Selasa, 19 Nopember 2019 - 10:45 WIB

Koalisi Kawal Capim KPK Salah Arah dan Sasaran jika Sebut Hal Ini ke Pansel KPK...

Pada tahapan tersebut, lanjut dia, pansel hanya bertugas menyeleksi dan menjaring nama-nama capim KPK yang akan mereka saring.

Oleh : Sari Intan Putri | Rabu, 28 Agustus 2019 | 11:52 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Masinton Pasaribu selaku salah seorang Anggota Komisi III DPR RI menyebutkan jika kritik yang disampaikan oleh Koalisi Kawal Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2019-2023 terhadap Pansel KPK tak relevan dan salah arah.

Menurut Masinton, penentu akhir pimpinan KPK periode 2019-2023 adalah di Komisi III DPR RI.

"Sejak awal teman di koalisi sudah nyinyir, padahal pemilihan oleh Pansel KPK hanya tahapan awal, bukan tahapan menentukan," kata Masinton.

Pada tahapan tersebut, lanjut dia, pansel hanya bertugas menyeleksi dan menjaring nama-nama capim KPK yang akan mereka saring.

"Sepuluh nama diserahkan kepada Presiden dan oleh Presiden diserahkan ke DPR. Nantinya, 10 orang itu akan dipilih menjadi lima orang oleh DPR," ucap Masinton.

Dalam seleksi itu, mulai dari tes administrasi, tes kesehatan, profile assessment, Pansel KPK tidak bekerja sendirian. Tetapi juga melibatkan sejumlah pihak, seperti Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) hingga Badan Intelijen Negara (BIN). Menurut Masinton, sebaiknya pansel tak terpengaruh dengan kritik dari Koalisi Kawal Capim KPK tersebut.

"Kritik itu biasa, anggap saja suplemen agar pansel lebih teliti bekerja, jalan terus saja," ujar Masinton.

Selain itu, dia mengingatkan kepada Koalisi Kawal Capim KPK bahwa pansel dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Tugas mereka membantu pemerintah dan DPR untuk menyeleksi," katanya.

Sebelumnya, Koalisi Kawal Capim KPK akan berkirim surat kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk mengadukan temuan mereka terkait ketua dan anggota Pansel yang terindikasi memiliki konflik kepentingan.

Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati menyebutkan ada tiga orang dari Pansel yang memiliki indikasi tersebut.

Yakni Ketua Pansel Capim KPK Yenti Ganarsih serta dua anggota lainnya Indriyanto Seno Adji dan Hendardi.

Dalan surat yang akan dikirim ke Istana pada Senin (26/9/2019) besok, Koalisi Kawal Capim KPK bahkan meminta Jokowi mengeluarkan tiga orang tersebut dari Pansel.

Menurutnya Kepala Negara bisa mengganti anggota Pansel yang terindikasi konflik kepentingan tersebut dengan berdasarkan aturan yang ada.

Koalisi Kawal Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada konflik kepentingan dalam seleksi capim KPK oleh Pansel. Dugaan itu mencuat lantaran para anggota Pansel yang disinyalir memiliki persoalan.

Padahal berdasarkan Undang-undang tentang Administrasi Pemerintahan nomor 30 Tahun 2014 disebutkan bahwa seorang pejabat pemerintahan yang berpotensi memiliki konflik kepentingan, tidak boleh menetapkan atau mengeluarkan keputusan atau tindakan tertentu.

Asfinawati mengungkapkan hasil penulusuran yang mendapati sejumlah anggota Pansel terindikasi memiliki konfil kepentingan karena latar belakang bekerja di institusi yang juga mengirimkaj anggotanya mengikuti proses capim. Selain itu, Ketua Pansel Capim KPK Yenti Ganarsih juga tak luput dari sorotan Koalisi Kawal Capim KPK.





#KPK #DPR #Komisi III DPR RI #Presiden RI #Capim KPK #Pansel KPK #Koalisi Kawal Capim KPK #Masinton Pasaribu


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






16 menit yang lalu

Erick Thohir Rombak Birokrasi Agar BUMN Lebih Lincah

Beritacenter.COM - Menteri BUMN Erick Thohir langsung tancap gas menjalankan amanah dari Presiden Joko Widodo..
16 menit yang lalu

Gempa Susulan Bertubi-tubi Terjang Tenggara Bitung-Sulut

Beritacenter.COM - Gempa susulan hingga pada Selasa(19/11/2019) usai pasca kejadian gempa berskala 7,1 Skala..
35 menit yang lalu

Marcus Rashford Optimis Bisa Bawa Inggris Juara Euro 2020

Diketahui juga jika pertandingan yang dilaksanakan di Pristina itu, Rashford turut mencetak satu gol untuk membawa..
49 menit yang lalu

Awal Tahun 2020, Tarif Listrik Akan Mengalami Sedikit Kenaikan

Meski tarif listrik untuk golongan tersebut mengalami kenaikan, Rida menjamin nilainya tak terlalu besar. Karena,..
1 jam yang lalu

WhatsApp Temukan Celah Keamanan dalam Aplikasinya

Nasihat kemanan menggambarkan masalah itu sebagai stack-based buffer overflow yang mampu memicu kode berbahaya..
1 jam yang lalu

Edarkan Pil Dobel L Dikalangan Pelajar, JS dan BS Diamankan Polisi

Beritacenter.COM - Dua pemuda berinisial JS dan BS harus berurusan dengan anggota Satreskoba Polres Kediri, lantaran..
1 jam yang lalu

Edarkan Pil Koplo, Khoiruddin Dicokok Polisi

Beritacenter.COM - Ahmad Yusuf Khoiruddin (28) warga Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, harus..
1 jam yang lalu

Meski Sudah 6 Bulan Berlalu, Aksi Unjuk Rasa Warga Hong Kong Tak Kunjung Mereda

Bentrokan kemarin adalah yang paling brutal sejak aksi unjuk rasa dimulai di Hong Kong sejak 9 Juni lalu. Saat itu,..
1 jam yang lalu

Astaga...! Mobil Ambulance Tabrak 4 Sepede Motor, Hingga 10 Orang Luka-luka

Beritacenter.COM - Astaga, Tabrakan beruntun terjadi di Jalan Raya Desa Gambirono Kecamatan Bangsalsari Kabupaten..
1 jam yang lalu

Oknum Pembina Pramuka Divonis Kebiri Kimia oleh PN Surabaya

Beritacenter.COM - Oknum Pembina Pramuka Rahmat Slamet Santoso alias Memet (30) di vonis hukuman kebiri kimia oleh..
1 jam yang lalu

Pilkades Serentak di Temanggung, Jateng Akan Serap Anggaran Milyaran Rupiah

Lebih lanjut Agus juga menyebutkan dana sebesar Rp 5,7 tersebut dianggarkan pada APBD 2019 sebesar Rp 1,4 miliar dan..
2 jam yang lalu

Dituding Menistakan Agama, Ini Alasan Sukmawati Bandingkan Nabi-Sukarno

Beritacenter.COM - Putri Presiden RI pertama, Sukmawati menjelaskan terkait pidatonya yang terkesan membandingkan..
3 jam yang lalu

Pasca Bom Medan, Polisi Tahan 26 Orang

Beritacenter.COM - Pasca terjadi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, polisi sudah mengamankan dan menahan 26..
4 jam yang lalu

Harga Emas Naik Dipicu Melemahnya Dolar

Beritacenter.COM - Pelemahan dolar AS dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS menyebabkan harga emas..
4 jam yang lalu

Madrid Kehilangan James Rodriguez Karena Cedera

Beritacenter.COM - James Rodriguez mengalami cedera lutut kirinya saat menjalani latihan bersama timnas Kolombia di..
6 jam yang lalu

Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Pasuruan

BeritaCenter.COM - Terduga teroris, seorang pria berinisial ADM diamankan tim detasemen khusus (Densus) 88 antiteror..
7 jam yang lalu

Polisi Amankan Pengedar Sabu di Jakarta Pusat

BeritaCenter.COM - Kepolisian berhasil mengamankan DA (27) selaku pengedar dan pecandu berat narkoba. Pelaku..
8 jam yang lalu

PKS Ungkit Keikhlasan Gerindra Soal Wagub DKI

BeritaCenter.COM - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ungkit keikhlasan Partai Gerindra soal hak kursi wakil gubernur..
9 jam yang lalu

Terjerat Kasus Suap, Eks Bupati Talaud Dituntut 7 Tahun Penjara

BeritaCenter.COM - Mantan Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip dituntut tujuh tahun penjara dan denda..
10 jam yang lalu

Terkait Bom di Medan, 23 Tersangka Diamankan

BeritaCenter.COM - Kepolisian terus melakukan pengembangan terkait ledakan bom bunuh diri yang terjadi pada Rabu 13..
11 jam yang lalu

Bertemu PM Kamboja, JK Harap Hubungan Bilateral Tetap Berjalan Dengan Baik

BeritaCenter.COM - Wakil Presiden RI ke-10 dan 12 Jusuf Kalla bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Kamboja Samdech..
12 jam yang lalu

SMK Yadika 6 Bekasi Hangus Terbakar, Ini Penyebabnya...

BeritaCenter.COM - Kadis Damkar Kota Bekasi, Aceng Solahudin menjelaskan, kebakaran yang terjadi di SMK Yadika 6..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi