Rabu, 18 September 2019 - 09:50 WIB

KPK dan Ikan Bandeng

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Jumat, 30 Agustus 2019 | 11:00 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin


Saya jadi ingat film Chow Yun Fat..

Di film berjudul The Corruptor itu, Chow berperan sebagai polisi. Ia banyak menangkap penjahat dan anggota mafia. Karena prestasinya itu, Chow dianugerahi prestasi sebagai polisi terbaik. Dan dimata polisi lainnya, ia polisi teladan.

Tapi ternyata, penangkapan itu hanyalah pencitraan belaka. Chow hanya bertugas melindungi mafia lain yang ingin berkuasa. Ia mendapat informasi dari kelompok mafia itu untuk menangkap mafia lawannya. Dengan begitu kelompok mafia yang bekerjasama dengan Chow bisa mengendalikan daerah kekuasaannya.

Meskipun tidak begitu mirip, tetapi apa yang dikatakan salah satu Capim KPK, Jasman Panjaitan, yang mantan Jaksa mengungkap apa yang selama ini dilakukan KPK dan dielukan banyak orang terhadap OTT atau Operasi Tangkap Tangan KPK.

Kata Jasman, KPK sekarang ini hanya mengandalkan OTT. Itu menunjukkan kelemahan mereka karena mereka tidak mampu mengungkap kerugian di instansi nasional. Kata Jasman, penindakan melalui OTT dampaknya sangat kecil mengembalikan kerugian negara.

KPK memang sekarang banyak mengandalkan OTT. Yang berhasil dihadang KPK hanya berkisar penyuapan diangka 150 juta sampai 2 miliaran. Penangkapan ini yang digembor-gemborkan KPK melalui media untuk membangun citra mereka.

Padahal kerugian negara karena korupsi jauh lebih besar daripada sekedar tangkap tangan karena penyuapan. Apalagi dana operasional KPK saja mencapai hampir 1 triliun rupiah di tahun 2016.

OTT yang banyak dilakukan KPK jadi mirip sinetron daripada perang terhadap korupsi sungguhan. Lebih besar berita di medianya daripada hasil tangkapannya.

Ini yang membuat KPK sekarang menjadi tidak efektif, hanya sekedar pamer-pamer tanpa hasil tangkapan "ikan kakap". Masak yang ditangkap bandeng lagi bandeng lagi. Padahal nangkepnya pake perahu mahal dengan teknologi tinggi.

Sebagai contoh, penerbitan IMB reklamasi di Jakarta seperti tidak menggugah KPK untuk sekedar curiga saja. Padahal jaman Ahok ia ingin menarik kontribusi 15 persen dari pengembang yang kalau ditotal nilainya bisa mencapai puluhan triliun rupiah itu. Dan KPK pernah diajak hitung-hitungan oleh Ahok.

Kemana KPK ?? Ya, lagi sibuk menangkap bandeng lagi bandeng lagi..

Jadi bagaimana mau "Save KPK " kalau yang di save banyak pemain sinetronnya ??

Mending KPK diganti semua seorang-orang dalamnya. Disana ada orang yang sudah 12 tahun bekerja dan menguasai KPK tanpa pernah diganti meski komisioner datang dan pergi.

Itu baru namanya "Save KPK"...

Seruput dulu ah...

(Sumber: Facebook Denny Siregar)





Fokus : KPK


#KPK #Capim KPK #Pansel Capim KPK #Seleksi Capim KPK #Kinerja Pansel Capim KPK #Pansel Capim KPK Transparan


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






15 menit yang lalu

Hati-hati... Para Hacker Sekarang Fokus Bobol Data ke Perangkat Ini...

Tentu saja hal tersebut perlu diperhatikan. Pengguna Apple selama ini merasa produk yang mereka dunakan memiliki..
21 menit yang lalu

Tangani Karhutla, Polres Lingga Kepri Bentuk Satgas dan Posko Kesehatan

Beritacenter.COM - Guna menanggulangi permasalahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian memprihatinkan,..
55 menit yang lalu

Polda Papua Tangkap Ketua KNPB Terkait Kerusuhan di Jayapura

Beritacenter.COM - Tim gabungan Polda Papua menangkap Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Agus Kossay. Bestatus..
1 jam yang lalu

Komentar Ayu Ting Ting Tentang Kebakaran Hutan

BeritaCenter.COM - Kabut asap akibat Karhutla di beberapa daerah seperti Kalimantan dan Sumatra membuat beberapa..
1 jam yang lalu

Iran Tolak Bertemu Empat Mata dengan Donald Trump

Khamenei mengatakan para pemimpin ulama Iran sepakat bahwa semua pejabat di Iran dengan suara bulat mempercayainya.
2 jam yang lalu

Poin-poin Penting Revisi UU KPK

Mendasar pada rapat kerja antara Badan Legislasi (Baleg) DPR dengan pemerintah, Senin (16/9/2019) kemarin, ada tujuh..
3 jam yang lalu

Setelah Diaudit oleh BPK, PLN Boros Ratusan Miliar Rupiah

BPK mencatat jumlah pemborosan di PLN sebesar Rp 275,19 miliar. Secara lebih rinci temuan ini terjadi pada specific..
4 jam yang lalu

Ingin Terhindar Sakit ? Konsumsilah 5 Makanan Sehat ini

Beritacenter.COM - Semua orang ingin mempunyai badan yang sehat dan terhindar dari penyakit. Salah satu cara yang..
5 jam yang lalu

Persebaya Resmi Datangkan Diego Campos

Beritacenter.COM - Persebaya Surabaya resmi mendatangkan Diogo Campos dari Kalteng Putra, Selasa sore (17/9/2019)...
6 jam yang lalu

Dua Buruh Tewas Tertimpa Longsor Pasir di Karangasam

Beritacenter.COM - Dua orang buruh galian material tewas seketika terimpa reruntuhan longsing di tebing yang berada..
7 jam yang lalu

Bejat !! Tukang Susu di Bekasi Cabuli Bocah SD

Beritacenter.COM - Jajaran Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota mengamankan seorang penjual susu karena berbuat..
9 jam yang lalu

Sulawesi Utara Diguncang Gempa 4,4 Magnitudo

Beritacenter.COM - Wilayah Kota Gorontalo, Sulawesi Utara diguncang gempa berkekuatan 4,4 magnitudo pada Selasa..
10 jam yang lalu

Satpol PP Kota Depok Gelar Razia Miras, Amankan 750 Botol

Beritacenter.COM - Petugas Satpol PP Kota Depok menggelar razia minuman keras (miras) dari berbagai jenis di wilayah..
10 jam yang lalu

Tempo, Topik Utama dan Kepentingan Bisnis

Beberapa waktu ini tempo membuat blunder. Ada banyak reaksi yg terjadi di dunia maya. Sebenarnya cara2 berani yg..
11 jam yang lalu

Makan Ikan Tongkol, Puluhan Siswi Keracunan Massal di Simalungun

Beritacenter.COM - Puluhan siswi di Asrama Putri GKPS Pematang Raya, Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) mengalami..
11 jam yang lalu

Nyambi Jual Sabu, Pedagang Buah Ditangkap BNN

Beritacenter.COM - Anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Kotawaringin Barat (Kobar) Kalteng mengamankan seorang..
12 jam yang lalu

PARAH...! Novel Baswedan "Tuding" Jokowi Punya Kepentingan Revisi UU KPK

Beritacenter.COM - Tanggapan negatif yang dilakukan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas revisi UU KPK..
13 jam yang lalu

Tempo dan Simbol Negara

Ketika sebuah media melansir satu berita, akan ada 2 kelompok yg bereaksi terhadap berita tersebut. Satu kelompok..
14 jam yang lalu

Robot AI Sophia Ngobrol dengan Menteri Kominfo, Ini Yang Dibahas...

Beritacenter.COM - Robot berteknologi Artificial Inteligence meramaikan acara panggung CSIS Global Dialogue. Dalam..
14 jam yang lalu

Nama BJ Habibie Diusulkan Jadi Nama Jalan di Jakarta

BeritaCenter.COM – Nama mendiang Presiden RI ke-3 BJ Habibie diusulkan menjadi nama jalan di DKI..
15 jam yang lalu

Ada 3 Miliar Orang di Dunia Yang Belum Kenal Teknologi

BeritaCenter.COM – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi saat ini, ternyata masih banyak yang belum kenal..

+Indeks

 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi