Minggu, 15 September 2019 - 13:52 WIB

Wujudkan Perdamaian di Papua, Kita Adalah Indonesia

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Jumat, 23 Agustus 2019 | 19:50 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Sumatera itu Indonesia, Kalimantan itu Indonesia, Sulawesi Itu Indonesia, Begitu juga Papua merupakan bagian yang tak dapat dipisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sehingga perbedaan Suku maupun Warna kulit tentu tidak menjadi halangan bagi seluruh elemen bangsa untuk menegakkan rasa persatuan dan kesatuan.

Amarah yang meledak karena ujaran bernada rasis, belum lama ini muncul di berbagai pemberitaan baik media massa maupun media daring. Rupanya ujaran bernada rasis berdampak serius terhadap keamanan bangsa.

Kita jangan sampai lupa bahwa perbedaan yang dimiliki oleh Indonesia tercipta agar dunia Indonesia memiliki harmoni yang Indah. Bayangkan saja, jika dari Sabang sampai Merauke semua sama, bukankah hal itu ajan menjadi sesuatu yang menjenuhkan.

Ibarat sebuah gitar, tentu akan bisa dinikmati ketika memiliki 6 senar yang berbeda, bagaimana jika ke 6 senar yang ada memiliki suara dengan nada yang sama? memang bisa berbunyi namun tidak menunjukkan harmonisasi.

Bahkan Pancasila yang dirumuskan sejak lama, memiliki semboyan yang dicengkeram oleh Burung Garuda, yaitu Bhinneka Tunggal Ika yang bermakna berbeda – beda tetapi tetap satu jua.

Namun Masalah rasisme yang telah lama tidak muncul, ternyata muncul juga 2 hari setelah perayaan kemerdekaan. Mahasiswa Papua yang tinggal di Surabaya mendapatkan sebutan “Monyet” dan hal ini lantas menjadi pemicu amarah masyarakat Papua di Manokwari dan Jayapura. Ditambahlagi dengan adanya fitnah maupun mis-informasi yang semakin meminyaki ledakan amarah yang sulit terbendung. Akibatnya, blokade jalan dan kebakaran Gedung DPRD Papua menjadi tak terelakkan.

Jika masih ada yang meragukan bahwa Papua merupakan bagian dari NKRI, mungkin sejarah ini bisa menjadi pedoman bagi kita. Bahwasanya bergabungnya Wilayah Irian Barat menjadi Provinsi ke – 26 bagi Indonesia pada tahun 1969, telah resmi melalui PEPERA yang diikuti oleh seluruh wakil dari Wilayah Irian di hadapan PBB, serta dengan disahkannya Resolusi Majelis Umum PBB No. 2504 tanggal 19 Oktober 1969.

Hal tersebut merupakan perjalanan panjang perjuangan rakyat Papua. Sebuah perjuangan untuk membulatkan tekad agar dapat bergabung, berdaulat dan menjadi bagian dalam Republik Indonesia.

Patut kita pahami bersama, bahwa dalam kurun waktu yang panjang, terdapat peristiwa heroik demi mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Dimana 4 tahun setelah Indonesia Merdeka ternyata Belanda tetap saja belum mau hengkang dari Papua.

Saat itu Indonesia berusaha terus dan memaksa Belanda agar dapat meninggalkan Indonesia, salah satunya adalah melalui konferensi Meja Bundar (KMB) yang saat itu berlangsung di Den Haag Belanda pada tanggal 23 Agustus 1949.

Dalam kesempatan tersebut, telah disepakati bahwa seluruh bekas jajahan Belanda merupakan wilayah Republik Indonesia, kecuali Papua Barat yang akan dikembalikan Belanda ke Pangkuan Ibu Pertiwi 2 tahun kemudian.

Namun dari perjanjian KMB yang sudah dilakukan tersebut, Belanda masih mengingkari sendiri isi perjanjian tersebut. Hingga pada tahun 1961, Belanda masih berada di Papua. Bahkan Belanda juga mempersiapkan langkah – langkah untuk memisahkan Papua dari Republik Indonesia.

Kelicikan Belanda dalam membentuk negara bonekanya di Papua tersebut tentu membuat bangsa Indonesia berang. Oleh karena itu pada tanggal 19 Desember 1961 di Alun – Alun Utara Yogyakarta, Presiden Indonesia Ir Soekarno mengumumkan Tri Komando Rakyat (Trikora) untuk mengembalikan Irian Barat ke pangkuan NKRI.

Setelah melalui diplomasi yang alot yang difasilitasi oleh PBB, Belanda akhirnya bersedia menandatangani New York Agreement (NYA) bersama Indonesia pada tanggal 15 Agustus 1962. Isi kesepatakan itu adalah road map penyelesaian sengketa atas wilayah Papua.

Agar Belanda tidak kehilangan muka, maka perundingan New York mengatur penyerahan kekuasaan dari Belanda atas tanah Papua dilakukan secara tidak langsung. Belanda akhirnya menyerahkannya kepada PBB, setelah itu barulah PBB menyerahkannya ke pemerintah Indonesia melalui referendum (PEPERA)

Dari kisah diatas tentu kita dapat mengetahui, betapa besar perjuangan Indonesia dalam mempertahankan wilayahnya, bahkan setelah kemerdekaan Indonesia diproklamirkan.

Kita tentu sepakat bahwa Rakyat Papua haruslah merdeka, namun bukan dalam konteks merdeka untuk berpisah dari Indonesia. Melainkan merdeka untuk dapat berkembang dan berdikari diatas tanah air.

Ditulis Oleh : Antonia Iek
Pegiat media sosial di Papua





Fokus : Papua


#Papua Membara #Kerusuhan Papua #Papua Adalah Indonesia #Jokowi Papua #Papua Adalah Kita #NKRI Harga Mati #Indonesia Bersatu


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






2 jam yang lalu

Tak Akan Mundur, Basaria Panjaitan Pastikan Pimpin KPK Hingga Desember 2019

Harus meneruskan tanggung jawab sampai Desember nanti
3 jam yang lalu

Tiba-tiba Tak Sadarkan Diri, Mahasiwi Meninggal Dunia di Penginapan di Tanjung Bira

Beritacenter.COM - Mahasiswi bernama Salwiah Baharuddin (18) dilaporkan meninggal dunia saat tengah berwisata di..
4 jam yang lalu

Kompak Mundur, Agus Rahardjo dkk Dinilai Lemah, Mudah Didikte dan Lakukan Manuver Politik

Ternyata 5 pimpinan KPK sangat lemah, mudah menyerah tidak hanya pada kritik dari masyarakat tetapi mudah didikte oleh Wadah Pegawai KPK
5 jam yang lalu

Polri Sarankan Veronica Koman Tempuh Praperadilan Jika Merasa Dirugikan

Beritacenter.COM - Polri tak mempermasalahkan pernyataan Veronica Koman yang merasa di diskriminalisasi terkait..
6 jam yang lalu

Mortir Sisa Perang Dunia II Biang Ledakan di Mako Brimob Srondol

Beritacenter.COM - Ledakan mortir sisa Perang Dunia II di Mako Brimob, Srondol, Semarang, Jawa Tengah, membuat heboh..
16 jam yang lalu

UU KPK Bukan Kitab Suci, Bisa Saja Direvisi untuk Penyempurnaan KPK

Hal itu disampaikan oleh Djarot menanggapi pertanyaan wartawan soal tekanan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang..
16 jam yang lalu

Komisioner KPK Berikan Mandat ke Presiden, Arsul Sani : Kabur dari Segi Hukum dan Tidak Jelas Maksudnya

Menurut Arsul, pernyataan ketiganya telah menimbulkan pertanyaan apakah dengan pernyataan tersebut mereka secara..
16 jam yang lalu

Aliansi Masyarakat Ini Setuju dan Dukung Penuh Revisi UU KPK Sebagai Penyempurnaan KPK

Aksi demo pertama dilaksanakan beberapa warga yang tergabung dalam Aliansui Masyarakat Yogyakarta. Mereka menggelar..
17 jam yang lalu

"Jangan Biarkan Jokowi Terperangkap Dalam Dilema KPK"

Oleh: Rudi S Kamri   Seperti yang saya tulis dalam artikel pada 9 September 2019..
18 jam yang lalu

Diperkuat Secara Sistemik, KPK Bukan Lembaga Sempurna yang Tak Boleh Disentuh

Sudah menonton tayangan konferensi pers Presiden mengenai isu Revisi UU KPK? Bagaimana? Anda masih percaya..
19 jam yang lalu

KPK Lembaga Yang Tak Pernah Dewasa

Saya sampai detik ini, gak bisa paham dengan cara berpikir orang2 pinter yang mendukung KPK secara membabi buta itu...
20 jam yang lalu

5 Pimpinan Terbaru KPK Sudah Terpilih "Saut Ancam Mundur" Jokowi : Silakan Saja Itu Haknya

Beritacenter.COM - Firli Bahuri, Alexander Marwata, Lili Pintouli Siregar, Nurul Ghufron, dan Nawawi Pomolango..
21 jam yang lalu

Komitmen Jokowi dalam Memperkuat KPK

Sikap Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) terkait KPK dipertanyakan, terlebih kini muncul rencana DPR merevis Undang..
22 jam yang lalu

Jambert HP dan Tas, Dua Bandit Dibekuk Polisi

Beritacenter.COM - Jajaran Satreskrim Polsek Tanah Abang menangkap dua pelaku penjambretan saat menjalankan aksinya..
23 jam yang lalu

Gubernur DKI Keruk Sungai - Waduk di Jakarta Antisipasi Banjir di Musim Hujan

BeritaCenter.COM - Untuk mengantisipasi banjir, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan bahwa pemerintahan..
1 hari yang lalu

Polri Ungkap Dugaan Penyebab Gudang Mako Brimob Jateng Meledak

Beritacenter.COM - Sebuah gudang di Mako Brimob Polda Jawa Tengah di Semarang, Jawa Tengah meledak hingga terbakar..
1 hari yang lalu

Gudang Bahan Peledak Mako Brimob Terbakar, Satu Orang Terluka

Beritacenter.COM - Sebuah gudang yang menyimpan bahan peledak di Mako Brimob Polda Jateng, Kota Semarang, Jawa Tengah..
1 hari yang lalu

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Papua Barat

Beritacenter.COM - Wilayah Papua Barat diguncang gempa magnitudo 5,3. Pusat gempa berada di 57 kilometer timur laut..
1 hari yang lalu

Indahnya Wisata Pantai Pulau Temajo Yang Menyegarkan Mata

Beritacenter.COM - Belum cukup rasanya jjika belum berkunjung ke wisata bak kepingan surga, Pulau Temajo. Pulau..
1 hari yang lalu

Teori Mr Crack Cetusan BJ Habibie Jadi Penyelamat Dunia Penerbangan

Beritacenter.COM - BJ Habibie bukan hanya saja membuat pesawat terbang, ia pun sebagai penemu teori keretakan pesawat..
1 hari yang lalu

Pelatih Persikabo Waspadai Pemain-pemain 'Maung Bandung'

Beritacenter.COM - Tira-Persikabo siap menjamu Persib Bandung pada pertandingan pekan ke-18 Liga 1 2019 di Stadion..
1 hari yang lalu

Harimau Sumatera Mulai Resahkan Warga

Beritacenter.COM - Satwa liar Harimau Sumatera di Kawasan Desa Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi