Sabtu, 24 Agustus 2019 - 02:02 WIB

WNI Eks ISIS, Pergi Sembunyi – Sembunyi Kemudian Minta Kembali

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Rabu, 14 Agustus 2019 | 16:36 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beberapa WNI pada awal tahun 2011 pergi ke luar negeri dengan berbagai tujuan, namun hal itu hanyalah kamuflase belaka, ternyata tujuan mereka adalah untuk menuju Suriah dan tergabung dalam kelompok ISIS, ada yang ikut terjun langsung sebagai kombatan, namun ada juga yang menyumbangkan keahliannya dalam mendukung ISIS, seperti merakit bom, medis dan lain – lain.

Namun ternyata ada fakta ironi bahwa ada perempuan yang datang untuk “menyumbangkan” tubuhnya sebagai objek pemuas nafsu pasukan ISIS, bahkan adapula pejabat yang rela menjual harta benda dan menggadaikan kariernya untuk bergabung dengan ISIS, tak tanggung – tanggung mereka mengajak serta anak dan isterinya yang masih balita menuju daerah yang sedang berkonflik.

Gelombang kepergian WNI untuk bergabung dengan ISIS di awal tahun 2011 dan 2014 ternyata semakin meningkat seiring dengan kemajuan pasukan ISIS dalam memperluas wilayah aneksasi di Irak dan Suriah, bahkan pasukannya sudah menguasai Mosul, Kota kedua terbesar di Irak, serta menguasai bendungan terbesar di Irak, Dengan pesatnya perkembangan tersebut penguasaan wilayah di Irak dan Suriah, semakin menarik para petualang untuk ikut bergabung dalam pasukan ISIS, termasuk dari Indonesia.

Khusus dari Indonesia yang tergabung dengan ISIS merupakan WNI dari berbagai kalangan, usia dan jenis kelamin, namun seiring dengan pesatnya kemajuan di medan peperangan dengan mencakup wilayah yang luas, ditambah pula dengan kemunduran dan kekalahan pasukannya di medan peperangan juga sangatlah cepat, sehingga tentara ISIS dinyatakan kalah di Irak dan Suriah.

Salah seorang perwira polisi sempat menuturkan, bahwa agar dapat pergi ke Suriah, mereka rela mengorbankan harta benda mereka agar tujuan ‘hijrah’ ke Suriah tercapai. Tidak hanya menjual motor atau mobil, namun juga rumah, tanah atau sawah.

Sebut Saja Ririn asal Lamongan yang menghilang dari rumahnya bersama tujuh anaknya. Ia dan anaknya merupakan bagian dari 16 orang yang ditangkap polisi Turki saat berada di dekat perbatasan Turki – Suriah.

Dirinya menjual rumahnya yang beralamat di Kecamatan Paciran, Lamongan Jawa Timur. Diduga biaya penjualan rumahnya tersebut ia gunakan untuk ongkos pergi ke Suriah. Berdasarkan catatan kepolisian, Ririn adalah istri Achsanul Huda, terduga teroris asal Jawa Timur yang meninggal dunia di Suriah pada awal 2015 silam.

Beberapa mantan kombatan yang masih tersisa termasuk pemimpinnya Abu Bakar Al – Baghdadi lari mencari keselamatan masing – masing, termasuk pasukan ISIS yang berasal dari Indonesia yang ingin menyelamatkan diri dari kejaran Pasukan ISIS maupun koalisi Pimpinan Amerika. Diantaranya juga ada yang ingin kembali ke Indonesia.

Mantan Kombatan ISIS yang dari Indonesia, mereka telah melepaskan kewarganegaraannya karena secara terang – terangan menjadi Tentara ISIS, kemudian mereka menganut faham khilafah, mereka tidak mengakui Indonesia sebagai negaranya, tapi telah berbaiat kepada ISIS, serta menganggap Abu Bakar Al – Bagdadi sebagai khalifah dan Imam, hal tersebut jelas bertentangan dengan Pancasila dan Undang – Undang Dasar bahwa WNI dilarang menjadi Tentara untuk Negara lain, jika hal tersebut dilakukan maka yang bersangkutan dianggap telah melepaskan kewarganegaraan Indonesia-nya.

Mereka tentu telah menjadi orang asing yang juga dipertanyakan “kepantasannya” untuk kembali menjadi WNI, bagaimana mereka akan menjadi WNI yang baik kalau dalam benak mereka tidak menganut ideologi Pancasila.

Jika mereka para WNI telah dengan sadar ingin pergi ke Suriah, maka hal itu artinya ia telah mengesampingkan Pancasila, sehingga tidak perlu lagi kembali ke Indonesia. Apalagi jika mereka memiliki faham bahwa seseorang yang dianggap kafir harus dibunuh.

Apabila paham itu masih ada di benak mereka, silakan saja, asal jangan di Indonesia dan tak perlu kembali ke Indonesia yang memiliki berbagai keragaman Suku, Budaya dan Agama.

Dalam menyikapi hal ini tentu kita harus meyakini, bahwa untuk meraih surga tidak harus pergi ke Suriah, negara Indonesia saja masih banyak masalah, untuk apa mengurusi negara lain.

Sebelumnya Menko Polhukam Wiranto sempat mengatakan, kepergian WNI tersebut terbang ke Suriah dan bergabung dengan ISIS karena berharap mendapat kehidupan lebih baik. Menurut informasi yang ia terima para WNI yang pergi ke Suriah tersebut diiming – imingi gaji besar dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik menurut syariah Islam. Tidak perlu menunggu lama, impian tersebut akhirnya sirna saat mereka sampai disana karena apa yang mereka bayangkan bukanlah apa yang mereka terima.

 

Oleh : Muhammad Zaky
Penulis adalah pemerhati sosial politik

 





#NKRI Harga Mati #Kelompok radikal #Eks ISIS #WNI Gabung ISIS


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






59 menit yang lalu

Dilanda Hujan Deras, Desa di Bireun Aceh Banjir

Beritacenter.COM - Hujan dengan intensitas tinggi melanda Kabupaten Bireun, Aceh. Sejumlah desa di empat kecamatan..
2 jam yang lalu

Wilayah Bogor Diguncang Gempa Magnitudo 3,2

Beritacenter.COM - Gempa bumi magnitudo 3,2 terjadi di Bogor, Jawa Barat. Pusat gempa ada di darat. BMKG lewat..
2 jam yang lalu

KM Santika Nusantara Terbakar, 4 Penumpang Tewas 23 Hilang

Beritacenter.COM - KM Santika Nusantara dari Surabaya menuju Balikpapan terbakar di Perairan Masalembu, Sumenep,..
2 jam yang lalu

Polisi: Wanita Setengah Bugil di Mal Bekasi Berusia 25-30 Tahun

Beritacenter.COM - Polisi belum mengetahui identitas wanita yang bertelanjang dada atau setengah bugil di mal..
3 jam yang lalu

Soal Ceramah UAS, Quraish Shihab: Mari Saling Minta Maaf

Beritacenter.COM - Terkait perkara ceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) soal salib yang videonya viral di media sosial,..
3 jam yang lalu

Polisi Buru Provokator Pembakaran Gedung Sekretariat MRP

Beritacenter.COM - Kepolisian dari Polda Papua Barat melakukan investigasi untuk mencari pelaku dan provokator..
4 jam yang lalu

20 Capim KPK akan Jalani Tes Wawancara dan Uji Publik

Beritacenter.COM - Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan tes wawancara dan..
4 jam yang lalu

Parah...! Warganet Tertawakan Hasil Karya Anies, Yang Studi Banding Keluar Negeri

Beritacenter.COM - Masih ingatkah anda dimana seorang Gubernur DKI Jakarta memamerkan sebuah karya anak bangsa..
4 jam yang lalu

Polri Soal 4 Anggotanya Lolos Profile Assessment: Test Tools Sudah Kredibel

BeritaCenter.COM – Di antara 20 capim KPK yang lolos seleksi uji profile assessment ada empat Perwira Tinggi..
5 jam yang lalu

4 Pati Polri Lolos Profile Assessment, Pansel KPK: Tak Ada Pengistimewaan, Kami Pilih dengan Integritas Tinggi

BeritaCenter.COM – Pansel capim KPK telah mengumumkan nama-nama yang lolos seleksi profile assessment. Dari..
5 jam yang lalu

Belum Diketahui Identitasnya, Polisi Masih Cari Sosok Wanita Telanjang Dada di Mal

Beritacenter.COM - Wanita yang belakangan viral di media sosial lantaran aksinya bertelanjang dada di sebuah mal di..
6 jam yang lalu

Wujudkan Perdamaian di Papua, Kita Adalah Indonesia

Sumatera itu Indonesia, Kalimantan itu Indonesia, Sulawesi Itu Indonesia, Begitu juga Papua merupakan bagian yang tak..
7 jam yang lalu

Polisi Ringkus 3 Tersangka Terkait Kericuhan di Manokwari Papua Barat

Beritacenter.COM - Sebanyak tiga tersangka penjarah anjungan tunai mandiri (ATM) serta pembakar bendera Merah-Putih..
8 jam yang lalu

Joko Widodo "TEGAS" Papua dan Papua Barat Akan Jadi Prioritas Pemerintah

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo menegaskan, Provinsi Papua dan Papua Barat akan menjadi proritas untuk lebih..
8 jam yang lalu

Pria Tanpa Indentitas di Sragen Tewas Terpental 20 Meter Usai Ditabrak Kereta Api

Beritacenter.COM - Nahas nasib seorang pria di Desa Krebet, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Pria..
8 jam yang lalu

Berikut Profil 4 Capim KPK dari Polri yang Lolos Profile Assessment

BeritaCenter.COM – Panitia seleksi calon pimpinan KPK telah mengumumkan nama-nama capim yang lolos seleksi..
9 jam yang lalu

Sang Anak Hasil Hubungan Gelap, Pria di Solo Tusuk Selingkuhan Istri Hingga Tewas

Beritacenter.COM - Kecewa kesetiaannya dibalas dengan penghianatan, pria bernama Andreas Kurniawan (36) nekat..
9 jam yang lalu

Astaga...! Tommy Soeharto "Provokasi" Kerusuhan Di Papua Gara-gara "Hutang"

Beritacenter.COM - Penyerbuan asrama mahasiswa Papua di Surabaya yang akhirnya menimbulkan keributan dan berbuntu..
9 jam yang lalu

Resmi Lulus CPNS di Solok Selatan, drg Romi: Alhamdulillah, Terima Kasih Doanya

Beritacenter.COM - Dokter gigi disabilitas, drg Romi Syofpa Ismael, akhirnya resmi diumumkan sebagai CPNS oleh..
9 jam yang lalu

Ingin Gelar Pesta Sabu Juragan Ikan Diciduk Polisi

Beritacenter.COM - Khusein sang juragan ikan harus berurusan dengan pihak berwajib setelah menggelar pesta..
9 jam yang lalu

Anggota Polri Dominasi Daftar Capim KPK yang Lolos Profile Assessment

BeritaCenter.COM – Nama-nama calon pimpinan (capim) KPK yang lolos seleksi profile assessment telah diumumkan...
10 jam yang lalu

Lolos Tes Profile Assessment, 20 Capim KPK Bersiap ke Tahapan Selanjutnya

Para kandidat yang dinyatakan lulus wajib mengikuti tahapan selanjutnya yakni tes kesehatan, wawancara, dan uji publik.

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi