Senin, 13 Juli 2020 - 16:29 WIB

Pansel KPK Jaring Orang-orang Hebat Menjadi Pimpinan KPK "Kelompok Taliban di KPK Mulai Terusik"

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Jumat, 30 Agustus 2019 | 12:00 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Beritacenter.COM - Tulisan pegiat medsos Denny Siregar dalam akun facebooknya yang menjelaskan bagaiamana sepak terjang kelompok TALIBAN YANG ADA DI KPK.

Dalam artikel yang berjudul "Taliban di Tubuh KPK Mulai Terusik" Denny menerangkan bawa, Saya dulu ada dibarisan terdepan membela KPK..

Saat itu terjadi kriminalisasi KPK oleh Polri dengan bahasa "Cicak versus Buaya". Bagi saya, Komisi Pemberantasan Korupsi adalah asset yang harus dijaga supaya tidak hancur, apalagi dengan prestasi mereka memenjarakan banyak koruptor kakap.

Bahkan saking semangatnya saya membela KPK, saya sempat percaya bahwa Ketua KPK waktu itu bebas dari noda. Sampai saya kecewa ternyata foto yang beredar saat dia bersama wanita diranjang ternyata benar adanya.

Disanalah saya kemudian berpikir ulang tentang KPK. Bukan terhadap lembaganya, tetapi "orang-orang" didalamnya, yang jauh dari suci dan masih tergoda dunia.

Dan ketika Pilpres 2019, saat Prabowo menunjuk Novel Baswedan sebagai calon jaksa agungnya, saya mulai bertanya, "Apakah orang didalam KPK sudah masuk politik sekarang ?".

Ditambah atraksi mantan wakil ketua KPK, Bambang Wijoyanto sebagai pengacara BPN di Mahkamah Konstitusi yang seperti "membela yang bayar", habis sudah kepercayaan saya terhadap sebagian orang-orang di dalam KPK.

Saya mulai bertanya-tanya...

Dan - BOOM - meledaklah informasi dari internal KPK, bahwa didalam ada yang namanya kelompok Taliban.

Kelompok ini sangat mendominasi KPK. Mereka membangun kerajaan didalam lembaga superbody ini. Mereka berkuasa atas kasus mana yang harus diangkat dan mana yang dipendam. Ini sangat berbahaya. Senjata KPK bisa diarahkan kepada mereka yang punya pandangan politik berbeda.

Bahayanya KPK lembaga ini sudah tercitra "suci" dan lawannya adalah "penjahat".

Sadar akan bahaya itu, saat pemilihan Panitia seleksi calon pimpinan KPK, Jokowi kemudian memilih orang-orang yang berintegritas untuk membersihkan "radikalisme" di dalam KPK.

Salah satu tugasnya adalah membersihkan KPK dari unsur kepentingan, karena itu tugas Pansel kali ini lebih berat karena mengusik "kerajaan" di dalam KPK.

Benar saja. Sekarang Pansel diserang dari berbagai macam arah. LSM-LSM yang diduga adalah tentakel yang dipelihara KPK, mulai sibuk menghantam Pansel melalui pembentukan opini di media.

"Para Taliban" di dalam KPK memang handal bermain dalam pembentukan opini, penghancuran karakter, sehingga orang yang belum dinyatakan bersalah pun sudah menjadi terdakwa. Saya pernah merasakan itu ketika mencoba membongkar adanya Taliban di dalam KPK.

Dan besok, mereka akan mulai memainkan narasi "Save KPK".

Ini adalah narasi yang dibangun kelompok yang sekarang mendominasi KPK, supaya calon dari Kepolisian dan Kejaksaan bisa terlempar dari bursa. Kenapa ? Karena jika Ketua KPK kelak bukan orang yang pengalaman dalam penyidikan dan penyelidikan, akan bisa diatur-atur oleh kelompok mereka.

Kelompok Taliban di dalam KPK memang ingin menguasai KPK dengan terus memperbanyak penyidik independen. Masalah "penyidik independen" yang masuk tanpa melalui tes yang benar inilah yang kemudian mencuat lewat surat dari internal KPK yang resah dengan situasi di dalam sendiri.

Salah satu narasi Save KPK adalah dengan kembali memunculkan tema "Cicak versus Buaya". Ini maksudnya membenturkan kembali KPK dengan Kepolisian supaya orang percaya bahwa Kepolisian sedang ingin menguasai KPK.

Padahal anggota Pansel dipilih oleh Jokowi. Berarti serangan terhadap keputusan Pansel berarti bagian dari serangan mementahkan agenda Jokowi sendiri untuk membersihkan kelompok radikal di tubuh KPK.

Narasi "Save KPK" ini mirip dengan narasi "Membela Islam" tapi yang mengusung adalah kelompok radikal. Jadi hati-hati dengan pelintiran isu yang malah bisa menguntungkan Taliban di dalam KPK.

Saya setuju "Save KPK".

Tapi yang perlu diselamatkan adalah KPK kembali sebagai lembaga independen tanpa ada kepentingan politik pasca Pilpres didalamnya..

Seruput dulu kopinya, kawan..


(Sumber: Facebook Denny Siregar)





Fokus : Capim KPK


#KPK #Capim KPK #Pansel Capim KPK #Seleksi Capim KPK #Kinerja Pansel Capim KPK #Pansel Capim KPK Transparan


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






15 menit yang lalu

Drama Opposite Babak Kedua

Babak pertama lakon @opposhit6890 ditutup kemaren dengan tertangkapnya sang kaki tangan yang merupakan pegawai..
59 menit yang lalu

Polisi Tangkap Lima Pengedar Narkoba di Jakbar, Amankan 18 Kg Sabu

Beritacenter.COM - Jajaran Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap lima orang peredaran narkotika di..
1 jam yang lalu

Ekspor Benur Ciptakan Banyak Lapangan Kerja

BeritaCenter.COM - Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Bidang UKM dan Dunia Usaha, Andreau Misanta..
2 jam yang lalu

KKP: Permen No 12 Tahun 2020 Untuk Kesejahteraan Nelayan, Pembudidaya dan Pengembangan Lobster

BeritaCenter.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan bahwa Permen KP Nomor 12 tahun 2020..
2 jam yang lalu

Bikin Resah, Warga Serang Tangkap Buaya Raksasa

Beritacenter.COM - Sebuah buaya raksasa ditangkap warga Kampung Cipray, Desa Cinangka, Kabupaten Serang. Buaya..
3 jam yang lalu

Wah....! Ternyata Penyandang Dana Akun Opposite6891 "Haikal Hasan" Benarkah ???

Beritacenter.COM - Belum lama ini sempat digemparkan dengan akun twitter @Opposite6891 yang menyebarkan data diri..
3 jam yang lalu

Astaga...! Tusaji Dan Motornya Ditemukan Tewas Didalam Sungai

Beritacenter.COM - Tusaji (35) asal Desa Tepuran Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi, ditemukan tewas membusuk di sebuah..
3 jam yang lalu

Gempa 5,2 Magnitudo Guncang Maluku Tenggara Barat

Beritacenter.COM - Gempa berkekuatan 5,2 magnitudo mengguncang wilayah Maluku Tenggara Barat pada Senin (13/7/2020)...
4 jam yang lalu

Astaga...! Pengendara Motor Dilindas Sebuah Truk Hingga Tewas

Beritacenter.COM - Kecelakaan maut terjadi di Jalur Pantura, Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten..
4 jam yang lalu

KKP Siap Berikan Pinjaman ke Nelayan Pembudidaya Lobster

Beritacenter.COM - Kementrian Kelautan dan Perikanan siap memberikan pinjaman kepada nelayan pembudidaya lobster di..
5 jam yang lalu

Dukung Program KKP, BPBAP Situbondo Lakukan Perekayasaan Lobster

BeritaCenter.COM - Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) di Situbondo memulai perekayasaan lobster. Kegiatan..
6 jam yang lalu

Test Swab Massal, 18 Orang di Banyumas Posifit COVID - 19

Beritacenter.COM - Pemerintahaan Kabupaten Banyumas menggelar tes swab massal, sebanyak 18 orang dinyatakan positif..
7 jam yang lalu

Kebakaran Hanguskan Perumahan di Bekasi, Tiga Orang Tewas

Beritacenter.COM - Kebakaran besar melanda rumah di Jalan Griya Jatimurni, Pondok Melati, Kota Bekasi, Senin..
7 jam yang lalu

Edhy Prabowo: Saya Tak Akan Gentar Demi Nelayan dan Masyarakat Agar Bisa Senyum Gembira

Beritacenter.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan, Edy Prabowo merespons keluhan pembudidaya dan nelayan di Situbondo..
7 jam yang lalu

Manfaat Minum Air Lemon Hangat di Pagi Hari Saat Perut Kosong

Beritacenter.COM - Meminum air lemon di pagi hari saat perut kosong memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh..
9 jam yang lalu

Presiden Singgung Belanja Militer Menhan Prabowo

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) belakangan menyoroti belanja kementerian dan lembaga. Menteri..
10 jam yang lalu

Kapal Perang AS Meledak di San Diego 21 Orang Terluka

Beritacenter.COM - Kapal perang Amerika Serikat (AS) terbakar dan meledak di Pangkalan Angkatan Laut San Diego,..
19 jam yang lalu

Berangkat ke Pasuruan Demi Pekerjaan, Gadis asal Surabaya Malah Diperkosa

Beritacenter.COM - Nahas, nasib yang menimpa gadis berinisial WA (24) asal Surabaya, Jawa Timur. Dijanjikan pekerjaan..
21 jam yang lalu

Polisi Tangkap Pengedar Hingga Ungkap 1 Hektar Ladang Ganja di Bandung

Beritacenter.COM - Polisi berhasil mengungka keberadaan ladang ganja diatas lahan perkebunan seluas satu hektare di..
22 jam yang lalu

Pasca Longsor Parapat Sumut, Polisi: Warga Hati-hati, Diatas Roda 4 Belum Diizinkan Melintas

Sudah lancar, tetapi kami masih memberlakukan aturan sementara, kendaraan diatas roda empat tidak melintas dari sana
23 jam yang lalu

Hati-Hati ! 7 Makanan Ini Dapat Meningkatkan Kadar Gula di Tubuh Secara Cepat

Beritacenter.COM - Menjaga pola makanan dalam diri kita sangatlah penting agar kita terhindar dari berbagai macam..
1 hari yang lalu

Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran Terbakar, 23 Mobil Damkar Dikerahkan

Beritacenter.COM - Kebakaran melanda pemukiman penduduk di Jalan Dakota, Kamayoran, Jakarta Pusat. Sebanyak 23 mobil..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi