Jumat, 17 Januari 2020 - 19:01 WIB

Kereta Komuter di London Mati, Ratusan Orang Dievakuasi

Mereka harus melalui terowongan untuk kembali ke stasiun mengikuti arahan dari pihak berwenang. Dalam sejumlah video dan foto yang diambil di kereta stasiun St Pancras, para penumpang terlihat dievakuasi melalui tangga pada pukul 17.07 waktu setempat. Banyak di antaranya adalah anak-anak sekolah yang melakukan perjalanan menuju Luton.

Oleh : Sari Intan Putri | Sabtu, 24 Agustus 2019 | 14:33 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Pemadaman listrik membuat penumpang yang melakukan perjalanan melintasi Ibu Kota London, Inggris dengan kereta komuter harus dievakuasi pada Jumat (23/8/2019) malam.

Ratusan orang, termasuk lansia dan bayi, dilaporkan terpaksa turun dan berjalan di jalur kereta yang gelap.

Mereka harus melalui terowongan untuk kembali ke stasiun mengikuti arahan dari pihak berwenang. Dalam sejumlah video dan foto yang diambil di kereta stasiun St Pancras, para penumpang terlihat dievakuasi melalui tangga pada pukul 17.07 waktu setempat. Banyak di antaranya adalah anak-anak sekolah yang melakukan perjalanan menuju Luton.

Dalam sebuah pernyataan, perusahaan yang mengoperasikan kereta di Inggris, Govia Thameslink Railway, mengatakan bahwa kegagalan daya terjadi membuat semua kereta yang masuk atau keluar dari St Pancras dibatalkan. Namun, saat ini beberapa jalur kereta sudah dapat difungsikan kembali.

Kegagalan daya yang mengakibatkan kereta terhenti terjadi saat jam sibuk. Selama jam sibuk, ratusan orang melakukan perjalanan, apalagi menuju akhir pekan yang juga menjadi waktu bank holidays di Inggris.

Banyak dari penumpang yang hendak pergi ke Luton mengatakan bahwa kejadian ini membuat mereka ketinggalan penerbangan dari bandara Bedfordshire. Sementara, penumpang lainnya mengatakan baru bisa tiba di rumah setelah empat jam perjalanan.

"Saya sangat sedih karena saya berencana untuk terbang ke Amsterdam bertemu dengan istri saya di sana, tapi saya ketinggalan pesawat,” ujar salah satu penumpang dalam kereta komuter.

Tak sedikit ibu-ibu yang melakukan perjalanan dengan anaknya terlihat sangat kerepotan saat kereta terhenti. Mereka terlihat panik dengan buah hatinya yang menangis, terlebih karena harus berjalan sekitar 10 menit di terowongan untuk dapat kembali ke stasiun St Pancras.

"Ini adalah lelucon. Kami harus terjebak berjalan di terowongan yang gelap dan panas selama 10 menit. Bayangkan, bagaimana dengan orang-orang yang terjebak di kereta yang tidak berada di dekat stasiun?" ujar salah satu penumpang yang enggan disebutkan namanya.

Penumpang yang terjebak dalam kereta komuter juga mengungkapkan kekesalan mereka melalui jejaring sosial Twitter. Sejumlah penumpang mengatakan telah diberikan informasi yang salah.

Menurut mereka, gangguan kereta telah terjadi untuk kedua kalinya dalam satu bulan terakhir ini. Kasus pertama terjadi pada 9 Agustus.

Pada 26 Juli, penumpang menumpuk di stasiun kereta Internasional St Pancras untuk naik Eurostar di London. Pemadaman listrik di salah satu stasiun kereta tersibuk di Prancis itu mengganggu perjalanan Eurostar ke dan dari London dan rute-rute lain di sekitarnya.

“Kami menyesal bahwa perjalanan Anda sangat terganggu malam ini karena kerusakan pada kebel di rute Thameslink, dekat dengan Kentish Town. Tim spesialis dari Network Rail telah berada di lokasi untuk menangani masalah ini dan dapat memperbaiki kerusakan,” ujar pernyataan juru bicara Govia Thameslink Railway.

Govia Thameslink Railway juga mengatakan telah menyediakan bus pengganti kereta api sebagai moda transportasi alternatif penumpang. Beberapa layanan hingga saat ini dikonfirmasi masih belum dapat diaktifkan.





#Internasional #London #Komuter


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






26 menit yang lalu

Polisi Bongkar Peredaran Dollar Palsu di Apartemen Jaksel, 6.000 Lembar USD 100 Disita!

Beritacenter.COM - Seorang pria berinisial DW alias D ditangkap polisi lantaran membuat uang dollar AS palsu. Tak..
56 menit yang lalu

Bantu Jual Sabu Suaminya, Suniyah Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Suniyah (37) seorang ibu rumah tangga warga Kelurahan Panggungrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota..
1 jam yang lalu

Soal Sunda Empire, Ridwan Kamil : Banyak Orang Stres, Ciptakan Ilusi-ilusi

Beritacenter.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut polisi sudah turun tangan soal keberadaan kelompok Sunda..
1 jam yang lalu

Peneliti "Sebut" Anies Cari Muka Masalah Banjir Untuk Pilpres 2024

Beritacenter.COM - Peneliti Populi Center Jefri Ardiansyah mengatakan, Gubernur DKI Anies Baswedan mempolitisasi..
2 jam yang lalu

Tepis Anggapan Dinasti Politik Gibran-Bobby, Jokowi: Dinasti Gimana, Cari Partai Aja Susah

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan dirinya tak akan ikut campur mengkampanyekan putra dan..
2 jam yang lalu

Polda Jatim Ambil Alih Kasus Dugaan Pencabulan Santri Oleh Putra Kiai

Beritacenter.COM - Polda Jawa Timur (Jatim) menarik penanganan proses hukum kasus dugaan pencabulan terhadap seorang..
2 jam yang lalu

Jadi Bandar Sabu Si Buntung Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Sat Reskoba Polres Lamongan melakukan penggrebekan di rumah Takim alias Buntung yang juga..
3 jam yang lalu

Polda Jabar Selidiki dan Dalami Kemuculan Sunda Empire-Earth Empire

Beritacenter.COM - Warganet dunia maya, baru-baru ini dihebohkan dengan kemunculan kelompok Sunda Empire. Polda Jabar..
3 jam yang lalu

Tegaskan Sakit Jiwasraya Sudah Lama, Jokowi Akan Reformasi Industri Non Bank

BeritaCenter.COM – Permasalahan yang menimpa PT Asuransi Jiwasraya dijadikan momentum oleh Presiden Jokowi..
3 jam yang lalu

Jaga Stabilitas Jelang Pilkada 2020, Tito Panggil Partai di Luar dan Dalam Parlemen

BeritaCenter.COM - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian telah bertemu dengan sekjend partai politik yang masuk masuk..
3 jam yang lalu

Jepang Kritik China yang Berusaha Mengklaim Perairan dan Pulau Natuna

Diketahui juga jika Motegi juga menekankan bukan hanya Natuna tetapi juga pulau-pulau lain yang ada di laut China..
3 jam yang lalu

Gak Punya Duit, Delapan Wanita Ini Jual Miss V Ke Pria Hidung Belang

Beritacenter.COM - Delapan perempuan harus berurusan dengan pihak Satreskrim Polres Ponorogo, karena terlibat kasus..
3 jam yang lalu

Menko Polhukam Sudah Persiapkan Pelaksanaan Pilkada 2020

Diketahui juga jika tujuan dari kedatangan Mahfud MD adalah untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan Pilkada 2020 di..
3 jam yang lalu

Bakal Diperiksa Psikologisnya, Ratu Keraton Sejagat Masih 'Halu' Jadi Penjaga Perdamaian

Beritacenter.COM - Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat, Toto Santoso dan Fanni Aminadia, akan menjalani pemeriksaan..
4 jam yang lalu

Gara-gara Mogok Di Tengah Rel Kerata Sebuah Truk BBM Diseruduk Kereta Api

Beritacenter.COM - Kecelakaan yang melibatkan kereta api dengan truk pengangkut bahan bakar minyak (BBM) terjadi di..
4 jam yang lalu

Tukar Sabu Dengan Hubungan Intim, Meme Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Megawulandari alias Meme (20) warga Sumbersari Megaluh Jombang, harus berurusan dengan pihak..
4 jam yang lalu

Menko Polhukam Yakin Pilkada 2020 Aman dan Lancar

BeritaCenter.COM - Menko Polhukam Mahfud Md menegaskan kesiapan pemerintah dalam melaksanakan Pilkada serentak tahun..
4 jam yang lalu

Geger!! Bangkai Kapal Misterius Terdampar di Pantai Karangasem Bali

Beritacenter.COM - Sebuah bangkai kapal misterius terdampar di Pantai Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, Kecamatan..
4 jam yang lalu

Heboh Kemunculan 'Sunda Empire', Pemimpinnya Grand Prime Minister Hingga Gubjen

Beritacenter.COM - Heboh kemunculan Sunda Empire seketika menjadi perbincangan publik dunia maya. Kerajaan ini..
4 jam yang lalu

Kapolri Perintahkan Kabareskrim Bentuk Tim Tangani Kasus Asabri

BeritaCenter.COM – Kapolri Jenderal Idham Azis memberikan perintah kepada Bareskrim Polri membuat tim gabungan..
5 jam yang lalu

Polisi Tangkap 5 Mahasiswa Unismuh Makassar Gegara Bawa Busur-Airsoft Gun

BeritaCenter.COM – Lima mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar harus berurusan..
5 jam yang lalu

Polri Pecat Oknum Perwira Karena Gelapkan Uang Koperasi Rp1 Miliar

Beritacenter.COM - Oknum perwira Polres Madiun Kota, AKP Heru Nurtjahyono dipecat dari institusi Polri karena terbuki..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi