorang Kakek Ditemukan Tewas Di Sungai

Beritacenter.COM - Seorang Kakek bernama Wasmo Rejo (85), ditemukan tewas mengambang di Sungai Oya Padukuhan Dodogan,..
2 jam yang lalu

Polisi Selidiki Penyebar Foto Bugil Siswi SMP di Bali

Beritacenter.COM - Warga dihebohkan dengan beredarnya foto bugil seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di..
3 jam yang lalu

Presiden Jokowi Sebut Kedaulatan NKRI Harga Mati

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo menyebutkan bahwa kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harga..
3 jam yang lalu

Polda Metro Bongkar Praktik Ilegal di Priok, Dua Orang Ditangkap

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya membongkar pengobatan ilegal di Klinik Utama Cahaya Mentari, Tanjung Priok,..
3 jam yang lalu

Habis Curi Sepeda, Seorang Kakek Diamankan Warga

Beritacenter.COM - Kakek berinisial W (57) , Warga Padukuhan Canden, Desa Canden, Kecamatan Jetis, diamankan warga..
4 jam yang lalu

Hindari Tabrakan Dengan Minibus, Pengendara Motor "Hajar" Tanggul Hingga Giginya Rontok

Beritacenter.COM - Seorang pemuda asal Padukuhan Banaran, Desa Beji, Kecamatan Ngawen, Irwan Ariyadi (29) dilarikan..
4 jam yang lalu

Warga Poso Digegerkan Temuan Bom Rakitan di Dalam Goa

Beritacenter.COM - Warga Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah digegerkan dengan penemuan bom rakitan. Bom itu pertama kali..
4 jam yang lalu

Hindari Penyeberang Jalan, Sebuah Motor Terjatuh Hingga Luka-luka

Beritacenter.COM - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Wonosari – Panggang, tepatnya di Padukuhan..
4 jam yang lalu

Polri Tunggu Arahan BPK Untuk Tangani Kasus Asabri

BeritaCenter.COM - Polri menegaskan pihaknya masih menunggu arahan dari BPK untuk mengusut kasus dugaan korupsi di..
5 jam yang lalu

Syekh Ali Jaber Resmi Jadi WNI

BeritaCenter.COM – Da’i kondang Syekh Ali Jaber dikabarkan resmi jadi WNI. Ia memegang dan menunjukkan..
5 jam yang lalu

TEGA...! Habis Lindas Kaki Anak SD, Mobil Dinas Pemerintah Gunung Kidul Kabur

Beritacenter.COM - Aulynfaiqa Putri Nareswari, bocah SD asal Padukuhan Wukirsari RT 02, Desa Baleharjo, Kecamatan..
5 jam yang lalu

BNN Ringkus 4 Orang Pengedar Sabu Jaringan Aceh di Kampung Rambutan

Beritacenter.COM - Badan Narkotika Nasional (BNN) meringkus empat orang pengedar jaringan sabu lintas Aceh di..
5 jam yang lalu

Xherdan Shaqiri Dibidik Banyak Klub Elite Eropa, Begini Tanggapan Juergen Klopp...

Namun, demi mengejar ambisi Liverpool untuk membawa trofi Liga Primer Inggris ke Anfield, Klopp menegaskan tidak akan..
6 jam yang lalu

Rupiah Terus Menguat Meski Mata Uang Lain Alami Penurunan Terhadap Dolar AS

Diketahui juga jika Rupiah sedang mengalami penguatan 0,23% dari sehari sebelumnya, Rabu (22/01/2020) yang berada di..
6 jam yang lalu

Keren... Di Awal Tahun 2021 Huawei Akan Perkenalkan Smartphone 5G dengan Harga Murah...

Diketahui juga jika sekarang, martphone 5G dengan harga paling terjangkau sekitar CNY2.000 atau USD290 (Rp3,9 juta),..
6 jam yang lalu

14 Pelajar Terlibat Begal Ditangkap Polisi di Bali

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengamankan 14 pelajar di Denpasar, Bali. Para pelajar..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi