Rabu, 05 Agustus 2020 - 21:08 WIB

Upaya Memutilasi Indonesia Dari Papua

Oleh : Indah Pratiwi | Budi | Sabtu, 31 Agustus 2019 | 12:00 WIB

Shares
Share Twitter Google+ Linkedin

Oleh : Varhan Abdul Aziz (Alumni Magister Ketahanan Nasional, Universitas Indonesia)

Tiga kejadian besar mengenai Papua terjadi dalam waktu yang berdekatan. Peristiwa Asrama Papua di Surabaya, Kerusuhan Manokwari, Hingga Insiden Yang Menggugurkan 1 TNI dan 2 Warga Sipil di Deiyai.Anehnya semua berlangsung cepat. Seperti dikoordinir dengan sistematis. Di Deiyai kemarin 1/2 Jam setelah kejadian, Kantor Berita Reuters yang berpusat di London membuat berita yang menyatakan 6 warga sipil tewas di tangan aparat. Padahal Hoax. Yang sebenarnya terjadi 1 TNI gugur dipanah di kepala dengan beberapa tancapan bambu panah. Melihat fotonya membuat geram, abdi negara dianiaya, gugur dalam tugas oleh sesama saudara sebangsanya di papua.

Tidak ada yang bersuara, mana Komnas HAM yang biasa jadi kompor saat ada sipil wafat? Mana LSM yg biasa semangat koar2 ketika sipil yang jadi korban?

"Tidak ada yang kebetulan dalam politik. Kalau ada yang kebetulan, berarti itu telah direncanakan!"
- Franklin D Roosvelt, Presiden Amerika ke 36-

Mengetahui pemberitaanya hoax, Reuters langsung mengubah judul beritanya kemarin malam. Tapi tetap saja tendensius, sudut pandangnya menyalahkan Aparat. "Shooting at protest in Indonesia's Papua, police say three dead". Judulnya diubah, hoaxnya sudah terlanjur tersebar. Mereka Minta maaf? Tidak!

Sekarang apa tujuan kantor berita asing membuat berita dengan nada mengadu domba, kalau bukan karena tujuan propaganda? Media yang jauh di London, lebih cepat memberitakan daripada Tempo atau Kompas yang ada di Jakarta. Aneh.

Pasti ada Insentif yang didapatkan dari pihak berkepentingan. Tujuannya Apa? Disintegrasi Indonesia. Indonesia mau dimutilasi dimulai dari Papua!

Benar saja, hasil gorengan di Deiyai ini, mem-blow up isu *Referendum*. Bahkan, berdasarkan info Kapendam Cendrawasih, aksi di kantor bupati Deiyai ini,karena masa minta Bupati menyetujui referendum, namun Bupati tidak mau, maka masa lain mulai berdatangan memanah Aparat yang tak bersenjata. Mereka diperintah untuk persuasif, hasilnya, pembantaian aparat yang menjaga keamanan.

Aneh ya kedengaranya? Tapi nyata, karena aparatnya berniat baik tidak mau menyakiti rakyatnya,sedang rakyatnya malah membunuh aparatnya. Serda Rikson Prajurit Kodam II Sriwijaya, jauh ia pergi dari Sumatera menjalankan tugas negara, gugur mengenaskan dipanah di Papua. Melihat fotonya saat terpanah, sungguh biadab para pelakunya.

Ingat Referendum Timor Timur yang akhirnya lepas dari Indonesia? Bagaimana Timor Leste hari ini? Silahkan di Cek Sendiri, kepentingan asing sangat terasa pasca memisahkan diri dari Indonesia.

Belajar dari pengalaman Timor Timur, pemerintah sdh seharusnya takkan pernah menurut pada upaya disintegrasi bangsa. Pada kasus Timor Timur, Mayoritas Rakyat menginginkan tetap bersama NKRI. Namun fakta di TPS, Timor Timur Pisah.

Apapun kecurangan yang mungkin terjadi saat itu, salah satunya, banyaknya warga yg tidak bisa menyuarakan pendapatnya, menjadi pelajaran besar bangsa ini, untuk tetap menjaga kedaulatannya dengan tidak menuruti isu2 referendum.

"Sejengkal Tanahpun Takkan Kita Serahkan Pada Lawan, Tapi Akan Kita Pertahankan Habis - Habisan!"

Quotes Jenderal Sudirman diatas, harusnya menyadarkan seluruh Bangsa Indonesia, untuk memberikan dukungan kepada Papua. Menyemangati mereka untuk cinta pada Tanah Airnya Indonesia.

Betapa kuatnya persaudaraan kita, hingga orang sumatra yang lebih mirip orang malaysia, namun merasa lebih dekat persaudarnya kepada Papua. Meski beda karakter fisik dan budaya, namun dipersatukan dalam satu kata *INDONESIA*.

Kita tidak ingin seperti Soviet yang terpecah menjadi 15 negara. atau mengulang sejarah negara2 boneka bentukan Belanda dalam Republik Indonesia Serikat. Indonesia memiliki hak penuh mempertahankan Negaranya. Tidak ada satupun orang,organisasi atau negara lain yang boleh mendikte apa yang harus Indonesia lakukan untuk menjaga keutuhan negaranya.

Amerika pasti takkan mau kalau Hawai atau San Fransisco menyatakan referendum pemisahan diri bukan? Atau Inggris takan mau bila Scotlandia pisah dari Great Britain? Begitupun negara Cina sedemikian represifnya mempertahankan mempertahankan Provinsi Xinjiang agar tidak lepas dari kekuasaan mereka.

Papua diselamatkan NKRI dengan harga nyawa yang tidak murah. Operasi Trikora, Pertempuran Laut Aru Yang Menenggelamkan KRI macan kumbang, hingga gugurnya komondor Yos Sudarso yang menggelorakan pertempuran habis2an, harusnya menjadi hikmah yang meneguhkan sikap kita.

Ingatlah jasa para veteran Operasi Amfibi terbesar di Indonesia dalam operasi Jaya Wijaya yang melibatkan 1000 wahana tempur dan 16000 Pasukan TNI yang siap membela Papua kedalam pelukan NKRI. Sedemikian kuatnya naluri perjuangan Indonesia sebagai bangsa Merdeka, membuat Belanda saat itu akhirnya melepas Papua menjadi Indonesia Seutuhnya.

Jangan sampai tangis air mata veteran operasi seroja Timor Timur, terulang kembali membasahi tanah Indonesia karena lepasnya papua. Jangan sampai anak cucu kita membaca buku sejarah di sekolah,tentang pernah adanya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terpecah menjadi negara2 kecil di masa depan nanti.

Kita tentunya tak mau, warga Jakarta Pergi Ke Jawa Timur dengan stempel Passport di perbatasan. Atau Orang sunda yang harus mengurus Visa saat masuk ke Kalimantan. Maka bersatulah, berikan dukungan persatuan Indonesia dengan pandangan positif untuk Indonesia dalam menjaga Papua di media sosial.

Kita yang ingin tetap dapat bergerak bebas dari ujung sabang sampai merauke sebagai seorang Indonesia.

Papua Adalah Kunci.

Sumber : Status Facebook Donzz Angg





Fokus : Papua


#Papua #Papua Membara #Rusuh di Papua


Shares
Facebook Twitter Google+ Linkedin



Komentar






16 menit yang lalu

31 Daerah Ini Punya Potensi Calon Tunggal di Pilkada Serentak 2020

Beritacenter.COM - Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini..
35 menit yang lalu

Alhamdulillah, Pasien Sembuh Virus Corona di Kaltim Capai 1.032 Pada Hari Ini

Beritacenter.COM - Kabar baik kembali datang dari Provinsi Kalimantan Timur, tercatat pada hari ini ada penambahan 58..
56 menit yang lalu

PDB Sektor Peranian Masih Melesat Disaat Ekonomi Indonesia Merosot

Beritacenter.COM - Pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II 2020 menurun. Berdasarkan informasi dari Badan..
1 jam yang lalu

Ngeri! Ternyata Mandi Malam Sangat Berdampak Negatif Bagi Kesehatan Tubuh

Beritacenter.COM - Mandi di malam hari sudah menjadi kebiasaan bagi Anda yang beraktivitas di luar hingga larut..
1 jam yang lalu

Selama Pandemi, Sony Catat Peningkatan Penjualan Game PS4 Hingga 83 Persen

Beritacenter.COM - Bermain video game tampaknya menjadi kebiasaan yang digandrungi banyak orang di masa pandemi..
1 jam yang lalu

Polres Metro Depok Tangkap Pelaku Pembunuh Wanita yang Mayatnya Diikat di Apartemen Margonda

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku pembunuhan perempuan..
2 jam yang lalu

Jokowi Terbitkan Inpres Atur Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang..
2 jam yang lalu

Pasca Ledakan Lebanon, Rusia, Prancis, Yordania, Hingga Mesir Kirim Bantuan Medis-Tim Dokter

Beritacenter.COM - Pasca terjadinya ledakan dahsyat di Lebanon, pemerintah Rusia langsung mengirimkan lima pesawat..
3 jam yang lalu

Positif Covid-19 Meningkat, Pemkot Cilegon Batalkan KBM Tatap Muka

Beritacenter.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon membatalkan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka yang..
3 jam yang lalu

Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sumba Barat Daya NTT, Tak Berpotensi Tsunami

Beritacenter.COM - Wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), diguncang gempa berkekuatan 5,5 magnitudo...
4 jam yang lalu

Polisi Selidiki 17 Laporan Kasus Dugaan Sunat Dana Bansos COVID-19 di Jabar

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Jawa Barat (Jabar) tengah melakukan pengusutan terkait kasus dugaan sunat dana..
4 jam yang lalu

PN Jakbar ditutup Sementara Usai Dua Pegawai Dinyatakan Positif Corona

Beritacenter.COM - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat terpaksa harus menutup sementara kantor dikarenakan ada dua..
5 jam yang lalu

Inilah 5 Manfaat Kunyit Putih untuk Kesehatan

Beritacenter.COM - Kunyit putih merupakan bahan makanan yang bisa digunakan sebagai rempah - rempah. Ramuan ini bisa..
6 jam yang lalu

Polda Sumsel Musnahkan Ratusan Senjata Api Rakitan Hasil Sitaan dari Rakyat

Beritacenter.COM - Polda Sumatera Selatan (Sumsel) memusnahkan ratusan senjata api rakitan yang disita dari para..
6 jam yang lalu

Wapres Imbau Ulama Ambil Landasan Jaga Keselamatan Jiwa

Beritacenter.COM - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta para ulama untuk mengambil landasan utama yaitu menjaga..
7 jam yang lalu

Manchester City Resmi Mendatangkan Ferran Torres

Beritacenter.COM - Manchester City resmi mendatangkan pemain pertamanya di bursa transfer musim panas ini. Pada Rabu..
7 jam yang lalu

Penyebab Ledakan Dahsyat di Lebanon, Puluhan Orang Tewas dan Ribuan Luka-luka

Beritacenter.COM - Lebanon diguncang peristiwa ledakan yang menewaskan puluhan orang dan ribuan lainnya mengalami..
8 jam yang lalu

Seorang Kakek di Depok Ditemukan Tewas

Beritacenter.COM - Musa (89) seorang pria paruh baya tewas di kamar rumah kontrakannya di RT.4/7, Pasir Putih,..
8 jam yang lalu

Ditangan Jokowi Indonesia Naik Kelas, "Bank Dunia Naikkan Status Indonesia" Apa Keuntungannya?

Bank Dunia memasukkan Indonesia ke dalam negara berpendapatan menegah atas dari sebelumnya berpendapatan menengah ke..
9 jam yang lalu

Polisi Ringkus 7 Pelaku Pengedar Narkoba, Amankan 75 Paket Dodol Berisi Ganja

Beritacenter.COM - Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap tujuh pelaku pengedar narkoba jenis ganja. Para..
9 jam yang lalu

KAYU CENDANA DITEBANG SI TUKANG KAYU

Ketika bapaknya ngebet pingin "ngingu"(memelihara) sapi, pada tahun 1973 ia mengungsikan penduduk di lima desa yang..
9 jam yang lalu

Wisudawan Unpad, Menteri Edhy Ajak Alumni Jadi Solusi

Beritacenter.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menjadi salah satu wisudawan dalam prosesi wisuda..

+Indeks
Buat Artikel






 

About

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi