Minggu, 15 September 2019 - 14:33 WIB

Generasi Muda Berani Tolak Radikalisme

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Sabtu, 17 Agustus 2019 | 17:36 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


 

Kita semua tahu bahwa aksi terorisme tidak hanya terjadi di Timur Tengah saja, aksi teror juga ternyata telah merambah ke Tanah Air bahkan sudah sejak lama.

Dari berbagai peristiwa seperti bom bali, Bom Thamrin hingga Bom panci di Bandung, umumnya para pelaku masih berusia remaja. Oleh karena itu jelas sudah bahwa radikalisme merupakan ancaman nyata bagi generasi muda di bumi Nusantara.

Pemerintah dan pihak – pihak terkait, ini lebih gencar mencegah radikalisme atau deradikalisasi, khususnya di kalangan remaja.

Yenny Wahid selaku direktur Wahid Institute mengatakan, usia muda termasuk masa rentan menjadi toleran dan radikal. Karena mereka masuk dalam fase mencari jati diri atau identitas. Apalagi, generasi tersebut melihat adanya ketidakadilan di sekitar mereka.

Imbasnya anak muda tersebut dengan mudah bisa menerima gagasan – gagasan dan pemikiran radikal yang mereka peroleh dengan mudah, melalui tulisan di dunia maya maupun lisan yang disampaikan oleh tokoh agama yang diakuinya.

Anak muda juga perlu memahami makna tentang jihad agar tidak salah tafsir. Karena Jihad sendiri artinya kesungguhan, bukan berarti berperang atau menebar ketakutan.

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto menyebutkan bahwa generasi muda lebih rentan terpapar paham radikalisme karena sebagian besar dari mereka memiliki akses terhadap internet. Menurutnya teknologi maju seperti arus informasi yang semakin cepat dapat memberikan kemudahan kelompok radikal melakukan rekrutmen dan membangun opini melalui dunia cyber.

Dirinya mengatakan generasi muda merupakan kelompok yang paling banyak mengandalkan informasi dan komunikasi melalui dunia maya. Apalagi pengguna internet di Indonesia saat ini sebanyak 132 juta orang, pengguna media sosial sebanyak 106 juta orang dan gawai yang beredar tercatat sebanyak 371 juta.

Oleh karena itu anak muda di Indonesia pada khususnya haruslah dibekali dengan pola berpikir kritis dan literasi digital yang baik agar dapat menolak ajakan melakukan kekerasan dan menebar teror.

Kita tentu perlu mengapresiasi atas digelarnya pelantikan Duta Damai Dunia Maya Asia Tenggara yang melibatkan generasi muda secara berkesinambungan menangkal paham terorisme yang menyebar di dunia maya.

Secara sadar atau tidak mudahnya kita terpancing isu menjadi salah satu perilaku radikal. Akhir – akhir ini seiring berkembangnya media sosial menjadi fenomena (latah) dalam berfatwa. Seseorang dengan mudah sekali menyebar, menghujat dan menghakimi segala hal yang terjadi terlepas berita itu hoax atau benar adanya.

Kita juga harus meyakini bahwa tidak ada satu agama pun di dunia ini yang mengajarkan perilaku radikal. Konsep tersebut tentu harus dipahami oleh anak muda yang hendak mempelajari agama secara mendalam.

Oleh karena itu, selain belajar mengenai agama, anak muda yang masih mencari jati diri sudah selayaknya mendapatkan pendidikan multikultural yang mengajarkan dan menanamkan ideologi yang memahami, menghormati dan menghargai harkat dan martabat manusia tanpa melihat seseorang dari aspek ekonomi, budaya, etnis, bahasa dan agama, sehingga diharapkan akan tertanam karakter dan kesadaran akan hidup bersama dalam keberagaman.

Anak muda juga seyogyanya telah memahami seperti apa agama yang damai dan toleran, sehingga tidak akan terjebak dalam arus ajaran radikalisme. Dalam hal ini Guru Agama juga memiliki peran penting untuk dapat memberikan pesan – pesan damai dari ajaran agama yang perlu dikedepankan dalam pelajaran.

Dengan demikian maka akan terwujud sikap saling mendengar, menghormati dan menghargai pendapat untuk menemukan jalan terbaik untuk mengatasi berbagai macam problema yang dihadapi.

Selain itu, agar anak muda tidak terpapar oleh paham radikal adalah dengan mengarahkan anak muda kepada beragam akifitas yang berkualitas baik di bidang akademis, sosial, keagamaan, seni, budaya, maupun olahraga.

Dengan terlibat aktif dalam kegiatan yang positif maka ini akan memacu mereka untuk menjadi pemuda yang berprestasi dan aktif berorganisasi di lingkungannya sehingga dapat mengantisipasi anak muda dari pengaruh

ideologi radikalisme.

Dan yang tak kalah penting adalah memberikan keteladanan kepada Pemuda. Sebab, tanpa adanya keteladanan dari para tokoh masyarakat atau tokoh agama maka upaya yang akan dilakukan akan sia – sia.

Ditulis Oleh : Fajrur Rahman

kontributor Pustaka Institute





Fokus : Terorisme


#Terorisme #Kelompok radikal


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






3 jam yang lalu

Tak Akan Mundur, Basaria Panjaitan Pastikan Pimpin KPK Hingga Desember 2019

Harus meneruskan tanggung jawab sampai Desember nanti
4 jam yang lalu

Tiba-tiba Tak Sadarkan Diri, Mahasiwi Meninggal Dunia di Penginapan di Tanjung Bira

Beritacenter.COM - Mahasiswi bernama Salwiah Baharuddin (18) dilaporkan meninggal dunia saat tengah berwisata di..
5 jam yang lalu

Kompak Mundur, Agus Rahardjo dkk Dinilai Lemah, Mudah Didikte dan Lakukan Manuver Politik

Ternyata 5 pimpinan KPK sangat lemah, mudah menyerah tidak hanya pada kritik dari masyarakat tetapi mudah didikte oleh Wadah Pegawai KPK
6 jam yang lalu

Polri Sarankan Veronica Koman Tempuh Praperadilan Jika Merasa Dirugikan

Beritacenter.COM - Polri tak mempermasalahkan pernyataan Veronica Koman yang merasa di diskriminalisasi terkait..
7 jam yang lalu

Mortir Sisa Perang Dunia II Biang Ledakan di Mako Brimob Srondol

Beritacenter.COM - Ledakan mortir sisa Perang Dunia II di Mako Brimob, Srondol, Semarang, Jawa Tengah, membuat heboh..
16 jam yang lalu

UU KPK Bukan Kitab Suci, Bisa Saja Direvisi untuk Penyempurnaan KPK

Hal itu disampaikan oleh Djarot menanggapi pertanyaan wartawan soal tekanan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang..
17 jam yang lalu

Komisioner KPK Berikan Mandat ke Presiden, Arsul Sani : Kabur dari Segi Hukum dan Tidak Jelas Maksudnya

Menurut Arsul, pernyataan ketiganya telah menimbulkan pertanyaan apakah dengan pernyataan tersebut mereka secara..
17 jam yang lalu

Aliansi Masyarakat Ini Setuju dan Dukung Penuh Revisi UU KPK Sebagai Penyempurnaan KPK

Aksi demo pertama dilaksanakan beberapa warga yang tergabung dalam Aliansui Masyarakat Yogyakarta. Mereka menggelar..
18 jam yang lalu

"Jangan Biarkan Jokowi Terperangkap Dalam Dilema KPK"

Oleh: Rudi S Kamri   Seperti yang saya tulis dalam artikel pada 9 September 2019..
19 jam yang lalu

Diperkuat Secara Sistemik, KPK Bukan Lembaga Sempurna yang Tak Boleh Disentuh

Sudah menonton tayangan konferensi pers Presiden mengenai isu Revisi UU KPK? Bagaimana? Anda masih percaya..
20 jam yang lalu

KPK Lembaga Yang Tak Pernah Dewasa

Saya sampai detik ini, gak bisa paham dengan cara berpikir orang2 pinter yang mendukung KPK secara membabi buta itu...
21 jam yang lalu

5 Pimpinan Terbaru KPK Sudah Terpilih "Saut Ancam Mundur" Jokowi : Silakan Saja Itu Haknya

Beritacenter.COM - Firli Bahuri, Alexander Marwata, Lili Pintouli Siregar, Nurul Ghufron, dan Nawawi Pomolango..
22 jam yang lalu

Komitmen Jokowi dalam Memperkuat KPK

Sikap Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) terkait KPK dipertanyakan, terlebih kini muncul rencana DPR merevis Undang..
22 jam yang lalu

Jambert HP dan Tas, Dua Bandit Dibekuk Polisi

Beritacenter.COM - Jajaran Satreskrim Polsek Tanah Abang menangkap dua pelaku penjambretan saat menjalankan aksinya..
1 hari yang lalu

Gubernur DKI Keruk Sungai - Waduk di Jakarta Antisipasi Banjir di Musim Hujan

BeritaCenter.COM - Untuk mengantisipasi banjir, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan bahwa pemerintahan..
1 hari yang lalu

Polri Ungkap Dugaan Penyebab Gudang Mako Brimob Jateng Meledak

Beritacenter.COM - Sebuah gudang di Mako Brimob Polda Jawa Tengah di Semarang, Jawa Tengah meledak hingga terbakar..
1 hari yang lalu

Gudang Bahan Peledak Mako Brimob Terbakar, Satu Orang Terluka

Beritacenter.COM - Sebuah gudang yang menyimpan bahan peledak di Mako Brimob Polda Jateng, Kota Semarang, Jawa Tengah..
1 hari yang lalu

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Papua Barat

Beritacenter.COM - Wilayah Papua Barat diguncang gempa magnitudo 5,3. Pusat gempa berada di 57 kilometer timur laut..
1 hari yang lalu

Indahnya Wisata Pantai Pulau Temajo Yang Menyegarkan Mata

Beritacenter.COM - Belum cukup rasanya jjika belum berkunjung ke wisata bak kepingan surga, Pulau Temajo. Pulau..
1 hari yang lalu

Teori Mr Crack Cetusan BJ Habibie Jadi Penyelamat Dunia Penerbangan

Beritacenter.COM - BJ Habibie bukan hanya saja membuat pesawat terbang, ia pun sebagai penemu teori keretakan pesawat..
1 hari yang lalu

Pelatih Persikabo Waspadai Pemain-pemain 'Maung Bandung'

Beritacenter.COM - Tira-Persikabo siap menjamu Persib Bandung pada pertandingan pekan ke-18 Liga 1 2019 di Stadion..
1 hari yang lalu

Harimau Sumatera Mulai Resahkan Warga

Beritacenter.COM - Satwa liar Harimau Sumatera di Kawasan Desa Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi