Senin, 27 Januari 2020 - 22:11 WIB

Generasi Muda Berani Tolak Radikalisme

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Sabtu, 17 Agustus 2019 | 17:36 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


 

Kita semua tahu bahwa aksi terorisme tidak hanya terjadi di Timur Tengah saja, aksi teror juga ternyata telah merambah ke Tanah Air bahkan sudah sejak lama.

Dari berbagai peristiwa seperti bom bali, Bom Thamrin hingga Bom panci di Bandung, umumnya para pelaku masih berusia remaja. Oleh karena itu jelas sudah bahwa radikalisme merupakan ancaman nyata bagi generasi muda di bumi Nusantara.

Pemerintah dan pihak – pihak terkait, ini lebih gencar mencegah radikalisme atau deradikalisasi, khususnya di kalangan remaja.

Yenny Wahid selaku direktur Wahid Institute mengatakan, usia muda termasuk masa rentan menjadi toleran dan radikal. Karena mereka masuk dalam fase mencari jati diri atau identitas. Apalagi, generasi tersebut melihat adanya ketidakadilan di sekitar mereka.

Imbasnya anak muda tersebut dengan mudah bisa menerima gagasan – gagasan dan pemikiran radikal yang mereka peroleh dengan mudah, melalui tulisan di dunia maya maupun lisan yang disampaikan oleh tokoh agama yang diakuinya.

Anak muda juga perlu memahami makna tentang jihad agar tidak salah tafsir. Karena Jihad sendiri artinya kesungguhan, bukan berarti berperang atau menebar ketakutan.

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto menyebutkan bahwa generasi muda lebih rentan terpapar paham radikalisme karena sebagian besar dari mereka memiliki akses terhadap internet. Menurutnya teknologi maju seperti arus informasi yang semakin cepat dapat memberikan kemudahan kelompok radikal melakukan rekrutmen dan membangun opini melalui dunia cyber.

Dirinya mengatakan generasi muda merupakan kelompok yang paling banyak mengandalkan informasi dan komunikasi melalui dunia maya. Apalagi pengguna internet di Indonesia saat ini sebanyak 132 juta orang, pengguna media sosial sebanyak 106 juta orang dan gawai yang beredar tercatat sebanyak 371 juta.

Oleh karena itu anak muda di Indonesia pada khususnya haruslah dibekali dengan pola berpikir kritis dan literasi digital yang baik agar dapat menolak ajakan melakukan kekerasan dan menebar teror.

Kita tentu perlu mengapresiasi atas digelarnya pelantikan Duta Damai Dunia Maya Asia Tenggara yang melibatkan generasi muda secara berkesinambungan menangkal paham terorisme yang menyebar di dunia maya.

Secara sadar atau tidak mudahnya kita terpancing isu menjadi salah satu perilaku radikal. Akhir – akhir ini seiring berkembangnya media sosial menjadi fenomena (latah) dalam berfatwa. Seseorang dengan mudah sekali menyebar, menghujat dan menghakimi segala hal yang terjadi terlepas berita itu hoax atau benar adanya.

Kita juga harus meyakini bahwa tidak ada satu agama pun di dunia ini yang mengajarkan perilaku radikal. Konsep tersebut tentu harus dipahami oleh anak muda yang hendak mempelajari agama secara mendalam.

Oleh karena itu, selain belajar mengenai agama, anak muda yang masih mencari jati diri sudah selayaknya mendapatkan pendidikan multikultural yang mengajarkan dan menanamkan ideologi yang memahami, menghormati dan menghargai harkat dan martabat manusia tanpa melihat seseorang dari aspek ekonomi, budaya, etnis, bahasa dan agama, sehingga diharapkan akan tertanam karakter dan kesadaran akan hidup bersama dalam keberagaman.

Anak muda juga seyogyanya telah memahami seperti apa agama yang damai dan toleran, sehingga tidak akan terjebak dalam arus ajaran radikalisme. Dalam hal ini Guru Agama juga memiliki peran penting untuk dapat memberikan pesan – pesan damai dari ajaran agama yang perlu dikedepankan dalam pelajaran.

Dengan demikian maka akan terwujud sikap saling mendengar, menghormati dan menghargai pendapat untuk menemukan jalan terbaik untuk mengatasi berbagai macam problema yang dihadapi.

Selain itu, agar anak muda tidak terpapar oleh paham radikal adalah dengan mengarahkan anak muda kepada beragam akifitas yang berkualitas baik di bidang akademis, sosial, keagamaan, seni, budaya, maupun olahraga.

Dengan terlibat aktif dalam kegiatan yang positif maka ini akan memacu mereka untuk menjadi pemuda yang berprestasi dan aktif berorganisasi di lingkungannya sehingga dapat mengantisipasi anak muda dari pengaruh

ideologi radikalisme.

Dan yang tak kalah penting adalah memberikan keteladanan kepada Pemuda. Sebab, tanpa adanya keteladanan dari para tokoh masyarakat atau tokoh agama maka upaya yang akan dilakukan akan sia – sia.

Ditulis Oleh : Fajrur Rahman

kontributor Pustaka Institute





Fokus : Terorisme


#Terorisme #Kelompok radikal


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






6 menit yang lalu

Puluhan Instansi Serentak Uji Tes SKD CPNS

Beritacenter.COM - Tes SKD dalam rekruitmen Calon Pegawai Negeri Sipil(CPNS) tahun 2019-2020 ini diselenggarakan..
16 menit yang lalu

Real Madrid Perpanjang Kontrak Karim Benzema Hanya Setahun

Beritacenter.COM - Real Madrid resmi memperpanjang kontrak Karim Benzema selama satuh tahun. Informasi ini menjadi..
44 menit yang lalu

Virus Corona Membuat Wuhan Bagai Kota Mati

Beritacenter.COM - Virus Corona usai menyebar ke belahan dunia yang berasal dari kota Wuhan membuat kota tersebut..
1 jam yang lalu

Modus Bikin Kopi, Penjual Es Krim Cabuli Bocah 11 Tahun

Beritacenter.COM - Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap seorang penjual eskrim berinisal AH karena telah..
1 jam yang lalu

Polisi Gelar Razia di Warung, Amankan 196 Miras dan 99 Liter Oplosan di Bogor

Beritacenter.COM- Sebanyak 196 jenis miras dari berbagai merek dan 99 liter miras oplosan diamankan Polres Bogor...
2 jam yang lalu

Aceh Siapkan 2 Rumah Sakit Khusus untuk Isolasi Pasien Terinfeksi Virus Corona

Beritacenter.COM - Pemerintah Aceh akan menyiapkan dua rumah sakit khusus untuk mengisolasi pasien yang terjangkit..
2 jam yang lalu

Hujan Angin Landa Kabupaten Blitar, Puluhan Rumah Rusak Parah

Beritacenter.COM - Hujan deras disertai angin kencang melanda Dusun Krajan Desa Lorejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten..
3 jam yang lalu

Jaksa Agung: Tersangka Jiwasraya Akan Bertambah

BeritaCenter.COM - Kejaksaan Agung terus menyelidiki kasus dugaan korupsi di PT Jiwasraya. Beberapa orang sudah..
3 jam yang lalu

Jual Narkoba, Paman dan Keponakan Diringkus Polisi

Beritacenter.COM - Satresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap dua orang pengedar narkoba berinisal J dan R. Keduanya..
3 jam yang lalu

Jokowi Tegaskan Industri Pertahanan Nasional Harus Jadi Prioritas Dalam Pembelian Alutsista

BeritaCenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan akan mengembangkan industri pertahanan dalam negeri...
3 jam yang lalu

Menkes Terawan Ungkap Kunci Utama Pencegahan Wabah Virus Corona

BeritaCenter.COM - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan meminta masyarakat tidak panik menghadapi wabah virus corona...
4 jam yang lalu

Terkait Pembobolan Rekening, Polisi Akan Periksa Pihak Commonwealth Bank

BeritaCenter.COM - Polisi akan memanggil pihak Commonwealth Bank untuk dimintai keterangan terkait pembobolan..
4 jam yang lalu

KPK Perpanjang Masa Tahanan Tiga Tersangka Kasus Suap PAW

Beritacenter.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memperpanjang masa penahanan terhadap tiga tersangka..
4 jam yang lalu

Bahaya Virus Corona, Presiden Jokowi Minta KBRI Terus Pantau Kondisi WNI di Wuhan

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) terus..
5 jam yang lalu

Perempuan ABG Ditemukan Tewas di Gorong-gorong Kota Tasikmalaya

Beritacenter.COM - Anak perempuan ditemukan tewas di sebuah gorong-gorong di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Saat ini..
5 jam yang lalu

Virus Corona Semakin Ganas, Sekelompok Warga Sumbar Tolak WN China

Beritacenter.COM - Sekelompok orang mengatasnamakan Forum Masyarakat Minangkabau (FMM) mendesak pemerintah Sumatera..
5 jam yang lalu

Atletico Madrid Telah Lakukan Tes Kesehatan untuk Edinson Cavani?

Diketahui juga jika Cavani yang kontraknya di Parc des Princes menyisakan kurang dari enam bulan lagi, diminati..
6 jam yang lalu

Kejagung Sebut Akan Ada Tersangka Lainnya Dalam Kasus Jiwasraya

Beritacenter.COM - Kejaksaan Agung (Kejagung) akan mengusut tuntas dan terus mendalami siapa saja yang terlibat dalam..
6 jam yang lalu

Pesan Jokowi Soal Wabah Virus Corona: Hati-hati dan Waspada!

BeritaCenter.COM – Wabah virus corona yang bermula dari Wuhan, China telah menyebar ke beberapa negara...
6 jam yang lalu

Warga Dihebohkan Penemuan Ular 3 Meter di Jakarta Utara

Beritacenter.COM - Warga Kelurahan Pegangsaan Dia, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara dihebohkan dengan penemuan..
6 jam yang lalu

Ini Langkah Jokowi Soal Penanganan WNI yang Tertahan di China Akibat Virus Corona

BeritaCenter.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pemerintah melalui KBRI di China terus..
6 jam yang lalu

Heboh Video Viral Siswa Banting Kursi-Meja di Pidie Aceh, Ini Kata Sekolah

Beritacenter.COM - Media sosial dihebohkan dengan video pendek yang menampakan pelajar tengah membanting kursi dan..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi