Senin, 01 Juni 2020 - 14:26 WIB

Koalisi Kawal Capim KPK Salah Arah dan Sasaran jika Sebut Hal Ini ke Pansel KPK...

Pada tahapan tersebut, lanjut dia, pansel hanya bertugas menyeleksi dan menjaring nama-nama capim KPK yang akan mereka saring.

Oleh : Sari Intan Putri | Rabu, 28 Agustus 2019 | 11:52 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Masinton Pasaribu selaku salah seorang Anggota Komisi III DPR RI menyebutkan jika kritik yang disampaikan oleh Koalisi Kawal Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2019-2023 terhadap Pansel KPK tak relevan dan salah arah.

Menurut Masinton, penentu akhir pimpinan KPK periode 2019-2023 adalah di Komisi III DPR RI.

"Sejak awal teman di koalisi sudah nyinyir, padahal pemilihan oleh Pansel KPK hanya tahapan awal, bukan tahapan menentukan," kata Masinton.

Pada tahapan tersebut, lanjut dia, pansel hanya bertugas menyeleksi dan menjaring nama-nama capim KPK yang akan mereka saring.

"Sepuluh nama diserahkan kepada Presiden dan oleh Presiden diserahkan ke DPR. Nantinya, 10 orang itu akan dipilih menjadi lima orang oleh DPR," ucap Masinton.

Dalam seleksi itu, mulai dari tes administrasi, tes kesehatan, profile assessment, Pansel KPK tidak bekerja sendirian. Tetapi juga melibatkan sejumlah pihak, seperti Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) hingga Badan Intelijen Negara (BIN). Menurut Masinton, sebaiknya pansel tak terpengaruh dengan kritik dari Koalisi Kawal Capim KPK tersebut.

"Kritik itu biasa, anggap saja suplemen agar pansel lebih teliti bekerja, jalan terus saja," ujar Masinton.

Selain itu, dia mengingatkan kepada Koalisi Kawal Capim KPK bahwa pansel dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Tugas mereka membantu pemerintah dan DPR untuk menyeleksi," katanya.

Sebelumnya, Koalisi Kawal Capim KPK akan berkirim surat kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk mengadukan temuan mereka terkait ketua dan anggota Pansel yang terindikasi memiliki konflik kepentingan.

Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati menyebutkan ada tiga orang dari Pansel yang memiliki indikasi tersebut.

Yakni Ketua Pansel Capim KPK Yenti Ganarsih serta dua anggota lainnya Indriyanto Seno Adji dan Hendardi.

Dalan surat yang akan dikirim ke Istana pada Senin (26/9/2019) besok, Koalisi Kawal Capim KPK bahkan meminta Jokowi mengeluarkan tiga orang tersebut dari Pansel.

Menurutnya Kepala Negara bisa mengganti anggota Pansel yang terindikasi konflik kepentingan tersebut dengan berdasarkan aturan yang ada.

Koalisi Kawal Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada konflik kepentingan dalam seleksi capim KPK oleh Pansel. Dugaan itu mencuat lantaran para anggota Pansel yang disinyalir memiliki persoalan.

Padahal berdasarkan Undang-undang tentang Administrasi Pemerintahan nomor 30 Tahun 2014 disebutkan bahwa seorang pejabat pemerintahan yang berpotensi memiliki konflik kepentingan, tidak boleh menetapkan atau mengeluarkan keputusan atau tindakan tertentu.

Asfinawati mengungkapkan hasil penulusuran yang mendapati sejumlah anggota Pansel terindikasi memiliki konfil kepentingan karena latar belakang bekerja di institusi yang juga mengirimkaj anggotanya mengikuti proses capim. Selain itu, Ketua Pansel Capim KPK Yenti Ganarsih juga tak luput dari sorotan Koalisi Kawal Capim KPK.





#KPK #DPR #Komisi III DPR RI #Presiden RI #Capim KPK #Pansel KPK #Koalisi Kawal Capim KPK #Masinton Pasaribu


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Resmi! Daftar 102 Kabupaten/Kota yang Boleh Menerapkan New Normal

BeritaCenter.COM - Pemerintah pusat merilis daftar 102 kabupaten/kota yang diizinkan menerapkan new normal atau..
1 jam yang lalu

Harus Tahu! Sejarah Hari Lahir Pancasila yang Diperingati Setiap 1 Juni

BeritaCenter.COM – Pancasila merupakan dasar negara Indonesia di mana setiap tanggal 1 Juni diperingati sebagai..
2 jam yang lalu

Peringati Hari Lahir Pancasila, Jokowi: Layani Masyarakat Tanpa Bedakan Kelompok, Ras dan Agama

BeritaCenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak penyelenggara negara baik pusat dan daerah agar berpihak..
2 jam yang lalu

Di Hari Lahir Pancasila, Jokowi Ajak Pejabat Pusat-Daerah Agar Selalu Berpihak pada Rakyat

BeritaCenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak penyelenggara negara baik pusat dan daerah terus berpihak..
2 jam yang lalu

Ada Pandemi Corona, Jokowi Peringati Hari Lahir Pancasila secara Virtual

BeritaCenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama pejabat lainnya memperingati hari lahir Pancasila 1 Juni..
3 jam yang lalu

Aktor Dwi Sasono Ditangkap Polisi, Ditemukan 16 Gram Ganja di Rumahnya

BeritaCenter.COM – Polres Jakarta Selatan melakukan penangkapan terhadap aktor Dwi Sasono terkait narkoba...
5 jam yang lalu

Setelah Hong Kong, AS Diguncang Kerusuhan Hebat

Beritacenter.COM - Pemerintah China menyinggung Amerika Serikat (AS) lantaran banyak kota di Amerika..
5 jam yang lalu

Begini Saat Peringati Hari Pancasila di Tengah Pandemi

Beritacenter.COM - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) melakukan kegiatan Hari Lahir Pancasila..
7 jam yang lalu

Polisi Sita Ratusan Balon Udara dan Petasan di Pekalongan

Beritacenter.COM - Sebanyak ratusan balon udara dan petasan diamankan jajaran Polsek Pekalongan Selatan, Jawa Tengah...
8 jam yang lalu

BMKG Prediksi Cuaca di Jakarta Cerah Berawan

Beritacenter.COM - Badan Meteorlogi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di Ibu Kota Jakarta akan cerah..
14 jam yang lalu

Kebakaran Hanguskan Toko Sepatu di Kota Bogor, Damkar Lakukan Pemadaman

Beritacenter.COM - Kebakaran menimpa sebuah toko sepatu di Kota Bogor, Jawa Barat. Kobaran api si jago merah membakar..
17 jam yang lalu

Bejad, Napi Asimilasi di Tulungagung Gagahi Calon Anak Tiri Berkali-kali

Beritacenter.COM - Bejad, seorang napi yang baru saja bebas dari Lapas Tulungagung setelah mendapat program..
18 jam yang lalu

Disiplin Isolasi Mandiri Dirumah, Rahasia Sopir Ambulance di Pasuruan Sembuh dari COVID-19

Beritacenter.COM - Pasien positif Corona (Covid-19) yang dinyatakan sembuh di Kabupaten Pasuruan, bertambah satu..
19 jam yang lalu

Nongkrong Bawa Sajam Diduga Hendak Tawuran, 12 Anggota Genk Motor Dibekuk Polisi di Jakbar

Beritacenter.COM - Sebanyak 12 orang diduga anggota geng motor diamankan tim pemburu preman (TPP) dibantu Unit..
22 jam yang lalu

Update Corona di Indonesia 31 Mei: Pasien Sembuh Bertambah 293 Orang

Beritacenter.COM - Jumlah pasien positif Covid-19 akibat virus Corona di Indonesia terus naik. Saat ini, jumlah..
23 jam yang lalu

Warga Pangkep Dihebohkan Temuan Benda Mirip Mortir Peninggalan Belanda

Beritacenter.COM - Warga Desa Parenreng, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep, digegerkan temuan benda mirip mortir..
1 hari yang lalu

Polri Siap Selidiki Pelaku Teror Diskusi UGM

Beritacenter.COM - Polisi Republik Indonesia (Polri) siap melakukan penyelidikan terkait aksi teror yang menimpa..
1 hari yang lalu

Terima Produk Bansos Kurang Bagus, Kemensos: Laporkan, Akan Kami Ganti

BeritaCenter.COM – Direktur Jenderal Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Kementerian Sosial Pepen..
1 hari yang lalu

Polisi Tangkap 3 Sopir Truk di Papua Gegara Gelapkan Beras Bansos COVID-19

BeritaCenter.COM – Tiga sopir truk harus berurusan dengan Tim Satuan Reskrim Polres Keerom, Papua. Ketiganya..
1 hari yang lalu

Gubernur Banten Izinkan Tempat Ibadah Dibuka Bertahap dengan Syarat Perketat Prokotol Kesehatan

BeritaCenter.COM – Gubernur Banten Wahidin Halim menyetujui usulan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar agar..
1 hari yang lalu

Brasil Kembali Cetak Rekor, 33 Ribu Kasus Baru Corona Dalam Sehari Jadi Terburuk di Dunia

Beritacenter.COM - Brasil mendapat rekor penambahan terbanyak kasus baru virus corona atau Covid-19. Sebanyak 33.274..
1 hari yang lalu

Pecatan TNI 'Ruslan Buron' Resmi Ditahan di Rutan Bareskrim

Beritacenter.COM - Bareskrim Polri resmi menetapkan tersangka terhadap pecatan TNI Ruslan Buron setelah surat terbuka..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi