Rabu, 28 Juli 2021 - 01:17 WIB

Tuduhan Pencekalan Habib Rizieq Shihab (HRS) Mengada-ada

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Kamis, 29 Agustus 2019 | 09:00 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Nama pentolan FPI Rizieq Shihab kembali menjadi sorotan publik. Pemulangan Rizieq Shihab dari Arab Saudi kembali ke Indonesia disebut sebagai salah satu syarat rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo. Namun yang terjadi Prabowo dan Jokowi telah bertemu dalam suasana suka cita tanpa dendam.

Munarman selaku Sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) menyebut jika pimpinannya, Habib Rizieq dicekal oleh Indonesia sehingga belum juga pulang ke Indonesia.

Denda yang dibebankan kepada Habib Rizieq sebesar Rp 100 juta per orang, sementara Habib Rizieq tinggal bersama dengan keempat orang lainnya di Arab Saudi.

Sebelumnya, Habib Rizieq berbicara mengenai dirinya yang hingga detik ini belum juga kembali ke tanah air. Rizieq Shihab menuduh pemerintah Jokowi berada di balik pencekalan dirinya.

Dalam videonya yang disiarkan langsung di Youtube melalui chanel FrontTv. Habib Rizieq meminta dengan sangat untuk didoakan agar dirinya dan keluarganya yang sudah 1 tahun berjuang mencabut pencekalan di Arab Saudi agar bisa pulang ke Tanah Air untuk kembali bergabung dengan rakyat dan bangsa Indonesia melawan segala bentuk kezaliman dan kecurangan.

Habib Rizieq mengatakan bahwa sudah 1 tahun lebih pemerintah Indonesia mengirim permintaan ke Kerajaan Arab Saudi agar dirinya dicekal dan tidak diizinkan keluar. Dia menduga bahwa dirinya dikondisikan agar tidak bisa kembali ke Indonesia saat Pilpres 2019 berlangsung.

Dalam Videonya Habib Rizieq juga mengatakan bahwa presiden yang akan dilantik pada Oktober mendatang adalah Presiden Ilegal karena hasil dari Pilpres curang dan zalim.

Menanggapi tudingan atas pencekalan Imam Besar FPI tersebut. Pihak Kementrian Luar Negeri mempersilakan Habib Rizieq untuk membuktikan ucapannya. Hal tersebut disampaikan oleh Teuku Faizasyah selaku juru bicara Kemenlu.

Faizasyah mempertanyakan pernyataan Rizieq yang menyebutkan bahwa pemerintah Indonesia seolah – olah mengintervensi otoritas Arab Saudi. Menurut Faizasyah, setiap negara di dunia pasti tidak mau diintervensi oleh negara lain, karena setiap negara jelas memiliki regulasi / aturan yang berbeda.

Sementara itu, Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin meminta agar Rizieq tidak asal tuduh. Dirinya merasa heran dengan pernyataan Habib Rizieq terkait dengan tuduhan pencekalan. Sebab, menurutnya pemerintah telah menyebutkan adanya proses yang harus dilakukan untuk tahap pemulangan.

Hal tersebut juga diluruskan oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Ham (Menko Polhukam) Wiranto yang juga menegaskan bahwa Imam Besar Habib Rizieq memiliki masalah pribadi sehingga terlambat kembali ke tanah air.

Wiranto mengatakan bahwa, Pemerintah Indonesia tidak ada tujuan untuk menghalangi Habib Rizieq untuk pulang ke tanah air. Dirinya juga menuturkan tidak ada rekayasa dalam kasus ini.

Sehingga Pemerintah tentu tidak ada kewajiban untuk memulangkan Habib Rizieq, toh dia juga pergi atas inisiatif sendiri dan tidak ada pengusiran dari Pemerintah.

Dalam menanggapi kasus ini tentu kita harus sadar bahwa masih banyak masalah di negeri ini daripada mengurus kepulangan Tokoh yang kerap mengeluarkan kalimat provokatif.

Masih banyak pekerjaan pemerintah yang lebih besar untuk kemajuan Indonesia di masa depan daripada hanya berfokus pada kepulangan 1 orang saja.

Bahkan Habib Rizieq tercatat pernah terbang ke Maroko untuk suatu keperluan dan bisa kembali lagi ke Arab Saudi, hal tersebut membuktikan bahwa memang jika Habib Rizieq ingin pulang , ia dapat menggunakan kesempatan tersebut untuk langsung terbang dari Maroko ke Indonesia. Sedangkan kasus batalnya ke Malaysia untuk ujian disertasi itu semata – mata urusan Habib Rizieq dengan Pemerintah Malaysia, tidak ada kaitannya dengan Indonesia.

Secara logika, untuk apa Indonesia mencekal kepulangan Habib Rizieq, toh dirinya pergi ke Arab Saudi atas inisiatifnya sendiri. Jika penahanan Habib Rizieq di Arab Saudi merupakan intervensi dari pemerintahan Indonesia, lantas apa dasar hukum pemerintahan kerajaan Arab untuk menahan Habib Rizieq?

Jika memang hal itu terjadi, tentu Habib Rizieq bisa membawa permasalahan ini ke pengadilan Arab Saudi karena otoritas Arab Saudi tidak memiliki dasar yang kuat untuk menahan Habib Rizieq agar tidak kembali ke Indonesia.

 

Oleh : Muhammad Zaky
Penulis adalah pengamat sosial politik





Fokus : Habib Rizieq


#Habib Rizieq


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






1 jam yang lalu

Gempa M 5,2 Guncang Pacitan Jatim

Beritacenter.COM - Pacitan Jawa Timur (Jatim) diguncang gempa M 5,2 pukul 23.21 WIB. Pusat gempa berada di..
1 jam yang lalu

Nilai Baru ASN Ditetapkan, Sekjen KKP: ASN KKP Wajib Pedomani!

Beritacenter.COM - Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut untuk terus maju mengikuti perkembangan jaman agar bisa..
4 jam yang lalu

TNI AU Minta Maaf soal Viral Oknum Anggota Injak Kepala Warga di Merauke

Beritacenter.COM - Sebuah video yang menampakkan seorang pria diamankan anggota TNI AU di Merauke, Papua, viral..
5 jam yang lalu

Update Perkembangan COVID 19 di Indonesia 27 Juli 2021

Beritacenter.COM - Tanggal 27 Juli 2021 Perkembangan COVID-19 di Indonesia Jumlah kasus terkonfirmasi positif..
5 jam yang lalu

Kembali Turun, Keterisian Tempat Tidur RS Rujukan COVID di DKI Jadi 69%

Beritacenter.COM - Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit rujukan COVID-19 di..
5 jam yang lalu

Menakjubkan ! Ini Sederet Manfaat Minyak Cengkeh Bagi Kesehatan Tubuh

Beritacenter.COM - Sejak dulu, cengkeh tak hanya digunakan sebagai bumbu masakan, namun juga dijadikan obat herbal..
6 jam yang lalu

JK Kritik Pemerintah Melulu, Pegiat Media Sosial: Mister Kalla Kapan antum mau bantu 2 Triliun untuk rakyat yg sedang susah...

Beritacenter.COM - Belum lama Pengusaha Tionghoa Aceh, sumbang 2 Trilliun untuk penanganan Covid-19 di Sumsel menjadi..
6 jam yang lalu

Polisi Tangkap Pembuat Kartu Vaksin Palsu di Bogor

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil menangkap pembuat sertifikat vaksin Covid-19 palsu di daerah..
6 jam yang lalu

Cari Tukang Bakso Viral Layani Pasien Isoman, Satpol PP : Langsung Swab Kalo Ketemu

Beritacenter.COM - Warganet media sosial sempat dihebohkan dengan foto sejumlah pasien COVID tengah jajan bakso di..
7 jam yang lalu

DOKTER LANGKA DOKTER TERAWAN

Bila waktu adalah uang, terminologi yang sama atas kondisi pandemi kita dan dunia saat ini pada satu sisi adalah..
7 jam yang lalu

Polisi-Mahasiswa Keliling Sebarkan Paket Sembako ke Warga Terdampak Pandemi di Cianjur

Beritaenter.COM - Jajaran Polres Cianjur bersama mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi membagi-bagikan ratusan..
7 jam yang lalu

Ledakan Hebat Guncang Kawasan Industri Kimia

Beritacenter.COM - Ledakan besar terjadi di kawasan industri kimia di kota Leverkusen, Jerman. Kepulan asap hitam..
8 jam yang lalu

Jual Tiket Pesawat dan Hasil PCR Palsu, Wanita Ini Ditangkap Polisi

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian menangkap seorang agen tiket pesawat berinisial FN lantaran menjual..
8 jam yang lalu

MANTUL...! Akun El Digeeembok Membongkar Buzzer Busuk Demokrat Yang Serang Pemerintahan

(Operasi Bharatayudha!!) Saat El Digeeembok Membongkar Buzzer Demokrat, dan Strateginya El digembok adalah..
8 jam yang lalu

KKP Keluarkan Permen, Jalur Tangkap Nelayan Diatur Sesuai Ukuran Kapal

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengeluarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan..
8 jam yang lalu

Ditanya Soal Makan 20 Menit di Warteg, Anies Baswedan : Saya Sanggup !

Beritacenter.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengaku sanggup makan di warteg dalam durasi 20 menit..
8 jam yang lalu

Kabaharkam Polri Ingatkan Jajarannya Agar Tak Arogan Saat Tegakkan Prokes

Beritacenter.COM - Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri (Kabaharkam Polri), Komjen Arief Sulistyanto menghimbau..
9 jam yang lalu

DPRD Pekalongan Minta Polisi Usut Mafia Penyebab Set Oksigen Dijual Rp6,8 Juta

Beritacenter.COM - Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pekalongan, Candra, menyoroti cerita warga yang mengaku..
9 jam yang lalu

KEBIADABAN PEMDA TINGKAT TINGKAT 1 DAN 2

Melihat Pak Jokowi yg melas di TV tentang anggaran yg tak tersalurkan di pemda tingkat 1 dan 2, sepertinya disengaja..
9 jam yang lalu

Viral ! Pasien Isoman Covid-19 Ramai-Ramai Jajan Bakso Keliling di Jakbar

Beritacenter.COM - Viral di media sosial sebuah foto yang menampakan sejumlah pasien isolasi mandiri Covid-19 makan..
9 jam yang lalu

Puluhan Pedagang Kecil di Pasar Ciamis Dapat Bantuan Modal Usaha Rp1 Juta

Beritacenter.COM - ACT menyalurkan bantuan Rp1 juga kepada 20 pedagang kecil di Pasar Manis Ciamis yang terdampak..
10 jam yang lalu

Bali Lampaui Target Vaksinasi Pemerintah, Wagub : 3,2 Juta Warga Sudah Divaksin Tahap 1

Beritacenter.COM - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menyebut sebanyak 3.030.924..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi